[BTS FF Freelance] Dongsaeng Durhaka – Ficlet

Dongsaeng Durhaka by riria ly

Dongsaeng Durhaka

a fanfic by

riria ly

Starring:

  • Jeon Yujeong (OC)
  • BTS’s Jungkook
  • Others

Genre : Family, Comedy | Rating : G | Length : Ficlet

The plot is mine. Warnings : OC, typo, gaje.

Pagi hari di kediaman Keluarga Jeon, saat si bungsu ada di rumah.

=======

 

Ini sudah lagu yang kedua, dan Yujeong tak bisa membiarkannya begitu saja. Ia kemudian melempar bantal yang sebelumnya telah beralih fungsi sebagai penutup telinganya, lalu menyibakan selimut putih yang membungkus tubuhnya dan mengambil ancang-ancang untuk berteriak.

“JEON JUNGKOOK TUTUP MULUTMU!” raungnya marah. Habis sudah kesabarannya kini. Semalam ia tak bisa fokus belajar karena pekikan histeris adiknya yang tengah bermain game, dan sekarang pria itu juga mengganggu jam tidurnya yang sangat sedikit nan minim di hari libur ini.

“Yujeong-ah jangan berteriak, kau itu perempuan.” Sayup-sayup Yujeong mendengar seruan Ayahnya dari lantai bawah.

“JUNGKOOK MENGGANGGU TIDURKU APPA”, Yujeong masih berteriak.

“INI SUDAH SIANG, KAU MEMANG HARUS BANGUN JEON YUJEONG.” Yujeong merengut sebal mendengar teriakan Ibunya dari arah dapur. Jika Jungkook ada di rumah, ia seperti menjadi anak tiri.

When I’m without you
I’m something weak

Yujeong memang jarang yang mendekati tidak pernah mendengarkan lagu BTS, tapi ia tahu bahwa suara adiknya tidak semengerikan ini. Ia mengacak-acak rambutnya yang sudah berantakan saat Jungkook belum juga menghentikan nyanyiannya.

I don’t wanna be needing your love
I just wanna be deep in your love

“Aku yang akan menenggelamkanmu di Sungai Han jika kau tak bisa menutup mulutmu itu!” seru Yujeong bersungut-sungut, gadis itu sudah resmi meninggalkan ranjangnya dan siap melabrak ‘pengisi’ backsound itu. Terdengar suara ribut-ribut dari kamar sebelah.

“YUJEONG EOMMA TAK SUKA KAU MERUSAK BARANG-BARANG RUMAH HANYA KARENA KESAL DENGAN ADIKMU.”

Noona
Yes, please
Won’t you come and put it down on me

“BUKAN AKU YANG MELAKUKANNYA EOMMA”, kata Yujeong sakit hati, masih dengan volume keras.

Karena kamar mandi lantai atas letaknya tepat di samping kamarnya, ia sudah berada di depan pintunya sekarang.

Yeah you show me good loving
Make it alright

“Aku yang tidak baik-baik saja bodoh”, ucap Yujeong menahan emosi. “Tutup mulutmu atau akan ku dobrak pintunya!” Bahkan kedua tangan gadis berambut coklat itu sudah terkepal sekarang.

Wae? Kau ingin mengenang masa lalu dengan mandi bareng?” sebuah suara usil terdengar dari dalam kamar mandi.

“Lebih baik aku mandi bareng bebek daripada denganmu.”

Ketika pintu tiba-tiba terbuka, saat itulah Yujeong berjingkat kaget.

“Aku sudah merekamnya loh tadi, kau harus mandi beneran dengan bebek.” Wajah adiknya yang sedikit tampan menyeringai jahil, pria itu sama sekali tak terusik dengan pelototan bengis kakaknya.

Waeyo? Apa kau terpesona dengan perut kotak-kotakku?” Jungkook yang hanya menutupi bagian pinggangnya sampai lutut dengan handuk, menyentuh perut six pack-nya.

Yujeong mendengus mencemooh, “Ngga tuh”, balasnya sarkatis. “Kupikir itu tembok di loteng, mirip sih”, tambahnya.

