[Ficlet] Bad First Impression

bad first impression

BAD FIRST IMPRESSION

An absurd fiction by, a c u

[BTS] Kim Namjoon/Rap Monster – [OC] Jung Claire – Kim Reyna

[iKON] Kim Jinhwan #Justmentionhisname

Family – Friendship – Slight! of comedy – Colege // Ficlet – PG 15

[Inspired by, didi92]

Summary;

“Semenjak hari itu, Namjoon sadar, kalau Reyna dan Claire tidak bisa dekat-dekat tanpa perang mulut.”

Ketika mobil hitam itu terparkir apik di depan sebuah toko buku, Reyna dan Namjoon serentak keluar dari mobil dan masuk ke dalam toko itu. Reyna tersenyum lebar ketika melihat sederet buku di rak-rak.

Seperti orang yang lapar akan bacaan, Reyna pamit pada Namjoon yang sibuk membaca satu persatu buku nasihat yang kebanyakan untuk dirinya sendiri atau bahan untuk menasihati teman-temannya.

“Joon, aku ke sana dulu.”

“Iya, nanti kita bertemu di sini lagi,” kata Namjoon sembari mengusap rambut Reyna.

Aish,” Reyna pergi meninggalkan Namjoon dengan kekesalannya karena diperlakukan Namjoon seperti anak kecil di depan banyak orang. Sementara Namjoon hanya tertawa kecil.

Ketika mereka sibuk dengan dunia mereka masing-masing, Namjoon hampir saja tenggelam dalam buku-buku itu kalau saja ia tidak dikagetkan dengan suara cempreng yang sangat dikenalnya.

“Sialan, bukunya habis, padahal kemarin masih banyak.”

“Claire?” gumamnya pelan. Ia tidak menyangka apa yang dia lihat. Seketika senyum menghiasi wajahnya. “Apa kau tidak bisa mengumpat di dalam hati saja, Claire? Tsk! Kasihan telinga orang terkontaminasi.”

Terlampau kaget, Claire melepaskan pandangannya dari rak fiksi lalu menatap Namjoon, air wajahnya sangat datar. “Kenapa kau di sini?” tanyanya kemudian. Matanya celingukan melihat sekitar toko.

“Beres-beres.”

“Oh,” saut Claire tidak peduli.

Plak!

Namjoon memukul kepala bagian belakang Claire dengan pelan. Membuat gadis itu bersiap untuk mengeluarkan serentetan umpatan yang mengendap di kepalanya.

Aish! Mood-ku sedang tidak baik, jangan buat semakin hancur. Menjauh dariku.”

Si pemuda tidak peduli, ia ikut memilah-milah buku di rak. “Buku apa yang kaucari?”

“Buku forensik,”

Namjoon mengangguk-angguk kecil. “Kemarin kulihat ada di toko buku depan kampus.”

“KENAPA TIDAK BILANG??!!” jerit Claire terlepas. Dengan cepat Namjoon membekap mulutnya dan meminta maaf ke setiap orang yang melihatnya.

“Apa harus kau berteriak?! Lagi pula aku tidak tahu. Makanya jangan terlalu sering marah-marah.”

Claire menjauh dari Namjoon dan berjalan ke arah pintu keluar. “Bye, Joon.”

“Mau ke mana?” Namjoon mengekori si gadis.

“Pulang,”

“Kenapa pulang? Temani aku dulu.”

Claire berhenti, dan berbalik menatapnya keheranan. “Memangnya kau sendirian?”

“Tidak juga. Aku mengajak Rey.” Kata Namjoon sembari menunjuk posisi Rey yang sibuk memilah-milah buku di rak novel.

Tsk, bocah labil, bacaannya roman,” kata Claire. Membuat Namjoon tertawa.

Ckckck, setelah mengusir Namjoon di tempat umum, sekarang bilang aku labil. Apa kau terlalu baik, Claire?” kata Rey sinis dan bergabung bersama Namjoon juga Claire.

“Oh, tentu saja. Buktinya aku sudah punya kekasih, sementara dirimu?”

Hahahaha, sudah punya kekasih saja, masih suka dekat-dekat Namjoon. Apa kabar Jinhwan?”

“Namjoon sahabatku. Jinhwan orang yang santai dengan Namjoon,” sahut Claire. Mencoba untuk tidak terpancing emosinya.

“Oh, ya? Tsk! Tapi Namjoon tidak seperti Jinhwan, Jung Claire.”

“Apa?” Claire mengerjap matanya dua kali. Sesekali memandang Rey, sesekali menatap Namjoon.

“Aku kesal ketika ia sudah mulai memikirkan kekasih orang. Yang rela kacau karena dirimu.”

Claire menatap Namjoon lamat-lamat. “Kau tidak ingin mengklarifikasi sesuatu, Joon?”

“Sepertinya tidak.” Sahut Namjoon singkat dan meninggalkan Claire dan Rey ke meja kasir.”

“KIM NAMJ ….”

“Jung Claire! Sesekali kurangi emosi dan rasa tidak pedulimu untuk Namjoon. Si pria bodoh itu terus kacau tidak keruan memikirkanmu. Bahkan ia tidak peduli kau menyadari itu atau tidak. Bye!” Reyna pun meninggalkan Claire dan menyusul Namjoon ke meja kasir.

 

Claire bingung, ia hanya bisa bergeming sesaat sebelum menyadari semuanya. “Hei, Kim Reyna! Kau tidak usah mengatur hidupku. Ini pertemuan kita yang pertama. Kau tidak tahu apa-apa tentangku. Oh, sh*t!”

Claire berjalan keluar dari toko buku sembari terus merutuki nama Kim Reyna dengan kalimat yang tidak jelas.

Semenjak hari itu, Namjoon sadar, kalau Reyna dan Claire tidak bisa dekat-dekat tanpa perang mulut. Dan ia pun tidak akan mempertemukan kedua gadis itu dalam waktu yang bersamaan.

~end~

Advertisements

5 thoughts on “[Ficlet] Bad First Impression

  1. ………..menggalaui
    PLIS ITU DIKONDISIKAN LIDAH DD KESLEO JUGA KAKCU…BHAY
    Woiyaa disini gada bantal dd gabisa lemparin ke dua2nyaa bhaaq
    Tapi kesi mau tim kleri aja deh takut durhaka wkwkwk
    Bhay manjun bhaaay tk bilangin kimjinan loh galauin pacar orang mulu

    Liked by 1 person

    1. aku juga gk tw neng, aturan diitalic aja kali ya kata menggalaui, habisan harusnya itu galauin, tapi bakunya gak tau apaan. wakakak.Mbuhlah,smga pada gk sakit mata aja habis baca itu. ^▽^

      Liked by 1 person

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s