[Ficlet] End of Wait

End of Wait - snqlxoals818
End of Wait

.

BTS’s Jung Hoseok & You | soulmate!AU, slight!friendship | ficlet 682 words | Teen

.

inspired by silentpeaches’ Soulmate AU Story Ideas on tumblr

.

another series of Bangtan Soulmate AU

End of Countdown | End of Silence | End of Monochrome

.

Ini adalah kisah bagaimana duniaku berakhir untuk mengawali dunia kami yang baru.

.

.

Jung Hoseok selalu menanti pergantian tahun. Dia pikir, lima belas tahun adalah waktu yang sangat lama. Namun, jika memiliki sesuatu istimewa yang ditunggu, waktu akan terkikis begitu cepatnya. Benarkah? Dan tahun ini, sialnya, detik menjelang tengah malam terasa amat lama. Hoseok jadi benci menunggu. Dia mondar-mandir di kamar sembari maniknya terus melirik jam dinding.

“Astaga. Baru jam sepuluh?!” jerit Hoseok. Dia mengacak lagi rambutnya dan mengempaskan tubuhnya ke kasur. Menelungkup, entakkan kaki berkali-kali, dan menjerit lagi seperti perempuan yang mengalami sakit perut hebat karena menstruasi.

Padahal, Hoseok sudah menolak ajakan sahabatnya menonton film terbaru (gratis) di bioskop dan lebih memilih di rumah sejak pagi, bertingkah seperti ibu-ibu menanti arisan dikocok, hanya karena besok ulang tahunnya yang kelima belas.

Ini penting, tahu!” Hoseok membela diri saat sahabatnya mengejek lelaki itu. Dia bukannya berlebihan, tapi hey, siapa yang tidak mau lekas bertemu belahan jiwanya?

Ya, benar. Belahan jiwa. Sesuatu hal spesial yang terus ditunggu Jung Hoseok. Peraturannya mengatakan, apa yang kamu tulis di tanganmu pada umur kelima belas, akan muncul di tangan belahan jiwamu yang juga berumur lima belas. Dan Hoseok sudah menyiapkan banyak spidol tidak permanen di kamarnya sejak bulan lalu.

Dia tidak sabar ingin menorehkan kalimat-kalimat sapaan, tanya, atau apa pun di tangannya. Hal pertama yang akan dia tanyakan, tentu saja nama gadisnya. Yeah, itu pasti! Tapi sialnya, lagi, Jung Hoseok baru saja terlelap. Terdengar dengkuran samar, dan dia melewatkan momen spesialnya.

.

.

Hoseok terbangun ulah gedoran pintu dan dering alarm. Kelopak membuka, dia mendapati kamarnya terang oleh cahaya mentari. Geming sejenak, berusaha mengingat apa yang dia lupakan, sampai akhirnya Hoseok tersadar. Dia berteriak kencang seperti bokongnya baru saja disengat lebah.

AAAAAAKK!”

“Ada apa, Hoseok-a?” Ibunya datang terburu-buru dan beliau menghela napas saat melihat anak lelakinya melompat-lompat kegirangan. Tidak seperti baru disengat lebah, tapi baru sadar kalau dia sudah berumur lima belas dan mungkin, akan segera bertemu belahan jiwanya. “Sudah coba menulis sesuatu?”

“Oh, iya. Belum,” jawab Hoseok menepuk keningnya.

“Nanti saja. Sekarang mandi dulu. Lihat tuh, sudah jam setengah delapan.”

Tidak, harus sekarang! Batin Hoseok setelah ibunya pergi. Dia menyambar spidol hitam di atas nakas dan mulai menorehkan huruf demi huruf di tangan kirinya.

.

Hai, aku Jung Hoseok.

.

Sekian detik berlalu, Hoseok tak juga mendapat balasan. Mungkin soulmate-nya bukan orang Korea? Maka, Hoseok mencoba lagi menyapa dalam bahasa Inggris.

.

Hi. I am Jung Hoseok.

.

Tidak ada balasan lagi. Mungkin soulmate-nya belum berusia lima belas? Atau mungkin gadisnya belum bangun tidur? Ya, bisa jadi. Tapi, tidak ada salahnya terus mencoba, kan?

Mencari spasi luang di antara dua kalimat yang telah ditorehkan di tangannya, Hoseok mulai menulis lagi. Kali ini, dia menuliskan alamat rumahnya, nomor ponsel, di mana dia bersekolah, dan tak lupa bertanya na—

BRAK!

Pintu kamar Hoseok menjeblak terbuka.

Seorang gadis muncul. Berdiri di ambang pintu selagi maniknya mengamati Hoseok yang duduk bersila di atas kasur sambil mencoret-coret tangan kirinya. Piama dengan celana pendek masih melekat di tubuhnya dan gadis itu menggeram marah.

“Jung Hoseok!”

