[BTS FF Freelance] You and I – Ep. 10

poster 2

너와나

Ep. 10

너와나 (you and i) by @Cathclaca || Genre : Romance, Family, Married Life || Rating : PG-15 || Length : Chapter || Main Cast : Jung Hoseok – Kim Sera || Other Cast : BTS member and others || credit poster : Jungleelovely @ Poster Channel

*

Diliputi kenangan masa lalu, apakah saudara Sera menyetujui hubungan Sera dengan pria mapan yang ia temui saat sedang bekerja. Apakah hubungan mereka akan berlanjut?

*

Semua tokoh di ff ini milik Tuhan dan karakter fiktifnya adalah khayalan author semata.. Cerita ini murni milik Cath dan buatan Cath..

~~~

 

Author POV

Taehyung berlari cukup kencang menyusuri lorong Seoul Hospital sebelum akhirnya ia tiba di depan ruang operasi. Di sana sudah ada Namjoon dan Jungkook.

Tak lama, Seokjin keluar dari ruang operasi. “Sera baik-baik saja. Ini hanya operasi kecil dan hanya mendapat sedikit jahitan,” jelasnya. Namjoon jatuh terduduk sementara Jungkook dan Taehyung bernapas lega.

Tak lama Hoseok bersama Jimin datang. Namjoon yang melihat kedatangan Hoseok segera berdiri dan hampir memukul Hoseok jika tidak ditahan Jungkook dan Taehyung.

“Di mana mereka?” Hoseok bertanya pada Seokjin. “Jessica dan Krystal sedang menunggu Ilwoo di kamar rawat. Ilwoo hanya pingsan karena terkejut dan ia hanya mengalami luka memar di tangan karena benturan,” Seokjin menjelaskan.

“Sera-ssi?” Tanya Hoseok.

“Adikku baru saja selesai operasi karena ia yang telah menyelamatkan Ilwoo dari kecelakaan,” ucap Namjoon geram. Hoseok terdiam dan ia melihat ke arah Seokjin seakan meminta kepastian. Seokjin hanya menganggukkan kepalanya dan meninggalkan mereka semua untuk melanjutkan jadwalnya yang lain.

U&I

“Tiga Jung sudah diantar pulang dan biaya untuk Ilwoo sudah beres. Kau tidak mau pulang?” Tanya Jimin. Hoseok yang berdiri di depan kamar tempat Sera berada hanya menggelengkan kepalanya.

Namjoon keluar dari kamar Sera dan menghela napas ketika ia melihat Hoseok di depan ruangan.

“Aku ada urusan penting. Aku titip Sera,” ucap Namjoon sebelum ia pergi.

“Kau masuk saja. Urusan untuk pertemuan besok akan kutangani lebih dulu. Jaga dia,” ucap Jimin lalu meninggalkan Hoseok.

Hoseok masuk ke dalam kamar Sera lalu duduk di sebelah tempat tidur. “Mianhae,” ucapnya sambil menggenggam erat tangan Sera.

*

“Bagaimana keadaan Sera?” Tanya Inho pada Seokjin yang sedang melakukan check rutin.

“Kondisinya sudah stabil. Mungkin fisiknya masih shock akan kejadian yang baru ia alami. Anda tenang saja, Sera anak yang kuat.”

Inho tersenyum mendengar pernyataan Seokjin. “Ah, bagaimana dengan perkataanku waktu itu dokter Kim?”

Seokjin terdiam sejenak.

Flashback

“Ah ya, apakah jadwalmu sudah selesai dokter Kim?” Tanya Inho. Seokjin melihat jam tangannya dan mengangguk, “Jadwalku sudah selesai sejak aku masuk kamar rawat ini.”

“Ada yang ingin kubicarakan denganmu,” ucap Inho.

“Tentang apa Inho-ssi?”

“Aku ingin pendaftaran pernikahan Hoseok dan Sera segera dilakukan dan pertunangan mereka diselenggarakan,” ucap Inho.

“Kenapa begitu terburu-buru?”

