[Vignette] Lazy Time

lazy time

‘Lazy Time’

Kim Taehyung – Yoo Minjae

A vignette with romance genre and teenager rate

-LittleRabbit-

Di akhir pekan seperti ini, memang sangat menyenangkan bila dihabiskan dengan orang-orang pilihan. Melepaskan penat selama seminggu yang terus menerpa, membuat banyak orang memilih untuk melepaskannya dengan bermain.

Friday berasal dari kata ‘Free’ dan ‘day’, yang artinya hari bebas. Itu menurut kamus Kim Taehyung, omong-omong.

Ucapan pemuda itu tak sepenuhnya salah, karena fakta membuktikan bahwa hari Jumat memang salah satu hari yang ditunggu oleh sebagian besar penduduk bumi.

Untuk merayakan hari bebas setelah lima hari berkutat dengan tugas-tugas kuliah yang menumpuk, Taehyung memilih apartemen kecil milik kekasihnya untuk bersantai. Kebetulan si gadis meminta untuk menonton film bersama tanpa harus pergi ke bioskop.

Untuk menyingkatnya, kekasih Taehyung sedang malas untuk berpindah.

“Coba tebak, apa yang sedang kubawa?” tanya Taehyung, begitu kedua telapak kakinya menyentuh ubin dingin.

“Setidaknya memberi salam terlebih dahulu jika masuk rumah orang, Taehyung!” teriak Minjae yang sedang berada di dapurnya.

Taehyung terkekeh, kemudian mengecup pipi kanan sang kekasih begitu ia sampai dapur.

“Kenapa tidak seru sekali, huh? Aku ‘kan hanya ingin bermain tebak-tebakan bersamamu.”

“Dan aku sedang tidak ingin bermain, mengerti?”

Terdengar dengungan bernada acuh dari Taehyung. Pemuda itu telah pergi dari dapur dan menginvasi ruang tamu kecil. Sebagai pelengkap rumah, kata gadis itu.

“Minjae,” panggilan setengah teriakan Taehyung itu terdengar menggema di dalam flat Minjae, membuat si pemilik mengerang.

“Jangan berteriak dalam rumah, Taehyung. Dua kaki digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat!”

Setengah mengomel namun menurut, Taehyung pergi ke dapur yang sesaat lalu ia tinggalkan. Hanya untuk berbicara pada kekasihnya.

“Aku memunyai beberapa koleksi film yang sedang kubawa hari ini, kaumau melihat yang mana?”

“Apa saja?”

Taehyung membuka folder pada komputer jinjingnya, “Ada yang lama dan baru. Yang mana?”

Minjae meninggalkan kompornya yang sudah mati. Kepalanya yang memenuhi layar persegi itu membuat Taehyung berdiri, mengambil kudapan yang telah tertata rapi pada nampan bersusun. Gadis itu membuat banyak cemilan rupanya.

“Sebenarnya aku masih ingin melihat ‘Frozen’, tapi aku tahu, kaupasti takkan mau melihatnya.”

Siapa yang akan melihat film bertema musim dingin itu untuk kesejuta kalinya, kecuali Yoo Minjae. Ini teriakan hati Taehyung, ya.

“Bagaimana jika ‘Twilight’ saja?” usul Taehyung, membuat si gadis menatap ke arahnya, lengkap dengan ekspresi malas yang sangat kentara.

“Aku mengerti jika kau menyukai Bella—ya siapalah itu, tapi aku sedang tidak ingin menonton film yang bertema romansa fantasi seperti itu.”

Pemuda berambut cokelat itu mengangkat bahunya, memilih untuk mengalah. Bertahun-tahun hidup dengan Minjae, Taehyung mengerti jika permintaan gadis itu harus dipenuhi.

Atau mungkin semua gadis seperti itu.

“Baiklah, aku sudah memilih beberapa tontonan yang menarik,” ujar Minjae seraya berdiri dari meja makan. “Bawa makanan itu ke dalam kamar. Aku telah memperbaiki proyektor.”

Taehyung segera melaksanakan perintah sang ratu, membawa nampan susun yang berisi makanan lengkap dengan dua botol besar dan gelasnya.

“Tapi, jangan ditendang lagi proyektornya jika kauterkejut, Bodoh!”

~o0o~

Singkatnya, mereka menghabiskan akhir pekan ini dengan menonton film bersama di apartemen Minjae.

Atau mungkin film yang menonton mereka.

Taehyung bercerita sepanjang film diputar, membuat dinding yang memantulkan gambar itu terabaikan. Menceritakan bagaimana seminggu yang sibuk ini ia lewati, atau tentang Jimin yang mendapat nilai C minus pada pelajaran penting, atau apapun yang tidak penting.

