[BTS FF Freelance] 21 Years Old (chapter 1)

qsfj

[Freelance] 21 Years Old

21 Years Old (chapter 1)

 

 

Tittle : 21 Years Old (chapter 1)

Main Cast : OC Kang HyoEun

BTS Kim Taehyung

OC Hyerin

And other

Genre : Romance, drama,little comedy

Ranting : PG-15

 

 

.

.

.

.

.

Kisah cintaku berakhir indah di umur 21 tahun

Happy reading~~~

.

.

.

…. Ni eolgulman bomyeon uetnun nanikka

Dasi run run run nan meomchul suga oebseo

Tto run run run nan eojjeol suga eobseo…

“Kau membawaku ke konser BTS ?”HyoEun memutar bola matanya malas.Ya memang dia butuh hiburan setelah putus dari Baekhyun-pacarnya.Tapi, dia butuh hiburan yang semacam pergi nonton ke bioskop atau jalan- jalan sambil makan ice cream juga bagus. Kiranya HyeRin-sahabatnya akan memberikan hiburan seperti itu untuknya, tapi ini? dia malah duduk disalah satu kursi tempat digelarnya konser BTS, boyband yang entah sejak kapan menjadi panutan baru sahabatnya itu.

“eoh, memangnya kemana lagi aku akan membawamu pergi?” HyeRin dengan antusiasnya menjawab yeoja itu, HyoEun sedang dalam masa-masa buruknya, yah… ia sudah pernah merasakan putus cinta. Seperti itulah…

“kau bisa menyembuhkan stress-mu disini HyoEun sayang… lupakan Baekhyun sialan itu, lihatlah 7 malaikat yang berdiri diatas panggung itu, tidakkah mereka lebih bersinar dari pada Baekhyun -mu itu ? ya! ya! lihatlah Jungkook maknae yang keren itu! Omo TAEHYUUUNG OPPAAAAAA!!!” Hyerin berteriak kencang kala Taehyung memberikan ciuman jauh pada fans-fansnya “aku ingin kau sembuh HyoEun, keadaanmu sudah sangat parah” kata HyeRin tanpa memandang HyoEun

“aku bukannya sembuh tapi, semakin stress saja. Aku mati kebosanan disini Hyerin-a… oh sial!!”HyoEun terlihat frustasi karena sungguh dia tidak suka datang ke konser-konser seperti ini.Ayolah… dia bukan anak SMA yang masih menyukai boyband norak seperti BTS…contohnya.

“ya!… kau beruntung sekali saat SMA dulu, satu sekolah dengan Taehyung-ku, kenapa kau tidak dekat dengannya ? Aish! Kau tidak berguna sekali…”

HyeEun menutup telinga-nya malas meladeni ucapan konyol sahabatnya itu. Oh hell! Dekat dengan Taehyung ?apa kupingnya tidak salah dengar ? memikirkan kembali tentang 4 hari yang lalu, ketika Baekhyun memutuskannya tiba-tiba. Menyebalkan sekali mengingat kejadian itu, ingin sekali ia melayangkan pukulan telak diwajah sok keren Baekhyun itu. Sementara Hyerin terus berteriak kegilaan pada Taehyung atau nama debutya V, HyoEun terus menatap tak berkedip pada objek yang juga diperhatikan oleh sahabatnya…Taehyung. Entah mengapa ada persaan aneh ketika irisnya bertabrakan langsung dengan iris Taehyung, seperti ia menerima rasa sakit yang begitu banyak. HyoEun tenggelam dalam lamunan rapuhnya, hingga ia tak menyadari jika objek ia yang sedari tadi, kini menatapnya kembali dengan tatapan penuh penyesalan.

###

HyoEun POV

Bertemu dengannya  disaat yang tidak tepat. Orang yang digilai Hyerin dia anggota BTS, Taehyung atau biasa disebut V. Oh bayangkan saja bertemu dengannya hanya dengan sebelah alas kaki.Singkat cerita saja aku tersandung lalu jatuh tepat didepannya, satu sepatu flatku melayang dan kini Taehyung memegangnya. Ouuh… memalukan sekali

“annyeong…”

Namja yang kukenal saat SMA, Kim Taehyung.