Inho menghela napas perlahan, “Aku sadar umurku tak bisa diprediksikan lagi. Seakan bom waktu, bisa saja sewaktu-waktu aku pergi. Aku hanya ingin sebelum saat itu datang, Hoseok sudah memiliki wanita yang bisa merawat dan menjaganya serta bisa menjadi pengganti ibu bagi tiga cucuku.”

Seokjin terdiam.

Flashback End

“Aku belum membicarakannya dengan Namjoon dan Taehyung, Inho-ssi.”

Inho tersenyum, “Pasti ini berat untukmu dan kedua adikmu. Aku minta maaf sebelumnya jika ini memberatkanmu.”

Seokjin tersenyum tenang.

U&I

“Kau tidak bercanda kan hyung?” Tanya Namjoon.

“Ini permintaan Inho-ssi dan kurasa Hoseok serta Sera tidak akan masalah dengan hal ini,” ucap Seokjin.

“Aku tidak setuju. Setelah apa yang terjadi pada Sera hari ini, kau bilang kalau pendaftaran pernikahan mereka akan dipercepat?” Protes Namjoon.

“Sebenarnya ada pertimbangan lain,” ucap Seokjin.

“Apa hyung?” Tanya Taehyung.

“Hoseok dan Sera sudah saling menyukai. Hal itu dapat kutangkap dengan jelas. Hoseok sedaritadi menjaga Sera dan menunggu Sera sadar. Selain itu, aku tahu tugasmu di militer semakin berat Namjoon-a. Aku melihat surat perintah kalau kau harus pergi ke Amerika untuk berlatih di sana. Aku juga berencana untuk menjadi voluntir di Irak untuk sementara waktu karena mereka kekurangan dokter. Taehyung sendiri yang menjaga Sera tak akan cukup bukan?”

“Yoongi hyung?” Tanya Namjoon.

“Yoongi saat ini menjalani bisnis keluarganya dan maskapai tempatnya bekerja dulu membutuhkannya lagi. Aku tidak mau membuatnya semakin repot,” ucap Seokjin.

“Jungkook?” Tanya Namjoon lagi.

“Jira bilang kalau Jungkook hyung keluar dari kepolisian dan ia sudah mendaftar militer. Baru saja aku diberitahu Jira,” ucap Taehyung.

“Kumohon kau mengerti Namjoon-a,” ucap Seokjin.

*

“Aku yang akan memberitahukannya sendiri pada Sera-ssi,” ucap Hoseok.

Baru saja ia dipanggil ke ruang rawat ayahnya dan diberitahukan perihal pendaftaran pernikahan dan pertunangan.

“Baiklah… aku akan meminta Shina untuk mengurus semuanya,” ucap Inho.

Hoseok mengangguk dan segera undur diri lalu menuju ke kamar rawat Sera. Ia merogoh sakunya dan mengambil sebuah kotak cincin, “Haruskah aku membuangmu?”

Terdengar suara pintu terbuka dan Hoseok memasukkan kotak cincin itu. “Sampaikan salamku untuk Sera. Aku harus memimpin angkatan baru selama seminggu,” ucap Namjoon. Hoseok mengangguk dan ia menemani Sera yang belum tersadar.

U&I

Sera POV

“Eungh…”

Di mana aku? Rumah sakit? Ah ya, kemarin…

Flashback

Aku baru saja keluar dari dapur dan menaruh makanan di atas meja untuk dibawa saat mengunjungi Jung abeonim nanti. Aku hanya melihat Jessica dan Krystal baru saja keluar dari kamar mandi sementara Taehyung sedang berdiri di dekat meja kasir.

“Di mana Ilwoo?” Tanyaku pada Jessica dan Krystal.

“Eh?”

Oh tidak, perasaanku mulai tidak enak.

“Ada apa nuna?” Taehyung menghampiri kami. “Di mana Ilwoo?!” ucapku hampir berteriak histeris.

Kami semua keluar dari kafe dan hendak mencari keberadaan Ilwoo.

“Nunaa!! Ahjumma!! Ahjussi!!”

Aku menoleh ketika mendengar suara Ilwoo. Ia sedang di seberang jalan dengan menggenggam sebuah balon berwarna biru.

