[BTS FF Freelance] I Always You Together – (Oneshot)

PicsArt_05-21-04.08.46

I ALWAYS YOU TOGETHER

Main Cast : OC Kim Hye Sang

BTS Jeon Jungkook

BTS all member

Length: oneshoot

Genre : Romance, love, school life,sad

Ranting :PG- 17

 

Summary…..

Kau tidak seperti yang ku bayangkan..

Namja dingin,cuek, tetapi dugaan ku salah

Kaulah namja paling hangat..

 

HyeSang HOME..

“appa apa kita akan tinggal di rumah ini?”tanyaku.

“ne wae?apa kamu merasa asing dengan rumah ini?”

“hmmm…tak seperti rumah yang kita tinggali di amerika”jawabku dengan asal

Yahh..memamang aku tinggal di amerika, aku juga masih keturunan korea jadi lumayan bisa berbahasa korea. Aku kekorea hanya mengikuti appaku bekerja sementara di korea tapi entalah samapai kapan.

“sayang besok kau mulai besrsekolah ne” ucap appaku.

“ne,tapi aku akan bersekolah dimana?”tannyaku.

“besok kau akan tau anakku,tidurlah kau pasti capek.”

Aku langsung menuju kekamar lantai dua disitulah kamarku,ku buka koperku dan mulai menata barangku yang kubawa dari amerika. Aku merindukanmu sambil mencium seseorang yang berada di foto.

Yah kau benar foto itu aku, appadan eommaku,eomakku meninggal sejak aku berusia 4 tahun akupun juga masih tinggal dikorea, setelah meninggalnya eomma aku dan appa berpindah ke amerika untuk bekerja disana dan sekarang appa ditugaskan kembali oleh perusahaanya di korea dimana Negara ini aku dilahirkan,

MOORNING DAY….

Seseorang masih dibawah alam sadar dan begitu juga selimut masih setia menutupi tubuh yeoja ini, hal ini tak tejadi begitu lama tiba-tiba

Dok..dokk…dokk. ketukan pintu”sayang bangun apa kau lupa ini hari pertamamu masuk untuk bersekoloah?”Tanya seseorang dari balik pintu.

1 menit

2 menit

Tak ada jawaban dari pemilik kamar ini mungkin masih di alam mimpi dan kurasakan seseorang menyeret selimutku yang masih membalut ditubuhku.

“hyaa,,, ini masih pagi aku ingin tidur.”gerutuku

“yak!!! Cepat bangun sebelum appamu ini marah!.Teriak appa tepat ditelingaku.

“ne..wae?” tanyaku

“wae?kau masih bertanya HyeSang ini hari pertama kau bersekolah jadi bersiaplah setelah itu appa akan mengantarkanmu ke sekolah”. Perintah appa sedikit kesal

“seragam?” tanyaku

“appa belum membelikanmu seragam kau pakai saja seragam sekolah yang di amerika ne.” jawabnya

“hmm…”dengusku sambil menuju kekamar mandi.

Aku tidak yakin apa aku bisa belajar disana dengan baik aku masih harus belajar mengenai Negara Korea ini.

<skip>

Akupun selesai mandi dan kupakai seragam sekolahku dulu dan memakai sedikit make up dengan tipis kuuraikan rambutku yang dibilang lurus dan berwarna sedikit pirang, kusiapkan buku-bukuku

“appa aku siap.”sahutku dari atas

“ne cepat turun, sebelum kau terlambat dan mari kita sarapan terlebih dahulu” teriaknya

“ne”segera aku turun kebawah untuk menemui appa, karena ia sudah menungguku sedari tadi.

“appa kajja kita berangkat ne.” ucapku

“apa kau tak ingin sarapan dulu?.” tanyanya

“ani.. aku ingin makan dikantin nanti saja.”jawabku

Akpun langsung menuju kemobil dan tak lupa juga appaku karena iajuga harus bekerja diperusahaan.

10 menit kemudian..

“appa apa ini sekolah baruku?” tanyaku

“ne”jawabnya dengan singkat

Yah disinilah aku berdiri sekolah baruku Hanlim Arts High School masih terasa asing bagiku,tapi aku akan berusaha.

