[What is Your Color?] Never Thought – Oneshot

never though_2

Title : Never Though

Author : putriitsnaini

Genre : Action, Friendship, School-life, Romance

Length : Oneshoot

Rating : PG-16

Cast :

All BTS member

Park Eunkyu [OC]

Kim Taeha [OC]

Disclaimer
Bangtan Member itu milik Tuhan, Orangtua, Keluarganya, dan kita semua xD. Dan Yang terpenting cerita dari Fanfiction ini murni milik otak aku kk~ hanya terinspirasi dari beberapa film yang pernah aku tonton.

 

Summary
Persahabatan.. bukankah Persahabatan itu terang? Menyenangkan? Ya.. memang itulah yang awalnya mereka semua rasakan. Tapi.. apa yang terjadi jika pertumpahan darah terjadi di dalam persahabatan itu?. Bukan untuk berjuang menyelamatkan satu sama lain.. tapi.. pertumpahan darah yang dilakukan oleh tangan kotor yang amat kejam! Hal yang tak pernah terpikirkan oleh mereka pun akhirnya terjadi.

 

NB : fanfiction ini mengandung banyak adegan kekerasan. fanfiction ini Point Of View-nya aku ambil dari sisi Author / Author P.O.V aja.

 

…………

 

Author P.O.V

*DOR DOR!*

2 buah peluru berhasil tertanam dengan rapi tepat di jantung Mr. Kang. malang nasibnya.. ia berniat untuk lembur menyelesaikan pekerjaannya, tetapi hal lain terjadi padanya. Mr. Kang adalah seorang guru bahasa inggris sekaligus guru etika di SMA Hyungdo.


“ia sudah mati?” pelaku penembakan itu mengecek keadaan Mr. Kang

“mulai saat ini.. kalian tidak akan bisa tenang.” ia langsung meninggalkan Mr. Kang begitu saja.

…………..

@keesokan harinya

berita tentang kematian Mr. Kang sudah diketahui oleh seluruh penjuru sekolah. semua orang kaget akan hal ini, apalagi.. Mr. Kang mati karna di bunuh.

“Joon-ah.. kau sudah mendengar beritanya kan?” tanya Seokjin pada Namjoon yang masih serius membaca buku di tangannya. mereka sedang ada di kantin sekarang.

“aku sudah mendengarnya.. lalu ada apa??” Namjoon masih saja tidak memperhatikan Jin

“haish.. kau ini.. aku jadi malas bicara..”

“kalau begitu diamlah..” ujar Namjoon dengan dingin.

“Oppa..” seseorang menghampiri Seokjin dan Namjoon, setelah itu ia langsung duduk di samping Seokjin

“Eunkyu-ya.. kenapa kau baru kemari?” tanya Seokjin pada yeoja yang ternyata bernama Eunkyu itu.

Eunkyu adalah seorang yeoja yang berasal dari kelas 2-1. ia adalah salah satu anggota osis sekolah bersama Seokjin, Namjoon. Ia adalah seorang yeoja manis yang sangat tegas. Itulah mengapa ia dipilih menjadi ketua osis di sekolah ini.

“aku baru saja melihat keadaan Mr. Kang dirumah sakit. benar-benar mengenaskan..” ujar Eunkyu.

“ceritakan padaku!”

“mm.. tapi.. dimana yang lainnya?” tanya Eunkyu

“sebentar lagi mereka pasti datang.” ujar Seokjin

“Yah!” benar saja. tepat setelah Seokjin bicara. mereka datang. mereka adaah Jungkook, Jimin, Hoseok, dan Yoongi. mereka juga anggota osis sekolah.

“Kyu-ya.. bagaimana hasil otopsi Mr. Park?” tanya Jungkook sembari duduk di hadapannya.

“kebetulan kalian sudah datang, jadi aku akan menceritakan semuanya.” ujar Eunkyu. ia pun bersiap untuk bercerita pada mereka semua.

“Yah! Yah! kalian meninggalkanku.. teman macam apa kalian?” seseorang tiba-tiba datang dengan keringat yang sudah sangat membasahi seragamnya.

“hahaha.. mianhae Taehyung-ah.. duduklah.. Eunkyu akan menceritakan tentang otopsi Mr. Kang” ujar Jimin. akhirnya namja bernama Taehyung itu duduk di samping Yoongi

“baiklah.. polisi belum bisa mengeluarkan hasil otopsi.. butuh waktu hingga 24 jam untuk hal itu..” ujar Eunkyu.

” lalu.. apakah kau tidak mendapatkan informasi sama sekali?” tanya Jungkook

“mm.. yang aku tahu.. tadi pagi sebelum gerbang sekolah di buka.. petugas keamanan berkeliling gedung dan menemukan Mr. Kang sudah tergeletak tak bernyawa di depan kelas 3-2. bukankah itu kelas kalian? dan Mr. Kang adalah wali kelas kalian.” ujar Eunkyu

“benar itu kelas kami, dan lelaki itu wali kelas kami. tapi, apa ada keterkaitannya dengan kasus ini?” tanya Yoongi

“aa.. tidak ada keterkaitannya?? baiklah.. tapi.. aku sampai sekarang masih bingung, apa alasan Mr. Kang dibunuh?” pertanyaan Eunkyu itu berhasil membuat yang lainnya juga ikut bertanya-tanya

“Yah! kalian ini bisa diam tidak? sedari tadi hanya hal itu saja yang kudengar.. kalian benar-benar mengganggu!!” bentak Namjoon. ia langsung menutup bukunya dan pergi meninggalkan mereka semua.

“ada apa dengan Namjoon hyung?” tanya Jimin

“ntahlah.. sedari tadi ia sudah seperti itu..” jawab Jin sembari meneguk minumannya.

“biarkan saja Namjoon.. mungkin ia sedang ada masalah.” ujar Yoongi

“lalu.. bagaimana kelanjutan ceritanya?” tanya Hoseok pada Eunkyu.

