[BTS FF FREELANCE] Forever Love – (Oneshoot)

eae4221c3cfb23700995d4abfdgs9e6cba91

Forever Love (Oneshoot)

 

Author                         :           Yeonwo

Main cast                     :           Kim Seokjin (BTS), Choi Gaeun (OC), Kim Taehyung (BTS).

Additional Cast          :           Im Yoona (SNSD), Choi Siwon (SuJu), Dll.

Genre                          :           Romance, supranatural, friendship.

Rating                         :           udah baca aja deh ntar tentuin sendiri aja.

A/N                             :           typo mungkin bertebaran, harap maklum J

 

 

-author pov-

Semua orang sudah meninggalkan tempat pemakaman itu, kecuali hanya dua orang sahabat yang tersisa disana.

“ayo kita pulang” pinta mark pada yeoja disebelahnya.

“baiklah….. mmm tae..”

“hemmm??” mark menoleh kearah lawan bicaranya itu

“sebelum kerumah bawa aku ketaman kota dulu, aku mau melihat bunga sakura”

“ok”

Taehyung menyetir mobilnya dan membawa yeoja itu untuk melihat bunga sakura, memang ini adalah saat yang tepat untuk melihatnya, sekarang bunga sakura sedang berbunga.

“kau menyukainya eun?”

“emh, sangat”

“kenapa?”

“entahlah”

“mmmmmm…………”

Sekitar sepuluh menit mereka disana tiba-tiba…

“ayo pulang”

“udahan nih? Baru beberapa menit”

“iya udah, aku lelah tae”

“baiklah kalau begitu”

Taehyung kembali menyetir mobilnya dengan kecepatan sedang menuju rumah yeoja itu.

-000-

Tinggg…. Tooong….

Suara bel berbunyi

Cekleekkk….

Terdengar suara kunci pintu itu terbuka

“ah chagi kau pasti lelah” ucap seorang namja yang membukakan pintu rumah itu.

“siwon hyung aku pulang ya…” pamit taehyung

“ah tae, tunggu. Kita makan dulu, kau pasti belum makan kan?”

“ng….ng…”

“sudah ayolah tae” ucap yeoja yang diantarnya itu

Mereka bertiga menuju ruang makan dan terlihat di meja makan sudah tersusun rapi piring-piring dan mangkuk yang terisi makanan.

“waaah noona kau masak banyak ya hari ini?” tanya taehyung

“sepertinya iya, aku hanya mengikuti kata hatiku tadi dan mulai memasak yang aku inginkan”

“yeobo, kau pandai sekali memasak. Ini enak” puji siwon kepada isterinya itu yang bernama yoona.

“ah kau bisa saja”

“eonni masakanmu sangat enak”

“hya… kau juga mau menggodaku ya gaeun?” tutur yoona pada adik iparnya itu.

“sudah-sudah ayo lanjut makan” tegur siwon.

-000-

“gaeun, hyung, noona terimakasih masakannya sangat enak. Aku pulang dulu ya” pamit taehyung pada orang rumah.

“hati-hati tae” pinta gaeun.

-000-

Gaeun masuk kedalm kamar dan menyalakan tv nya.

“pemakamannya sudah dilaksanakan tadi terlihat banyak orang yang mengantarnya ke peristirahatan terakhir” ucap seorang reporter yeoja.

“kenapa harus berita ini yang kulihat?” gumam gaeun.

“jangan sedih chagiya”

“jin oppa, kau kah itu?”

“jangan bersedih, karena aku akan selalu bersamamu, sampai kau bahagia”

“oppa apa yang kau katakan? Mana mungkin aku…”

“sudah tidur sana”potong jin.

“baik”

-000-

Gaeun kembali melakukan kegiatannya seperti biasa dan kini dia sudah ada direstoran tempat dia bekerja sehari-harinya.

“gaeun kau pergi ke meja no 7, aku tidak bisa kesana”

“baik suzy eonni”

Gaeun menuju meja no 7.

“kau mau pesan apa tuan?”

“apa kau bisa sarankan sesuatu untukku?” pinta namja itu

“emmm mungkin kau mau mencoba sup bebek gingseng?” tanya gaeun sopan

“baiklah aku pesan itu saja”

“baik, tunggu sebentar ya”

Gaeun meninggalkannya, menuju kearah dapur.

“chef sup bebek gingseng satu porsi” ucap gaeun

“ok, segera” jawab salah satu chef.

Gaeun duduk dikursi untuk melemaskan ototnya sebentar.

“kau lelah chagi?”

“jin oppa? Iya aku sangat lelah oppa”

“bagaimana kalu nanti pulang kerja ke sauna?”

“ngapai oppa?”

“ya menenangkan diri dan memanjakan dirimu disana, berendam di kolam air panas ya nanti!”

“baik oppa”

“ah kau ini akhirnya penurut ya”

“maafkan aku oppa, selama ini aku banyak melawanmu”

“sudah, tidak ada gunanya menyesal sekarang”

“sup bebek gingseng siap” ucap seorang chef

“baik” gaeun menuju meja saji dan membawa makanan itu ke orang yang sudah memesannya.

