[BTS FF Freelance ] Dokumentasi Gila: Aku pulkam~ lalala~ – (Oneshoot)

dokum schrodinger

Title: Dokumentasi Gila : Schrodinger Cat, part: 1
Scriptwriter: Fuseliar
Main Cast: Jung Hoseok a.k.a J-Hope BTS
Support Cast: member BTS dan OC
Genre: comedy, romance , drama, psycology, life
Duration: Threeshot

 

Disclaimer : ini hanya cerita fanfic doank…. mohon dimaklumi bahwa, J-Hope dan member BTS yang lain punya yang Maha Kuasa. Dan ini fanfic punya saya…

Summary :

Aku Jung Hoseok, memiliki pacar yang berambut kuning, aneh, dan aku yang katanya jelmaan kucing Schrodinger yang memiliki dua kemungkinan sebelum paradoxnya dibuka. Oh iya, CINCIN KAWIN ON PROGRESS!!!

 

/////////////////////////////////////////////////////

Schrodinger Cat part 1

//////////////////////////////////////////////////////

 

Kota atas dan Kota Bawah adalah dua kota yang berbeda. Yang satu berada di atas dan yang satu berada di bawah. Dua kota ini di pisahkan oleh Sungai Tengah yang membentang sejauh 300 lebarnya. Menurut cerita orang-orang terdahulu ada orang-orang yang hidup diatas sungai. Mereka bukan penduduk Atas juga bukan penduduk Bawah. Mereka berada di Atas namun juga di Bawah. Mereka adalah penduduk Tengah yang tidak bisa dideskripsikan. Rumor itu tersebar di seluruh kota Atas dan Bawah sebagai urban legend yang sering diceritakan kepada turis ketika mengunjungi Sungai Tengah.

.

.

.

Hai, kenalkan namaku Jung Hoseok. Aku adalah seorang dokter hewan yang bekerja di Lereng Atas gunung Atas. Aku bukan jomblo, aku sudah punya pacar. Pacarku berambut kuning jagung yang panjangnya sebahu berdada besar dan senyumnya manis. Ia cosplayer sekaligus seorang Freelance Designer dan salah satu pemilik salon kucing tempat aku biasa memandikan kucing-kucingku. Namanya Thyra Rasmussen, ia lahir di Copenhagen dan besar di Aarhus. Saat ini dia punya gelar ‘Master Of Design’ (dia lulus S2) sedangkan aku cuman punya embel-embel ‘Dokter Hewan’ (aku cuman lulusan S1). Apalagi gajiku juga enggak segede penghasilannya ini cewek.

Okay, abaikan segala kekurangan saya dari pacar saya mulai penghasilan dan gelar.

.

.

Begini, aku sudah memutuskan untuk melamar pacarku 3 bulan yang akan datang. Bukan cuman ngumpulin dana buat kawin tapi juga ngumpulin dana buat lamaran. Tapi sebelum itu, aku harus mengenalkan dulu pacarku ini ke mami, papi, dan kak Jin. Yah, itung-itung minta restu dari mereka meskipun mereka tau aku sudah terlalu lama menjomblo jadi pasti dapet restu hehe. Jadi weekend kali ini aku akan mengajak Thyra ke rumah mami dan papi di bawah.

Aku sangat semangat dengan rencanaku sendiri dan bangun tidur waktu matahari baru mulai terbit. Pagi buta aku sudah menelepon pacar kesayanganku.

“halo?” suara diseberang sudah menyahut lebih dulu.

“pagi Thyra, kamu hari ini ada acara apa enggak?” tanyaku sambil menata bantal yang sudah kutiduri.

“ada sih, emang kenapa Hobie-chan?” Thyra tanyak balik.

“gini, kau tau kan aku ingin kita lebih serius.” Jelasku sambil melipat selimut.

“eh? Beneran? YES! Kapan kamu ngelamar aku?” sekarang suara Thyra terdengar seperti dia sedang berjingkat-jingkat terlalu senang. Aku jadi senyum-senyum sendiri ndengerinnya. Aku letakkan selimutkku di samping bantal-bantal dan beranjak ke dapur. Waktunya memberi makan kucing-kucingku.