“hanya informasi itu saja yang kudapatkan. tapi.. aku tak akan berhenti sampai disini, demi keamanan sekolah, aku akan menguak sampai tuntas apa yang sebenarnya terjadi pada guru etika kita ini” Jelas Eunkyu

“kau yakin.. bisa menguaknya?” tanya Taehyung

“kenapa tidak?”

“kalau begitu.. aku akan membantumu..” ujar Jungkook.

“kami semua juga akan membantu.. kita semua anggota osis sekolah.. jadi.. jika ini menyangkut hal sekolah.. kita harus menyelesaikannya bersama..” ujar Yoongi

“jadi.. bagaimana rencana kalian?” tanya Taehyung dengan penuh semangat.

“menurutku.. yang pertama harus kita lakukan adalah.. pergi keruang cctv. kita bisa mengetahui semuanya semuanya disana.” saran Jungkook

“kalau begitu.. pulang sekolah nanti aku akan menemui petugas keamanan.” ujar Eunkyu

“wae? kenapa harus menemui petugas keamanan?” tanya Hoseok dengan wajah polosnya.

“aigoo.. Jiminnie.. kunci ruang cctv ada pada petugas keamanan.” ujar Jin

“aa.. arraso..”

“tapi.. apakah rekaman itu belum dibawa oleh polisi??” tanya Yoongi

“dari informasi yang aku dapat.. polisi belum memeriksa barang bukti apapun.” jawab Eunkyu

“aa.. baiklah.”

“kalian tidak akan menemukan apapun..” ujar seseorang yang berada tak jauh dari mereka.

………..

setelah jam istirahat berakhir, mereka semua kembali ke kelas masing-masing. dan tepat setelah 3 jam pelajaran berlangsung. bel pulang sekolah berbunyi.

“Teeetttt*

“Yay!” semua siswa berteriak penuh kesenangan karna bel sudah berbunyi.

“baiklah.. pelajaran hari ini cukup sampai disini..” ujar Kim saem.

 

*BRRAAK* Sebuah suara yang amat mengagetkan muncul. semua siswa langsung berlari menuju jendela yang menghubungkan kelas dengan lapangan

 

“KYAAA!!” teriak semua siswi karna apa yang mereka lihat.

Semua siswa langsung turun menuju Lapangan Olahraga.

………..

”oppa wae?”” tanya Eunkyu pada Jungkook begitu ia melihat Jungkook dan yang lainnya sudah ada di Lapangan

”Kepala Petugas keamanan jatuh dari atap sekolah. Dan ia tewas..”” ujar Jungkook.

”mwo?”” Eunkyu langsung melihat kearah atap. bangunan ini memiliki 7 lantai.. dan Kepala Petugas keamanan jatuh dari sana.. ini benar-benar menakutkan

“oppa.. kajja..” Eunkyu mengajak para anggota osis itu untuk keruang osis.

………..

@ruang osis

”apa yang ingin kau bicarakan??”” tanya Taehyung pada EUnkyu

”kurasa.. ada hal yang mulai janggal disini..” ujar Eunkyu

“apa itu?”

“pertama.. Mr. Kang mati di bunuh di sekolah ini. Dan sekarang.. Petugas keamanan sekolah mati. Kurasa.. ini ada keterkaitannya.. Sekolah kita di teror..”  jelas Eunkyu

“kau ini.. terlalu banyak menonton film..”  ujar Jimin

“mungkin.. tapi.. saat ini.. hal itu benar-benar terjadi.. dan.. mm??” Eunkyu menyadari akan suatu hal.

“dimana Namjoon oppa??”  tanya Eunkyu setelah sadar sedari tadi ia tidak bersama mereka.

“sejak 15 menit sebelum bel berbunyi ia pergi begitu saja dari kelas..” ujar Taehyung.

“ya sudah.. kalau begitu.. kita pikirkan saja masalah ini besok.. sekarang.. lebih baik.. semuanya pulang..” ujar Hoseok.

…………..

Eunkyu sedang berada di Halte yang tak jauh dari sekolahnya sekarang. Ia berencana untuk menemui Namjoon di apartemennya. Mungkin.. Namjoon sedang ada masalah..

“Hey.. Park Eunkyu..” sapa seseorang.

“Taehyung oppa?”

“eodiga??”  tanya Taehyung sembari duduk di samping Eunkyu

“aku ingin pergi ke tempat Namjoon oppa..” jawab Eunkyu.

“kebetulan.. aku juga ingin kesana.. kalau begitu.. kita berangkat bersama saja..”  ujar Taehyung

“baik.. kajja..”  setelah bus berhenti di hadapan mereka, mereka langsung menaiki bus itu.

……………

*ting tung* Eunkyu memencet bel apartemen Namjoon, dan dengan sekejap Namjoon membuka pintunya.

“ada apa kalian kesini?”  tanya Namjoon

“masuklah..”  tambah Namjoon, ia menyuruh Eunkyu dan Taehyung masuk

…………..

Mereka bertiga duduk di sofa yang ada di ruang tamu apartemen Namjoon.

“aku akan mengambilkan kalian minuman..”  ujar Namjoon sembari beranjak pergi menuju dapur.

“aku rasa.. aku juga harus pergi ke toilet.. aa.. aku sudah tidak tahan!”  Taehyung berlari menuju toilet.

“mm??”  Eunkyu melihat sesuatu di bawah sofa yang tadi di duduki oleh Taehyung.

“apa itu milik Taehyung oppa??” Eunkyu mengambil benda itu.

“buku diary?” pikir Eunkyu

“”aa.. ini bukan milik Taehyung oppa, tapi milik Namjoon oppa..”  ia membuka satu persatu halaman di buku diary Namjoon itu. Hingga ia sampai di halam terakhir.. tertulis disana..

