[BTS FF FREELANCE] 7 Brother 7 Heroes (Chapter 1/Chaptered)

7

7 Brother, 7 Heroes (Part 1)

All BTS Member, All member Got7 | Brothership, Fantasy, Friendship, Action

Chaptered | Teen

By. 15OK

Don’t like don’t read

I’ll send you karma if you plagiat it!

Happy Reading 🙂

Jeon Jungkook

Shadow yang memiliki dua mutiara. Kekuatannya adalah Pyrokinetis (mengendalikan api).

Kim Taehyung

Shadow berkekuatan cyrokinesis (mengendalikan es). Dia sangat pintar walaupun terlihat bodoh.

Kim Yugyeom

Shadow yang berkekuatan electrokinetis (mengendalikan petir). Sahabat masa kecil Jungkook, dan masih berteman sampai sekarang. 

Kim Namjoon

Pimpinan. Seorang penunggang naga, dan ahli dalam strategi.

Kim Seok-Jin, Min Yoongi, Jung Ho-Seok, Park Jimin

Anggota lain yang ikut melawan Got7.

Im Jaebum, Mark Joe, Jackson Wang, Park Jinyoung, Choi Youngjae

Anggota dari Got7

Bambam

Teman baik Jungkook dan Yugyeom. Anggota Got7, kekuatannya adalah Telekinetis (mampu menggerakkan sesuatu dengan pikiran).

“bos, kami sudah temukan siapa yang akan menjadi 7 Brother.” lapor seorang prajurit berkulit hitam yang memakai baju zirah kesatria. Seseorang yang dipanggil bos itu tersenyum kecil.

“siapa saja mereka?” tanyanya.

Prajurit itu menunjukkan foto tujuh orang. “merekalah yang akan menjadi 7 Brother, ketujuhnya yatim piatu korban serangan 9 tahun yang lalu.”

Orang itu melihat foto itu sejenak, lalu menunjuk wajah salah satu orang yang ada di dalam foto. “anak ini… dia anak kandung Junghyuk ‘kan?”

“ya, itu benar bos.”

Orang itu tersenyum semakin lebar yang membuatnya terlihat lebih menyeramkan. “musnahkan mereka semua, jangan sisakan satu pun,” titah orang itu. “dan aku ingin anak Junghyuk musnah terlebih dahulu.”

“baik bos.”

***

Ketiga saudara itu, Jungkook, Taehyung dan Jimin, sedang makan siang di kantin. Dengan menu sederhana namun bisa mengenyangkan perut, mereka sudah sangat bahagia. Namun kebahagiaan itu menghilang begitu saja ketika mereka mendengar teriakan murid perempuan, yang dikarenakan masuknya kelompok terkenal Bangtan Magic School, Got7.

Got7, yang terdiri dari Mark, Jackson, Jaebum, Jinyoung, Youngjae, Bambam dan Yugyeom. Mereka sering sekali ke kantin Bangtan High School. Tujuannya tidak lain, tebar pesona pada para gadis. Mereka terkenal pintar dan kuat, bahkan diramalkan akan menjadi 7 Brother selanjutnya.

“haah, kapan kita akan seperti mereka? Pintar, kuat, dan terkenal. Aku iri dengan kehidupan mereka.” Keluh Taehyung, yang diikuti anggukan Jimin.

“aku juga iri, apalagi mereka tampan, mudah bagi mereka mendapatkan pacar.” Tambah Jimin, yang selama 18 tahun hidpnya belum pernah berpacaran.

Jungkook, yang termuda, hanya menggeleng-gelengkan kepalanya mendengar perkataan hyung-nya. “jangan begitu hyung, bukankah eomma selalu mengingatkan kita agar tidak iri dengan orang lain? Itu hanya akan menambah beban hati.” Ucap Jungkook sebelum menyeruput jusnya.

Namun ia hampir tersedak ketika dua orang memukul punggungnya keras. Jungkook terbatuk lalu memberikan death glare pada kedua orang itu, sahabatnya sejak kecil, Bambam dan Yugyeom.

ya! kenapa memukulku?!” tanyanya kesal.

“itu cuma candaan.” Keduanya berkata seraya memberikan sinyal damai. Mereka tahu bagaimana Jungkook ketika marah, menyeramkan.

“kenapa kalian selalu bergabung dengan kami? Kalian ‘kan punya kelompok yang terkenal di sana.” Taehyung menunjuk Got7 yang dikelilingi gadis di dekat mereka. Keduanya hanya tersenyum.

“kami tidak nyaman berada di sana.” Jawab Bambam.