“secepatnya sayang. Tapi, sebelum aku ngelamar kamu. Kupikir kamu perlu deh kenalan sama keluargaku dulu” kataku sambil mengambil makanan kucing di lemari.

“ah, kau benar. Aku harus berkenalan dengan orang tuamu dan kau juga harus berkenalan dengan orang tuaku. Baru kau akan melamarku?” aku terdiam sejenak saat tengah-tengah membuka bungkus makanan kucing.

“hmn… tidak juga kok, tergantung keadaan juga.” Jawabku sambil melanjutkan membuka bungkus makanan kucing.

“keadaan yang kayak gimana?” Thyra reflek menjawab di seberang sana. Aku hanya bisa tersenyum lebar disini sambil menggiring kucing-kucingku untuk makan.

“rahasia” jawabku singkat sambil menuangkan makanan kucing ke tempat makan mereka. Kucing-kucingku dengan ganas mengkerubuti tempat makan mereka. Well, punya 15 kucing yang suka makan emang ada kesenangan tersendiri.

“ngomong-ngomong, kamu ada acara apa hari ini?” tanyaku sambil terus memberi makan kucing-kucingku.

“ini, aku jadi semacam bintang tamu di acara bonkasai gitu, hmn… gimana kalo kamu nemenin aku ke bunkasai trus baru kita ke rumah orang tuamu?” eh? Nemenin dia ke acara bunkasai ya, pasti dia cosplay di bunkasai. Cara paling bagus untuk menikmati kecantikan seorang cosplayer adalah dengan melihatnya cosplay dan beraksi seperti karakter yang dia bawakan. Aku jadi enggak sabar. Thyra pasti keliatan sexy dengan…. *bagian ini disensor demi ketenangan dan atas nama kepolosan*

“okelah, nanti aku jemput jam berapa?”

“jam 10 ya, aku tunggu di rumahnya Yoongi ya!”

“okay, love ya”

“love you too~” dan aku mengakhiri pembicaraanku dengan Thyra.

Aku berjongkok memandangi kucing-kucingku yang makan dengan lahapnya. Kalau aku tidak salah, di beberapa negara kucing tidak diberi makan dengan makanan kucing pabrikan, tapi diberi ikan asap dan nasi, atau kadang diberi tulang-tulang ikan, atau bahkan bagian insang ikan yang dibuang. Setauku, makanan kucing juga berasal dari ikan dan sumber karbohidrat tertentu seperti tepung. Bahkan ada juga pekerjaan khusus pencicip makanan kucing. Mestinya makanan kucing rasanya enggak jauh-jauh beda dari makanan manusia kan? Dengan perasaan iseng, aku merogoh makanan kucing-kucingku dan mengambilnya segenggam. Makanan kucing itu bervariasi. Ada yang kalengan seperti kornet, ada juga yang bentuknya butiran berbentuk ikan, kotak, dan lain-lain mirip sereal. Makanan kucing yang biasa aku pakai adalah makanan kucing yang mirip sereal. Kucing-kucingku cukup pemilih masalah makanannya, setidaknya aku sudah mencoba 5 merek berbeda dan cuman satu yang mereka suka.

Kira-kira, makanan kucing itu, rasanya kayak gimana ya? aku memandangi makanan kucing yang bentuknya mirip ikan di tanganku. Aku telan air liurku dan mulai menahan nafas. Semoga rasanya enggak jelek-jelek amat. Aku mulai memasukkan makanan kucing ke dalam mulutku dan merasakannya dan mengunyahnya kemudian menelannya. Setelah itu aku berdiri mengambil segelas air dan meminumnya dengan cepat.

GUA GOBLOK BANGET MAKAN MAKANAN KUCING YANG RASANYA ANEH DAN TENGIK!!!

.

.

.