“hmm..aku masuk kedalam ne?” tanyaku

“hmm HyeSang jangan lupa obatmu harus diminum.” Jawabnya

“ne.” Kugerakan kakiku menuju gerbang sekolah dan terasa begitu cagung kuedarkan pandanganku dan semua namja yang kulewati hanya diam dan menatapku dengan intens”aishh..apa semua namja disini memang sedikit aneh”kuabaikan tatapan namja itu.

Langsung tanpa basa-basi ku cari ruang guru sebelum mencari kelas dan sambil melihat sekolah baruku,tak kusangka aku menuju taman belakang sekolah”woah…tak kusangka sekolah ini mempunyai taman yang begitu cantik”tapi aku juga tak lupa hal pertama yang kucari ya itu ruang guru dan kelasku,ku tengok ada seorang namja yang duduk dekat pohon tepat aku berdiri

“mianh..apa aku boleh Tanya ruang guru itu dimana,boleh anda antarkan?” tanyaku dengan hati-hati.

“hmm.. mianh aku tidak bisa mengantarkanmu aku masih lelah.”jawabnya dengan ketus dan dingin

“haish namja ini sangat menyebalkan apa dia tak melihat aku siswa baru disni.”gerutuku dalam hati.”kalau begitu kau bisakan tunjukan arah-arahnya?”tanyaku

“dari sini belok kiri dan nanti ada tulisan ruang guru masuklah” jawbnya sesingkat-singkat mungkin.

“gomawo” jawabku

Ku ikuti petunjuk namja dingin itu dan alhasil aku sudah berdiri depan kantor guru tiba-tiba

“apa kau anak pindahan dari amerika?”tanyanya

“ne.”jawabku sambil membungkuk menirukan adat korea

“kalua begitu kau ikuti saya,ne,saya akan menjadi wali kelasmu.”jawabnya dengan senyuman

“ne seongseamnim”jawabku

Mengikuti sseam dari belakang aku juga tidak tau akan dibawah kemana semua kelas menatapku dengan intens aku pun hanya bisa menundukan kepalaku dan tepat didepanku bertulis kelas 2-2”apa ini benar kelasku?” batinku

“yah ini kelasmu”ucapnya sambil menunjukan

JUNGKOOK POV

Aku menuju kelasku yang seperti biasa sangat ramai dan tak bisa diam yah itulah kelasku 2-2 aku tadi juga sempat ketemu anak baru ku kira ia bukan dari korea karena seperti campuran amerika-korea sebagi namja ia terlihat cantik dan tentunya seksy.

Kring…kring..bel berbunyi bertanda pelajar akan segera dimulai. Beberapa detik kemudian semua siswa diam ternyata “seongsseanim datang dan siapa yang bersama seong sseamnim itu sepertinya aku kenal.”batinku

“anak-anak kita akan kedatangan murid baru dari amerika semoga kalian bisa berteman baik denganya”

“ne..sseam”jawabnya dengan serempak

Kuedarkan pandanganku kearah pintu dan ternyata yang dimaksud sseam itu yang kutemui di taman belakang sekolah.

Author

Ku pekenalkan diriku Kim HyeSang imnida bangapta,” ucapku

“jadi tolong kalian dapat berteman dengan HyeSang dan kau boleh duduk didekat jungkook” ucapnya sambil menunjukan tempat yang paling belakang dan pojok.

“mwo?namja itu?namja dingin,cuek. Hishh..kenapa aku harus duduk dengannya. Gerutuku dalam hati sambil menuju bangku yang ditunjukan sseam kepadaku

“annyeong Kim HyeSang imnida bangapta,” ucapku dengan senyum yang mengembang dibibirku.”apa aku boleh duduk disini?” kataku sambil menunjuk bangku yang kosong. Namun tak ada jawaban, tanpa meminta persetujuaanya kududuk di dekatnya.

“hmm.. omonh-omong siapa namamu?” tanyaku sambil memandang wajahnya.Sebaliknya namja itu hanya diam dan mengalihkan pandangan ke luar jendela.”HyeSang kau harus sabar ne,”batinku dalam hati benar-benar harus sabar menghadi namja seperti ini.