“tuan ini pesanan anda”

“ah akhirnya”

“silahkan menikmatinya tuan” ucap gaeun sopan

-000-

-jin pov-

Aku akan mengikuti gaeun kemanapun, aku tidak mau terjadi sesuatu yang buruk kepadanya seperti hal yang terjadi padaku. Tapi aku tidak bisa selamanya mengikutinya, aku harus menyurhnya untuk mencari seseorang yang bisa menemaninya kemanapun dia mau. Seseoranya bisa dipercaya dan benar-benar mencintai gaeun.

Gaeun sudah selesai dengan pekerjaannya hari ini, dia itu yeoja yang keras kepala. Walaupun dia dari keluarga yang kaya, tapi dia tidak mau bermanja-manja dengan dikelilingi harta. Dia malah memilih untuk bekerja pada sebuah restoran dan menolak bekerja di perusahaan milik appanya yang kini dijalankan oppanya yaitu siwon. Gaeun juga mempercayai kakak iparnya yaitu yoona untuk mengurus toko-toko milik mendiang eommanya.

Tampaknya kini gaeun lebih mau mendengarkanku, dia melakukan yang aku suruh tadi. Dia pergi kesebuah sauna yang tak jauh dari restoran tempat dia bekerja. Anak ini, membuatku gemas saja.

-gaeun pov-

‘jin oppa apa kau juga kesini?’ batinku

Aku sedikit kecewa dengan jin oppa, aku kira dia akan kesini dan ternyata dia tidak ada, aku sudah beberapa kali mencoba memanggilnya tapi tak ada sahutan. Sepertinya dia memang tidak ada disini. Aku berjalan menuju kolam air panas dan merendam tubuhku disana. Aku menceburkan tubuhku, dan hangat…. Emmmm nyaman sekali, jin oppa terimakasih sarannya ya… aku menyukainya.

-000-

“oppa eonni aku pulaaaang….”

“kemana saja?” tanya oppa ku.

“tadi aku ke sauna sebentar oppa”

“ooh… sudah makan?”

“belum”

“makan dulu, minta yoona eonni untuk menyiapkannya”

“tidak perlu oppa, aku bisa sendiri kok”

“yaudah, oppa kekamar dulu ya, dia pasti sudah ‘menunggu’ oppa dikamar”

“issh… oppa kau tahu aku ini bukan anak-anak lagi aku sudah dewasa. Mebuatku berpikiran kotor saja”

“kau tidak salah kok, oppa memang ingin ‘melakukannya’ dengan eonnimu itu”

“sudah pergi sana penuhi tugasmu sebagai suami”

“siap adikku sayaang…”

Issshh… apa-apaan dia mau ‘melakukan’ itu pakai bilang-bilang ke adiknya juga.

“dasar mesum”

“ah jin oppa?”

“iiyaaa…. Ini aku. Dasar ya ternyata yeojachingguku ini punya otak mesum”

“aku tidak mesum oppa, dia jelas-jelas mengatakan itu”

“aah… sudah-sudah makan gih, kamu pasti lelah”

“kok tau?”

“lah kok nanya?”

“oh iya ya, oppa kan selalu mengawasiku. jangan-jangan oppa juga mengikutiku mandi ya?” godaku padanya.

“tentu saja aku ikut”

“MWO?”

“apa salahnya, aku ini namjachinggumu. Lagipula aku tidak akan mengatakan tentang tubuh indahmu itu kepada orang lain”

“dasar nakal. Nah sekarang siapa yang mesum?”

-000-

-taehyung pov-

“tae kau bisa temani aku?” tanya gaeun kepadaku.

“kemana?”

“kemakan jin oppa”

“baiklah”

Aku mengantarnya kemakam jin. Jin adalah pacarnya yang mengalami kecelakaan mobil 4 hari yang lalu. Dan jin juga sudah menjadi sahabatku. Gaeun sangat menyayangi jin. Sekarang dia menagis di makan jin sambil memeluk batu nisan. Aku sangat terpukul melihat sahabatku ini sedih sampai menagis seperti itu.

“gaeun relakan dia”

“aku belum merasa dia pergi, dia masih mengawasiku”

“maksudmu?”

Apa dia juga merasa kalau jin itu masih berada di sekitar kami? Tadi malam aku merasa ada jin didekatku, aku juga merasa kalau dia mengatakan seseatu padaku. dia mengatakan kalau itu permintaannya yang terakhir untukku dan gaeun, dia memintaku untuk mengatakannya pada gaeun.

“tae kita ke taman bunga sakura lagi ya” pntanya kepadaku.

“baiklah”

Aku membawanya ketaman sakura, mungkin ini waktu yang tepat mengatakannya. Karena perkataan jin tadi malam dan memang dulu sempat ingin mengatakannya tapi aku sudah tidak punya kesempatan waktu itu.

“gaeun” aku membelai rambutnya dan dia menoleh kearahku

“ada apa tae?”

“tadi malam jin menemuiku”

“nde?”