Aku sudah pernah ke rumah Yoongi, tapi enggak pernah masuk ke dalem rumahnya Yoongi. dari luar, rumah Yoongi keliatan kayak rumah yang minim dekorasi. Bentuk rumahnya biasa aja bercat putih kayak yang ada di iklan MUJI. Aku sempat membayangkan apa rumahnya Yoongi dalemnya penuh dengan produk MUJI yang bentuknya biasa banget tapi begitu dipake bisa terasa enak banget. Ngomong-ngomong masalah MUJI. Aku sendiri bukan orang yang suka terlalu banyak dekorasi. Pas banget dengan produk-produknya. Aku berusaha mengkoleksi sambil ngumpul-ngumpulin duit. Belakangan aku suka lampu tidurnya dan air humidifiernya yang aroma lavender. Aku juga suka dengan lemarinya yang bisa di bongkar pasang sesuka hati. yang terpenting, aku suka sama kaos kaki punya MUJI. Pas banget di kakiku dan enggak bau meskipun aku lupa enggak nyuci selama seminggu (oh, okay, itu aib).

Jadi, saat ini aku sudah di depan rumah Yoongi dan memencet bel rumahnya. Aku menunggu sebentar dan kemudian seseorang membukakan pintu.

“Oh, Hoseok hyung kau sudah datang rupanya, hehehe” Taehyung yang membukakanku pintu. Taehyung mempersilahkanku masuk. Rumah Yoongi bisa dibilang tidak memiliki ruang tamu. Yang ada hanyalah ruang TV yang jadi satu sama ruang makan dan dapur kemudian ada kamar-kamar dan lantai 2. Setauku, kebanyakan rumah di Asia punya ruangan khusus untuk menerima tamu dan disebut Ruang Tamu. Tapi katanya di barat sana, orang enggak biasa punya ruang tamu jadi langsung ruang duduk dan meja makan juga dapur yang enggak ada sekat seakan-akan di expose. Perabotnya Yoongi juga minimalis dan mengingatkanku dengan isi katalognya IKEA. Oh, apa yang kubicarakan sebenarnya?

“Taehyung, kapan kau keluar dari rumah sakit?” tanyaku.

“minggu lalu, oh iya, terima kasih hyung sudah mau mengantarku ke rumah sakit” katanya sambil berjalan menuju meja makan.

“Thyra ada dimana?” tanyaku lagi.

“dia ada di atas, akan kupanggil dia” jawabnya sambil memepersilahkan aku duduk. Kemudian ia mengambil jus kalengan dan menyodorkannya kepadaku.

“Thyra-san kebetulan lagi suka jeruk, dia mengoleksi semua tentang jeruk di kulkas, jadi aku hanya punya jus jeruk, tak apa kan?” jelasnya dengan canggung.

“daijobu, aku kebetulan juga suka jus jeruk kok” jawabku. Kudengar bahasa ketiga Taehyung adalah bahasa Anime. Thyra pernah cerita sedikit tentang adiknya Yoongi yang satu ini. katanya mulai sebelum Taehyung sakit dia sudah jadi otaku. Semenjak si Tae-tae ini sakit, dia jadi Otaku sejati atau bahkan NEET. Jadi dia bisa dibilang bisa menguasai 4 bahasa berbeda. Pertama bahasa Denmark semenjak ia lahir dan tinggal disana bertahun-tahun, kedua bahasa Inggris yang jadi outputnya masyarakat Uni Eropa, ketiga bahasa Jepang karena dia Otaku, Keempat bahasa Korea karena dia baru saja pindah ke sini. Terlepas dari kondisi fisiknya aku juga dengar dia sebenernya juga orang yang suka aegyo, gitu katanya. Tapi aku enggak pernah tau juga karena aku enggak deket. Mungkin Jungkook tau semenjak mereka berdua deket. Katanya mami sih, Jungkook sudah bolak balik dateng ke rumah Yoongi.

Aku menerima jus jeruk dari Taehyung dan meminumnya sejenak. Taehyung masih sibuk melakukan sesuatu di dapur. Aku menyandarkan kepalaku di lipatan tanganku dan mulai menguap. Aku ngantuk, capek juga perjalanan dari kontrakan ke rumah Yoongi. aku pejamkan mataku sejenak.

“oh iya hyung, apa hyung akan kosplay hari ini?” tanya Taehyung tiba-tiba.

