[BTS FF FREELANCE] THAT GIRL (ONESHOOT)

nice

Tittle : That Girl

Author : Ahn Yura

Genre : Romance and School Life

Rating : PG / 15+

Length : Oneshoot

Disclaimer : Semua cast milik tuhan agensi dan keluarga masing-masing. Cerita ini murni hasil dari imajinasiku.

Cast : Tiffany Hwang
Jung Hoseok
Min Yoongi
Kim Seokjin

~AhnYuraStory~

Author Pov

Seorang yeoja terlihat sedang sibuk membaca bukunya dikantin sekolah. Sementara kedua temannya sibuk mengobrol dan membahas mengenai namja-namja tampan disekolah mereka,”Tiffany menurutmu siapa yang paling tampan diantara mereka?” Tanya seorang yeoja dengan kacamata bernama Taeyeon sambil menunjuk meja yang berada lumayan jauh dari tempat mereka duduk.

Tiffany menoleh sekilas kearah meja yang ditunjuk sahabatnya dan dia kembali membaca bukunya,”tidak ada yang tampan” jawab Tiffany dingin.

“Mwo?! Kau bilang tidak ada yang tampan?! Apa penglihatanmu masih berfungsi dengan baik? Atau aku harus meminjamkanmu kacamataku?” Seru Taeyeon. “Kau juga Taeyon jangan bertanya soal namja pada Tiffany. Kau kan tau semua namja tampan yang menyatakan cinta padanya selalu ditolak mentah-mentah olehnya. Mulai dari namja kutu buku tapi tampan Byun Baekhyun sampai namja pangeran seperti Xi Luhan. Entah seperti apa menurutnya kata ‘tampan’ itu”

Taeyeon menyetujui ucapan Sooyoung. Taeyeon bertanya kepada Tiffany, dia melupakan namja-namja yang sedang dikaguminya sejak tadi,”kau benar Sooyoung. Tiffany kenapa semua namja yang menyatakan cintanya padamu kau tolak? Apa kau tidak menyukai namja huh?”. Tiffany tersentak mendengar pertanyaan terakhir Taeyeon. Apa maksudnya!

“Apa maksudmu Kim Taeyeon?! Tentu saja aku menyukai namja! Aku menolak namja-namja itu karena mereka semua bukan tipeku! Arraseo?!” Sooyoung dan Taeyeon terbengong-bengong melihat sikap Tiffany. Bayangkan saja Tiffany membuat seisi kantin hening karena suarnya yang nyaring. Mengetahui hal itu Tiffany segera meminta maaf dengan cara membungkuk-bungkukkan badanya keberbagai arah berulang kali.

Seorang namja yang memperhatikan Tiffany sedari tadi mengukir sebuah senyum kecil. “Hoseok kau kenapa tersenyum tiba-tiba? Apa yang kau lihat huh?” Namja yang bernama lengkap Jung Hoseok itu hanya tertawa menanggapi teman satu kelasnya, “Kau aneh”.

~AhnYuraStory~

Tiffany berbaur dengan murid-murid lainya saat keluar dari gerbang sekolahnya. Tiffany tidak keluar bersama Taeyeon dan Sooyoung karena mereka berada di kelas yang berbeda. Tak lama setelah itu sebuah mobil putih berhenti tepat didepan Tiffany membuat yeoja itu tersentak.

Sooyoung yang merupakan pengemudi mobil itu menurunkan kaca jendelanya, “hai cantik, butuh tumpangan?” Canda Sooyoung. “Tidak terimakasih. Aku akan naik bus saja” jawab Tiffany, Taeyeon yang mendengarnya protes,”ayolah Fany-ah kita akan shopping setelah ini” Sooyoung mengangguk tanda setuju. “Aku banyak tugas Taeyeon-ah. Jeongmal mianhae. Annyeong!” Tiffany segera berlari meninggalkan mobil Sooyoung, dia pun terus berjalan kearah halte bus.