 

February 16th 2016

 

Bumi berputar, Hidup juga berputar. Dan itulah yang terjadi padaku. Dulu aku selalu mendapatkan peringkat terbaik di sekolah. Tapi.. bukan berarti suatu saat aku akan tetap seperti itu.. ujian lalu aku mendapat peringkat ke-8 dan Mr. Kang memarahiku, karnaku kelas 3-2 tidak lagi menjadi kelas favorit ia bahkan sempat memukul kepalaku. Sore hari setelah kejadian itu.. aku melaksanakan tugasku untuk mengecek keadaan sekolah setelah semua siswa dan siswi pulang, karna memang jabatanku sebagai seksi keamanan sekolah. Tapi.. tanpa ku ketahui ada sepasang siswa dan siswi melakukan suatu hal yang tak layak di sekolah. Dan karna itu kepala petugas keamanan menghajarku habis-habisan. harusnya mereka tahu, aku hanya seorang manusia biasa.. aku tidak sesempurna itu.. Marah.. itu yang kurasakan. bahkan.. kurasa aku ingin membunuh mereka

 

Eunkyu tertegun setelah membaca isi diary Namjoon itu. ia merasa sudah tidak bisa berfikir positif lagi. ia menaruh curiga pada Namjoon.

“mungkinkah??” Eunkyu langsung menutup bukunya dan mengembalikannya ketempat semula.

“Namjoon oppa.. mianhae.. aku harus pulang sekarang!” ujar Eunkyu sedikit berteriak, setelah itu ia langsung berlari menuju pintu

“kau mau kemana?” seseorang menahan tangannya.

“Namjoon oppa?”

“aku pulang!” Eunkyu menghempaskan tangan Namjoon, ia langsung bergegas membuka pintu dan langsung berlari pergi.

 

” kau akan segera mengetahuinya.. Park Eunkyu..”

…………….

 

Eunkyu berlari keluar dari gedung apartemen Namjoon. Tubuhnya penuh keringa, ditambah.. otaknya yang sedang sangat kacau  karna membaca isi diary Namjoon tadi. ia tidak menyangka.. Namjoon benar-benar……

 

“Eunkyu?” panggil seseorang

“Jungkook oppa..” Eunkyu langsung menghampiri Jungkook.

“wae? kau terlihat sangat ketakutan sekali..” ujar Jungkook

“aa.. aniya.. aku tadi baru saja mengunjungi apartemen Namjoon oppa.. aku takut ketinggalan bus, jadi.. ya seperti yang kau lihat sekarang..” bohong Eunkyu, ia merasa belum saatnya bercerita pada orang lain.

“yah! Park Eunkyu!” teriak seseorang

“Taehyung hyung?” tanya Jungkook

“kau meninggalkanku tadi.. eo? annyeong Jungkook-ah..” ujar Taehyung

“mianhae oppa.. kau terlalu lama di toilet tadi.. aku harus segera pulang..” ujar Eunkyu

“apa yang kau katakan? harus segera pulang? tapi.. kau disini bersama Jungkook?? aa.. kalian membuat janji untuk bertemu disini kan?? aa.. jangan-jangan kalian adalah sepasang kekasih?” goda Taehyung

“ANIYA!!” jawab Eunkyu dan Jungkook bersamaan.

“hahaha.. sudahlah.. tak apa.. kalian sangat cocok.. hahaha! sudahlah.. aku pulang saja.. aku rasa.. aku mengganggu kalian.. pai..” Taehyung pergi meninggalkan Jungkook bersama Eunkyu.

“Kyu-ya..” seru Jungkook

“ne??”

“ayo kita lakukan apa yang dikatakan oleh Taehyung hyung..” ujar Jungkook

“ne?”

“ayo kita menjadi sepasang kekasih..” ujar Jungkook dengan tatapannya yang amat dalam

“aaa! molla!” Eunkyu berlari pergi dari hadapan Jungkook

…………

@Keesokan harinya.

*Bbuk Bbuk*

suara pukulan itu mendominasi koridor lantai 3 SMA Hyungdo. semua siswa dan siswi mengerumuni dua orang siswa yang sedang berkelahi itu.

“Hyung! berhentilah!”

“Seokjin hyung! Namjoon Hyung!”

ya.. yang sedang berkelahi adalah Kim Seokjin dan Kim Namjoon

“Yah! Hyung!  Jin hyung! hanya karna Namjoon hyung dingin padamu akhir-akhir ini.. kau jadi menghajarnya habis-habisan seperti ini?” lerai Jungkook

“Kook-ah!.. ia tidak hanya bersikap dingin padaku.. tapi juga kalian.. kita ini teman, bahkan sahabat.. kita ini juga team..” ujar Jin

*Prriiit PPriiit* suara peluit Han saem muncul sangat keras di telinga semua siswa dan siswi yang berada di sana.

“ada apa ini?? Semuanya bubar!” perintah Han saem. Mereka semua bubar begitu saja

Sejak kemarin tugas Mr. Kang sebagai guru etika digantikan oleh Han saem.

“kalian berdua.. ikut ke ruanganku!” perintah Han saem pada Jin dan Namjoon.

“mm?? oppa.. wae??” tanya Eunkyu saat berpapasan dengan Seokjin dan Namjoon. Ia sadar mereka berdua sedang bersama Han saem jadi.. ia memutuskan untuk bertanya pada yang lainnya saja.

“oppa.. ada apa dengan Namjoon oppa dan Seokjin oppa?” tanya Eunkyu

“mereka berkelahi..” ujar Yoongi

“mwo?? Wae?? Mereka?? Berkelahi??” tanya Eunkyu dengan tatapan tak percaya. Alasan Eunkyu terkejut mendengar mereka berkelahi adalah.. yang pertama.. sejak ia bersekolah disini.. ia tidak pernah sekalipun melihat ke tujuh namja ini berkelahi, dan yang kedua.. setelah ia mengetahui.. apa yang terjadi pada kasus Mr. Kang dan Kepala petugas keamanan.. ia takut kalau Jin akan bernasib sama seperti mereka.

“mereka berkelahi karna Jin hyung merasa Namjoon hyung menjadi dingin akhir-akhir ini.. tadi.. Seokjin hyung mencoba bicara baik-baik pada Namjoon hyung.. tapi.. Namjoon hyung tetap saja menanggapinya dengan dingin..” jelas Jin.