Jungkook POV

Akupun terkejut atas perkataan seong sseamnim,dia maksudku HyeSang sebangku denganku?. Begitu ia meminta izin kepadaku untuk menempati bangku kosong sebelahku aku hanya diam karena aku takut jika ia tau kalau aku mulai menyukainya. Tiba-tiba lamunanku pecah begitu saja

“hmm omong-omong siapa namamu?”tanyanya. ya tuhan harus bilang apa ini sungguh aku tidak tahan seakan jantungku berdegup dua kali lebih cepat, sebaiknya kuedarkan penglihatanku ke luar jendela mungkin akan menghilangkan rasa ini.

Kutengok saat pelajaran sejarah korea ia hanya mendengar dan tak lupa menguap mungkin ia masih belum paham tentang sejarah korea pada masa lampau,aku hanya bisa menahan tawa karena ia hanya menggerutu tak jelas.

Kring…kring..bel istirahat berbunyi dan semua murid-murid berhamburan keluar untuk kekantin, yah hanya akau dan HyeSang saja yang masih ada dikelas

“kau tidak kekantin?”tanyanya

“ani” jawabku sesingkat mungkin.

“boleh aku mengetahui siapa namamu,kuharap kau bisa jadi temanku.”ucapnya sambil menatapku

“j-jeon jungkook imnida” balasku.

“hmm.. jungkook nama yang bagus.” Ucapnya

Akupun langsung menuju keluar untuk menghindari HyeSang,sungguh aku tidak bisa menahan rasanya ingin menciumnya. Namun niatku kubatalkan karena dari belakang ada yang memenggilku

“jungkook tolong ambilkan obatku dibawah mejamu aku tak bisa mengambilnya.” Ucapnya sambil memegang hidungnya

“gweanchana? Ne bentar aku akan mengambilkan” jawabku dengan panik

“ah.. kenapa terjadi pada saat-saat aku pertama masuk sih” gerutunya sendiri

“wae?mwo?kau mimisan HyeSang,mari kuantar ke UKS.” Ajakku

“aniyo jungkook aku sudah biasa mengalaminya gomawo kau mengawatirkanku.” Balasnya

“tentu saja aku mengawatirkhanmu meskipun aku masih mengenalmu beberapa jam yang lalu,tapi perasaanku tak bisa dibohongi aku ingin melindungimu,mencintaimu sebisaku, aku akan mengusahakan.”

Kim HyeSang POV

“jungkook gwenchana?”tanyaku

“oh-oh ne.”jawabnya dan ia langsung meninggalkan ku begitu saja

“kenapa aku masih belum sembuh dari penyakitku ini,aku sudah bosan untuk meminum obat-obatan ini yang selalu bersamaku dimanapun

Flashback

Ketika umurku menginjak 15 tahun aku merasa lemas setelah berlari dan susah untuk mengatur nafas,tak jarang-jarang juga apabila aku menghirupudara dan mengandung debu pasti paru-paruku terasa sangat sakit dan berbatuk darah,setelah itu aku diperiksakan kedokter oleh appa

“dok bagaimana keadaan anak saya?” Tanya appakepada dokter yang memeriksaku

“anak bapak sekarang terkena paru-paru basah dan anak bapaktidak dapat berlari dengan cepat seperti anak biasanya” ucap dokter

“aku mendengar perkataan dokter hanya bisa menangis dan tak dapat berkata apa-apa aku hanya bisa menjalani hidupku danterus berusaha agar aku sembuh kembali,bisa berlari seperti anak-anak yang lain.” Batinku dalamhati

“tolong dokter sembuhkan penyakit ini dari anak saya ku mohon”ucap appa dengan sedikit kikuk

“kita akan menjalani operasi setalah anak bapak berumur 17 tahun.”

“ne” jawab appa sambil memeluku.

Flashback End

Kring..kring bertanda usai jam istirah ku lihat kini jungkook juga sudah kembali dan duduk ditempatnya, sebentar lagi pelajaran biologi akan segera dimulai langsung menuju tempat duduk ku dan kutaruh kepalaku untuk memejamkan mataku.

Skip

 

Pulang Sekolah

“ah..akhirnya selesai juga”ucapku sambil merapikan bukuku yang habis kugunakan. “jungkook-ah aku pulang dulu ne dan kau hati-hati dijalan” ucapku sambil melambaikan tanganku.

kuedarkan penglihatankutapi aku masih belum menemukan mobil appaku. “apa masih belum tau aku pulang jam berapa?’ sambil melihat jam tanganku yang melingkar di pergelangan tanganku.

