[BTS FESTA] La Madre

photo-1446001659471-a1bb12be192f

“Dia hidup, tetapi juga mati.”

— a prompt by darkchocobee

aurora‘s property

Kim Seokjin – Kim Taehyung – Bae Joohyun
a ficlet (exactly 666 words)
AU-family ; slight!supranatural ; slight!comedy (?)
Rated G


Ini semua karena Taehyung.

Dia tahu betul aku tidak suka hal-hal yang berbau horor, mistikal, supranatural, dan—terserahlah, tapi dia masih keras kepala dengan mempraktikan ritual pemanggil arwah yang ia baca dari salah satu artikel di portal berita. Aku sudah melarangnya dengan ancaman potongan uang saku dan pengurangan jatah makanan selama sebulan penuh. Tapi bocah itu malah berkata,

“Silakan saja, Yah, soalnya aku masih bisa numpang makan di rumah Jimin.”

Sambil memamerkan gigi-giginya yang belum rata, ia menyenandungkan lagu tema Beelzebub dan melengos mengeluari pintu rumah, pergi berbelanja keperluan ritual sucinya.

Dasar anak-anak! Dia pikir memanggil arwah ibunya ini tidak akan mengganggu keseimbangan dua alam! Pokoknya kalau nanti Joohyun kembali dengan gaun putih berlumur darah dan bercak tanah, serta wajah penuh luka dan rongga mata hampa, aku sudah siapkan ayat-ayat pamungkas untuk mengembalikan arwahnya dengan damai. Beristirahatlah dengan tenang, Sayangku. Aku sudah mencoba menegur Taehyung tapi dia tidak menurut, kau boleh mengomeli bocah bandel ini sebelum kembali ke surga.

Saat malam tiba, Taehyung segera melancarkan aksinya dengan begitu mulus. Lilin-lilin yang wanginya menyengat berjejer di ruang keluarga, bersama kembang-kembang tujuh rupa yang barangkali dipetiknya dari kebun keluarga Choi di seberang. Taehyung melakukan gerakan-gerakan aneh dan mengucapkan kalimat-kalimat tak kalah aneh pula, membuatku menganga di depan pintu karena dia tidak begini cepat dalam mempelajari matematika atau IPA, tetapi dia sudah cakap memanggil arwah padahal baru tadi siang ia membaca teorinya.

Ah, Joohyun, lihat putra kita; dia menyia-nyiakan otaknya.

Seketika lilin-lilin langsung padam. Asapnya menari-nari dalam gelap, sebelum membumbung di udara, berkumpul jadi satu, membentuk sebuah siluet, dan memadat jadi sesosok wanita.

“Ibu!” pekik Taehyung girang bukan kepalang.

“Joohyun?” tanyaku tak percaya.

“Siapa yang memanggilku saat aku sedang asyik makan piza makaroni di surga kelas B?” Joohyun mengomel, berkacak pinggang. Dia tidak menyeramkan seperti yang kubayangkan; dia makin cantik, gaun putihnya tidak kotor, malah bersih dan bercahaya.

Ini pasti cuma mimpi. Semoga saja Harry Potter sedang terbang naik sapu dan menerjang atap kami.

“Aku yang panggil Ibu!” kata Taehyung, ia menegakkan tubuh. “Soalnya aku kangen Ibu. Kenapa sih Ibu mesti kena—apa itu namanya, Yah? Tiroid? Terserah! Pokoknya, aku mau ketemu Ibu lagi karena es krim buatan Ayah tidak seenak buatan Ibu!” Taehyung mencerocos, rupanya dia benar-benar senang bertemu ibunya lagi. Terlepas dari hinaannya soal es krim buatanku, aku jadi turut senang.

Joohyun memandangku minta penjelasan, yang cuma kubalas dengan pandangan ‘aku-tidak-tahu-apa-apa-oke-anakmu-ini-memang-tidak-bisa-ditebak’.

“Bu,” kata Taehyung lagi, kali ini suaranya satu oktaf lebih rendah. “Jangan tinggalkan aku dan Ayah, lagi, ya? Cuma Ibu yang mau membacakanku cerita Spider Man dan Iron Man sebelum tidur.”

Ah, sesederhana ini. Taehyung cuma merindukan sosok ibu saja.

Joohyun tersenyum, hangat meskipun presensinya cuma kabut belaka. “Oh, Nak,” ujarnya sambil mengulurkan tangan, mencoba membelai pipi Taehyung tetapi tidak bisa karena tangannya tembus. “Ibu tidak bisa terus-terusan di sini karena para bidadari di surga suka bergosip dengan Ibu, kami bahkan baru saja merencanakan arisan.”

Tuhan, tolong katakan dunia ini masih waras.

Taehyung mulai merajuk. “Ibu meninggalkan kami cuma demi arisan dengan bidadari? Kalau begitu bawa aku ke surga!”

Mana bisa begini?! Tidak boleh! Kalau Joohyun dan Taehyung ke surga, lalu aku sendirian di dunia? No way!

“Ibu tidak meninggalkan kalian, kok. Kalau kata orang-orang di film sih, ‘Aku akan selalu ada di hatimu’,” balas Joohyun, masih tersenyum. “Lagi pula, belum waktunya Taehyung ikut ke surga. Mereka masih menyiapkan kamarmu, katanya kau harus belajar lebih giat lagi di dunia dan jadi polisi seperti yang kauimpikan.”

Kekecewaan Taehyung hilang, kembali digantikan oleh raut kekanakannya yang riang. “Yang benar, Bu?! Asyik!”