“Ilwoo, kau tunggu di sana ya… ahjumma akan ke sana,” ucapku kencang supaya ia mendengar.

Lampu untuk pejalan kaki sudah menyala hijau dan aku hampir berlari menghampirinya. Ilwoo juga setengah berlari menghampiriku. “Awas!” Terdengar teriakan orang-orang di sekitarku. Aku melihat mereka berlarian dan kulihat dari arah kiriku sedang ada mobil sedan yang melaju cukup kencang ke arah Ilwoo. Aku berlari menghampiri Ilwoo dan mendorongnya menjauh dan tiba-tiba saja semuanya gelap.

Flashback End

Ilwoo?!

Author POV

Hoseok terbangun karena gerakan yang dibuat oleh Sera. “Sera-ssi?” Gumamnya dan ia segera keluar untuk memanggil dokter.

Tak lama, Hoseok datang bersama dr. Yoon.

Setelah melakukan check ringan, dr. Yoon hanya tersenyum. “Sera-ssi sudah lebih baik-baik saja. Hanya saja masih perlu di rumah sakit selama seminggu,” ucapnya.

“Nanti akan ada perawat yang datang dan memberikan vitamin. Saya pamit dulu,” lanjutnya sebelum ia pergi meninggalkan ruangan tersebut.

“Bagaimana keadaan Ilwoo?” Tanya Sera.

“Ilwoo sudah baik-baik saja dan sebelum aku pergi nanti ia akan ada di sini bersama Jessica dan Krystal. Ah ya, Ilwoo hanya memar sedikit. Terimakasih atas bantuanmu Sera-ssi,” ucap Hoseok.

Sera tersenyum mendengar Ilwoo baik-baik saja. “Aku minta maaf karena tidak bisa menjaga Ilwoo dengan baik,” ucap Sera.

“Appa!” Terdengar suara Ilwoo dari pintu. “Ahjumma sudah bangun?!” Ilwoo setengah berlari menghampiri Hoseok. Hoseok menghampiri Ilwoo dan menggendongnya untuk dapat duduk di sebelah Sera.

“Ahjumma, mianhae… seharusnya kemarin Ilwoo diam di kafe,” sesal Ilwoo.

“Gwaenchanha… ahjumma mau tanya, kenapa Ilwoo keluar dari kafe?” Tanya Sera. “Ilwoo melihat malaikat cantik seperti ahjumma yang sedang membagikan balon. Jessica nuna dan Krystal nuna sedang ke kamar mandi, ahjumma dan ahjussi sedang sibuk. Jadi Ilwoo tidak mau merepotkan,” ucap Ilwoo.

“Tapi… balonnya terbang karena Ilwoo kaget melihat ahjumma jatuh di jalan. Tapi kemarin, Ilwoo dibantu malaikatnya dan dia bilang kalau ahjumma hanya tidur,” lanjutnya.

Jessica yang menyusul dengan membawa keranjang buah tersenyum mendengar penjelasan Ilwoo. “Lalu, kenapa kemarin Ilwoo menangis?” Tanya Jessica.

Ilwoo diam sejenak.

“Ilwoo tidak mau kehilangan ahjumma. Ilwoo takut kalau ahjumma seperti mommy dan daddy,” lirihnya. Sera otomatis memeluk dan memberikan ketenangan bagi Ilwoo. Kejadian kemarin memang membuat memori Ilwoo teringat akan kejadian Jung Yunho walaupun saat itu Ilwoo masih kecil.

“Entah kenapa semalam saat tidur, Ilwoo mengigau ‘eomma’. Saat kubangunkan dan kutanya, ia tidak rindu dengan mommy. Tapi ia takut Sera ahjumma pergi seperti mommy,” jelas Jessica.

Sera dan Hoseok terdiam kemudian saling melempar pandang.

“Ehm… aku mau mandi dulu,” ucap Hoseok sambil mengambil baju ganti yang dibawa oleh Krystal.

*

Hoseok yang sudah rapi keluar dari kamar mandi (kamar rawat Sera adalah kamar VVIP), dan hanya mendapati Sera yang sedang memakan sarapannya.

