[BTS FF Freelance] Imperfect Angel – (Ficlet)

PicsArt_1459312697168

A Story by Yunietananda

IMPERFECT ANGEL

Main Cast : Min Yoongi / Suga, Kim Seokjin / Jin BTS, Lisa Thouw (OC)|| Other Cast : Other member of BTS, Park Sejin (Manager of BTS) || Genre : AR, Slight of life, Romance || Rating : PG-17 ||Lenght : Ficlet.

Disclaimer : BTS’s member mutlak milik diri mereka sendiri, Keluarga, BigHit Ent, dan A.R.M.Y. Cerita dan OC hasil pemikiran Author. Jika terdapat kemiripan, dipastikan merupakan unsur ketidak sengajaan. No Plagiat! Ok tema yang aku ambil tergolong Mainstream, tapi alur cerita murni karangan dari imajinasiku. FF ini hanya untuk hiburan semata, tanpa ada unsur ingin menyakiti atau menyinggung pihak lain.

Summary :

V “Dia sangat cantik! Bagaikan malaikat.”

Jhope “Malaikat memiliki sayap, bodoh!”

Jungkook “Kalau begitu dia malaikat tak bersayap, hyung!”

Jin “Malaikat tanpa sayap? Itu tidaklah sempurna.”

Rapmonster “Tapi malaikat tidak memerlukan sayap untuk menjadi sempurna, hyung!”

Jimin “Gadis yang sedang jatuh cinta selalu terlihat cantik bagaikan malaikat yang tak bersayap.”

Suga “Bagiku, dia memang malaikat yang tak sempurna. Dia juga tak membutuhkan sayap untuk terbang dan singgah dihatiku.”

 

Semua mata kini menatap Suga lekat-lekat. Bahkan beberapa dari 6 namja lainnya mencoba membersihkan daun telinga mereka, takut jikalau salah mendengar.

 

Seorang Suga berkata romantis? Sungguh diluar nalar!

 

||

 

Pertama kali aku melihatnya sebulan yang lalu, aku merasa ada yang berbeda darinya. Sosok berkacamata tebal, berkuncir kuda, dengan dress berkerah yang terkancing rapi, sungguh terlihat nerd. Namun aku masih bisa menangkap sisi anggun darinya yang tersipu kala teman-temanku bertanya serta menjahilinya.

 

Awalnya kami -aku dan member BTS lainnya- sangat shock begitu tahu bahwa dia bukan berasal dari Korea melainkan Taiwan. Dengan kemampuan berbahasa Inggris yang baik, Rapmonster memulai percakapan dengannya. Tapi apa yang terjadi? Gadis itu justru menjawabnya dengan bahasa Korea fasih. Hal sekecil itu mampu membuatku tertarik padanya.

 

Entah alasan apa yang membuatnya tinggal sementara di Dorm bersama kami? Yang aku tahu dia adalah keponakan dari Sejin hyung, Road Manager BTS yang sedang berlibur. Lantaran alasan kondisi rumah Managernim yang jauh serta sepi, akhirnya dia menitipkan keponakannya yang seumuran denganku disini.

 

Lisa Thouw, itu adalah nama gadis berdarah campuran Cina-Korea yang membuat jantungku berdetak tak karuan akhir-akhir ini. Semakin aku berusaha menutupinya, semakin aku ingin memperhatikan gadis tersebut.

 

Meski member lain selalu menggodanya dengan kata-kata meledek atas penampilannya yang aneh, tapi dia tidak pernah marah bahkan hanya membalasanya dengan senyuman. Bagiku itu sangat munafik, awalnya, tapi belakangan aku tahu bahwa senyuman itu memang tulus. Dia memang tipe orang yang langkah, sangat susah menemukan manusia berhati malaikat sepertinya di jaman seperti ini. Dia benar-benar memaafkan guyonan anggota BTS bagaimanapun bentuk ejekannya.

 

.

.

.

 

“Yoongi-ssi, kamu ingin makan apa hari ini?” Suara merdu itu berasal dari luar kamarku, dan aku sudah tahu siapa pemiliknya. Karena hanya dia satu-satunya yeoja di Dorm ini.