Yugyeom mengangguk menyetujui. “kami memang tinggal serumah, tapi belum tentu kami akan mengikuti mereka,” ucapnya, lalu merangkul Jungkook. “kami lebih baik disini, dengan sahabat kami yang jelek ini.”

Tak terima dipanggil jelek, Jungkook memukul kedua kepala temannya. “jangan panggil aku jelek bodoh!” umpatnya kesal.

Mendengar umpatan Jungkook, kedua teman dan hyung-nya tertawa keras, sementara Jungkook duduk memunggungi mereka sambil menahan kesal.

7 Brother, 7 Heroes

Keesokan paginya ketika Jungkook akan menunggu bis, ia melihat Yugyeom yang menunggu bis di sampingnya. Jungkook menepuk pundaknya.

Ketika Yugyeom menoleh, Jungkook tersenyum. “pulang sekolah, mau ikut aku dan Bambam ke cafe langganan?” ajaknya.

Aneh, Yugyeom hanya menoleh sekilas lalu menaiki bus yang datang tanpa membalas ajakan Jungkook. Jungkook pun naik di bis yang sama dan mengambil tempat duduk di samping Yugyeom.

“ada apa denganmu?”  tanya Jungkook menggerakan tangannya menyentuh dahi Yugyeom, namun ditepis dengan kasar olehnya.

“Jeon Jungkook, tolong jangan ganggu aku. Bisa?” tanya Yugyeom tegas, diperkuat dengan mimik wajahnya yang menunjukan keseriusan.

Jungkook menelan ludahnya berat, tertegun dengan ucapan Yugyeom. Yugyeom berbeda 1800, Yugyeom yang konyol dan hangat yang ia kenal selama ini seakan lenyap begitu saja. Digantikan dengan Yugyeom yang sedingin es, dan super cuek.

Apa yang sebenarnya terjadi?

***

Jungkook Pov.

“Bambam,” aku menghampiri Bambam yang membaca buku di perpustakaan. Seperti biasa, anak itu memang rajin. Bambam terbiasa menghabiskan waktunya dengan membaca dan belajar.

Bambam menoleh, lalu menatapku. “kenapa?”

“ini soal Yugyeom,” aku menggantungkan kalimatku. “dia menjadi dingin, ketika kusapa tadi pagi ia melewatiku begitu saja, bahkan ia tidak membalas ucapanku dan menyuruhku diam.” Lalu kulanjutkan. “apa yang terjadi padanya? Aku tahu kalian tinggal serumah, dan aku yakin kamu tahu sesuatu.”

Bambam mengusap dagunya tanda berpikir. “aku pun tidak tahu,” jawabnya. “tidak terjadi apa-apa kemarin malam.”

Aku menghela nafas. “begitu ya?”

Bambam mengangguk, “sudahlah, untuk melupakan itu, bagaimana jika kita makan di kantin?” ajak Bambam.

“boleh, traktir aku ya?”

Bambam memutar matanya, kesal karena ucapanku. “ya sudahlah, ayo.”

.

.

.

Seusai istirahat, kelasku dan Yugyeom menerima pelajaran bela diri di lapangan indoor. “sekarang kita coba sparing menggunakan teknik yang kita pelajari kemarin.” Ucap pelatih. Semua murid mengangguk.

“yang pertama, Jeon Jungkook dan Kim Yugyeom.”

Aku dan Yugyeom maju ke tengah, memberikan hormat masing-masing, lalu bersiap untuk saling menyerang.

Ketika peluit ditiup, kami langsung mendekat dan berusaha menjatuhkan lawan. ‘Kim Yugyeom, ada apa denganmu? Kemana Yugyeom sahabatku yang konyol dan baik hati? Apapun yang terjadi padamu aku tak akan tinggal diam’ batinku dalam hati.

Yugyeom dengan gesit memegang pinggangku, dan berniat menjatuhkanku. Aku terdiam ketika menatap matanya, sekilas, mata cokelat gelap itu berubah menjadi merah mengkilap.

Aku merasakan tubuhku jatuh dengan keras ke lantai, meringis menahan sakit di tangan kiriku. Ketika aku ingin bangkit, aku terjatuh kembali. Ya Tuhan, tanganku sangat sakit, sepertinya tanganku patah.

Beberapa murid dan guruku membantuku berdiri dan memapahku ke ruang kesehatan. Dan setelah itu aku tertidur karena obat yang diberikan petugas kesehatan.

Continued Later….

Advertisements

3 thoughts on “[BTS FF FREELANCE] 7 Brother 7 Heroes (Chapter 1/Chaptered)

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s