Yakk kalau ngomong hati-hati, fans-ku berteriak-teriak histeris saat melihatnya”, ujar Jungkook sangat tersinggung.

“Aku kan bukan fans-mu.”

“Benar sekali, kau kan Kakakku yang belum pernah “pacaran”.” Jungkook menekankan di kata terakhir.

Pernahkah kau merasakan saat mulutmu terbuka tapi tidak ada kata-kata yang keluar, itulah yang dialami Yujeong sekarang.

“Yujeong-ah bisa kau bantu Eomma di dapur?”

Ne Eomma.”

Eomma aku kepingin makan sayur,” seru Jungkook, lalu menjulurkan lidah pada Yujeong.

“Akan Eomma buatkan, Nak.”

“Kau mau mati muda?” tanya Yujeong sembari menggertakan giginya.

EOMMA NOONA BILANG MAU MEMBUNUHKU.”

YAKKK!”

“JEON YUJEONG BERHENTI BERMAIN-MAIN DAN CEPAT KEMARI!”

****

 

Setelah insiden sarapan yang sama sekali tak menggugah selera, Yujeong mengurung diri di kamar. Bukan karena marah pada Ibunya yang terus menerus membela Jungkook, bukan juga marah pada Ayahnya yang terus menyuruhnya agar menjadi kakak yang baik bagi Jungkook,  tetapi karena tugasnya yang antriannya telah banyak.

Saat ini, gadis yang merupakan mahasiswi Kedokteran salah satu kampus elit di Seoul itu membolak-balik bukunya dengan serius, sesekali jemarinya menekan tombol-tombol keyboard laptop atau juga mencoret-coret kertas kosong di sampingnya.

Untuk kedua kalinya dalam hari ini, ia dibuat terkaget-kaget oleh pintu yang mendadak terbuka.

Jebal Jeon Jungkook, berhenti melakukan itu”, kata Yujeong mencoba menormalkan detak jantungnya.

“Kau sih terlalu serius dengan buku-bukumu itu.” Yujeong tak membalas, sementara Jungkook menduduki kursi kosong di sampingnya, membuka beberapa buku dengan soknya.

“Apa ada yang bisa kubantu?” Jungkook menawarkan.

Yujeong memberinya tatapan kau-gila-ya. “Jauh-jauh dariku.”

“Mungkin saja aku bisa menggambarkan tubuh manusia untukmu. Kau kan buruk dalam menggambar.”

“Kau akan sangat membantu jika membiarkan aku membelah tubuhmu”, jawab Yujeong tanpa menatap Jungkook, pria itu berwah ria mendengar omongan sadis Kakaknya.

“Kau kejam sekali sih, apa kau tak merindukan adik tampan nan imutmu ini eoh?” Jungkook menampakan wajah imut yang malah terlihat menyeramkan dimata Yujeong.

Tiba-tiba gadis itu menanggalkan bukunya dan menghadap Jungkook, ia menyentuh kedua pipi adiknya itu. “Tentu saja Noona sangat merindukanmu saengie, sampai mau mati rasanya”, kata Yujeong sembari menampakkan aegyo yang tak kalah aneh dari saudara laki-lakinya.

“Hentikan itu.” Jungkook memandangnya ngeri, ia menepis tangan Yujeong dari pipinya. Lalu berdiri dan berjalan ke arah ranjang, sementara Yujeong kembali ke dunia ayo-selesaikan-tugasnya.

“Kenapa kau masih memajang foto itu, aku kan sudah menyuruhmu menggantinya.” Samar-samar Yujeong tersenyum dari balik bukunya, demi apapun yang ia punya Jungkook terlihat sangat menggemaskan saat pesta kejutan yang dibuat olehnya dua tahun lalu.

Wae? Kau terlihat imut difoto itu.”

“Aku itu ganteng bukan imut”, Jungkook mengkoreksi.

“Terserahlah.”

Hening.

“Yujeong-ah.

Noona!”

“Kim Hanbin itu siapa?”