“dia bilang dia ingin aku menjagamu”

“mmmmmm….”

“kau mau jadi pacarku?”

“nde?”

“aku sudah diberi izin oleh jin, dia bilang aku harus menjagamu dan tidak boleh membuatmu menangis juga terluka”

“dia mengatakan itu?”

“mmmmh… jadiii gimana? Aku tidak memaksamu”

“benar jin oppa mengatakan itu padamu?” tanyanya sekali lagi padaku.

“iya”

-gaeun pov-

“kau mau jadi pacarku?” ucapan tiba-tiba taehyung membuatku terkejut

“nde?”

“aku sudah diberi izin oleh jin, dia bilang aku harus menjagamu dan tidak boleh membuatmu menangis juga terluka”

“dia mengatakan itu?”

“mmmmh… jadiii gimana? Aku tidak memaksamu”

“benar jin oppa mengatakan itu padamu?” tanyanya sekali lagi padaku.

“iya”

Jin oppa apa kau benar-benar memilih mark untuk menggantikan posisimu dariku? Aku tidak bisa oppa, aku menyayangimu.

“aku tidak marah kok. Yaudah kau mau pulang?” tanya taehyung padaku

“tunggu, aku mau ke toilet sebentar”

Aku pergi meninggalkannya dan menuju toilet untuk buang air keci, tiba-tiba.

“kau seharusnya langsung terima dia, aku tau dulu kau pasti menyukainya kan?”

“oppa apa yang kau katakana? Aku sangat menyayangimu oppa. Aku tidak menyukainya kok”

“aku ulang kan kataku tadi dulu”

“nde?”

“terima dia, itu permintaan terakhirku”

“aku akan mempertimbangkannya oppa”

“setelah ini aku tidak akan menemui mu lagi cukup 4 hari aku mengikutimu chagiya. Aku menyayangimu. Saranghae. Jangan menagis ya”.
            aku menahan air mataku dan kembali ke tempat mark

“ayo pulang” seru taehyung padaku

“taehyung tunggu”

taehyung membalik badannya “ada apa lagi?”

aku menghampiri taehyung “ayo kita jalani ini pelan-pelan”

“kau serius?” dia terlihat sangat senang dan aku. Aku tidak tahu antara senang dan sdih, aku memang pernah menyukainya tapi untuk sekarang aku meneriamanya mungkin karena jin oppa. Tapiii rasanya aku seperti mendapat kekuatan saat melihatnya, apakah aku jatuh cinta lagi kepadanya? Secepat itukah aku melupakan jin oppa? Pacar macam apa aku ini?

-taehyung pov-

Aku tidak menyangka gaeun menerima ku menjadi pacarnya. Aku mengantarnya pulang dan ditengah perjalanan, aku berfikir apakah dia menerimaku hanya karena jin? Apakah dia segitu cintanya dengan jin? Sehingga apapun yang jin inginkan dia menurutinya?

“tae sudah sampai, kita kelewatan” seru gaeun

“ah maafkan aku, tapi gaeun kau tidak perlu menerimaku kalau kau merasa terbebani”

“perkataan macam apa itu tae? Kau tahu aku sebenarnya pernah menyukaimu tapi kau punya pacar waktu itu dan tak lama jin oppa datang dalam hidupku, aku bisa melupakan perasaan itu dan menganggapmu sebagai sahabat seperti biasanya. Tapi saat kau putus dengan pacarmu aku merasa senag, entah kenapa perasaan itu muncul. Padahal aku sudah punya jin oppa. Dan sekarang sepertinya aku sudah mulai merajut benag kisah hidup baru tapi maaf mungkin kau masih berbagi dengan jin oppa untuk mendapat tempat dihatiku” ucapnya dan membuatku mematung. Sedetik kemudian aku kembali pada dunia nyata.

“aku akan menunggumu hingga tempat itu hanya aku yang memilikinya”

“terimakasih karena kau mau mengerti aku”

Aku memeluknya mencium lembut puncak kepala gaeun, yang baru beberapa menit lalu resmi menjadi pacarku.

“saranghae” ucapku

“emh… nada saranghaeyo”

Aku tidak menyangka dia membalasnya aku kira dia akan diam saja dalam pelukanku.

-THE END-

 

Advertisements

6 thoughts on “[BTS FF FREELANCE] Forever Love – (Oneshoot)

  1. YuKey92

    Btw, aku sedih baru nemu trs baca ff ini 😢 maafkan diriku eonni 😂
    #seketikadirikulompatdarikasur😆😆wkwkwk
    Fighting eonni!!! 😁✊

    Like

  2. YuKey92

    Bagus eonni! 👍 seru ceritanya 😂👍
    Klo bisa ceritanya agak panjang plus part jin nya itu di banyakin, kek dia tiba2 muncul lagi kah, punya dendam kah, menghantui banyak org kah, atau apalah itu 😁 soalnya kan genre nya supernatural, jadi sosok jin nya harus lebih nyess dan waw gtulah 😁😁
    Fighting eonni! ✊ terus berkarya! ✊

    Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s