“bisa ikut aku ke ruang osis?” ajak Eunkyu

“kajja”

…………

Seperti biasa.. diruangan ini mereka duduk melingkar di tempat masing-masing.

“mulailah..”

“sebelum aku menemui kalian.. aku berada di ruang cctv untuk mengecek rekaman pada saat Mr. Kang di bunuh. Ruang guru terletak di lantai 1. Dan kelas kalian 3-2 berada di lantai 2. Aku melihat rekaman mulai saat bel pulang sekolah berbunyi, dan.. memang Mr. Kang ada disana saat itu.. ia duduk disana sekitar 3-4 jam. Setelah itu.. tepat pukul 10.34 malam.. cctv di ruang guru dan seluruh cctv di lantai dua mati. Jadi.. aku tidak mendapatkan bukti apapun..” jelas Eunkyu. Meskipun ia tahu bahwa pelakunya adalah Namjoon. Tapi.. ia tidak punya bukti yang cukup untuk membuktikannya.. selembar kertas diary tidak akan bisa membuktikan apapun.

“lalu.. apa usahamu selanjutnya?? Tidak bisakah kau berhenti dan hanya menyerahkan semuanya pada pihak polisi? Aku yakin.. mereka tahu apa yang harus mereka lakukan.. hal ini bisa membebani dirimu sendiri..” ujar Jungkook pada Eunkyu. Dari nada bicaranya.. ia benar-benar memperlihatkan perhatiannya pada Eunkyu

“oppa.. Mr. Kang adalah guru di SMA ini.. dan ia sudah sangat berjasa bagi kita semua.. aku tahu.. banyak yang tidak menyukai guru etika itu.. tapi.. tidak denganku.. aku tidak akan berhenti sampai  disini.. dan.. bukankah kemarin kau adalah orang pertama yang mendukung apa yang kulakukan? Kenapa sekarang kau juga menjadi orang pertama yang menentangnya?” jawab Eunkyu

“aniya.. bukan seperti itu maksudku.. sungguh.. aku hanya tidak ingin kau terlalu terbebani dengan masalah ini..” ujar Jungkook

“kau tak perlu mengkhawatirkan itu..” ujar Eunkyu

“aa.. tahukah kalian..” celetuk Taehyung tiba-tiba

“semalam.. aku melihat Eunkyu dan Jungkook pergi hanya berdua saja haha..” setelah mengatakan hal itu.. Taehyung langsung berlari pergi

“Yah! Kim Taehyung!” teriak Eunkyu dan Jungkook bersamaan

“kalian?? Benar-benar berpacaran??” tanya Hoseok

“ne?” Eunkyu dan Jungkook sama-sama kaget mendengar pertanyaan Hoseok

“Hoseok-ah.. pasangan baru kita ini.. mungkin masih malu-malu mengakuinya.. kajja.. kita harus meninggalkan mereka berdua saja.. kajja!” Yoongi langsung membawa Hoseok dan Jimin keluar dari ruangan itu

“Yah! Apa yang kalian katakan??” bentak Eunkyu dan Jungkook

“aa.. ige mwoya??” Eunkyu langsung menyandarkan punggungnya pada bangku yang ia duduki.

“Kyu-ya.. sebenarnya.. aku masih ingin menanyakan jawabanmu tentang yang kukatakan tadi malam.. aku masih menunggunya..” ujar Jungkook

“yang kau katakan???”

“kau lupa?? Perlu ku katakana sekali lagi??”

“aa.. aku ingat.. oppa.. untuk hal itu.. aku akan member tahu jawabannya padamu saat……………  aku sudah bisa menuntaskan kasus ini..” ujar Eunkyu

“MWO!? WAE?!” Jungkook sedikit berteriak

“Yah! Kau mengagetkanku..” ujar Eunkyu

“kapan kasus ini akan selesai??” tanya Jungkook

“ntahlah..”

“kalau begitu.. aku akan membantumu.. supaya kasus ini cepat selesai dan aku bisa mendapatkan jawaban darimu..” ujar Jungkook

“lakukan saja apapun yang kau suka.. :p” Eunkyu menjulurkan lidahnya pada Jungkook setelah itu ia pergi meningalkan Jungkook.

………………

Sudah satu minggu Eunkyu mencari bukti tentang kasus pembunuhan Mr. Kang dan Kepala petugas keamanan. Tapi.. ia masih tidak bisa menemukan apapun.. begitu juga dengan pihak kepolisian. Untuk kasus Kepala petugas keamanan.. polisi sudah memberikan jawaban bahwa ia meninggal karna bunuh diri. Tapi.. Eunkyu tak sepenuhnya percaya dengan hal itu. Ia masih ingin mencari bukti bahwa Namjoonlah yang membunuh kedua orang itu.

“kau masih belum selesai mengerjakan tugasmu Kyu-ya?” ujar Jungkook di seberang sana. Ya.. Eunkyu sedang bicara dengan Jungkook di dalam telfon. Sejak hari dimana Jungkook mengajak Eunkyu untuk berpacaran.. mereka jadi lebih sering berkomunikasi.

“aku baru saja menyelesaikannya, sekarang aku harus kembali lagi ke sekolah.. karna aku meninggalkan sebuah dokumen penting di ruang osis.. aku harusnya membawanya pulang..” ujar Eunkyu sembari bersiap pergi

“kau pergi sendirian?? Aku harus menemanimu..” ujar Jungkook

“tak perlu oppa.. aku bisa sendiri..”

“aku akan tetap datang..”

“baiklah.. kalau begitu.. aku akan menemuimu di sekolah.. jangan membuatku menunggu..”

“baiklah.. aku akan bersiap-siap sekarang..”

“oppa.. aku akan menutup telfonnya..” ujar Eunkyu

“baiklah.. pai..”

……………

Eunkyu sudah berada di dalam lorong sekolahnya sekarang. setelah ia meminta kunci ruang osis pada petugas keamanan.. ia langsung menuju ke ruang osis.