HHHHAAAAAAA??????!!!!!!!

“kosplay?” tanyaku

“iya, Thyra-san bilang kalau kau akan menemaninya kosplay hari ini”

HHHHIIIIIIIIIEEEEEEEE????!!!!!!!!!!! SEJAK KAPAN AKU SETUJU BUAT COSPLAY?!!!!!!!!

“hehe, aku enggak kosplay Tae-tae, aku cuman nganterin Thyra ke acara bonkasai di Mall” jawabku canggung. Seenaknya ini cewek mutusin sesuatu.

“hoi, Jung Hoseok!” oh, okay suara cempreng yang setengah ngebass sudah datang. Thyra, datang. Aku menoleh kebelakang dan melihatnya. Sepertinya aku mimisan.

“astaga, kesambet apa kamu habis kosplay di kontrakanku sekarang kamu jadi IOWA???!!!!!!” kataku panik sambil menutupi hidungku yang mimisan.

Okay sedikit penjelasan tentang character IOWA. Iowa adalah nama kapal perang America, atau lebih dikenal dengan nama USS IOWA. Di game Kantai Collection, IOWA adalah cewek karakter dari kapal heavy cruiser yang bisa dibilang kemana-mana pake bikini super sexy, pendek dan cukup membuat cowok polos sepertiku mimisan (emangnya gua polos? Bukannya gue koleksi film biru di laptop? Oh, itu aib ya? hehe, maap, saya cowok soalnya). Bikininya lebih pendek dari Bismarck dan lebih terbuka dari Bismarck.

“kenapa? Gak suka?” tanyanya enteng.

“sejujurnya aku lebih suka Bismarck atau Prinz Eugen” kataku sambil menyumbat hidungku dengan tisu.

“hhooooohhh… ternyata hyung yag polos nih waifu-nya duo blonde bishoujo ya, hhihiihi” kata Taehyung sambil terkekeh.

“urusai!” jawabku ketus.

“hora-hora, ini waifu mimisan padahal suka ngoleksi film biru…” sahut Thyra yang kali ini mendekatkan badannya di dekatku dan sukses membuat mimisanku tambah parah.

“Hoseok… daisuki dayou…” Thyra semakin mendekat dan wajah kami bertemu…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..

.

“HOI! WAKE UP!” aku membuka mataku. aku bisa melihat jari-jari lentik yang mengetuk meja seperti jam yang berdetik. Aku bangun mengucek mataku sejenak dan menoleh ke kanan. Ternyata yang tadi itu mimpi ya? hehehehehehehe. Ternyata aku yang polos ini bisa membayangkan yang mesum-mesum juga. Hahahahaha. Sekali-sekali aku ingin juga merasakan mimisan kayak yang di dalem mimpi. hihihi

Kemarin, waktu Thyra kosplay jadi Bismarck, dia enggak pake make up dan menurutku dia sudah keliatan cantik pake banget. Sekarang ini, dia kosplay jadi Chitoge, Kirisaki Chitoge dari anime Nisekoi. Tapi kalo dipikir-pikir, cocok juga sih Thyra jadi Chitoge. Soalnya Chitoge kan blasteran dan punya rambut kuning dia cerewet dan exited banget dengn apa-apa yang dia suka jadi sekilas dari keseharian dan penamilan hampir mirip kecuali style bajunya Thyra yang simple tapi agak loli juga. Well, dia enggak perlu ngewarnain rambutnya supaya punya rambut blonde yang bagus dan gak perlu operasi hidung juga kerana hidungnya udah mancung. Yang paling nyebelin adalah, dia enggak perlu pake kontak lens supaya matanya terlihat biru karena warna matanya biru. Sejujurnya, sejak awal aku kenal dengannya aku merasa agak ciut. Mau bagaimana, Yoongi mengenalkanku dengan seorang cewek kosplayer yang punya penampilan keseharian kayak model majalah fashion. Sedangkikan aku cuman begini-begini aja.  

“dasar pemalas! Baru ditinggal Taehyung bentar udah tidur!” katanya sambil mengetuk-ngetuk meja makan.