“ehm.. apa kau menunggu jemputan?” Tanya seseorang dengan tiba-tiba

“eoh jungkook ne aku masih menunggu appaku untuk menjemputku, wae?” tanyaku

“kau bisa pulang bersamaku,kuantar sampai dirumah dengan selamat.” Tawarnya kepadaku

“Eoh..kenapa namja ini berubah menjadi baik seperti ini apa mugkn ia kasihan saat melihatku mimsan tadi” batinku dengan seenaknya.”apa aku tidak merepotimu?”tanyaku

“ani..kajja naiklah dan jangan lupa kau pakai jaket ini dan helm.” Jawabnya

Melempariku sebuah jaket,tunggu kenapa jaket ini sama warnanya dengan jaket yang dikenakan jungkook,”apa ini jaket yeojachingunya?aish pertanyaan tak penting”. Batinku .langsung saja kupakai dan naik ke montor sport merah milik jungkook.

“berpeganganlah mungkin aku sedikit kencang”ucapnya

“mwo?apa namja ini mencari kesempatan dalam kesempitan,dasar namja mesum.” Gerutuku dalam hati

Jungkook POV

Kukendarai montorku dengan kecepatan sedikit kencang dan kurasakan ada sebuah tangan yang melingkar dengan erat di pinggangku aku hanya bisa tersenyum dan merasa waktu yang tepat untuk menyatakan cintaku ini.

“HyoSang dimana rumahmu?”tanyaku

“di gangnam, apa kau tau?” tanyanya kembali

“ne aku tau” jawabku

Tak membutuhkan waktu lama aku sudah sampai mengantarkan HyeSang ke rumahnya.

“gomawo kau telah mengantarku, mungkn ini yang terakhirnya.” Ucapnya

“wae?” tanyaku

“ani hanya saja aku tidak bisa menerima bantuanmu karena aku tak lemah seperti yag kau pikirkan,aku taukau mengantarkanku pulang karena kau merasa kasihan Karena aku tadi mimisan.” Jawabnya dengan asalnya.

“ani… aku tidak bermaksud untuk itu,aku hanya ingin mengantarkanmu dengan tulus.” Ucapku

“sekali lagi gomawo jungkook-ah” ucapnya dan pergi untuk masuk kerumah

Tapi hal ini takkan kubiarkan secepat mungkin kuraih pergelangan tangan HyeSang dan ku tarik kepelukanku”HyeSang aku tidak bermaksud itu aku hanya mencintaimu saranghae HyeSang” ucapku sambil mengusap rambutnya.Kulepaskan pelukanku”aku tidak akan memaksamu untuk menjawab sekarang tapi aku akan menungu jawabamu.” Ucapku

Author

“Apa jungkook mencintaiku apa aku tak salah dengar siapa yang mau dengan yeoja sepertiku yang difonis penyakit paru-paru.” Batinku

“mian..hiks..hiks.. pasti kau salah orang untuk menyatakan cintamu,aku tak pantas menjadi yeojachingu,u hiks..hiks.hiks…”

“ani kaulah yeoja yang terbaik.”

“tapi ada satu hal yang masih belum kau ketahui aku mengedap penyakit paru-paru basah, aku tidak seperti yeoja lainnya,aku tidak bisa berlari seperti kau jungkook,aku tak sesempurna yeoja lain.”ucapku sambil menangis terhisak-hisak

“ani aku akan menemanimu sampai kapanpun”

“Hiks..hiks..hiks..mian hiks.hiks jungkook sepertinya aku masih belum bisa menjawab pertannyaanmu” ucapku dengan hati-hati.

“ne..aku akan menungumu sampai kapanpun.” Ucapnya sambil memelukku

.

.

.

3 Bulan Kemudian…

Hubunganku dan jungkook kehari bertambah dekat dan kurasakan nyaman dan detak jantungku tak bisa terkontrol saat bersamanya,apa ini disebut cinta.