 

“Terserah anak-anak saja!” Teriakku dengan nada galak.

 

“Tapi hari ini giliran menu permintaanmu!”

 

“Masak saja apa yang ingin kamu masak Lisa-ssi! Aku sedang sibuk! Jangan ganggu aku!” Meski bukan ini yang ingin aku katakan, tetap saja aku harus mengatakannya. Karena aku tidak mau membuatnya merasa dekat apalagi jatuh hati padaku.

 

Arasseo.” Sahutnya kemudian. Setelah itu aku tak lagi mendengar suaranya, yang ada hanya suara berisik yang berasal dari mulut Jimin, Jungkook, Jhope dan V.

 

.

 

Yedeura! Makanan sudah siap!” Seruan gadis itu berhasil menarik perhatian kami -para penghuni Dorm– tanpa diminta kedua kalinya kami berenam sudah siap di meja makan. ‘Jamkkanman! Dimana Jin hyung?’ Sontak aku mengedarkan pandanganku dan ternyata namja jangkung itu berada di dapur.

 

Aigoo kalian serasi sekali, kalian seperti aboeji dan eomma di rumah ini.” Celetuk V dengan gaya konyolnya.

 

Geumanhae! Jika gurauan kalian terdengar keluar, Jin oppa bisa terkena skandal.” Bantah Lisa, itu membuatku merasa sedikit lega.

 

“Apa salahnya? Toh Jin hyung merupakan biasmu bukan?” Kini mulut busuk Jimin yang bersuara. Entah kenapa 95 line di grup ini memang sangat usil.

 

“Hya, Jimin-a!” Teriak Lisa, kini aku menangkap rona merah di pipi gadis itu, dan jujur aku merasa sakit saat ini.

 

“Mereka benar, bagaimana kalau kita berkencan?” Tiba-tiba Jin hyung berkata serta berdiri di belakang Lisa membuat gadis itu salah tingkah kemudian berlari ke arah toilet. Sikapnya itu sangat polos dan terkesan lucu, membuat anak-anak BTS senang sekali menggodanya.

 

Setelah tawa mereka reda, Jin hyung berujar “Bagaimana jika aku benar-benar berkencan dengannya?” Dan jujur saja, candaannya kali ini tidak terdengar lucu olehku.

 

Eeeiii, apa Lisa tipe gadis yang kamu sukai hyung?” Jhope menyahuti dengan sebuah pertanyaan.

 

“Tidak. Tapi bagaimana jika aku hanya menyukainya?” Balas Jin hyung kini dengan tatapan serius.

 

“Apa kau sedang bergurau hyung?” Celetuk Jungkook.

 

Ani. Aku serius.” Jawab Jin hyung membuat suasana jadi senyap. Spontan aku pun meletakkan peralatan makanku ke atas meja dengan kasar. “It’s not funny, guys!” Sungutku lalu beranjak ke kamar. Tak tahu kenapa hatiku terasa panas dan perih.

 

.

 

Aku ingin sekali mengalihkan pikiranku dengan kegiatan menulis lagu, namun yang ada justru kebuntuhan melandaku. Semakin aku berusaha melupakan ucapan Jin hyung, semakin sering bayangan Jin hyung yang menatap Lisa lekat-lekat berkeliaran di otakku. Bahkan aku juga membayangkan bagaimana kedekatan mereka saat memasak di dapur.

 

‘Oh shit!’ Aku geram, aku muak dan aku sudah tidak tahan dengan semua yang sudah berlalu sejauh ini.

 

Ku lirik jam dinding di kamar ini, pukul 11.00 pm dan anak-anak sudah tertidur. Aku membuka kamar dan berjalan perlahan menuju taman belakang. Di jam-jam ini biasanya Lisa berada disana untuk membaca buku dibawah langit malam yang bertaburan bintang. Dugaanku benar, gadis berkacamata itu sedang asyik dengan bacaan yang ada di tangannya.