Ssst, diam. Aku sedang—”

“Cepat mandi, nanti terlambat. Dan, berhenti menuliskan hal-hal tidak berguna karena kamu mengotori tanganku, tahu!”

Oh….

Hoseok mengerjap pelan. Mendongak, dia menatap gadis dengan seragam sekolah lengkap itu yang masih berkacak pinggang. Lengan sweternya tergulung, menampakkan tulisan berantakan bertinta hitam menghiasi seluruh lengan bawahnya. Hoseok kenal betul bagaimana tulisan tangannya. Dan, dia juga paham kalau gadis itu….

“Kuperingatkan! Jangan coba-coba mengucapkan kata itu, Hoseok-a.” Gugup, dia menarik kembali lengan bajunya. Berusaha membagi tatapan tajam, namun, Hoseok malah berjalan semakin dekat. “Ya! Kamu mau a—”

“Senang bertemu denganmu, My Soulmate.”

Jung Hoseok memeluk erat gadis itu. Beri tepukan pelan di puncak kepalanya sebelum menarik diri.  Ada senyum lebar di wajahnya dan mau tidak mau gadis bersurai panjang itu ikut tersenyum. Memang agak sedikit malu dan canggung, mengingat mereka telah bersahabat sejak lama dan satu fakta besar ini datang secara tiba-tiba.

Gadis itu lebih dulu berumur lima belas, omong-omong. Sengaja tidak ingin mengukir kata apa pun di tangannya karena dia terlalu takut menghadapi kenyataan siapa pasangannya kelak. Kalau sekarang… yah, tidak ada salahnya hubungan mereka lebih dari sekadar sahabat, kan?

.

“Mampus! Kita telat, Hoseok-a!”

“AAAAAAKK!”

.

Well, semoga dunia baru mereka baik-baik saja, ya….

.

fin.


Yeay akhirnya bisa kelarin soulmat!AU lagi. Maaf atas keterlambatannya ya /.\ Terima kasih yang udah setia nanyain kapan soulmate!AU dilanjut. Aku seneng karna ada yang nunggu ff absurd ini 😀

Oke, sampai bertemu di soulmate!AU selanjutnya (yang entah kapan akan dilanjut lagi *eh) XD

.

yeni

Advertisements

9 thoughts on “[Ficlet] End of Wait

  1. ya ampun akang ku akhirnya menemukan soulmate nyakyaaaa

    ayo akang kita udah terlambat !! cepat mandi !!

    #goodjob #keren #best #fanfiction

    Like

  2. AAAAA
    Waktu liat soulmate!AU ini update langsung cengar-cengir
    Eh setelah baca jadi makin cengar-cengir
    Setelah kemarin-kemarin pahit, sekarang aku nyicipin yang sweet banget gini:3
    Lucunya soulmate Hoseok ternyata sahabatnya sendiri, unyu beneran deh><

    Aah, gemez:3
    Kak, kutunggu series soulmate!AU yang selanjutnya yaaaa XD

    Like

  3. KAK YENEEEHHHH /sengaja alay/

    ini kok rasa-rasanya kudu ngegaplok mas hosok ya :”
    kenapa mas yang satu ini fanfiknya kudu nista seperti ini hiks

    trus kalo aku lagi gambar-gambar di tangan, berarti jodohku juga punya gambaranku di tangannya?’-‘)
    /lah

    Like

  4. End of wait
    Aku juga nunggu ff ini, jadi pas ama judulnya ㅋㅋㅋㅋ

    Dan….

    Kya!! Finally, bag Jung Hoseok di post juga >< Req waktu itu dibaca kali ya? Ehe.. /sok amat/
    Awalnya kupikir you itu readersnya, udh mau ngefly aja ceritanya /bhaks/
    Ini sesuai bgt dah ma Hoseok, heboh amat nunggu gituan 😂
    Dan ternyata Soulmate-nya sahabat sendiri XD Duh kok sweet ya >< Kan pengen juga, jadi sahabat Hoseok biar jadi soulmatenya /ngayal/

    Ah, absurd dimananya kak yeni/? Ini mah bagus namanya, selalu aku tunggu ㅋㅋㅋ… Series lainnya ditunggu kak! Fighting!

    Like

  5. Lempar hobi, lempar!!!! Dia otaknya sudah salah posisi, perlu di kocok lagi biar pas… Wkwkwk

    Keren keren… Suka~~
    Lagi donk, bikin lagi donk bikin lagi~

    Like

  6. Waaaaah akhirnya soulmate!au nya di update juga XD

    Wihihi imut banget lah mereka itu ternyata endingnya bahagia gini gak nyangka XD

    Dan tbh kak yen ini gak absurd kok menurut aku, serasa aku sedang berfantasi dengan hoseok(??)

    Huhuuuuuuu! Keren! Masih ada lanjutan soulmate!au nya kak? XD 7 member? XD

    Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s