“Beruntung Jumat datang lebih cepat dari hari Minggu,” ujar Taehyung yang menghadap Minjae. Gadis itu mendengarkan cerita sang kekasih seraya menonton film dan mengunyah cemilan. Kerja otak yang seimbang.

“Setidaknya aku bisa bertemu bidadari yang suka makan.”

“Mana ada bidadari seperti itu,” sanggah Minjae dengan cepat.

“Ada!” jawab Taehyung dengan menunjuk Minjae, membuat gadis itu menyerang sang kekasih dengan cubitan.

“Mati saja kau!”

Taehyung tergelak mendengar makian Minjae.

Yoo minjae yang malu-malu itu menggemaskan!

“Rasanya aku tidak ingin hari ini berakhir,” gumam Taehyung dengan kedua mata yang terbuka setengah.

“Aku masih ingin bersantai seperti ini daripada aku bertemu dosen-dosen yang memberiku tugas menumpuk.”

Minjae terkekeh mendengar igauan Taehyung. Pemuda itu akan mengeluarkan suara hatinya saat lelah dan mengantuk.

“Tidurlah, besok masih hari Sabtu.”

-FIN-


INI NGGAK GINI AWALNYA! /insert flips table emoji/

dan itu juga asal kasih genre jadi romens, padahal nggak ngerti romens dari mana wkk.

plot asli seperti ini, omong-omong:

Taehyung benci ditinggalkan, diabaikan, atau sinonim sendirian yang lainnya, apalagi disaat terpuruk dan membutuhkan sandaran seperti ini.

Begitu juga dengan Minjae, gadis itu benci untuk berpindah, melepaskan apa yang telah menjadi rutinitas baginya.

Lantas, bagaimana jika mereka memutuskan untuk berpisah dan tak saling peduli satu sama lain?

…jadi, ada yang mau bikin fanfik dari plot asliku? wkkk (izin dulu tapi yow)

tapi berubah haluan jadi sembilan puluh derajat, cuman karena aku mager! /apa hubungannya

bhay~

Advertisements

27 thoughts on “[Vignette] Lazy Time

  1. faza96

    hai aku reader baru nih di blog ini karena kebetulan baru2 ini suka sama bts karena dicekokin lagu mereka mulu sama temen jadi coba2 juga cari ff mereka. ceritanya keren aku suka tapi kayaknya lebih suka sama plot aslinya ding hehehe. pokoknya semangat terus aja ya buat authornya

    Liked by 1 person

  2. kirito

    Aku suka taetae yg bawel kayak gitu hihihi apapun yg taehyung lakukan aku suka keke~~ bagian taehyung yg ngigo pas mau tidur itu lucu,jadi ngebayangin diri sendiri /ngarep/ 😂😂 ahh minjae suka shy shy cat gitu ahhh…

    Like

  3. OOOHHH INI TOH PCARNYA TAEHYUNG YG TETIBA NONGOL DI LINE ITU /injek capslock/
    Lam kenyal yak minjae.
    Itu apa apaan dah Jimin dapet nilai C minus 😔😔 tega banged..
    Trus itu posternya knpah ada gmbar nganu dek 😭😭😭
    Lbih baik kuakhiri sebelum momenan ga mutu ini semakin menjadi. BHAY!!

    Like

      1. Bingung mau bilang gimana kak -_- kan kalau kakak buat ff bisa muncul di twitter bts ff to kak,caranya bisa muncul itu gimana ditandai apa digimanain?
        Bingung? Sama -_-

        Like

  4. Kalau aku mau bikin cerita dari plot itu gimana Fa? Bolehkah?
    Sepertinya seru buat galau2an :F

    kontras bgt yaa, emang sih mood itu ngaruh bgt ke feel cerita yg dibuat. Kalau aku malah suka kebalik, awalnya plot yg ditulis bright eh pas proses penulisan malah jadi dark :3

    btw aku suka part yg terakhir, pas Taehyung ngantuk sampe ngigo2 gitu terus disuruh tidur aja sama Minjae, menurutku itu romantis(?) hihi

    Like

    1. /menggelinding/
      Silakan kaaakkk, silakaaannnn~~ nanti kasih tau aku kalo udah jadi, okee?
      Aku pokoknya harus sesuai mood wkk. Makanya gk berani bikin chapter, anaknya moody-an 😞
      Romantis darimana ngigo itu kak /menggelinding😂

      Like

  5. Anonymous

    Keren sih kak, tapi kalo plot aslinya lebih bagus kurasa… Dan Taehyungnya kok cerewet banget yah? Minjaenya jadi kesel deh…
    Kalau mereka berpisah nanti ujung-ujungnya satu balik, kalo aku yah kak yang uda baca plot kakak yang asli…
    Pokoknya keren deh kak, suka sama ff ini!

    Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s