 

Omo! Kamu mengejutkanku.” Seru Lisa saat menyadari keberadaanku yang berdiri di belakangnya. “Wae geurae? Kenapa kamu belum tidur?” Tanyanya.

 

Entah setan apa yang merasukiku yang jelas saat ini aku sedang memeluknya erat. Mungkin dia terkejut, biarlah! Aku hanya ingin mengikuti kata hatiku saja.

 

“Apa yang kamu lakukan?” Lisa terlihat bingung ketika aku sudah melepaskan pelukanku. Tak ada kata yang ingin keluar dari kerongkonganku, saat ini aku hanya menatap kedua mata kecokelatannya dalam-dalam.

 

“Jadilah milikku, Lis!” Ungkapku. Sontak gadis itu terperangah disertai kedua netra membulat sempurna.

 

“Apa ini sebuah pernyataan cinta?”

 

Ani. Ini sebuah permintaan dariku yang tidak boleh kamu tolak.” Ujarku yang mendekatkan diri dengannya. Lalu tangan kiriku memegang leher bagian belakangnya agar wajah kami semakin berdekatan, dan pada akhirnya aku mencium bibir pink milik Lisa. “Wo Ai Ni, Lisa Thouw.”

 

Aku tahu dia shock saat ini, aku juga tahu kalau aku sudah membuatnya bingung karena selama ini hanya aku yang tidak akrab dengannya. Tapi inilah perasaanku, aku menyukainya tanpa aku sadari. Dan malam ini aku berhasil menyatakannya.

 

Saat aku hendak kembali masuk ke dalam dorm, tiba-tiba kedua tangannya menahan lengan kananku.

 

Waeyo?”

 

“Kamu tidak ingin mendengar jawaban dariku?”

 

“Tidak, karena aku sudah tahu jawabannya.”

 

“Benarkah?”

 

“Ya. Kamu menolakku kan? Kamu menyukai Jin hyung.”

 

“Itu tidak benar. Jin oppa bukan biasku, aku hanya menghormatinya. Sebenarnya aku sangat mengidolakanmu. Aku sangat menyukai sosok Suga diatas panggung. Dan aku juga mengagumi Min Yoongi sebagai namja.”

 

Jeongmalyo?”

 

Ye. Jeongmal.”

 

“Lalu yang di katakan Jimin itu?”

 

“Dia hanya salah paham.”

 

“Ah begitu rupanya. Syukurlah.”

 

“Jadi, apa dengan begini sekarang kita sepasang kekasih?”

 

Ucapan Lisa beserta sorot mata penuh harapnya membuatku merasa kikuk sekaligus gugup, padahal tadi tidak seperti ini.

 

Hmm.” Gumamku diikuti anggukan singkat.

 

Kyyyaaa! Gomawo!” Serunya terdengar riang sembari memelukku. Aku tidak menyangka akan melihat reaksi Lisa yang seperti anak kecil ini, sungguh cinta itu membuat kami bertingkah aneh.

.

.

.

 

“Belakangan ini Lisa terlihat lebih sering tersenyum. Dia juga sangat cantik! Bagaikan malaikat jika tersenyum seperti itu.” Celetuk V suatu pagi yang sedari tadi memperhatikan Lisa yang sedang sibuk menyiapkan sarapan untuk kami.

 

“Malaikat memiliki sayap, bodoh!” Sangkal Jhope sembari menghadiahi V sebuah jitakan di kepalanya.

 

“Kalau begitu, dia malaikat tak bersayap, hyung!” Lanjut si golden maknae yang membuatku menggelengkan kepala secara spontan.

 

“Malaikat tanpa sayap? Itu tidaklah sempurna.” Ujar Jin hyung.

 

“Tapi malaikat tidak memerlukan sayap untuk menjadi sempurna, hyung!” Bantah Rapmonster membuat perdebatan kian berlanjut.

 

“Tapi gadis yang sedang jatuh cinta selalu terlihat cantik bagaikan malaikat meski tak bersayap.” Ungkap Jimin membuyarkan keributan rekan-rekannya.

 

Mwo? Jatuh cinta?” Seru kelima orang lainnya kompak.