Tiffany Hwang nama lengkapnya. Dia adalah yeoja yang paling diidam-idamkan namja disekolahnya. Tiffany yeoja yang cantik, pintar dan dia juga memiliki suara yang merdu jika bernyanyi. Banyak namja populer disekolah yang sudah menyatakan cinta kepada yeoja yang memiliki eyesmile yang cantik itu. Namun tidak ada satupun namja yang mengisi hatinya sekarang ini. Dia tidak lahir ditengah keluarga berada seperti Sooyoung tapi kesederhanannya yang membuat banyak namja jatuh hati padanya.

Saat dia sudah sampai di halte bus seorang namja yang sedang berjalan kearah motornya yang tidak terparkir jauh dari tempat Tiffany. Namja itu melihat Tiffany dan menghampirinya,”Tiffany-ah?” Merasa ada yang memanggilnya Tiffany mengarahkan kepalnya dan melihat namja itu. Dengan cepat Tiffany berdiri dan menyapanya,”Annyeong hasseo Seokjin sunbae”. Namja yang bernama Seokjin itu terkekeh melihat kelakuan Tiffany. “Kau tidak perlu seformal itu. Kita sedang tidak berada disekolah”. Tiffany menunduk malu, “tetap saja, kau kan sunbae”. “Arraseo” aku Seokjin.

“Sedang apa kau disini?” Tanya Seokjin berbasa-basi, “menunggu bus” jawab Tiffany. “Lebih baik kau pulang bersamaku. Kita tetangga Tiffany-ah”. “Tidak perlu sunbaenim. Aku akan menunggu bus saja” tolak Tiffany sambil menggelengkan kepalanya. Seokjin menghela nafasnya. Sudah berapa kali dia mengajak Tiffany untuk pulang bersamanya, tapi yeoja itu selalu menolak ajakannya dengan berbagai alasan. Tapi itu tidak berlaku untuk hari ini.

“tidak ada penolakan lagi Tiffany Hwang. Ayo pulang bersamaku” tegas Seokjin dan menarik tangan Tiffany. Tiffany sudah hendak mengeluarkan sederet protes dari mulutnya, “keundae sunbae…”, “jangan protes”Seokjin meletakan jari telunjuknya dihadapan Tiffany. Dengan setengah hati akhirnya Tiffany pulang kerumahnya bersama Seokjin

Perjalan mereka pulang terasa membosankan bagi Tiffany, karena dia merasa sangat canggung terhadap Seokjin, walaupun mereka bertetangga. Tapi bagi Seokjin hanya dengan Tiffany mau pulang bersamanya dia sudah merasa bahagia. Sepanjang perjalanan senyum selalu menghiasi wajah tampannya

~AhnYuraStory~

“Gomawoyo Sunbaenim” Tiffany membungkukkan badannya, tingkah Tiffany justru membuat Seokjin gemas. Tapi disembunyikannya perasaan itu, “kau ini, jika disekolah aku masih bisa menerima jika dipanggil sunbae. Tapi jangan panggil aku sunbae diluar sekolah Tiffany-ah”

“Nde arraseo oppa” ujar Tiffany sambil terkekeh kecil.

Tiffany berjalan pelan menuju rumahnya. Disana dia disambut oleh namdongsaengnya, “noona kau pulang dengan siapa? Sooyoung noona?” Tanya namdongsaengnya Jungkook.

Tiffany menggeleng sambil meminum air yang dipegangnya, “dengan Seokjin” Jungkook tersentak dan berteriak “eomma! Tiffany noona dan Seokjin Hyung berkencan!”

Yeoja itu terkejut mendengar perkataan adiknya. Tiffany memukul kepala adiknya lumayan keras, “ya! Neo pabo! Siapa yang mengatakan jika aku berkencan dengannya huh? Aku hanya diantar pulang olehnya”

Jungkook mengaduh kesakitan,”tapi kenapa kau mau diantar pulang olehnya? Tidak biasanya kau mau diantar pulang oleh namja” kilah Jungkook.