“kemarin aku insomnia jadi sekarang ngantuk, hehe” kilahku. Thyra menaikkan alisnya sejenak lalu ia mundur selangkah dariku.

“bagaimana penampilanku? Sudah mirip Chitoge?” tanyanya sambil sedikit memutar badannya. Aku beritahu ya, menikmati kecantikan seorang wanita adalah surga dunia bagi seorang pria polos sepertiku.  

“udah, kamu udah mirip Chitoge” jawabku.

“makasih~ oh iya, ini kita ke bunkasai sama Tae-tae, soalnya dia janji ketemu sama Jungkook di Bunkasai.

Oh, jadi sekarang adikku udah jadi Otaku?

“apa enggak papa dia jalan-jalan keluar? Dia baru keluar dari rumah sakit minggu lalu kan?” tanyaku.

“dia yang pengen kok. Biarin ajalah, biar dia seneng-seneng lagian dia pasti udah bosen dan pingin keluar. Lagian kan ada Jungkook sama Jimin, entar kalo Tae-tae kenapa-kenapa, biar mereka berdua yang ngurus.” Eh? Memangnya kakaknya pergi kemana sampek nyuruh orang lain ngurusin adeknya cobak?

“Yoongi kemana?”

“kerja, kemrin lusa dia ke Jepang. Kenapa? Kangen sama Yoongi?” Entah kenapa aku merasa enggak enak sama pertanyaan ini

“ya enggaklah”

“udahlah, jangan dusta, aku tau kalian real OTP yang terlihat lucu tau~”  aku merasa salah sudah bertanya tentang keberadaan Yoongi.

“APA  MAKSUDMU REAL OTP???!!!!!!!”

“eh, tapi aku lebih suka ngeliatin Yoongi sama Jimin~ mereka lucu banget kalo udah berduaan. Ah~ senangnya hidupku dikelilingi cowok-cowok OTP yang lucu-lucu”

 

Ah, dia sudah masuk ‘FANGIRL MODE’

 

“Hobie-chan, dulu aku pernah tanya dan belum kamu jawab sampek sekarang” eh? Dia tanyak apaan?

“pertanyaan? Emang kamu pernah tanyak apa?”

“kenapa kamu sama Jungkook enggak mirip?” Thyra mengucapkannya dengan serius. Aku hanya diam dan menghela nafasku.

“nanti cobak kamu tanyain ke mamiku” jawabku enteng. Well, aku enggak mau menjawabnya sendiri.

“memangnya kenapa? Emang kamu enggak bisa cerita sendiri?”

“bukannya aku enggak bisa cuman aku enggak suka ngejelasin sendirian. Itu hal sensitif okay.”

“sebegitu sensitifnya sampek kamu enggak mau njelasin disini?” aku mengangguk pelan.

“tolong bersabarlah sedikit, okay?”

“seenggaknya spoiler-in aku donk? Biar aku tau sedikit tentangmu.”aku menghela nafasku kemudian aku menundukkan kepalaku.

Bukannya aku tidak ingin memberitahunya, tapi mengingat masa lalu adalah hal paling mengerikan dalam hidupku.

Aku mengangkat wajahku dan aku pandangi Thyra dengan serius.

“masa kecilku tidak menyenangkan untuk diceritakan” Thyra mengerjapkan matanya sedikit berair tapi tidak menangis, ia tersenyum lebar dan aku mulai sedikit merinding. Ia mendekatkan wajahnya kepadaku.

“kamu ganteng banget waktu berwajah serius kayak gitu hobie-chan.”

DAHEL YA!

“kau ini dengar aku tidak?” tanyaku yang mulai sebel sama ini anak orang.

“aku suka waktu kamu keliatan rebel dan keliatan sebel. Kamu keliatan ganteng dan super keren jadinya” aku mendengus keras, yang bener aja ini anak!!!!!!

“terserah deh” jawabku sambil berdiri berjalan menjauhi Thyra.

“ehehe, maaf, aku tidak bisa menahan yang itu soalnya.” Katanya. Aku menoleh kearah Thyra. Jujur aku agak marah dan emang marah.