“Kemana anak-anak?” Tanya Hoseok.

“Ilwoo mengeluh lapar dan aku tidak memperbolehkannya makan makananku ini karena ia pasti tidak suka. Jadi kusuruh Jessica dan Krystal mengantarnya ke kantin di bawah,” ucap Sera.

Sesaat, tercipta suasana hening di ruangan tersebut.

“Ah…” Sera dan Hoseok berbicara bersamaan.

“Hoseok-ssi lebih dulu,” ucap Sera.

“Soal perkataan Jessica tadi. Tentang Ilwoo yang mengigaukanmu dengan sebutan eomma,” ucap Hoseok menggantung.

“Ah, aku tidak masalah. Aku paham akan kondisi psikologis Ilwoo,” ucap Sera.

“Bukan itu… maksudku, apakah kau bersedia membuatnya menjadi nyata?” Tanya Hoseok sambil berjalan mendekat ke arah Sera.

“Maksud anda apa Hoseok-ssi?” Tanya Sera.

Hoseok duduk di sisi kanan tempat tidur Sera dan menggenggam tangan Sera yang bebas dari selang infus, “Maukah kau menikah denganku? Membuatku semakin jatuh dalam pesonamu?”

U&I

“Kau kenapa Hoseok-a?” Tanya Hyunri yang sedari tadi sibuk mengatur materi yang akan dipergunakan untuk rapat dengan dewan perwakilan sementara Hoseok sibuk menghela napas.

“Apa Sera-ssi tidak mau merawat anak-anakmu lagi karena ia kecelakaan?” Tanya Jimin bercanda. Ia sudah tahu hal yang sesungguhnya.

“Aniya, bukan itu. Sudahlah… berikan padaku file yang nanti mau dibahas. Aku akan memahaminya lagi,” ucap Hoseok.

*

“Ahjumma, kami ke kamar harabeoji dulu ya…”

Setelah Jessica, Krystal dan Ilwoo meninggalkan ruang rawat Sera, tinggallah Sera dan Jungkook.

“Ada apa kau tiba-tiba menelponku?” Tanya Jungkook.

Sera tersenyum dan ia meminta Jungkook untuk duduk di kursi dekat tempat tidurnya. “Aku hanya rindu saat-saat bermain bersamamu. Melihat tiga Jung kecil itu membuatku sedikit iri sebenarnya,” ucap Sera.

“Setelah kau sembuh, kau bebas mengajakku kemanapun.”

“Kau kan pasti ada tugas patroli tuan Jeon!” Ucap Sera.

“Aku keluar dari kepolisian. Pemerintah sedang mencari anggota tim khusus di bagian militer. Namjoon hyung menawariku untuk masuk karena dia terpilih untuk menjadi pimpinannya,” Jungkook bercerita.

“Mwo? Namjoon oppa menawarimu? Tumben sekali,” ucapnya pelan. Kemudian ia tersadar, “Joon oppa menjadi pimpinan tim khusus militer?!”

Jungkook meringis, “Ah ya… dia bilang pamit karena ada pelatihan di Amerika. Seharusnya aku tidak mengatakannya dulu padamu.”

Sera menghela napas, “Ya sudahlah. Biarkan saja. Aku ada keperluan lain sebenarnya yang ingin kubicarakan. Ini cukup mendesak untukku sampai aku harus bertemu langsung denganmu.”

Jungkook tersenyum, “Tentang apa?”

“Masih ingat pertanyaanku tentang pernikahan?”

Jungkook mengangguk, “Waeyo?”

“Aku mau menikah,” ucap Sera.

“Denganku?” Tanya Jungkook. Sera menggeleng.

“Dengan Perdana Menteri Jung Hoseok,” ucap Sera.

U&I

Taehyung hanya terdiam ketika ia mendengar cerita Jira panjang lebar. Jira tiba-tiba saja datang sebelum Taehyung menutup kafenya dan langsung bercerita tentang Jungkook yang kaget karena Sera memutuskan untuk menikah. Tapi Jira tidak tahu dan Jungkook diam seribu bahasa mengenai nama calon suami Sera.