“YA!! Kesini kau!!” Tiffany sudah bersiap menghajar Jungkook dengan tas sekolahnya tapi, Jungkook sudah berlari masuk kedalam kamarnya.

“Sudahlah” eomma Tiffany menahan yeoja itu ketika dia hendak mengejar adiknya.

“Dia yang mulai eomma” protes Tiffany.

“Lupakan itu. Sekarang kau ganti baju dan bantu eomma menyiapkan makan siang”
“Huh arraseo” ujarnya. Tapi tidak lama kemudian dia kembali menggerutu,”kenapa dia menjadi adikku”

~AhnYuraStory~

Tiffany Pov

Ini sudah senja, tidak terasa aku membantu eomma hingga sore. Aku kembali kekamarku, aku hanya duduk sambil berpikir. Sebenarnya aku tidak mengerti apa yang terjadi padaku sehingga aku tidak menerima salah satu dari namja-namja itu.

Mungkin aku belum tau apa itu cinta. Tapi sebenarnya ada seorang namja yang menarik perhatianku belakangan ini. Aku sering memperhatikannya, tentu saja Sooyoung dan Taeyeon tidak mengetahuinya.

Memikirkan namja itu membuatku tersenyum seperti orang gila saja. Tapi ada yang membuatku kesal sekarang. Saat aku sedang seru memikirkannya Jungkook-adik yang tidak aku harapkan- muncul tiba-tiba. Dia melihatku saat aku sedang senyum-senyum sendiri.

“Noona kau kenapa senyum-senyum sendiri?” tanyanya. Aduh dia ini banyak tanya sekali.

“Aku sedang senang, Jika aku jelaskan kenapa kau juga tidak akan mengerti. Kau itu masih kecil belum tau apa-apa” cercaku sambil mendorongnya keluar kamar.

Saat sudah didepan pintu kamarku, Jungkook mengutarakan alasannya dia kemari”Tapi noona aku mau meminjam leptop”.

Dasar anak ini!. Aku bersungut-sungut berjalan kearah meja belajarku dan mengambil leptopku. Aku menyerahkannya pada Jungkook,”ini”. “Gomawo Noona” ujarnya sambil menutup pintu kamarku. Seharusnya kan aku yang melakukannya.

“Sudahlah Tiff sekarang waktunya tidur” ujarku pada diri sendiri dan membaringkan tubuhku diatas kasur.

~AhnYuraStory~

Aku berjalan kearah ruang musik karena Yonggi menyuruhku kesana. Aku melewati ruangan dimana murid-murid yang mengikuti club dance berlatih.

Aku mendengar sebuah bunyi musik yang kira-kira beraliran RnB. Karena penasaran aku melihat kedalam ruangan itu melalui pintu yang tidak begitu tertutup.

Aku melihatnya disana. Dia sedang menggerak-gerakkan tangan kaki dan badannya sesuai irama musik. Sungguh menawan. Aku tak bisa menahan senyumku saat ini.

Tapi aku tidak bisa melihatnya lebih lama lagi. Aku ketahuan saat asik melihatnya. Dia melihatku dari cermin besar yang ada disana.

Aku langsung berlari keruang musik. Dan menutup pintu rapat-rapat.

~AhnYuraStory~

Author Pov

Namja itu tertawa saat melihat tingkah lucu gadis yang disukainya.

Tadi saat dia tidak sengaja melihat cermin, ada seorang yeoja yang sedang melihatnya saat melakukan gerakan-gerakan tari.

Namja bernama lengkap Jung Hoseok itu sebenarnya menginginkan Tiffany untuk tetap berada disana dan melihatnya menari.

