[BTS FF Freelance] Bestfriendshit – (Chapter 6)

catsh

Judul : Bestfriendshit

Author : vlentxiu

Main cast : Kim Taehyung (BTS) , Kim Sooyeon (OC)

Additional cast : find it if you can, readers

Lenght : chaptered

Genre : romance school life and friendship

Rating : PG 15

Disclaimer : pure from author’s brain. Be careful typo(s) everywhere

HAPPY READING

Aku kaget setengah mati melihat seorang pria yang berada di depan ku. Apa yang harus ku perbuat sekarang. Aku merasa hidupku berada di ujung tanduk, aku benar-benar bingung sekarang.

“apa yang sedang kau lakukan sooyeon-ah?”

“a..a..apa? a..a..aku se..se..sedang…”

“tunggu ini kan jam masuk kelas? Kenapa kau masih disi…”

“maaf taehyung-ah aku harus pergi”

Aku berlari meninggal kan taehyung, aku bersembunyi berharap taehyung tidak mengejarku. Nafas ku tak beraturan detak jantung ku bedegup kencang. Kenapa dia ada disini, apa dia ingin kuliah di kampus ini.

“lebih baik aku ke lapangan saja”

Ku berjalan menuju lapangan berharap ada sesuatu yang membuatku goodmood disana. Ku lihat sebuah bola basket di tengah lapangan. Ku ambil bola basket tersebut dan melakukan dribble padahal aku tidak tahu bagaimana cara melakukan dribble yang benar. Ku lemparkan bola tersebut dengan kencang tapi hasilnya nihil, sudah berulang kali aku melakukannya dan tetap saja tidak masuk ke dalam ring basket yang tinggi itu. Ini lemparan ku yang ke-10 aku harus bisa memasukkannya ke dalan ring basket tersebut. Dengan tekad yang kuat ku lambungkan bola itu.

HAP

“yeaahh akhirnya”

Bola basket itu masuk ke dalam ring basket tersebut. Aku merasa senang, aku menggoyangkan badan ku layak nya sepeti Dora yang berhasil menuju tempat tujuan nya.

“sooyeon-ah?”

Aku berhenti bergoyang, aku membalikkan tubuh ku. Ku lihat taehyung sedang berdiri dengan wajah keheranan. Aku malu, sangat malu. Apa dia melihat kelakuan ku tadi yang seperti orang aneh.

“kenapa kau….”

“ah?apa?aku..aku tidak apa-apa. Aku..aku hanya sedang merasa bosan saja”

Aku memotong perkataannya, aku benar-benar merasa malu. Dia berjalan mendekati ku, taehyung menaruh tangan kanan di kening ku. Ku merasa darah ku berdesir kencang, jantung ku berdegup kencang. Mataku membulat karena perbuatannya.

“apa kau sedang sakit sooyeon-ah?ayo kita pergi kerumah sakit”

“apa? Rumah sakit? Maksudmu rumah sakit jiwa? Aku tidak gila taehyung-ah. KAU MENYEBALKAN”

“mwo? Tung..tunggu dulu sooyeon-ah bukan itu maksudku”

Ku meninggalkannya sendiri ditengah lapangan, kenapa dia beranggapan bahwa gila. Tapi aku memang sedang agak stress karena dirimu Taehyung.

“sooyeon-ah, tunggu dulu”

Aku mempercepat langkah kaki ku, kenapa dia mengejarku. Dia semakin mendekat dan akhirnya dia berhasil menghentikan langkahku.

“sooyeon-ah, ada apa dengan mu? Kenapa kau berusaha menjauh dariku?”

Aku masih terdiam, aku menundukkan wajah ku. Aku tidak ingin menatapnya, tatapan taehyung membuat ku sesak nafas.

“lihat aku sooyeon-ah”

Taehyung menaikkan dagu ku agar kami bisa saling melihat satu sama lain. Lagi-lagi aku melihat tatapan itu, aku merasa sesak nafas. Taehyung mendekatkan tubuh nya ke arah ku, sekarang jarak kami sangat dekat. Aku tidak pernah diperlakukan olehnya seperti ini, dia mendekatkan wajahnya ke arah wajahku. Sekarang aku bisa merasakan deru nafasnya, nafasnya yang berat. Ku pejamkan mata ku dan berharap semua ini hanya mimpi dan…..

-To be continued-

Advertisements

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s