“sayang kita besok malam akan kembali ke amerika untuk pengobatanmu” ucap appa dengan tiba-tiba

“mwo?besok malam?apa tak merasa terlalu cepat?”tanyaku dengan terkejut

“ani kalau kita cepat untuk mengikuti saran dokter pasti kesembuhanmu juga semakin cepat sembuh” ucap appa.

“ne aku akan melakukannya.”jawabku dengan lesu.”appa aku berangkat kesekolah dulu ne.” pamitku

“perlu kuantar?”Tanya appa kepadaku

“aniyo..aku akan naik bus gomawo.”balasku

Akupun segera berlari kerumah menuju ke halte bus,”haishh..apa mungkin bus hari ini semua libur?”gerutuku,sambil meunggu bus akupun memainkan hpku dan mengecek SNSku.

Tin..tin.. sebuah klason montor berbunyi seperti mengisyaratkan untuk menengoknya,kutengok dan ternyata pemilik suara klason itu dari montor sport milik jungkook.

“kajja naik,apa kau ingin terlambat?”

“ne..?aniyo aku hanya sedang menunggu bus.”jawabku

“bus dijam segini pasti sudah tidak ada,kajja kau bisa berangkat denganku!” tawarnya kepadaku sambil menyerahkan helm dan jaket yang sama seperti jungkook pakai.

“ne..!”balasku sambil menerima jaket dan helm

Hanlim Arts High School

Kamipun sampai diparkiran dan menjadi tontonan semua siswa yang berada di parkiran”apa itu yeojachingu jungkook oppa?”Tanya seorang yeoja yang menatapku dengan sinis.”ah ini tidak boleh terjadi jungkook oppa hanya boleh menjadi milikku.”gerutu yeoja lainya. Bagiku omongan murid-murid disini sangat tak penting apa ia tak bosan membicarakan orang lain.

“kajja ke kelas”.ucapnya sambil mengandeng tanganku

“ne..?”aku tersentak bisa-bisanya jungkook menggandeng tanganku didepan semua murid aku hanya memandang kebawah sepertinya pipiku sekarang sudah berwarna seperti udang rebus atau bahkan melebihi warna itu.

Sesampai dikelas akupun duduk dan merasa tak nyaman karena semua yeoja bahkan namja menatapku dan jungkook seperti ada beribu-ribu pertanyaan.”huhk..huhkk.hukh..”kutarik nafas dalam-dalam untuk mengatur nafasku yang mulai takberaturan dan mengambil tisu di dalam tasku ku,

“gweanchana?”Tanya jungkook dengan panik

“ne gwenchana,aku sudah terbiasa seperti ini” jawabku dengan lemas

“mukamu juga pucat apa benar kau mersa baik-baik saja dan batukmu menghasilkan darah,apa penyakitmu separah ini?”tanyanya

“mungkin aku harus minum obat sial ini, kalu tentang penyakitku molla aku masih belum mengetahuinya.” Jawabku

“sebaiknya kau cepat periksa kedokter sebelum penyakitmu tambah parah.”saranya

“ne. namja yang tadinya dingin dan cuek kepadaku sekarang menjadi namja yang hangat.”ucapku sambil mecubit pipi jungkook yang sedikit cubi.

“jungkook-ah nanti waktu istirahat aku ingin membicarakan sesuatu padamu diatap ne.!”ucapku dan ia hanya membalas anggukan yang bertanda mensetujui ajakanku.

Jungkook POV

Sebenarnya ada apa?aku takut jika HyeSang meninggalkanku begitu saja,aku tidak ingin kehilangan dia,dia termasuk yeoja yang dapat menubah sikapku. Kutunggu bel masuk dan

Kring..Kringg..

Semua murid langsung duduk dan mendapati seongsaemnim sudah datang”huff hal yang membosankan” gerutuku dalam hati, jam pelajaran segera dimulai dan diselang selang jam pelajaran ku tengok HyeSang yang sedang memperhatikan sseam menerangkan di depan papan tulis”cantik,baik,lembut bentuk badannya sangat sempurna dan tak kalahnya bibirnya sangat merah seperti cery”hanya itu yang berada difikiranku.

“mwo?sekarang kita lagi diterangkan oleh sseam kenapa kau tak mendengarkan melainkan memandangku,eoh?” Tanyanya masih memandang di papan tulis.