Kembali lagi kepada Tiffany. Tiffany menutup pintu ruang musik dengan keras. Untungnya didalam ruangan itu hanya ada teman Tiffany, yaitu Min Yoongi. Kini wajah Tiffany merah seperti tomat.

Yoongi melihat Tiffany dengan wajah melongo. Sedangkan Tiffany menatap Yoongi sinis,”Kau habis lari maraton?”.

“Enak saja!”

“Dan kenapa wajahmu merah?”

“Kau ini banyak tanya. Cepat mana lagunya” dia menyerahkan sebuah kertas berisi lirik lagu ciptaannya.

Tapi Yoongi jadi semakin curiga. Karena Tiffany menjawab pertanyaannya seperti itu. Dia pasti menyembunyikan sesuatu, pikirnya.

Sedetik kemudian kecurigaan Yoongi hilang sudah. Baru terpikirkan olehnya alasan kenapa Tiffany bisa seperti itu. Ya siapa lagi kalau bukan namja itu.

Kenapa dia bisa tau? Karena Yoongi sudah lama mengenal Tiffany, sesuatu yang disembunyikan Tiffany dia pasti juga mengetahuinya.

Dan lagi pula Yoongi mengenal namja itu. Namja yang sudah berhasil menarik perhatian Tiffany.

Yoongi Pov

Oh ayolah Tiff, kau tidak bisa terus menyembunyikannya. Walaupun kenyataanya aku sudah mengetahinya.

Dan kau pasti mau mengetahui hal ini, namja yang kau sukai juga termasuk kedalam namja-namja penganggummu termasuk diriku sendiri.

Karena itulah aku selalu membuatmu menjadi orang pertama yang melihat laguku. Dan juga menjadi orang pertama yang menyanyikan laguku.

Iya Tiffany Hwang aku menyukaimu!. Aku tidak tau ini berta baik atau berita buruk. Tapi yang pasti berita baik bagimu dan berita buruk untuk fans-mu. Aku benar kan?.

Setelah kupikir lagi, dengan melihatmu bahagia itu juga membuatku bahagia bahkan sangat bahagia. Bukankah cinta tidak harus memiliki? Kalimat itu berlaku untukku.

Ya itu keputusanku.

~AhnYuraStory~

Tiffany Pov

Sungguh aku dilanda kebosanan sekarang. Yang kulakukan hanya berguling-guling dikasur sambil membaca lirik lagu yang diberikan Yoongi. Dia memang berbakat menjadi composer.

Tiba-tiba ponselku berdering. Omo! Ini Hoseok, Jung Hoseok. Bagaimana ini? Dia belum pernah menelponku malam-malam.

“Hei Tiff, kau sedang apa?”
“Lagi…” Masak iya aku bilang lagi guling-guling dikasur? “Membaca lirik lagu buatan Yoongi, kau tau dia hebat”.

Dia menghela nafas, ups sepertinya tidak baik jika dia menelponku dan aku memuji namja lain.

“Ada apa?” Tanyaku.
“Tidak ada, hanya saja aku mau menanyakan sesuatu”.
“Kalau begitu tanyakan” aku mendesaknya.
“Bagaimana besok kita berangkat bersama?” Mimpi apa aku? Hoseok mengajakku berangkat bersama!.
“Hmm…”
“Bagaimana?”
“Baiklah”

~AhnYuraStory~

Ketika mendengar deru mobil, aku langsung menyambar tasku dari tempat tidur dan tergesa keluar kamar.

Saat sarapan tadi, aku sudah meminta izin pada eomma untuk berangkat kesekolah bersama seorang teman. Eomma pasti tidak menyangka jika ‘seorang teman’ itu adalah seorang namja.

“Kau terlihat berbeda” ujar Hoseok saat kami sudah berada didalam mobil.
“Mwo? Berbeda?”
Hoseok menanggukan kepalanya,”Saat disekolah kau terlihat seperti monster, kau selalu memasang wajah dingin” Jadi dia memperhatikanku selama ini?.
“Sebenarnya tidak juga” Aku sangat lega karena dia tidak menyinggung saat aku memerhatikannya kemarin.