“apa kau mengingat……ku ?”

Bertanya seperti orang bodoh didepannya, sungguh memalukan.Seakan aku masih berharap perasaan itu padanya.Ia hanya diam, memperhatikanku lama hingga teman satu grupnya memanggilnya.

“Oiy! Taehyung, cepat masuk!kau pulang tidak ?!”

Dan dia meninggalkanku dengan sepatu yang ia letakkan tepat didepan kaki-ku, tanpa berkata apapun. Pikiranku menrawang kembali ketika ia meninggalkanku…

#Flashback

“HyoEun-a… ada yang ingin kubicarakan” siang itu aku duduk di bangku taman dekat rumahku. Ah, bukan hanya aku tapi aku duduk berdua dengan Taehyung-pacarku. Tiba-tiba saja ia mengajakku bertemu, entahlah.

“euumm… ada apa Tae ?”

Taehyung tampak ragu terlihat jelas dimatanya.Perlahan bibirnya terbuka, mengucapkan serentetan kata yang sulit ku pahami, hingga kalimat terakhirnya. Aku tau apa maksud ia mengajakku bertemu disiang hari yang panas ini.

“…maafkan aku HyoEun, aku harus pergi. Aku ingin kita berpisah dulu…”

Setelah itu hanya terdengar derap langkah  yang semakin menjauh. Retinku terpuasat mentap punggung-nya yang semakin menjauh dan hilang pada belokan  gang sempit-jalan menuju rumahnya. Ia pergi, meninggalkanku sendiri. Membiarkan aku sendiri dengan derai air mata yang tak kunjung berhenti. Ya,ia mengajakku untuk mengakhiri hubungan, tapi aku tak mengerti dengan maksud ucapannya ‘aku ingin kita berpisah dulu

#Flashback end

Huh! Aku menangis seperti orang bodoh hari itu.Tapi hingga sekarang aku masih memikirkan kalimat terakhirnya ‘aku ingin kita berpisah dulu…’kemungkinan jika Taehyung masih mencintaiku? Ish! Apa sih yang kupikirkan? Mana mungkin Taehyung masih mencintaiku… barang mengingatku saja tidak. Sadarlah Kang HyoEun! Dia itu hanya keparat sial yang meninggalkanmu saat hari ulangtahunmu 3 tahun lalu!

Drrrtt…drrrtt…drrrtt

“ah mian, tiba-tiba perutku sakit jadi aku pergi dari konser tadi” Hyerin menghubungiku, setelah konser berakhir karena tak menemukanku disampingnya lagi.

“seharusnya kau bilang padaku”ucap Hyerin.

“mian kau terlalu sibuk melihat Taehyung-mu tadi, jadi aku pergi diam-diam”

“lupakan, dimana kau sekarang? Aku pulang larut, aku ada clubbing ok?”

“aku sudah dirumah. Arraseo, hati-hati Hye”

“mm…”

Tuut…tuut…tuut-sambungan telepon terputus

Dalam diam aku mulai tertarik dalam dunia fantasi yang disebut khayalan.

 “kau mengingat……ku?”

“tentu saja aku mengingatmu, kau Kang HyoEun”

Ketika itu aku tersadar aka khayalan konyol tentang Taehyung yang mengingatku.Dari inilah kisah cintaku dimulai lagi.

“aku bisa gila, dia bahkan tak mengenaliku… Sadarlah Kang HyoEun, kau pikir kau siapa ?”

Saking kesalnya mengingat khyalanku tadi, aku memutuskan untuk tidur.

Ting…

Satu pesan masuk, kipikir itu dari Hyerin, tapi ketika aku membacanya.Jantungku rasanya mau melompat dari tempatnya.

Lama tidak berjumpa Kang HyoEun

-Kim Taehyung

###

Apa ini? Apa yang sedang aku lakukan dengan dia? Apa yang dia lakukan dikamarku? Tunggu… posisi ini, ini terlihat seperti dia akan menciumku. Oh tuhaan… apa yang Taehyung lakukan dikamarku? Biarkan aku berpikir…berpikir… tentang tadi malam, ketika Taehyung tiba-tiba muncul dihadapanku.

