[BTS FF Freelance] Just One Day – (Oneshoot)

1455621717581

 

TITLE: JUST ONE DAY

AUTHOR: indahkim97 (FB: Ayumi Chan) (Twitt: @indahmuthmainn97) (wattpad: @indahkim97

GENRE: Family, AU, Sad, Tragedy, Brothership, Flashfic

LENGTH: Oneshoot

RATE: G

CAST: Kim Tae Hyung, Kim Seok Jin, Jung Ho Seok (members of BTS)

 

DISCLAIMER: “STORY&ART IS MINE! DON’T COPAS! Maafkan alur dan EYD yang berantakan :”v

 

SUMMARY: “Aku juga menyayangimu, TaeTae. Adik kecil hyung yang paling hyung sayangi, neomu salanghanda

 

_______

 

Happy reading..

 

Hanya dalam keheningan. Ditemani dengan semilir angin dingin yang menusuk tulang. Bahkan alampun memahami perasaanku saat ini. Menangisiku-Tidak, menangis bersamaku dalam kegelapan dikehidupanku yang tak pernah menemui titik terang.

 

Sekali lagi aku membuka lembaran pada album foto yang bahkan telah sangat usang, dilapisi debu pada setiap sudut dan hampir menutupi nama yang bahkan telah tujuh tahun ini aku lupakan.

Bukan. Bukan dilupakan, hanya saja kecelakaan itu menghapus semua memori dalam ingatanku. Semuanya. Tak terkecuali tentang memori indah yang telah tersimpan selama hidupku, merenggut segala kebahagiaan.

 

Terlihat jelas dua insan saling merangkul tersenyum dan tertawa bahagia dalam lembaran foto itu. Sebuah senyuman tulus tanpa beban. Senyuman kebahagiaan dengan background pantai indah dan dua buah miniatur istana pasir.

 

Kembali lagi terputar beberapa klise indah dalam memori yang sempat hilang. Bukan tanpa sengaja mengingatnya, namun aku selalu berusaha mengingat hal indah yang tak ingin pernah ku lupakan lagi.

 

_______

 

Hyung buatkan aku pistol mainan dari pasir!”

Taehyung berlari kecil dengan membawa pasir dalam genggaman tangan kecilnya.

 

Ne?”

 

“Buatkan aku pistol pasir, Hyung

Taehyung membuka telapak tangannya lalu mencibirkan bibirnya kesal mendapati pasir dalam genggamannya tinggal setengah dari sebelumnya. Seokjin terkekeh gemas melihat tingkah polos adik kecilnya.

 

Seokjin berjongkok, mensejajarkan tubuhnya dengan tubuh kecil Taehyung yang baru saja berusia sepuluh tahun itu lalu tersenyum padanya.

 

TaeTae, lagipula pistol mainan tidak bisa dibuat dengan pasir”

 

“Tapi Hyung bilang kita bisa buat apapun dengan pasir”

 

Nde? Kajja kita buat istana pasir saja ya”

 

______

 

Hyung ayok kita berfoto dengan istana pasir ini”

 

Kajja. Tunjukkan ekspresi jelekmu Tae, hahah” goda Seokjin yang sukses mendapatkan lemparan bola-bola pasir dari Taehyung.

 

______

 

Bersama tenggelamnya senja Taehyung berjalan menyisiri pantai, tanpa beban sesekali berlari kecil dengan tawa bahagianya disusul Seokjin dibelakangnya dengan membawa tas besar tanpa menghilangkan senyuman yang mengembang pada wajah tampannya.

 

“Nanti kita kesini lagi ya, Hyung

 

“Kau suka, Tae?”

 

“Tentu saja, ini indah. Aku ingin buat istana robot lagi”

 

“Tidak mau. Hyung ingin membuat istana disney princess

 

MWOYA!”

 

______

 

Sebuah lagu melantunkan syair demi syair, dengan iringan musik slow hiphop nya. Sudah ketiga kalinya lagu itu diputar. Lagi-lagi Taehyung mengeraskan volume nya sedikit demi sedikit, Seokjin hanya diam tak bergeming. Fokusnya menyetir tak membuat dia harus memperhatikan berbagai macam tingkah aneh yang dilakukan Taehyung pada music playernya.

 

“Kau suka lagu itu?”

 

Tak ada jawaban. Nampaknya Taehyung memang benar-benar sudah terhipnotis dengan lagu tersebut.

 

“BTS-Just one day” jelas Seokjin.

 

Mwo?”

 

“Kalau begitu aku berikan lagu ini untuk Hyung

 

Wae? Memang Tae mengerti dengan arti lagunya?”

 

Ani. Hanya saja hyung selalu sibuk dengan pekerjaan hyung, tidak pernah memiliki waktu luang untukku.”

Taehyung menggantungkan kalimatnya. Semburat kesedihan terlihat jelas pada wajah mungilnya.

 

“Aku hanya bisa bermain satu hari dalam satu tahun bersamamu, Hyung

Ucapnya dengan intonasi yang semakin rendah namun masih tertangkap oleh indra pendengaran Seokjin.

 

Seokjin tertegun. Benar. Selama ini dia hanya mementingkan pekerjaannya dibandingkan dengan adik kecilnya itu yang rindu akan kasih sayang. Tidak, lebih tepatnya sangat merindukan dirinya, Hyungnya.

Hidup berdua setelah kehilangan kedua orangtua nya dalam kecelakaan enam tahun lalu, dan sekarang mengandalkan Seokjin sebagai tulang punggung kehidupannya membuat Taehyung tak bisa berharap lebih untuk mencapai segala keinginannya.

 

Geurae, Hyung sangat sibuk mencari uang untuk makan kita, Tae

 

Geuraeyo” pasrah Taehyung.