Kami sampai disekolah dan berjalan bersamaan menyusuri koridor. Banyak mata yang memperhatikan kami sejak turun dari mobil sampai sekarang. Sungguh tidak biasanya aku seperti ini. Untuk pertama kalinya aku berjalan bersama seorang namja.

Saat sudah sampai didepan kelasku dia memberiku sesuatu”Tiffany, aku ingin memberikau ini” ia mengulurkan kertas tebal persegi berwarna hitam. Aku membukanya. Rupanya undangan ulang tahun. Besok malam. “Jangan sampai tidak datang, oke?”.

“Oke aku akan datang”

Author Pov

Tak jauh dari tempat Tiffany, dua orang namja sedang serius menatap Tiffany dan Hoseok yang sedang berbincang.

“Kau benar, Tiffany benar-benar menyukai namja itu. Cara Tiffany menatap namja itu sangat berbeda”.

“Aku tau itu”.

“Aku akan mengikutimu Yoongi”.

“Memang seharusnya begitu” Yoongi merespon tanpa melihat lawan bicaranya.

~AhnYuraStory~

Tiffany Pov

Sekali lagi kuperhatikan penampilanku di depan cermin. Dengan make-up yang simple dan rambut panjangku kubiarkan terurai. Gaun berwarna soft pink dengan anggun jatuh diatas lutut. Simple tapi aku menyukainya.

Diluar Sooyoung pasti sudah tidak sabar menungguku. Aku segera keluar kamar dan mendapati Sooyoung yang sedang berbicara dengan Jungkook.

“Maaf membuatmu menunggu”

Sooyoung dan Jungkook melihat kearahku hampir secara bersamaan,”Wow noona…”
“Kau sangat cantik Tiffany. Seharusnya tiap hari kau seperti ini”.

“Jadi selama ini aku tidak cantik begitu?” Candaku.
“Bukan begitu”
Aku terkekeh kecil,”arraseo”.

Kami berangkat bersama menuju hotel tempat diselenggarakannyaa pesta ulang tahun Hoseok.

Sooyoung dan aku sudah berada didepan hotel. Kami datang tepat waktu saat para tamu undangan memasuki sebuah aula besar. Terdengar suara musik klasik dari dalam sana. Aku merasa gugup tiba-tiba.

“Sooyoungie kau masuk lah duluan” Aku tau dia tidak akan bisa melewatkan sedetik pun yang namanya pesta. Sungguh ratu pesta.

“Wae?”
“Ppaliwa” ujarku mendorong pelan punggung Sooyoung. Dia akhirnya masuk lebih dulu.

Suara musik sudah berhenti dan berganti dengan suara MC. Kemudian terdengar suara Hoseok yang memberi sambutan untuk teman-temannya. Setelah mengumpulkan segenap rasa percaya diri, Aku melangkahkan kakiku memasuki aula.

Sooyoung terlihat berada didepan. Jika aku menghampirinya maka aku harus membelah kerumunan yang ada didepanku. Dan dapat dipastikan mereka akan melihatku. Jadi kuputuskan untuk diam dibelakang.

“Jadi, siala yang menerima first cake ini?” Tanya MC pada Hoseok yang baru selesai memotong kue ulang tahun berwarna coklat.

Para tamu undangan ramai menebak-nebak siapakah orang istimewa yang akan mendapat first cake itu.

Hoseok terlihat mencari orang istimewa ini. Secara tidak terduga mata Hoseok menangkap mataku. Langkah kakinya terlihat pasti berjalan ke arahku. Kerumunan memberi jalan dengan iringan tawa dan senyuman.

Aku tidak bergerak dari tempatku. Aku melirik kanan kiri melihat apakah ada orang yang berdiri didekatku. Jangan sampai aku sudah terlalu berharap tapi dia menuju kearah yeoja yang berdiri didekatku.