#Flashback

“oke, aku bukan lagi pacarnya-baekyung… aku cukup marah untuk memukulnya. Kenapa aku tak memukulnya saat itu ?WAE?!”

Malam itu, sebelum aku bertemu Taehyung.Untuk melupakan Beakhyun keparat itu, aku kesalon mengubah model rambutku.Satu minggu sebelumnya, dimana pertemuan memalukan setelah konser berakhir.Aku pergi clubbing karenanya. Lalu tiba-tiba ia mengirimiku pesan lewat kakao talk setelah pertemuan memalukan itu…

Lama tak berjumpa Kang HyoEun

-KimTaehyung

Seminggu setelah itu, ia mengirimku pesan singkat seolah kita berteman dekat. Ketika aku disalon ia terus menerus mengirimiku pesan, sungguh ia cerewet sekali.

Apa yang kau lakukan sekarang ?aku bosan…

-KimTaehyung

Aku kesalon mengubah model rambut

-KangHyo

Kenapa kau mengbah model rambutmu?

-KimTaehyung

Sesuatu terjadi?

-KimTaehyung

Kau ada di salon mana?Gangnam?Daerah Yihwa University?

-KimTaehyung

Katakan padaku!

-KimTaehyung

Aku takkan berhenti mengirimimu pesan sampai kau memberitahuku, Kang Hyo!

-KimTaehyung

Salon kecantikan rambut di depan Yihwa University, ok ?jadi sebaiknya sekarang kau tidur siang. Itu baik untuk kesehatanmu.

-KangHyo

Lalu… tak lama setelah itu, aku melihat hal yang mengejutkan.Baekhyun meng-upload foto-foto mesranya bersama Jinra.

“sekarang dengan Jinra?”

Lalu setelah itu aku berjalan kembali kerumah, aku mendapatkan 3 kaleng bir untuk kuminum sendiri.

“oke, aku bukan lagi pacarnya-Baekhyun… aku cukup marah untuk memukulnya. Kenapa aku tak memukulnya saat itu ?WAE?!”

Aku terus berjalan tanpa menyadari ada seseorang yang mengikutiku.Ketika aku berniat measukkan kaleng birku yang kosong kedalam kantong palstik, tiba-tiba kaleng itu terjatu lalu menggelinding dan berhenti tepat didepan sepatu seseorang.Aku menunduk untuk mengambilnya.

“aku tidak sengaja membuangnya, maaf”

Ketika aku akan beranjak, suara itu menghentikanku.

“maaf untuk pertemuan kemarin. Aku hanya terkejut, ini aku Tae-tae”

Aku hanya diam tak menanggapinya, hanya diam lalu mulai meneteskan air mataku.

“kau tak bisa mengenaliku karena aku terlalu tampan ? aku mengikutimu dari setengah jam yang lalu, kupikir kau akan segera berbalik” ia tersenyum lebar, tapi itu tak bertahan lama ketika ia menyadari air mataku mulai jatuh “Kang Hyo, kau menangis ? kau benar-benar menangis?” Tanya-nya dengan nada panik atau entahlah… aku tak terlalu ingat, mungkin karena efek bir yang terlalu banyak kuminum tadi malam

“geurae! Aku menangis, aku menangis, jika tidak menangis lalu ini apa ?” teriaku.

Ketika melihatnya tersenyum seperti itu, aku seakan tersedot kembali ke masalalu.Mengingat itu membuat hatiku sakit, aku tak tau mengapa?. Aku pergi begitu saja meninggalkannya, tapi ia mengejarku

“ya! Kang Hyo! Kenapa kau tiba-tiba menagis?Apa ini semua karenaku? Kang Hyo, jawab aku” tanyanya bertubi-tubi

Sama seperti 3 tahun lalu, ketika aku menangis ia selalu merasa bahwa aku menangis karenanya.