“aniyo..hari ini kau sangat cantik aku semakin menyukaimu”ucapku sambil tetap memandangnya.

“haishh jungkok –ah jangan menggodaku ini bukan waktunya.”ucapnya sambil memegang pipinya yang sudah berwarna merah karena ucapanku tadi

“hehe..”senyumku kurasakan juga sehari tambah hari wajah HyeSang sangat pucat dan lemas tak mempunyai tenaga aku kasihan melihanya,seumuranku hanya bermain dan mearasakan kehidupan dengan bahagia tetapi tidak dengan HyeSang ia harus melawan penyakitnya dengan mati-matian.

“ahhh..kutengok hidung HyeSang mengeluarkan darah,kau mimsan.” Ucapku sambil memberikan tisu.

“ne gomawo” jawabnya

“kajja kita ke UKS aku tidak bisa menerima penolakanmu.”ucapku sambil menggandeng tanganya yang dingin

“sseam aku meminta izin untuk mengantarkan HyeSang ke UKS karena hari ini merasa kurang sehat.”izinku kepada sseam

“ne.. tololng kau rawat HyeSang!” perintahnya. Kuanggukan kepalaku dan membawa HyeSang keluar menuju ke UKS,

UKS ROOM

“duduklah dan berbaringlah istirahkan tubuhmu ini.”ucapku

“ne..jungkook-ah”pangginya

“ne,wae?”jawabku

“aku ingin membahas soal 3 bulan yang lalu saat kau mengutarakan persaanmu kepadaku, apa pertanyaan itu masih berlaku saat ini?” tanyanya.

“ne,aku akan menunggu jawabanmu sampai kapanpun” ucapku

“kau tak usah menunggu jawabanku jungkook-ah.”ucapnya

“mwo?apa kau bercanda?aku tidak ingin kehilanganmu.” Ucapku sambil menatap manic matanya.

aniyo jungkook-ah maksudku bukan itu,aku akan menjawab pertanyaanmu sekarang juga.”ucapnya

Deg..deg..deg aku takut kalau HyeSang akan menolakku akau hanya bisa pasrah dan berdoa agar ia menerima cintaku yang sangat kutungu-tungu saat ini.”apa jawabanmu?”tanyaku dengan ekspresi sedatar mungkin

“aku tak bisa…”.hening sekejap dan ia melanjutkan bicaranya” aku tak bisa menolak cintamu jungkook-ah.”ucapnya dengan senyum mengembang

“jinjah?aku tidak mimpi?akhirnya kau sekarang menjadi milikku seutuhnya saranghae HyeSang.”ucapku sambil memeluk HyeSang yang sekarang resmi menjadi yeojachinguku.

Author

“jinjah?aku tidak mimpi?akhirnya kau sekarang menjadi milikku seutuhnya saranghae HyeSang.”ucapnya

Aku hanya bisa menganggukan kepala dan membalas perkataan dari jungkook”nado saranghae junkook-ah.”ucapku. bisakah aku memanggilmu dengan sebutan oppa?”tanyaku

“ne dengan suka rela chagi”ucapnya dengan wajah yang bahagia

“mian jungkook kebahagiaanmu mungkin hanya sebentar malam ini aku akan terbang menuju amerika untuk melakukan operasi paru-paru mungkin akan meninggalkan korea sekitar 5-7 bulanan,apa jungkook akan meninggalkanku dan mencari yeoja laianya?”tanyakudidalam batin. Lamunaku buyar tiba tiba

.

CHU..

.

Sebuah benda mendarat ke bibirku terasa sangat lembut dan manis. Kubuka mataku ternyata jungkook oppa menciumku ini ciuman pertamaku first kiss.Aku hanya bisa diam dan memejamkan mataku meikmati ciuman yang jungkook oppa berikan padaku. Semakin lama ia melumat dengan tempo terburu-buru,segera kulepasakn ciumanku dan segera menarik nafas dalam-dalam.

“mwo?apa kau tak suka?”tanyanya

“ani oppa kau hampir saja membunuhku.”jawabku dengan mempout bibirku.

“mian aku terbawa emosi lagian bibirmu terasa manis.” Ucapnya sambil membersihkan bibirku yang basah karena ciuman tadi

“oppa”panggilku.