“kenapa aku harus sendirian disini??” Eunkyu merasa sedikit takut karna ia sendirian berjalan di lorong yang gelap. Ia pun akhirnya berjalan sedikit lebih cepat agar bisa segera sampai keruang osis.

……………..

Setelah ia mendapatkan apa yang ia cari, ia langsung bergegas pergi dari sana.

“Hyung! Ireona!!” sebuah suara muncul. Dan.. itu berhasil membuat Eunkyu menghentikan langkahnya.

“suara apa itu??” ketakutakan Eunkyu semakin meningkat. Tapi.. rasa penasarannya bisa menutupi rasa takutnya. Dengan ragu.. ia mendatangi arah suara itu.

“Eunkyu.. kau tidak boleh takut..” Eunkyu meyakinkan dirinya sendiri.

“Hyung.. mianhae!” isakan itu semakin terdengar jelas saat Eunkyu berada di depan pintu ruang olahraga. Dan dengan hati-hati ia membuka pintu itu.

“Jebal..” Eunkyu membuka pintu itu sembari menutup matanya. Setelah ia membuka setengah dari pintu itu.. sedikit-demi sedikit matanya mulai terbuka

“mianhae.. jeogmal mianhae..” isakan itu terdengar dengan jelas di telinga Eunkyu.. dan itu adalah suara seorang namja

Dan…….

*BBRAAK* semua dokumen yang ada di tangan Eunkyu terjatuh.

Suara jatuhnya tumpukan dokumen itu membuat orang yang sedang menangis itu menoleh ke arah Eunkyu.

“Nam.. Namjoon oppa.. kk..kau…” ucapan Eunkyu terbata-bata karna ia benar-benar tak percaya dengan apa yang ia lihat. Ia mulai jalan mendekat.

“Kyu-ya.. ini tidak seperti yang kau lihat..” Namjoon mendekati Eunkyu setelah melempar jauh pisau penuh darah yang ia pegang.

“kk.. kkau membunuh.. Seokjin oppa…” ucap Eunkyu dengan pelan.

Yang Eunkyu lihat tadi adalah.. Namjoon sedang terduduk di hadapan jasat Seokjin dengan membawa sebuah pisau di tangannya.

“kau kejam..”  Ia benar-benar tidak kuat melihat keadaan Seokjin. Luka bekas tusukan ada dimana-mana.

“Kyu-ya.. aku bisa menjelaskan semuanya! Aku berani bersumpah aku tidak melakukan semua ini.. bukan aku yang membunuh Seokjin hyung..” Namjoon berusaha meyakinkan Eunkyu. Ia menyentuh pundak Eunkyu

“JANGAN SENTUH AKU!!” bentak Eunkyu sembari menghempaskan tangan Namjoon dari pundaknya.

“KAU PIKIR.. AKU TIDAK TAHU SEMUANYA?? AKU TAHU! KAU YANG MEMBUNUH MR. KANG DAN KEPALA PETUGAS KEAMANAN KAN? KAU MEMBUNUH MEREKA KARNA KAU ADA BEBERAPA MASALAH DENGAN MEREKA, AKHIR-AKHIR INI.. KAU DAN SEOKJIN OPPA SERING SEKALI BERKELAHI.. SEKARANG.. KAU BENAR-BENAR MEMBUNUH SEOKJIN OPPA.. KAU BENAR-BENAR KEJAM!!! PANTAS SAJA SEJAK MR. KANG DIBUNUH.. KAU SELALU MARAH SAAT  KAMI MEMBAHAS TENTANG DIRINYA.. KAU KEJAM!” jelas Eunkyu dengan membentak Namjoon

“dari mana kau tahu aku memiliki masalah dengan Mr. Kang dan Kepala Petugas Keamanan??” tanya Namjoon

“kau tidak tahu?? Aku tahu semua itu karna buku harian yang ku temukan di apartemenmu.. mungkin.. aku sedikit lancang saat itu.. tapi.. jika aku tak membacanya, mungkin aku ltidak akan mengetahui siapa kau sebenarnya..” jawab Eunkyu

“buku?? Kyu-ya.. kau salah.. tolong dengarkan aku..” mohon Namjoon

“tidak ada lagi yang perlu di jelaskan Kim Namjoon..” Eunkyu beranjak pergi

“soal buku itu.. aku sama sekali tidak pernah menulis diary, bahkan memilikinya saja tidak. Dan tentang Mr. Kang dan Kepala Petugas Keamanan. Masalahku dengan mereka sudah selesai sejak lama.. aku bersikap dingin pada kalian karna kalian terus menerus membahas tentang pembunuhan itu.. tahukah kalian.. aku trauma.. orang tuaku mati karna dibunuh..” jelas Namjoon. Hal itu berhasil membuat Eunkyu menghentikan langkahnya dan berbalik arah kea rah Namjoon

“haruskah aku mempercayai seorang pembunuh kejam sepertimu?? Tidak aka nada penjahat yang akan mengakui kesalahannya.. sayang sekali aku tidak berani melakukan hal sekeji dirimu.. jika aku berani.. saat ini juga kau sudah kubunuh.” Ujar Eunkyu

“percayalah pada AAKKH!!”

“Namjoon oppa??” Eunkyu menatap Namjoon bingung.

*BRAAK* tubuh Namjoon jatuh tergeletak sekarang

“MWO??” Eunkyu terkejut melihat ternyata ada orang tadi dibalik tubuh Namjoon.

“Annyeong Eunkyu-ya.. terkejut melihatku??” ujar orang itu

“T-ta-Taehyung oppa?? Kau..”

“ne.. annyeong.. kau bilang kau tak berani membunuhnya kan?? Maka sekarang aku sudah membantumu untuk membunuhnya.. jadi.. apa balasannya?” ujar Taehyung sembari mendekat kearah Eunkyu.

“jangan mendekat…” Eunkyu terus melangkah mundur.