“aku mengatakannya dengan serius karena ini bukan main-main. Masa laluku bukan hal yang bisa dibuat bercanda Thyra!” Thyra hanya diam sejenak lalu ia tersenyum kecil.

“kalau begitu aku minta maaf, aku berjanji tidak membuatnya menjadi bahan candaan lagi” katanya. Aku memalingkan wajahku dan menghirup nafas dalam-dalam. Aku pernah mengatakan yang seperti ini juga ke mantanku dulu. Hasilnya dia ketakutan luar biasa denganku. Setidaknya aku harus menurunkan intensitas keseriusanku atau Thyra akan ketakutan nantinya.

“Hobie-chan, remember I am the only one who can see anything about you. Aku hanya butuh pengakuan darimu, lagian aku juga sudah tau. Aku sudah tau sejak lama tapi aku diem aja. Sedikit pemberitahuan buatmu hobie-chan, aku ini stalker, aku tau semua tentangmu mulai sebelum kita pacaran. Kau boleh bilang aku apa saja, tapi aku emang terobsesi denganmmu sejak kuliah.”

Cewek gila

Apa jangan-jangan dia psikopat?

Sasaeng kah?

DAFUK!

“oh iya Hobie-chan. Kamu keliatan ganteng waktu serius. Aku enggak bohong. Cewek pasti jatuh hati sama kamu kalo sampek tau kamu bisa berwajah begitu”

Aku jadi merinding lama-lama.

Aku menoleh kearah Thyra. Well, senyumnya manis memang, tapi merinding jadinya ngeliat senyumnya setelah dia bilang ‘I am the only one who can see anything about you’. Jadi trauma pikologis ngeliat Thyra.

“kau sekarang terlihat mirip psikopat” kataku.

“oh, iya kah? Aku belajar dari Jin Hwa cara menstalker orang dan ternyata efektif sekali.” Katanya. Aku cuman bisa menelan ludah. Dia gila. Ia berjalan mendekatiku dan mengangkat wajahku dengan 3 jarinya.

“dan bodohnya kau percaya denganku~ babo hobi baka~” ia mengedipkan sebelah matanya lalu pergi berbalik arah berjalan keluar rumah.

OKAY, GUA TRAUMA PSIKOLOGIS SAMA THYRA SEKARANG

.

.

Okay, skip segala keributan di rumah Yoongi. hayati lelah membahasnya.

 

Bunkasai kali ini diadakan outdoor. Pas sekali dengan cuaca yang enggak begitu panas karena mulai menuju musim panas. Begitu sampai, Thyra langsung pamit katanya dia harus ketemu sama panitia acara dulu dan meninggalkanku awkward dengan Taehyung. Akhirnya aku dan Taehyung berjalan berdua menuju ke tempat acara. Acara kali ini cukup ramai dengan pengunjung dan ada kompetisi kosplay juga, jadi ada banyak kosplayer yang kesana kemari dengan armor yang wah, ada juga dengan baju yang seksi, ada juga yang memamerkan senjata-senjata keren.

“bunkasai-nya rame juga yah?” kataku.

“iya hyung, stannya juga ada banyak”

“kamu kan katanya janjian sama Jungkook, janjian dimana?” tanyaku.

“oh, kita janjian di stannya vocaloid. Jungkook penggemar beratnya HatsuneMiku soalnya” aku sedikit mengingat kamar Jungkook terakhir kali aku mengunjunginya. Ah, iya, ada poster Hatsune Miku sama Ene dimana-mana, poster One Piece juga. Oh iya, ngomong-ngomong sekarang One Piece udah episode berapa ya? aku udah lama enggak ngikuti manga-nya semenjak aku fallin in love sama SNK dan Tokyo Ghoul. Belakangan aku juga mulai suka anime-anime kayak Kono Suba (read: Kono Subarashii Sekai ni Syukufuku wo, okay judulnya panjang emang, dan ceritanya juga goblok banget). Aku sendiri juga memfavoritkan beberapa manga yang menyentuh hati bagai drama kayak, Koe no Katachi atau Boku Dake ga Inai Machi.