Hanya itu jawaban yang ia dapatkan setiap kali mengutarakan seluruh kemauan dalam benaknya selama ini.

 

_______

 

Atmosfer keheningan kembali menyelimuti.

Mengutarakan semua rasa yang ada dalam benaknya selama ini tak membuat keadaan semakin membaik. Keduanya saling bungkam seribu bahasa.

Taehyung menyesal mengatakan keinginannya yang kini membuat sisi lemah Seokjin kembali terlihat, tak ada senyuman.

Bisa dipastikan kini Seokjin tengah merutuki dirinya sendiri yg telah merasa gagal menjadi seorang kakak -yang tak bisa memenuhi keinginan adiknya-.

 

Hingga tanpa sadar sebuah mobil melaju kencang dengan arah berlawanan, kilatan cahaya yang begitu menyilaukan membuat penglihat pria rabun senja itu semakin memburuk. Taehyung memicingkan matanya.

Terdengar decitan rem yang begitu mendadak, talksound yang bahkan mungkin diabaikan oleh si pengemudi mobil didepannya itu yang dapat dipastikan dalam keadaan mabuk.

Sampai kejadian yang tak bisa dihindarkan itu terjadi.

 

HYUNG! AWAS!”

 

“AAAAAAA……”

 

*BRAAKK*

 

_______

 

Hyung, ireona! Jebal” rengek Taehyung yang terluka pada pelipisnya dan mendapati hyungnya dengan keadaan kaki yang terpejit, tubuhnya terhimpit, dan kepalanya yg sempurna membentur setir.

 

TaeTae, keluarlah” ucap Seokjin dengan sedikit merintih kesakitan.

 

Shireo! Hyung harus keluar juga bersamaku”

 

“Tidak bisa, Tae. Keluarlah terlebih dahulu”

 

Aniyo!”

 

“Sebentar lagi mobil ini akan meledak. Aku mohon keluarlah”

 

“Tapi, Hyung…”

 

Seokjin memotong kalimat Taehyung. Tak ada waktu untuk berdebat kali ini, kini yang ada dalam fikirannya hanya menyelamatkan Taehyung, adik kecilnya.

 

“Aku menyayangimu Tae, mianhae”

 

Tanpa pikir panjang dengan sisa tenaganya Seokjin mendorong tubuh Taehyung keluar  menjauh beberapa meter dari mobilnya menggunakan lengannya yang penuh luka namun masih dapat digerakkan.

Dan dalam hitungan detik mobil itu meledak.

 

ANDWAE!! HYUNG!!!!”

 

Tangisnya pecah. Tehyung menangis sejadinya. Tak peduli bagaimanapun besarnya kobaran api akibat ledakan itu Taehyung berlari mendekat untuk menyelamatkan kakaknya-Seokjin -yang mungkin bahkan sudah tak bisa terselamatkan-.

Pada saat yang bersamaan sebuah mobil melintas dengan kecepatan tinggi dan menabrak tubuh kecil Taehyung hingga terpental dan membentur aspal dengan sempurna.

 

________

 

Tanpa terasa airmatanya terjatuh melintasi pipinya dan mendarat indah pada lembaran foto yang tengah ditatapnya.

 

Hyung aku kembali”

 

Pandangannya lurus menatap matahari yg kian lama kian tenggelam pada tempatnya, lalu kembali menatap nisan yang masih terpasang foto dengan seikat bunga segar.

 

Hyung berjanji untuk membawaku ke pantai itu lagi, tapi Hyung malah pergi meninggalkanku. Kau berbohong Hyung, tak pernah menepati janjimu” lanjutnya parau dengan sedikit tawa yang lebih terlihat dipaksakan.

 

“Maafkan aku karena selalu menyusahkanmu. Aku menyayangimu. Percayalah, aku sangat-sangat menyayangimu, Hyung

Taehyung menutup album fotonya.

 

“Aku juga merindukanmu, Seokjin Hyung” gumamnya.

Lalu mendorong kursi rodanya hendak membalikkan arah.

 

“Biar aku bantu, V”

 

“Terimakasih, Hoseok hyung

 

Baru saja beberapa langkah meninggalkan tempatnya, samar-samar Taehyung mendengar suara Seokjin.

 

“Aku juga menyayangimu, TaeTae. Adik kecil Hyung yang paling Hyung sayangi, neomu saranghanda

Seokjin tersenyum menatap kepergian adiknya, lalu menghilang bersamaan dengan tenggelamnya sang senja.

 

-FIN.

 

Ps:/ akhirnya bisa kirim ff kesini juga :”v agak nekat sih gak cukup percaya diri juga ff absurd gini kok yak mau di kirim ke wp bts yg banyak author berbakatnya :”v

Kalau ff ini banyak(?) yang suka aku mau post squel nya :”v /adaloh :”v /gak ada yg nanya :”b

Sebelumnya kenalan dulu yaw *-* Indah Kim 97L istrisah/? Jungkook author/? Abalabal in hiyer :”v

Sekalian minta Kritik dan Saran nya dong :”v peulisss/? :”v

Mohon bimbingan dan bantuannya juga ya authornim/? Sunbaenim/? *-*

Tengkyuu :* /tebarcintah

 

Advertisements

7 thoughts on “[BTS FF Freelance] Just One Day – (Oneshoot)

  1. liaNata

    aku sukaa aku sukaa… 🙂 Kt author ny ni ff abalabal , abal” aj bgus gni,, wahh daebakk (y)
    sequel ny ku tunggu yahh, karna JinV sudah sprti abang_adek bnran /menurutku lohh/ 😉 😉

    Like

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s