“ne..wae?apa kau menginginkan lagi?” Tanya dengan tatapan mesumnya

“ani dasar namja mesum,oppa malam ini aku akan berangkat ke amerika untuk melakukan pengobatan disana”ucapku sambil menundukan kepala.

“MWO?KAU AKAN MENINGGALKANKU?ANI AKU HARUS IKUT.”teriaknya dengan terkejut

“oppa jangan begitu aku disana hanya menikuti terapi tak lebih jadi oppa jangan melarangku ne,aku hanya sebentar ke amerika kira-kira 5-7 bulan.”ucapku sambil memegang tanganya untuk menyakinkan.

“mwo?5-7 bulan kau anggap itu sebentar!!” ucapnya.

“oppa hiks..hiks.. jaebal,aku berjanji setelah pengobatanku selesai aku akan segera kembali kekorea dan aku langsung menemuimu aku juga berjanji saat di amerika tidak melihat namja lain selain oppa.”ucapku dengan air mata yang mengalir diwajahku

“aku mengerti chagi,,hajima jangan menangis aku akan menunggumu sampai kau pulang kekorea.”ucapnya

“ne gomawo oppa” ucapku sambil mencium bibinya sekilas.

.

.

.

8 Bulan kemudian…

JUNGKOOK POV

“haish mwoya?apa dia lupa ini waktunya kembali kekorea apa dia sudah melupakanku dan ia sudah mempunyai namjachingu disana”kuedarkan pandanganku ke sungai han yang sangat nyaman bagiku untuk mengenal masa laluku terhadap HyeSang.

aku berniat untuk pulang tapi tiba-tiba aku melihat seorang yeoja yang sedang duduk sambil membaca buku”tunggu sepertinya aku mengenal yeoja ini.”ucapkudalam hati kudekati yeoja itu dan ternyta “HyeSang” teriakku.yeoja itu hanya memandangku dengan tatapan aneh

Kim HyeSang POV

Aku ingin jalan-jalan mengelilingi kota seoul yang sudah lama tak melihatnya dan aku juga ingin mengunjungi sungai han dimana aku dan jungkook menjadi berteman baik, kuedarakan penglihatanku dan aku menemukan sosok namja yang sekarang ini menjadi namjachinguku ya namja itu jungkook,ku biarkan dan aku berpura-pura untuk membaca buku,tiba-tiba

“HyeSang”teiak seorang namja

Kutengok dan”mian kamu siapa?apa sebelumnya kita pernah bertemu?”ucapku dengan pura-pura tak mengenalnya

“kau lupa?aku namjachingumu JEON JUNGKOOK”. Ucapnya dengan terkejut

“ahh kau namja yang yang paling tampan dan pernah mengisi hatiku dengan kebahagiaan sampai saat ini.” Ucapku sambil tersenyum.

“kau tidak lupa?”tanyanya dengan ragu

“ani aku tadi hanya berpura-pura hua..hua..” tawakku tak terhentikan.

“HyeSang bogoshipo” ucapnya sambil memelukku dan mencium bibirku berkali-kali

“nado bogoshipo oppa”ucapku.”aku akan tetap bersamamu dan tak pernah meninggalkanmu lagi oppa”

“nado”

Akhirnya kedua ingsan ini hidup bahagia ,menjalankan kehidupanya dengan bahagia dan penuh cinta.

.

.

End

Anyyeong bagaimana ffku pasti banyak kesalahan menggunakan kata-kata mian dan bagaimana alur ceritanya? Tolong tinggalkan jejak ya..!!! chingu-ya..gomawo. sekali lagi maafkan jika ada kata atau kesalahan penulisan, manusia tidak ada sempurna tolong mohon dimaafkan..!!!!

 

Advertisements

2 thoughts on “[BTS FF Freelance] I Always You Together – (Oneshot)

  1. masih ada sedikit kesalahan di tanda baca, huruf kapital, dan spasi. Buat kalimat yg pake bahasa asing, cth: appa, mian, yeoja, dll itu lebih baik pake huruf miring, ya. Nice ff! Ceritanya bagus, alurnya juga rapi. Keep writing! 😀😀😀

    Like

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s