“kau tahu.. hari ini adalah hari yang amat kutunggu..” Taehyung semakin mendekat

*BBUUK* Eunkyu sudah tertahan oleh tembok dan ia sudah tidak bisa lari kemana-mana lagi.

“kau tau kenapa?” tanya Taehyung

“KARNA!” Taehyung memukul tembol dengan keras tepat disebelah kiri kepa Eunkyu. Setelah itu ia mendekat ke telinga Eunkyu.

“hari ini.. dendamku akan terbalaskan..” bisik Taehyung.

“dendam?? Apa maksudmu??” tanya Eunkyu

“kau tidak mengerti maksudku??” tanya Taehyung sembari menjauhkan dirinya dari Eunkyu.

*PPLAAK* Taehyung menampar hingga Eunkyu Taerjatuh. Darah juga keluar dari sudut bibirnya.

“kk-kau adalah orang yang juga mm-membunuh Mr.Kang, Petugas Keamanan, dan Jin oppa??” tanya Eunkyu

“hmm.. ini saatnya kubilang iya.. DAN KAU TAHU APA ALASANNYA??” bentak Taehyung tiba-tiba dan ia mendekatkan wajahnya pada Eunkyu.

“ini semua.. hanya karna satu alasan.. Kim Taeha. Adik perempuanku dan satu-satunya keluarga yang kumiliki. KALIAN MEREBUTNYA DARIKU kau ingin tahu.. bagaimana caraku membunuh mereka satu persatu??” tadinya wajah Taehyung berubah menjadi sedih. Tapi tak lama ia kembali mengamuk.

……………

@Flashback

February, 20th 2015

Mr. Kang sedang meracik secangkir kopi di bagian belakang ruang guru.

*ssreek* suara pintu tergeser terdengar oleh telinga Mr. Kang

“siapa disana??” tanya Mr. Kang, tapi.. tak ad jawaban sama sekali.

*DDOR* suara tembakan muncul dan sebuah peluru berhasil tertancap dengan sempurna di tembok yang berada tepat di samping kepala Mr. Kang

Melihat itu Mr. Kang langsung berlari tak tentu arah

“siapa orang itu??” batin Mr. Park

Setelah sampai di depan ruang kelas 3-2 ia terus berusaha untuk membuka pintu kelas yang sudah terkunci

*Prank*

Ketidak beruntungan berpihak pada Mr. Kang. Kunci itu terjatuh dan sudah tak ada waktu lagi untuk mengambilnya. Seorang laki-laki berbadan tegap memakai jaket berwarna hitam lengkap dengan topi dan maskernya sudah berada di hadapan Mr. Kang

“apa yang kau inginkan?” tanya Mr. Kang

Tanpa menjawab orang itu mengacungkan sebuah pistol ke wajah Mr. Kang lalu menurunkannya sedikit tepat di dad Mr. Kang

Dan..

*DOR DOR*

2 buah peluru berhasil menancap di jantung Mr. Kang. Hanya dalam 3 detik Mr. Kang sudah berhenti bernafas.

“Taeha.. lihatlah.. aku membunuhnya untumu..” ujar lelaki itu sembari membuka maskernya.

………………

February 21th2015
16.00

Taehyung mengirim pesan pada Kepala Petugas Keamanan untuk pergi  kea tap sekolah, karna ada seorang siswa yang akan bunuh diri. Taehyung tahu bahwa  Kepala Petuga Keamanan memiliki phobia terhadap ketinggian. Jadi.. ia sudah menyusun rencana dengan baik tanpa harus mengotori tangannya dengan darah.

“5,4,3,2,1” hitung Taehyung

*BRAAK* seseorang jatuh dari atap tepat setelah Taehyung selesai menghitung.

“Taeha.. kau lihatkan..”

………………

Februari 28th 2015

20.12

Seokjin dan Namjoon pada hari itu di beri hukuman oleh Han saem untuk membantu petugas keamanan berjaga malam.

“hyung.. kalian disini??” tanya Taehyung

“sedang apa kau disini?” tanya Namjoon

“aku meninggalkan seragam olah ragaku tadi..” ujar Taehyung.

“pulanglah..” suruh Seokjin pada Taehyung

“hyung.. bagaimana.. sebelum aku pulang.. kita berolah raga sedikit?? Mungkin.. basket??” tawar Taehyung.

“mm.. kajja..” terima Jin

….

Setelah mereka bermain selama 10 menit Taehyung meminta istirahat dan mengganti bola. Dan mereka bermain lagi.

“Namjoon hyung! Berikan pada Jin hyung..” perintah Taehyung, Namjoon pun langsung melempar bola itu pada Jin dengan sedikit keras dan….

“AAAAKKH!” Jin merasa benar-benar kesakitan di bagian perutnya. Tadi.. saat Namjoon melempar bola itu dengan keras, bola itu mengenai perut Seokjin

“Nice Shot!” batin Taehyung

“hyung wae?” tanya Namjoon sembari memeriksa keadaan Seokjin

“hyung.. perutmu berdarah…” tambah Namjoon, ia kemudian memeriksa bola yang tadi ia gunakan.

“hyung.. pp-pi-pisau..” Namjoon mengeluarkan sebuah pisau yang sudah berlumuran darah dari dalam bola basket itu.

“gg-gwenchana joon-ah….” Itulah kata-kata terakhir yang Seokjin ucapkan

“hyung.. aku akan mencari bantuan..” Taehyung langsung berlari keluar ruang basket.

“Taeha.. sekali lagi.. kau lihatkan??”

……………

“itulah caraku membunuh mereka.. haha, aa.. dan satu lagi.. buku diary yang kau temukan dibawah sofa..” ujar Taehyung

“kau tahu dari mana tentang buku itu?” tanya Eunkyu

“jelas aku tahu.. sebenarnya.. buku itu bukan milik Namjoon hyung, aku menulis nama Namjoon hyung, disana dan aku menulis semua cerita masa hidup Namjoon hyung” jelas Taehyung

“kau benar-benar kajam..”

“terserah.. apapun itu.. yang terpenting aku akan membalaskan semua dendam Taeha padamu..” ujar Tehyung.