“pabo! Bagaiman bisa kau sama seperti sebelumnya? Aku menangis bukan karenamu”

Setelah itu aku tak tau, tiba-tiba Taehyung menarik tanganku lalu berlari menjauhi 3 yeoja yang mengejar… Ah aku ingat, mereka bertiga fansgirl Taehyung sama seperti sahabatku, Hyerin.Saat itu kita berjalan bersama, hingga tiba di apartementku dan Hyerin-kami tinggal bersama.Entah bagaimana aku membiarkan dia masuk bersamaku kedalam rumah. Untung saja Hyerin sedang clubbing, jika tidak… aku tak dapat membayangkan apa yang akan terjadi pada Taehyung. Lalu aku dan Taehyung mengobrol ringan tentang beberapa hal

“kau tinggal dengan temanmu? Apartementmu bagus” katanya berbasa-basi

“apa yang kau lakukan, cepat keluar. Apa yang dipikirkan orang lain ketika seorang namja dan yeoja berada satu rumah larut malam begini?” aku mencoba mengusirnya

“ehey! Aku baru membuka kaleng cola ini, jadi sayang kalau tidak diminum, aku akan pergi setelah meminum ini. Cha..aku membuka satu lagi untukmu, duduklah”

Terasa canggung duduk berdua dengannya seperti ini. Tetapi ketika ia membahas topik…

“apa bra merah muda itu milikmu?” Tanya-nya, aku mengalihkan tatapanku kebelakang dan mendapati jemuran pakian dalamku dan Hyerin. Mati aku!

“jangan lihat! Aku akan membunuhmu jika kau melihat! Ya! Kim Taehyung!”

“ah wae? Yang merah itu milikmu juga, kecil sekali.Apa ukuran dadamu sekecil itu?”

“YA! JINJJA NEO!!”

Aish! Itu memalukan. Lalu tiba-tiba Taehyung masuk kamarku

“HyoEun-a aku-”

“kau sekarang cepat pergi dari apartementku! Hyerin pasti akan segera sampai, dia akan membunuhku jika menemukanmu disini bersamaku”

Lalu aku meninggalkannya ke dapur

“mwoya? Apa dia benar pergi”

“HyoEun-a… aku mandi disini, aku tak bisa bernafas ketika berkeringat banyak”

Katanya memunculkan setengah badannya dari balik pintu kamar mandi

“ya! kau gila?! Apa kau suka mandi dirumah orang lain?! Cepat keluar dari situ!”

“benar aku harus keluar? Aku melepaaaas… semuanya… baik aku akan kelu-”

“ya! jika kau berani keluar aku akan membunuhmu Kim Taehyung!”

Ketika aku tiduran diranjang aku mendengar suara shower menyala, ah… itu pasti Taehyung. Tapi…ada hal lain yang membuatku mendengarkan dengan lebih seksama

haruman neowa naega hamkkehal su itdamyeon
haruman neowa naega sonjabeul su itdamyeon
haruman neowa naega hamkkehal su itdamyeon
haruman…
neowa naega hamkkehal su itdamyeon

Lagu itu… itu mengingatkanku akan masa-masa sulit ketika Taehyung meninggalkanku. Lagu itu yang selalu menemaniku.Hari-hari yang kulewati sendiri tanpanya, tanpa Tae-tae. Menghindarinya sejak ia mengatakan harus berpisah, itulah awal bagaimana kita bisa terpisah. Seharusnya yang kulakukan saat itu adalah selalu disisi-nya dan membuat kenangan yang baik sebelum ia pergi. Cinta pertamaku hancur begitu saja.

“nappeun sekki!”

Lalu ketika aku menangis mengingat masalalu itu, Taehyung keluar dengan wajah segarnya.

“ah… begini aku baru bisa hidup”

Malam itu aku terus memarahinya, memakinya, menyalahkannya atas semua luka yang ku tanggung sendiri. Menyalahkannya atas kepergiannya,

“brengsek kau Kim Taehyung!”

“mianhae HyoEun-a, aku salah. Aku tak bermaksud meninggalkanmu saat itu, hanya saja keadaan yang memaksa HyoEun”

“mati saja kau!”

“maafkan aku, seharusnya aku terus menghubungimu selagi aku bisa. Aku… aku hanya tak memiliki keberanian melakukan itu, maafkan aku”

Ting…-satu pesan dari Hyerin masuk ke ponselku. Karena terlalu banyak meminum bir penglihatanku mengabur saat itu.