“Benar, kok,” jawab Joohyun. Kemudian ia kembali mendelik padaku. “Oh iya, Taehyung, tolong jaga ayahmu, ya. Kalau dia sampai menikah dengan wanita licik yang cuma mau warisan, kau boleh sedikit main-main dengan pisau daging.”

“Ha-ha-ha, menyentuh sekali,” sahutku gugup.

“Sudah dulu, ya, aku ada janji untuk berendam kelopak bunga mawar dengan geng bidadariku. Pokoknya, ingat saja pesan Ibu. Dadah!”

Kabut yang membentuk Joohyun lenyap, menyisakan bau-bauan dari lilin. Taehyung menoleh padaku, mengatakan sesuatu.

“Ayah, besok kita panggil Ibu lagi, yuk? Soalnya aku masih belum puas.”

Tidak lagi!

finish.


notas:

  1. Dek Aya maafin prompt-nya jadi fict absurd bin nista begini.
  2. Tulonq aku gatau mesti ngakhirin gimana ;___________; sumpah da niatnya cuma sekitaran 300 words EH EH kebablasan.
  3. Dan makasih yang sudah bertahan baca sampai sini. Aku sayang kalian meskipun aku lebih sayang WiFi.
Advertisements

30 thoughts on “[BTS FESTA] La Madre

  1. Hai :’v azka here
    Aku reader baru disini 😊salken :’v
    Tadinya niatan banget nyari cerita yang castnya seokjin kek psyco horor gitu eh pas nemu dibaca malah ngakak gini :’v
    Ngidam apa ko bisa anaknya cem taehyung gitu 😂😂 tapi keren ceritanya 👍👍kapan kapan buat yang psyco sekaligus horor ga nanggung ya :’v
    Keep writing ka!!

    Like

    1. aurora

      halo azka! aku aisya. salam kenal juga loh. aduh kusenang deh banyak yang expect ini jadi horror terus berujung ngakak HAHAHAHA. duh kalo bikin psycho sama horror… tunggu berapa tahun lagi yha soalnya aku berani liat muka valak aja udah achievement 😂 yosh makasih udah mampir! ❤ ❤

      Liked by 1 person

    1. huhuhu aku pengen buat yang serem tapi kok ga jago yha jadilah nge-crack gini :” hayuklah yang mau nemenin papa jin asalkan ga ngincer hartanya doang HAHA. eniwei makasih udah mampir yaaa ❤ ❤

      Like

  2. AIS KENAPA SEH SELAMATKAN SELERA HUMORKU TOLONG-
    Kirain tuh bakal serem menegangkan kaya film-film horror US gitu, eh ternyata… Joohyun sama Seokjin punya dosa apa di masa lalu kok anaknya begini amat XD
    Joohyun ya tuhan ternyata surga senikmat itu pantes dia betah 😀 Ada pizza, arisan, spa bunga mawar, terus geng bidadari itu apa coba.
    “Ah, Joohyun, lihat putra kita; dia menyia-nyiakan otaknya.” TAU NGGA AKU FACEPALM BACANYA HAHAHAHAH
    Keep writing ya Ais cubanget kusuka ❤

    Like

    1. HAH AKU MESTI PIYE RAN ; A ; aku tadinya emang mau bikin yang seriusan gt, yang horror tapi gabakat ah :(( wkwk iyadong di surga mah siapa yang ga betah?? kan katanya semua yang kita mau disediain jadi yha….
      heu makasih udah nyasar sini yha ran, keep writing too ok ❤ ❤

      Like

  3. Key

    Hi, I’m Key.
    Sedang blogwalking karena masih baru di dunia wordpress ini lalu aku menemukan ff kamu.
    Kocak parah dan crack abis. Thumbs up!
    I love your writing too, anw ❤

    Like

  4. Raserin

    Aslinya ni ff kudu bacanya kudu sedih apa ngakak.. kasian mereka d tinggal ibunya tapi ngakak juga pke mau ngadain arisan segala haha

    Like

  5. kupikir prompt-ku bakal jadi ff serius, tapi….. KAK KUSUKA GESREKNYA KELUARGA KIM wkwkwkwkwk ngakak tau ngga kak, mana joohyun segala arisan sama bidadari surga sama makan pizza XD zaiko segala ih suruh suruh tae main main piso dapur X))
    Te o pe lah ficnya wkwkwkwkwk

    Like

    1. huhuhu aya, tadinya aku buat yg slice of life serius lho tapi pas dibaca ulang malah: “HAH INI APA???” akhirnya banting setir pas udah mepet deadline ✌✌ tapi alhamdulillah nggak mengecewakan :”)) iya ditambahin bumbu zaiko kan aya demen ((SLAP)) yosh thx a lot aya!

      Like

  6. kidokei

    LAH LAH LAH LAH NGAKAK EUY
    Kok jadi gesrek gini, cem yang nulis /gaa :”v
    Ih ini ya is, bikin aku metik sesuatu…
    …berimajinasilah seliar mungkin…segesrek mungkin…di luar yang biasanya:”v
    Wesss poko e iki SEDAPH. Laffyu mba munaroh q

    p.s: aq gatau ini komen cem apa

    Like

    1. NGAKAK NGGA GRATIS YHA. ih tau aja sih kamu aq jadi maloe kyaaa. yup benar sekali, itulah yang w dapet setelah bacain tulisannya rick riordan. ampun deh si om itu :”)) laffyutu my derpina ❤ ❤

      p.s: komen bebas ajalah wong fict-nya gabener gini

      Like

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s