“Dia teman sekelasku, waeyo?” jawab Yujeong sembari membalik lembar demi lembar buku anatominya.

“Kalau Jung Jaehyun?”

Kening Yujeong berkerut bingung, kenapa adiknya itu bisa tahu orang-orang dikampusnya. Tapi karena tugasnya jauh lebih penting, ia memilih untuk tak ambil pusing.

“Seniorku.”

“Bagaimana rupanya?”

“Kau kenapa sih?”

“Jawab saja.”

“Dia idola di kampus, orangnya baik dan wajahnya itu tanpa celah.”Yujeong mengingat rupa luar biasa seniornya tersebut, dan jika tak ada halangan dan rintangan pria itu bisa menjadi pacarnya –jika dilihat dari usahanya mencoba mendekati gadis 20 tahun itu.

Hening lagi.

“Aku mau ngerjain tugas dulu ya,” kata Jungkook tiba-tiba, ia buru-buru keluar dari kamar yang didominasi oleh warna biru itu.

Yujeong menatapnya aneh. “Dia kesambet apasih?”

Tapi begitu pandangannya jatuh pada ponsel di ranjangnya –tempat dimana Jungkook berada tadi, perasaannya jadi tak enak. Ia mengambil ponselnya itu dan langsung memeriksanya. Ia tampak baik-baik saja sebelum membuka kotak masuknya.

“JEON JUNGKOOKKKKK, DASAR KAU DONGSAENG DURHAKA.”

Dari sebelah kiri kamarnya terdengar tawa keras, sementara dari lantai bawah terdengar omelan Ibunya.

 

***FIN***

 

Author balik bawa kisah Jeon bersaudara yang aneh bin absurd wkwk

Ada yang tahu apa yang “diperbuat” Jungkook sama hapenya Yujeong? :v

Jangan lupa tinggalin jejak yaa 😀

Advertisements

18 thoughts on “[BTS FF Freelance] Dongsaeng Durhaka – Ficlet

  1. Emang dasar adik sih ya, jiwanya selalu nakal dan hobinya gangguin kakak
    Jungkook jahil banget, dasar si pacar tersayang<3 /apasih /maapkumat
    Itu Jungkook ngapain hp-nya Yujeong? :')

    Like

  2. ahhhhh lucuuuu…
    emezzzzss bangett emeezzzss.. #cubitjungkook
    penasaran apa yang diperbuat jungkook hahha dibajak kah?? wakakkaka…
    xD
    demi dewaaaaa… hanya dewa yang tahu… #Lol #apaini XD

    Like

  3. Jungkookie kenapa kau jadi adik sangat menyebalkan….-_- kalo bener pnya adik kaya gitu dah lah tabok ajaa. kkekkkkl 😀
    ff nya seru (y) sering2 ya bikin ff yg menghibur 🙂

    Like

  4. Sangat suka dengan cerita iniiiii~~
    Aaaa!! Kuki kenapa kau sangat nakal kepada nuna muuu???
    sma dengan kejadian aku sm adekku masa :v di bajak xD
    Oke oke, ini terlalu bagus untuk dibilang gak bagus /?/ AI LAIK DIS SETORI (?) /udah ah/ /ntar ditabok lagi :v/

    Trus berkarya thorr :** okeh gitu aja, babayyy~ /kayangtotheplanetmphi/

    Like

    1. Huwaaaaa makasih udah bilang fic alakadarnya ini bagus 😄
      Kukie bukannya nakal, cuma sayangnya ama yujeong itu terlalu meluber jadinya gitu 😁

      Like

  5. Yaampuun ceritanya sama banget kek pengalamanku dulu masaaaa ><
    Itu Jungkuk sengaja Bajak(?) hapenya Yujeong bukan?
    Pernah sekali kakakku tanya tanya gitu, eh besoknya udah ada gosip aku udah "jadian" -___- #kokmalahCurhat?
    Itu jungkuk minta dilempar sama kulkas(?) kek'nya -__- baru dateng bawa masalah mwehehehe …

    Okee ini Fanfict bikin baper masa lalu 😁 good

    Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s