[BTS FF Freelance] Airplane (Drabble)

bts-tumblr-v-jimin-Favim.com-3910216

AIRPLANE

Short fiction, by windflower.

Starring, Park Jimin –BTS, Jung Hara –OC , & Kim Taehyung –BTS

Friendship | drabble | AU

“kita akan berpisah,apa kalian tidak sedih?”

Manik cokelat ini kembali menatap sesosok makhluk berperawakan tinggi di depan nya, si gadis pemilik manik cokelat ini lantas tertawa kecil ketika melihat sahabat nya –Kim taehyung, yang mulai mengeluarkan aksi konyolnya di depan kelas.

“lihat aku bisa menirukan wajahnya,” katanya, sambil menunjuk layar handphone yang sedang menampilkan wajah konyol seseorang, dengan mulut menganga.

Lalu Taehyung mencoba hal yang sama seperti yang di tampilkan di handphone –nya.

Taehyung memang tidak bosan –bosannya membuat perut Hara kesakitan karena bualan yang ia buat setiap hari, karena itu dia bukanlah teman yang baik.

Hara menghapus air mata yang tiba –tiba saja keluar di sudut kelopak mata –nya, karena Taehyung. Memang bocah sialan, batinnya.

Lalu, seseorang menghampirinya, dan mengadahkan kepalanya di bahu kecil Hara. “aku bosan,” katanya, lalu ia mengeluarkan handphone –nya, hanya sekedar untuk melihat wallpaper yang ia pasang di layarnya, foto sang kekasih.

“hei, kalian terlihat cocok” Ucap Taehyung,

Hara yang mendengar itu lantas mendorong tubuh sahabat konyolnya ini dari tempat duduk nya, lalu melupakan kepala seorang Park Jimin terantuk kursi kayu, karena Hara yang tiba –tiba berpindah posisi hendak memukul Taehyung tadi.

“Aw,” pekiknya,

“jangan salahkan aku, tahu! Salahkan dia, dia menyebalkan”

“bukan ‘kah kau harusnya bersikap biasa saja kalau tidak menyukainya?”

Kalau kau bukan sahabat ku akan ku bakar kau hidup –hidup KIM TAEHYUNG!, batinnya.

Ucapan Taehyung benar, mengapa Hara harus marah? Jimin adalah sahabatnya, dan itu cuman lelucon yang dibuat Taehyung seperti biasanya, bukankah semua lelucon Taehyung hanya omong kosong? Lantas kenapa Hara memilih murka ketika ia di sandingkan dengan Jimin?, bukankah itu termasuk omong kosong?,

Entahlah, hati Hara bilang dia terlalu bodoh untung menjawab semua –nya. dia benci ini, semua perasaan yang mengganjal akibat Laki –laki bermata sipit yang menarik perhatiannya semenjak sekolah dasar.

“kita akan berpisah,apa kalian tidak sedih?” tanya Jimin pelan,

“sedih? Untuk apa?” Taehyung tertawa kecil,

Sedangkan Hara hanya duduk terdiam, sambil memandangi kedua sahabatnya.

“bukankah kita akan bertemu lagi?, lalu kenapa bersedih?” Timpal Taehyung lagi,

Lalu sedetik kemudian keheningan mengambil alih, satu diantara mereka sedang memilih rangkaian tepat untuk mengucapkan selamat tinggal, tapi

“Ya, mungkin. Mungkin sekitar lima tahun lagi kita akan bertemu,” jawab Jimin pelan,

“aku ingin ketoilet, maaf”

Hara benci situasi seperti itu, harusnya ia tak mencoba melihat isi dari tas Jimin kemarin, mungkin ia tak sesakit ini rasanya, harus nya ia tak mencoba untuk mencari tahu kenapa Jimin akhir –akhir ini sering menyendiri ketimbang bermain dengan nya atau Taehyung. Seharusnya, ya seharusnya.

Sebuah tiket pesawat, bertujuan London. Hara menemukan tiket itu saat Jimin meminta –nya mengambil buku sejarah yang ada di dalam tas, saat Jimin sedang di beri tugas tambahan untuk menambah nilai remedial –nya.

Dan keberangkatannya, akan dilangsungkan dua hari lagi. Menyedihkan.

Hara lagi –lagi tersenyum miris merasakan handphone –nya bergetar di dalam saku mantel merah –nya. Itu panggilan masuk dari si jelek, Jimin. Sudah berkali –kali sejak ia terbangun dini hari, Jimin menelfonnya. Tapi Hara berusaha untuk tidak menjawabnya, alasannya ; Hara tak mau air mata –nya jatuh sia –sia apabila mendengar suaranya, suara jelek yang ia rindukan dari seorang Jimin.

Sudah berapa ratus kali pesan masuk, tapi tak ada satu pun yang ia baca.

Hara hanya terduduk disini sambil menikmati secangkir kopi pahit yang ia beli tadi, dan melihat beberapa pesawat tujuan London yang sudah ingin terbang dari kejauhan. Lalu ia melambaikan tangannya, berharap si kecil Jimin melihatnya dari sini.

-FIN

DIH. LAH KOK. LAH KOK. Gua tau gengs, ini emang jelek tau kok tau sumpah ngerti, ini ide yang tiba –tiba muncul di tengah malam, jadi mohon maaf kalau ini tak seindah ekspetasi. HAIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII SIAPA YANG RINDU DENGAN GADIS 00 LINE PACARNYA JIN DISINI , Gaada? Baiklah.

Terimakasih, udah mau baca.

Ini ff pertama yang dikeluarin, sejak bertahun tahun hiatus /lebay/

Dah, yang terakhir, kalo mau kasih saran kasih aja aku terima saran sekali^^

-love, wf/bow/.

Advertisements

5 thoughts on “[BTS FF Freelance] Airplane (Drabble)

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s