Tapi nyatanya Hoseok berhenti didepanku. Benar-benar tepat didepanku. Suasana tiba-tiba menjadi begitu hening. Suara piano kembali berdenting dengan tempo yang lambat. Namun tidak ada yang berbicara sama sekali. Membuatku sedikit kikuk.

Binar bahagia terlihat dari sorot matanya. Bibirnya menyungging sebuah senyum. “Ini untuk mu” ia menyodorkan piring kuenya padaku.

“Gomawoyo” kataku sambil menerima piring kuenya. “Sengil Chukae Heosok” senyumnya semakin lebar. Aku sangat menyukainya ketika tersenyum.

~AhnYuraStory~

“Appo.. jangan terus menginjak kakiku Tiff” Hoseok berbisik. Kalau ini yang namanya dansa. Aku tidak pernah dansa seumur hidupku. Ini yang pertama kalinya. Sudah berapa kali aku menginjak sepatu mahalnya dengan stiletto-ku yang tajam.

“Mianhae, aku kan sudah bilang, aku tidak bisa berdansa”
“Kalau begitu kita kebalkon” ujarnya sambil melepaskan pelukannya dan menggandengku kebalkon. Kami berdiri dan menatap langit yang penuh bintang.

Hening beberapa saat, hingga Hoseok berbicara,”Tiffany Hwang…” dia meraih tanganku dan menggenggamnya.
Matanya menatapku penuh harap “Saranghaeyo, aku harap kau mau menjadi yeojachinguku” ini seperti mimpi yang terlalu bagus untuk jadi kenyataan.

“Jawabanmu akan menjadi hadiah ulang tahun untukku. Jika jawabannya iya akan jadi hadiah terindah, tapi jika jawabannya tidak itu akan jadi hadiah terburuk bagiku”.

Aku terdiam, tidak perlu berpikir lagi sebenarnya, tapi apa ini benar-benar yang kuingunkan?

“Nado saranghae Jung Hoseok” Ya, ini yang kuinginkan.

Dia terlihat bahagia, senyumnya kembali terlihat. Tiba-tiba dia memegang kedua pipiku dan mendekatkan wajahnya kewajahku. Hoseok mencium bibirku lembut. Ini… ciuman pertamaku.

Terdengar tepuk tangan riuh yang mengaggetkanku dan Hoseok. Kami sama-sama terkejut melihat teman-teman sedang memperhatikan kami.

“Selamat untuk kalian!” Sorak Sooyoung bersemangat.

Hoseok merangkulku saat ini,”Kau beruntung Jung Hoseok” seru seseorang, ternyata orang itu Kim Seokjin.

“Tentu saja” jawab Hoseok.

“Jaga dia baik-baik jika kau tidak mau salah satu dari kami merebutnya” tambah Yoongi disusul anggukan namja-namja yang berdiri didekatnya, aku sangat terharu.

“Itu sudah pasti, tidak akan kubuat dia menangis atau kecewa”

Sekarang aku menemukan apa yang sebenarnya, yaitu cinta yang tulus. Aku ingin terus merasakan keberadaanya disampingku, tidak ada yang lain.

.
.
.
.

FIN..

#selesai juga akhirnya.. mian pairingny agak nggak nyambung soalnya ff ini berasal dari sebuah poster yang nganggur. Entah kenapa aku buat poster itu.. ya sudahlah .. RCL please

Advertisements

6 thoughts on “[BTS FF FREELANCE] THAT GIRL (ONESHOOT)

  1. ahhh so sweet banget sih, tiffany and hoseok…. ^_^
    //aku sampe senyum2 sendiri bayangin kalau itu aku dan hoseok 😀

    sumpah, ni FF romantis thor ceritanya,,
    fighting ya thor untuk cerita selanjutnya 🙂

    Like

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s