Taehyung POV

Nuna menerima Hoseok hyung? Aku tidak salah dengar kan?

“Aku saja belum tahu kalau nuna mau menikah,” ucapku tenang. Karena memang aku tidak tahu. Yang aku tahu hanyalah jadwal pendaftaran pernikahan dipercepat dan aku tidak tahu jika nuna setuju.

“Sekarang, lebih baik kau kuantar pulang. Kau berlari dari halte kemari hanya untuk bercerita tentang ini?” Aku menarik Jira dan mengajaknya pulang.

“Bagaimana dengan Jungkook oppa?” Tanyanya sedih sambil mengikutiku.

“Jungkook hyung akan sembuh dengan sendirinya. Aku yakin ia bisa menemukan yang lebih baik dari Sera nuna,” ucapku berusaha menenangkannya.

*

Author POV

Taehyung berjalan tenang ke kamar tempat Sera dirawat. Ia masuk dan segera memberikan tiga Jung bubur yang ia beli di tengah perjalanan.

“Kalian tadi dicari harabeoji. Mau ahjussi antar?” Tanya Taehyung.

Ia mengantarkan tiga Jung ke kamar Inho dan mengatakan ia butuh waktu untuk berbicara dengan Sera.

Sesampainya di kamar rawat Sera, ia membantu Sera membereskan bekas makanannya terlebih dahulu.

“Kau mau bicara apa Taetae?” Tanya Sera yang paham akan sikap Taehyung.

Taehyung duduk di dekat tempat tidur Sera dan menggenggam tangan Sera. “Nuna… jika aku bertanya, maukah nuna menjawab jujur?”

Sera mengangguk dan mengusap rambut Taehyung, “Bertanya apa Taetae?”

“Nuna akan menikah?”

Usapan Sera berhenti namun ia masih tersenyum.

“Ne… nuna mau menikah. Waeyo? Apa Taetae sedih?”

Taehyung berdiri lalu memeluk Sera erat. “Ani… aku senang nuna. Senang sekali,” ucapnya.

“Syukurlah reaksimu normal seperti reaksi Jin oppa. Sekarang nuna bingung bagaimana harus bercerita dengan Namjoon oppa,” ucap Sera.

“Kami semua setuju nuna. Hoseok hyung dan Tuan Jung sudah mengatakannya pada kami terlebih dahulu,” ucap Taehyung. Sera tersenyum.

“Tapi nuna… bagaimana dengan Jungkook hyung?” Tanya Taehyung.

“Nuna sudah menjelaskan semuanya pada Jungkook. Nuna yakin Jungkook tidak akan sedih terlalu parah. Lagipula, Jungkook akan mengikuti pelatihan militer. Aku yakin Jungkook akan menemukan yang lebih baik dibanding nuna,” ucap Sera menjelaskan.

“Apa tiga Jung sudah tahu?” Tanya Taehyung lagi.

“Belum. Hoseok-ssi yang akan memberitahukan mereka setelah nuna keluar dari rumah sakit,” ucap Sera.

“Eeeeyyy… kenapa tidak memanggil ‘oppa’ atau ‘yeobo’?” Ledek Taehyung.

“YA!”

 

To be continue….

Hallooowww…

Maafkan kalo singkaatt…

Hehe…

Ditunggu komentar, saran dan kritiknyaa…

Cath pamit.. Annyeong

Advertisements

6 thoughts on “[BTS FF Freelance] You and I – Ep. 10

  1. Annyeonghaseyo writer-nim. Aku zi, boleh kah tanya utk kelanjutan episode you and i? Sebab sudah acak2 google tp tak jumpa pula kelanjutan epnya. Aku fans hoseok oppa. Army too. Tulisannya aku suka. Ah daebak. Aku galau sekali nunggu sampe 1th baru kubuka dan cari ff ini lagi. Trnyata blm ada lanjutan lg. Jaebalyo writer-nim. Kabari lewat email ku ya. Jikalau ada kelanjutan ff ini. Marriage lifenya aku ingin tau sekali.. gomawoyo..

    Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s