“oh, ada stannya KanColle lho hyung!” Taehyung menunjuk sebuah stan yang cukup ramai dengan para pria dan ada demo playing di stan itu. Aku tidak terlalu tertarik denga KanColle saat ini. aku menoleh ke arah lain. oh, ada stan Touken Ranbu juga, dan tempat itu dikelilingi oleh cewek dan cosplayer karakter Toukan Ranbu yang selalu menarik hati wanita. Aku pernah sedikit kepo sama game Toukan Ranbu juga. Game yang membuat pedang-pedang menjadi cowok ikemen yang ganteng, imut dan badass. Kebalikan dari KanColle yang memang dikhususkan untuk menarik hati para pria, Toukan Ranbu ada untuk menarik hari para wanita. Sistem mainnya katanya juga hampir sama cuman, kalo di Kancolle kamu bisa menikahi karakter yang kamu suka tapi di Toukan ranbu setauku enggak bisa nikah sama ikemennya. Ketimbang menjadikan permainan strategi perang, dua game ini seperti menjadi permainan strategi mendapatkan pasangan ideal secara virtual.

“Tae-tae, kamu jalan sendirian gapapa kan? Aku mau beli bubble tea dulu.” Tanyaku. Taehyung menoleh dengan ‘mem-pout-kan’ wajahnya.

“hyung enggak nawarin aku?” tanyanya dengan  imut. Okay, dia enggak perlu aegyo juga kan? Orang bisa salah paham kalo ngeliat ini.

“enggak lah, beli sendiri.” Jawabku sambil memalingkan wajahku. Kok aku jadi tsundere gini?

“hidoi”

“biarin”

“hah! Kenapa tralu miskin buat nraktir aku bubble tea?” kali ini Taehyung meledekku dengan cengirannya yang sok polos itu.

“wakatta! Aku beliin bubble tea!” jadilah kami berjalan menuju stan bubble tea. Setelah aku dan Taehyung mendapatkan Bubble tea. Kami menuju stan Vocaloid. Setelah menyapa Jungkook dan Jimin, aku memisahkan diri melihat-lihat stan yang lain.

“Hoseok!” sebuah suara memanggilku dari belakang. Aku menoleh dan berbalik. Seorang wanita tersenyum melambaikan tangan kearahku.

“lama enggak pernah ketemu sama kamu Hoseok, apa kabarmu?” tanyanya. Aku menelan ludahku sejenak. Ini mimpi kan?

“baik, aku baik-baik aja” jawabku. Ia tersenyum manis.

“syukurlah, kudengar kau sudah punya pacar ya. apa kau sudah melupakanku dari hatimu?” tanyanya lagi. Ini mulai menyebalkan. Kenapa orang dari masa lalu selalu ikut campur dengan urusandi masa depan?

“tidak, aku tidak lupa dengamu Eun Yi. Kau sudah jadi pacarku selama hampir 6 tahun lebih, bagaimana aku bisa lupa?”

“baguslah kalau begitu”

“oh, terima kasih sudah menyapaku, aku kira kau sudah melupakanku by the way” sindirku.

.

.

.

 

To be continue~…

.

.

.

Author’s note:

Sebelumnya Author meminta maaf karena sudah membuat ini FF ratingnya 15+ dan banyak membahas hal-hal gak penting tapi emang inti ceritanya juga agak gak penting, hehe… makasih banget buat kalian-kalian yang sudah baca dan ngikuti Dokumentasi Gila dan ngasih masukan dan mereview FF saya. Author bukan orang yang pandai nulis sejujurnya, jadi mohon maaf kalo ada salah tata bahasa dan sebagainya. Apalagi FF ini enggak pernah di-beta jadi pasti banyak tipo disana sini heheh

Hontouni arigatou gosaimasu~

Advertisements

2 thoughts on “[BTS FF Freelance ] Dokumentasi Gila: Aku pulkam~ lalala~ – (Oneshoot)

  1. Lisa Kim

    Aduh, ini msh aja koplak, sekoplak Hoseok dgn 15 kucingnya.ckckck *Geleng2Pala* 😂

    Kelanjutannya ditunggu Thor…Fighting!!! ^^

    Like

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s