“ oppa.. kematian Taeha.. sama sekali tidak ada hubungannya dengan Taeha..”

“apa kau bilang?? Kau masih tidak sadar juga?? Biar kujelaskan..”

……………

@Flashback

7 Mounth ago

Hari ini adalah hari dimana hasil keputusan pemilihan ketua osis di umumkan. Eunkyu dan Taeha adalah dua orang sahabat yang sama-sama mencalonkan diri sebagai ketua osis, dan Taeha adalah adik dari Kim Taehyung. Awalnya Eunkyu sama sekali tidak berniat untuk menjadi ketua osis. Tapi Taeha memaksanya untuk mengambil pilihan yang sama dengannya, dan.. Eunkyu menuruti apa yang Taeha mau.

“baiklah…… langsung saja.. untuk.. ketua osis SMA Hyungdo tahun 2015/2016 adalah…………….” Mr. Kang menggantungkan kalimatnya

“lihatlah.. aku pasti akan menang..” ujat Taeha dengan percaya diri

“chukka hamnida………… Park Eunkyu-ssi..”

“MWO???” Eunkyu sama sekali tak percaya dengan hasil yang baru saja ia dengar. Ia bingung, ia harus senang atau malah ia harus sedih. Ia menatap Taeha

“Taeha-ya…” lirih Eunkyu

“gwenchana.. aku baik-baik saja.. naiklah.. namamu di panggil” ujar Taeha. Eunkyu dengan ragu naik ke atas panggung.

…………

Setelah hasil pemilihan ketua osis diumumkan.. Eunkyu berencana untuk mentraktir teman-temannya makan.

“Taeha.. Jungkook oppa, Jimin oppa, semuanya.. makanlah..” ujar Eunkyu

“gomawo Kyu-ya..”

“Kyu-ya.. aku senang kau terpilih menjadi ketua osis. Itu berarti.. kita akan lebih sering bertemu. Karna.. aku adalah wakilmu..” ujar Jin.

“oppa.. jangan bicara seperti itu…” ujar Eunkyu

“aku ingin pergi ke toilet!” Taeha langsung pergi begitu saja.

“Taehyung-ah.. kenapa adikmu??” tanya Yoongi

“bukankah ia sudah bilang ia ingin pergi ke toilet??” ujar Taehyung.

………….

Sudah 45 menit sejak Taeha pergi. Tapi.. ia tak kungjung kembali.

“sepertinya.. aku harus ke perpustakaan untuk mencari buku baru..” Namjoon meninggalkan mereka semua dan pergi ke perpustakaan.

“kita tunggu Taeha hingga 15 menit lagi, jika ia belum juga kembali.. baru kita cari dia..” usul Hoseok

……………

15 menit berlalu.. dan benar saja.. tak ada tanda-tanda Taeha kembali.

“baik.. aku sudah tidak bisa membiarkan ini.. aku akan mencarinya sekarang” Taehyung bergegas mencari adiknya itu, begitu pula yang lainya.

……………

Saat mereka semua sampai di koridor lantai 3 tiba-tiba semua siswa dan siswi yang ada disana berlarian kearah toilet wanita.

“ada apa ini?”

“Yah! Yah! Ada apa??” Jungkook menghentikan seorang siswa untuk bertanya

“kudengar ada seorang siswi bunuh diri di toilet.. teman-temanku mengatakan ia mengalami depresi karna gagal menjadi anggota osis, gagal dalam peringkatnya di sekolah, juga gagal dalam percintaannya..” jelas siswa itu

“apa yang kau katakan???” Taehyung langsung berlari menuju

“Yah! Kim Taehyung!” mereka semua langsung berlari mengikuti Taehyung

………….

Sesampainya di depan toilet.. Taehyung bisa melihat seberapa ramainya disana..

“permisi.. permisi..” ia berusaha lewat agar ia bisa sampai di depan.

“KIM TAEHA!!” begitu Taehyung melihat bahwa adiknya sudah tergeletak lemas di lantai dengan kepalanya yang penuh darah dan mulutnya yang penuh dengan busa. Ia sudah tidak bisa menahan air matanya lagi.. bagaimana tadak, Taeha adalah keluarga satu-satunya yang ia miliki setelah orang tuanya meninggal 3 tahun yang lalu karna kecelakaan.

“hyung.. mianhae.. aku dan kepala petugas keamanan sudah berusaha untuk mendobrak pintu tadi.. karna kami mendegar ada seorang siswi yang berteriak di dalam.. saat kami berhasil membuka pintu.. kami sudah terlambat. Adikmu membenturkan kapalanya dengan keras ke wastafel setelah ia meminum pil penenang ini dalam jumlah yang cukup banyak..” jelas Namjoon. Tapi.. tidak ada jawaban apapun dari Taehyung. Ia hanya menangis.

 

Flashback End –

…………………..

“Taeha meninggalkan karna bunuh diri.. bukan kami yang membunuhnya.. apa salah kami??” ujae Eunkyu yang sapai saat ini masih terduduk di lantai.

“DIAM!! Berhenti mengatakan Taeha-ku bunuh diri! Ia tidak bunuh diri! Kalian yang membunuhnya! Kalian ingin tahu apa kesalahan kalian? Mr. Kang.. ia tidak bisa mengusahakan agar Taeha lah yang terpilih menjadi ketua osis, Kepala Petugas keamanan dan Namjoon mereka tidak bisa mengusahakan untuk menyelamatkan adikku lebih cepat.. jika mereka datang lebih cepat.. Taeha masih hidup hingga sekarang, Kim Seokjin.. Taeha menyukai  Seokjin hyung. Tapi.. Seokjin hyung tidak pernah sekalipun menoleh pada Taeha. Karna apa? Yang Seokjin sukai adalah… KAU!” Taehyung menekankan kata KAU teap di depan muka Eunkyu.

