[BTS FF Freelance] BTS’s Series ; For You (Rap Monster ver.)

ff 'bts's series _ for you (rm)

BTS’S SERIES ; FOR YOU

( Rap Monster ver. )

By: hellohmksh

| Cast: BTS’s Kim Namjoon & OC’s Choi Minyoung |

| Length: Ficlet (600+ words) | Rating: G |

| Genre: Romance, slight!Fluff |

.

.

Summary:

“Aku melakukan ini karena ingin mengajakmu ke Disneyland..”

 

Malam itu terasa cukup dingin. Bau bahan bakar menyeruak indera penciuman seorang lelaki jangkung dengan rambut yang di cat abu-abu—Kim Namjoon namanya. Ia mondar-mandir untuk memilih bahan bakar sesuai permintaan pembeli.

Ia melongokkan kepalanya ke belakang untuk melihat antrian mobil dengan berbagai macam model itu. Kenapa masih panjang antriannya?

Dengan sabar, Namjoon meneruskan pekerjaannya. Demi mendapat uang untuk ditabung, ia rela lembur kalau-kalau diberi bonus.

Merasa beruntung malam ini karena rekan satu kerjanya dengan berbaik hati menyuruh Namjoon beristirahat dan ia menggantikan bagian Namjoon barang sebentar. Memang Namjoon sudah daritadi belum istirahat. Namjoon menepuk pundak rekannya itu lalu berjalan menuju kursi seberang pom.

Antrian yang sedari tadi tidak berhenti itu cukup membuat tangan Namjoon pegal. Ia memegangi pergelangan tangannya seraya menyandarkan punggungnya senyaman mungkin. Beberapa kali ia menguap.

Memutuskan untuk tidur sebentar tak apa ‘kan?

Namjoon ikut menyandarkan kepalanya, tangannya ia silangkan di depan dada. Matanya perlahan mulai terpejam dan ia siap menerima risiko saat bangun nanti badannya semakin pegal.

TIN.. TIN..

Suara itu sangat nyaring hingga membuat Namjoon tersentak dari tidurnya. Ia menoleh ke arah pom yang rekannya tadi gantikan, kosong. Dengan berat hati karena tidurnya terganggu, Namjoon melangkah menghampiri mobil itu dan mengisikan bahan bakar.

Kemana perginya bocah itu? gerutu Namjoon.

Setelah terisi, si pemilik mobil menyerahkan uangnya kepada Namjoon. Tidak lama kemudian, Namjoon dihadiahi beberapa sampah makanan ringan dan minuman oleh sang pemilik mobil yang sudah berlalu. Namjoon ingin sekali protes akan tindakan tidak sopan itu, namun percuma. Ia hanya bisa menghembuskan napas kasar sambil memunguti sampah itu ke dalam tempat sampah.

Mobil berikutnya tiba ketika Namjoon selesai mengembalikan tempat sampah ke tempat semula. Masih dengan wajah datar, Namjoon mengisikan bahan bakar ke mobil berwarna merah itu. Setelah selesai, kaca pengemudi mobil tersebut terbuka dan menampilkan sosok gadis yang sangat dikenalnya—rasanya Namjoon ingin menghilang secepat mungkin.

“Namjoon?” gadis itu mengerutkan keningnya.

Yang dipanggil hanya mengusap tengkuknya yang dingin. Oh, ayolah, tidak lucu jika gadis yang berstatus kekasihnya itu mengetahui kalau Namjoon bekerja menjadi seorang tukang bahan bakar. Namjoon bukan malu, hanya belum siap memberitahu sang gadis. Namun faktanya, sekarang sang gadis sudah mengetahuinya lebih dulu.

Mobil sang gadis melaju pelan lalu diparkirkan dengan tempat tak jauh dari Namjoon. Ia turun dan menghampiri Namjoon dengan pandangan sulit diartikan. Namjoon bisa menebak apa yang akan terjadi setelah ini—ia akan diinterogasi layaknya saksi mata.

“Apa yang kau lakukan?” tanya gadis itu ketika sampai di hadapan Namjoon.

“Kau juga kenapa masih berkeliaran malam begini?” Namjoon balik bertanya dengan nada tak suka. Iya, Namjoon tidak suka gadisnya itu pergi sendirian di malam hari.

Minyoung—nama gadis itu—mengalihkan pandangannya. “Membeli camilan? Jawab aku, Namjoon.”

“Memangnya aku tidak boleh bekerja?”

“Boleh saja, aku hanya ingin tahu alasanmu,”

Namjoon bingung harus menjawab apa. Menurutnya, mencari alasan adalah sesuatu yang tidak begitu disenanginya.

“Untuk—” Namjoon menggantungkan kalimatnya. “—agar aku bisa mengajaknya ke Disneyland?”

Mendengar alasan Namjoon yang begitu kekanakan, Minyoung tak tahan menyembunyikan tawanya. Itu membuat sang lelaki bertanya-tanya.

“Kenapa tertawa? Apa alasanku lucu?”

Minyoung menghentikan tawanya, walaupun masih terkekeh geli. “Iya, alasanmu lucu.”

“Dimana letak lucunya? Kau yang bilang ingin kesana.”

“Kau rela bekerja hingga larut hanya untuk mengajakku kesana? Namjoon, tidak perlu jauh-jauh. Taman bermain disini banyak, termasuk Amusement Park!”

“Bukannya kau sering kesana?”

Minyoung tersenyum, “Walaupun aku sering kesana, memangnya aku tidak boleh pergi kesana lagi? Denganmu? Itu sama saja kita pergi ke Disneyland bagiku!”

Namjoon bergeming mendengar alasan gadisnya yang begitu menenangkan. Minyoung berjalan menuju kursi yang sebelumnya diduduki Namjoon.

“Mau apa kau? Tidak pulang? Udara dingin, lho!” pekik Namjoon ketika melihat Minyoung duduk tenang disana.

“Menemanimu. Tidak masalah ‘kan?”

Berhubung ada mobil lain menuju pom, Namjoon berteriak. “Sebentar lagi aku selesai, tunggu aku dan aku akan mengantarmu!”

Minyoung hanya tersenyum sambil memperhatikan kegiatan Namjoon tersebut.

.

.

.

fin.

INI APAAN?! ; – ;

Maapkeun aku, Namjoon kubuat begini. Namanya juga ide muncul setelah mengalami wb (dan sehabis sahur) L

Advertisements

8 thoughts on “[BTS FF Freelance] BTS’s Series ; For You (Rap Monster ver.)

  1. Aku baru nemu ff ini… Aku suka ceritanya,, bahasanya juga simpel nggak belibet.. And aku juga penggemarnya abang namjoon,, haha…

    Like

  2. Waaaa

    Aku suka gaya bahasa dan penulisanmu yanv super duper rapi! ♥

    Aku juga suka penggambaran Namjoon di ff ini, bener2 Namjoon banget!

    Keep writting, fighting! ^÷

    Like

    1. makasih ya, itu juga aku masih belajar kok >_<
      aku itu setiap mau bikin ff pake cast namjoon selalu bingung sama karakter dan genrenya yang cocok buat dia, jadi seadanya begini ;_; tapi aku seneng kok kamu suka penggambaran namjoon disini 🙂

      aku hime dari 00line
      makasih udah baca dan komen! ^^

      Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s