Hyerin pov

Sore ini Taehyung-ku…

-ShinHyerin

Ingatanku tentang kejadian semalam berakhir disitu.Ak tak tau bagaimana bisa Taehyung menindihku diatas ranjang dengan jarak wajah hanya sekitar 3 cm. Berpikir HyoEun! Kau pasti ingat!

Sore ini Taehyung-ku…dibawa ke rumah sakit.Taehyun-ku pingsan ketika latihan rehearsal untuk konser album baru BTS.Malam ini Taehyung-ku dirumah sakit sedangkan aku malah clubbing. Aku bisa gila!

-ShinHyerin

Hyo Eun POV

Ah benar! Aku ingat, sore tadi Taehyung masuk rumah sakit seperti yang dikatakan Hyerin.Tapi wajah Taehyung semakin mendekat.

“chakkaman” aku menahan pundaknya agar ia berhenti, ia jadi salah tingkah. Aku lalu menggulung lengan baju kiri-nya. Benar kan? Itu bekas IV jarum suntik.

“kau seharusnya ada dirumah sakit? Kenapa kau disini? Kenapa kau datang padaku?kenapa kau malah menciumku disini?” mendengar itu dia malah tersenyum lebar. Mwoya apa ada yang lucu?

“eum… bukankah kau yang memintaku menciummu lagi, kita tadi sudah melakukannya beberapa kali” demi tuhan, pasti sekarang wajahku semerah apel

“huh?”

Aish! Aku pasti memintanya ketika mabuk. Michige jinjja!

“aku kemari mengkhawatirkanmu, kau terlihat memiliki banyak masalah”

“y- ya! urus saja dirimu sendiri, kenapa harus mengkha-”

“jika kau bertanya mengapa aku mengkhawatirkanm jawabannya, karena aku Tae-tae. Aku masih mencintaimu seperti dulu HyoEun” Taehyung menatapku sungguh-sungguh “ya, karena aku mencintaimu Kang HyoEun, aku ingin menemuimu secepatnya tapi aku tak punya keberanian”

Saat ini didepanku. Kim Taehyung, mengatakan kata-kata itu lagi, mengatakan jika ia mencintaiku. Mungkin cerita asmaraku akan berakhir bahagia. Detik berikutnya, ia kembali menindihku, lalu mendekatkan bibirnya pada bibirku, mengecupnya singkat.

“apa boleh?” tanyanya meminta izin

“eum…”

“oh ya… ngomong-ngomong, selamat ualng tahun yang 21 Kang HyoEun. Aku mencintaimu”

“eumm… terima kasih, aku juga mencintaimu, tetap mencintaimu”

Detik berikutnya hanya terdengar desahan dari ciuman Taehyung  yang sangat menuntut, hingga suara terjatuh yang membuatku dan Taehyung menghentikan aktivitas panas kami adalah Hyerin yang syok dengan pemandangan didepannya.Aku, sahabatnya tengah berciuman panas dengan Taehyung-idolanya yang menindihku diatas ranjang.

“JIGEUM IJE MWOANEUNGOYA??!!”Hyerin berteriak kesetanan saking terkejutnya.Bahkan kotak roti tart yang ia pegang jatuh dengan tidak cantik dihadapannya. Sedangkan aku tak peduli dengan ekspresi berlebihan Hyerin.Aku dan Taehyung kini tengah menertawakan Hyerin yang wajanya pucat seperti tak punya darah. Hahaha…

.

.Tbc

Annyeong……..

Gimana ceritanya? Pasti banyak yang tidak nyambung.

Sebelumnya maafkan gue yang menistakan V disini, Cuma… garing aja kalo gak ada gituannya# maklum saja pikiran gue masih hancur dan masih pertama, gue buat ff ini.

Setelah baca ff ini tolong tinggalkan jejak, minta bantuanya agar lebih baik membuatnya dikemudian hari…..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

4 thoughts on “[BTS FF Freelance] 21 Years Old (chapter 1)

  1. Ff ini terinspirasi dr filmnya Gikwang Beast yg Twenty years old ya? Mirip soalnya.hehehe..

    Versinya Tae boleh jg. Lanjut thor >_<

    Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s