 

Hya! Apa maksudmu sebenarnya Jimin-i?” Desak Jhope.

 

Nado molla! Kenapa tidak kita tanyakan saja kepada Suga hyung? Dia pasti tahu sesuatu berkenaan dengan senyuman serta perubahan penampilan dari Lisa.” Tutur namja pendek itu dengan evil smirk ke arahku. Aku yakin dia tahu sesuatu tentangku dan Lisa, makanya dia berani berkata seperti tadi.

 

Hya! Sebenarnya ada apa ini?” Seru Rapmonster.

 

“Kenapa harus berdebat? Bagiku, Lisa memang malaikat yang tak sempurna. Dia juga tak membutuhkan sayap untuk terbang kemudian singgah dihatiku. Apa ini cukup membuat kalian puas?” Ujarku kemudian beranjak mendekati Lisa, yeojachingu-ku.

 

Sekarang aku bisa melihat ekspresi dari anak-anak lain, semua mata kini menatapku dan Lisa lekat-lekat. Bahkan beberapa dari 6 namja itu mencoba membersihkan daun telinga mereka, mungkin takut jikalau salah mendengar ucapanku barusan. Dan aku hanya tertawa garing melihat tingkah mereka.

 

Seorang Suga berkata romantis? Sungguh diluar nalar! Tapi itulah yang terjadi padaku kala seorang malaikat tak bersayap mencuri hatiku dan membuatku terus memperhatikannya.

 

Gadis itu, -Lisa Thouw- bagaimanapun penampilannya tetap terlihat cantik dimataku. Karena perhatian, kepedulian serta kesabarannyalah yang melukiskan kecantikan pada dirinya. Hati yang tulus bak malaikat jauh lebih berarti dari apapun.

 

-FIN-

 

A/N : Ah apa ini? Mianh! Cerita absurd ini tercipta begitu saja. Congratz utk Lisa Kim atas kelulusannya! Ini hadiah untukmu dek (Semoga sesuai dengan requestmu). Komentar, kritik dan saran sangat aku tunggu untuk FF ini. Namun jika benar-benar menyukainya, silahkan like/vote! Terima kasih atas waktunya untuk membaca ff ini. ^^

 

By. Yunietananda

05.04.2016

Advertisements

9 thoughts on “[BTS FF Freelance] Imperfect Angel – (Ficlet)

  1. AAAaaaaaaa… Kka aku melt lg bacanya ☺☺☺☺
    Suga tuh dingin… sekalinya ngomong romantis bikin klepek2…dohhh..

    Suka bgt sama kado dr mu ka *HugErat2BrngJin* 😘😘😘😘
    Sering2 yaa ka kasih kadonya *ehh kkkk~

    Like

    1. Cuma gegara kamu nih aku jadi ikutan ke baper sama tingkah Suga (pdhl aku sendiri yg ngebuat kek gitu). Syukurlah klo kmu suka^^

      Btw boleh lah sesekali gantian aku yg di bikinin Lis… Hahahaha

      Thanks udh baca n meninggalkn jejak disini…

      Like

      1. Hah? Maksudnya kka yg req ke aku?
        Aduhhh… sulit ka sulit *MeganginPala* kekeke.. Ide nulisku lg ilang entah kmnaLet’ ka.huhuhy..
        Let’s Try aja blm aku lanjut.hahahaha…lols

        Tp emng mau cerita yg kya gmna ka? *CumaTanya* hohoho..

        Like

  2. huwaaaa…. aku iri dgn lisaa . baca ni ff buat aku jd senyum” gaje (untung di kamar) /kalo gk pasti aku uda dianggep gila/ //iyaa, gila karna BTS//
    hmm, ntah knp stiap bca ff yg main cast ny min-yoongi psti isiny manis bgt.. /mungkin krn di bubuhi gula(?)/

    Like

    1. Annyeong… Ah silahkan kamu bayangkan saja bahwa Lisa itu adalah kamu >.<

      Apa mungkin karena dia (Min Yoongi) bernama Suga? Jadi terasa manis gitu? Hehehe

      Well makasi buat komentarnya^^

      Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s