“dan yang terakhir.. dirimu.. kau menjadi ketua osis, kau bisa dekat dengan Seokjin hyung, dank au juga selalu mendapatkan peringkat teratas di kelasmu.. bahkan kau masuk dalam 5 besar di sekolah ini. Dan.. aku tidak suka itu.. kau merebut semua hal yang Taeha inginkan.. kau adalah penyebab utama Taeha mati..” jelas Taehyung dengan nada dinginnya.

“oppa..” lirih Eunkyu

“sepertinya saat yang tepat untuk mengantarmu kerumah masa denpanmu sudah tiba.. kajja.. aku akan mngantarmu ke neraka..” Taehyung berjalan mendekat kearah Eunkyu sembari mengeluarkan sebuah pistol dari salam sakunya.

“op.. oppa.. jangan lakukan itu jebal.. hisk..” isak Eunkyu.

“mianhae Park Eunkyu..” Taehyung sudah mengarahkan pistol itu ke kepala Eunkyu

 

*BBUUK*

Taehyung terjatuh ke lantai

“gwenchana?” tanya seseorang pada Eunkyu sembari membuang kayu yang tadi ia gunakan untuk memukul Taehyung

“Jungkook oppa??”

“gwenchana??” tanya Jungkook lagi, ia membantu Eunkyu berdiri

“ne.. nan gwenchana..”

“kajja..” Jungkook menari tangan Eunkyu untuk pergi dari tempat itu

*BRAAK* genggalam Jungkook terlepas, dan EUnkyu terjatuh karna seseorang menarik kakinya.

“kau tak akan bisa lari lagi..” Taehyung bangkit, dan menempatkan pistolnya di leher Eunkyu. Tepat di urat nadi Eunkyu

“berdiri!” suruh Taehyung pada Eunkyu.

“Hyung.. jebal jangan lakukan itu..” mohon Jungkook

“wae?? Aa.. aku lupa.. kalian berpacaran kan?? Kau mau ikut mati dengannya juga Jungkook-ah?? Dengan senang hati aku akan membantumu..” ujar Taehyung

“hyung jebal…” Jungkook melangkah mendekat

“JANGAN MENDEKAT! ATAU EUNKYU AKAN BENAR-BENAR MATI DIHADAPANMU” bentak Taehyung. Dan hal itu berhasil membuat Jungkook menghentikan langkahnya.

“hyung.. jebal.. sadarlah..”

“apa yang perlu kusadari?? Tak ada yang perlu kusadari..” ujar Taehyung

“hyung..”

“ucapkan selamat tinggal pada kekasihmu ini..” ujar Taehyung. Ia sudah bersiap untuk menarik tuas pistolnya.

 

“JANGAN BERGERAK!!!” segerombol polisi tiba-tiba masuk kedalam ruangan itu.

“JANGAN ADA YANG MENDEKAT!” ancam Taehyung.

“Turunkan senjatamu!! Atau kami akan melakukan pemaksaan terhadapmu!” salah seorang polisi mengancam Taehyung kembali.

“hem.. Kyu-ya.. ucapkan selamat tinggal pada mereka semua..” Taehyung terus menarik tuasnya

 

DAN…….

 

*DDOOR DDOOR*

*BRRAK*

“Tt-Ta-Taehyung oppa..” Taehyung terkulai lemas dilantai sekarang.

 

Flashback

 

Saat Taehyung akan menembak Eunkyu, ia tidak menyadari bahwa aula ini memiliki 3 pintu. Beberapa orang polisipun masuk dari pintu belakang Taehyung. Karna Taehyung yang sangat sulit dilumpuhkan, mereka terpaksa harus menembak Taehyung.

 

Flashback End –

 

“oppa.. nan gwenchan..” bayangan Taeha muncul dihadapan Taehyung.

“Taeha-ya?” lirih Taehyung sampai akhirnya.. pandangannya menjadi kabur dan semuanya hilang.

“bawa dia!” perintah salah seorang polisi.

“syukurlah kalian selamat..” ujar polisi itu.

“ne, terima kasih karna sudah membantu kami..” ujar Jungkook

“baiklah.. kalau begitu, saya pergi terlebih dahulu..”

“aa.. ne..” setelah berpamitan polisi itu pergi.

“oppa.. bagaimana kau bisa tahu aku ada disini??” tanya Eunkyu

“karna.. aku tadi sudah berjanji padamu.. aku akan datang..” ujar Jungkook dengan senyum khasnya.

“mm.. Kyu-ya..” seru Jungkook

“ne?”

“kau bilang padaku akan memberika jawaban saat kau sudah bisa menyelesaikan kasus ini.. bukankah.. kau baru saja menyelesaikannya??” tanya Jungkook

“hmm.. baiklah.. aku akan langsung menjawabnya.. Jungkook oppa.. aku menerimamu…..” ujar Eunkyu

“JINJJA!!?” Jungkook benar-benar kegirangan

“tapi setelah kau lulus dengan hasil yang memuaskan.. :p” ledek Eunkyu, ia meninggalkan Jungkook begitu saja.

“YAH! PARK EUNKYU!”

 


END —–

 

Advertisements

2 thoughts on “[What is Your Color?] Never Thought – Oneshot

  1. 전's

    penipuan besar!:v
    kirain beneran namjoon pembunuhnya.. ternyata taehyung.
    tapi pas pertama baca aku nemuin kejanggalan dimana taehyung yang dateng terakhir pas mereka kumpul. etapi kecurigaanku berubah ke namjoon.
    eternyata beneran si taehyung yang ngebunuh./abaikan komen gaje ini/

    nice fic. aku benar2 tertipu..
    ditunggu karya selanjutnya. 파이팅!

    Like

  2. sweetpeach98

    Ada beberapa koreksi terutama penggunaan italic pada kata2 asing, dan aku suka alur ceritanya aku awalnya juga kira namjoon yang bunuh tp ternyata itu taehyung XD tapi mgkin ini alurnya kecepetan yah, kalau bisa di bikin lbh baku lagi kata2nya soalnya ide ceritanya brilliant! Keep writing buat author nim nya dan nice fic ~~~ ^^

    Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s