[BTS FF FREELANCE] Minimarket Cashier (Ficlet)

MC

Title

Minimarket Cashier

Author

Yoohwanhee

Cast

Kim Taehyung [BTS]

Ryu Sujeong [Lovelyz]

Genre

Romance (?) /idk, this is just a weirdo ficlet fanfic :v/

Length

Ficlet

Rating

General

Disclaimer

Taehyung dan Sujeong milik orangtua, agensi, dan Tuhan YME. Cerita murni hasil pemikiran author, so DO NOT PLAGIATOR. Jika ada kesamaan plot, tokoh, judul, dll adalah ketidak sengajaan.

SORRY FOR TYPO and HAPPY READING

Eh? Ada kembaliannya?

pastedGraphic.png

Pagi ini masih seperti biasa, aku berjalan keluar rumah dan melangkahkan tungkaiku berjalan ke arah minimarket yang memang tidak terlalu jauh dari rumahku. Setelah pindah ke rumah baru, aku jadi merasa aneh. Bukan karena ada hawa-hawa lainnya yang menjadikan rumah itu horor atau terkesan angker, bukan. Melainkan…

Air minumnya yang sama sekali membuatku risih.

Air minum di rumah itu berbau, dan entah kenapa eomma dan appa hanya membiarkannya. Eew.

Jadi, terpaksa aku harus membeli dua botol air minum berukuran besar setiap paginya untuk ku konsumsi sampai malam nanti. Ini sudah aku lakukan sejak dua hari setelah keluargaku pindah ke rumah baru itu, ah tepatnya tiga bulan yang lalu. Kebiasaan ini juga membuatku jadi mengenal para pekerja paruh waktu di minimarket itu. Bahkan aku ingat betul nama-nama mereka.

Yoon Saeron, Kang Shinhye, Jung Joonyoung, Kim Jinhwan dan pekerja paruh waktu yang sudah aku temui sejak hari pertama aku membeli air minum di minimarket itu, ah aku lupa namanya. Padahal dia yang sering ku temui di minimarket itu.

Entahlah, mungkin ada pekerja paruh waktu lainnya disana, tapi yang aku ingat hanyalah mereka berlima. Aku bahkan sudah berteman baik dengan Jinhwan, Joonyoung, dan Saeron.

Tunggu, aku ingat betul hari ini adalah hari Rabu. Jam berapa sekarang? Ah, sekarang jam 07.17.

Tapi kenapa dia ada disitu? Berdiri dengan seragam putih yang sering digunakannya dan memandang ke luar seperti tengah mencari sesuatu, atau seseorang?

“Bukankah hari ini Saeron yang berjaga?”

Suaraku tadi sempat membuatnya tertegun dan berhenti celingak-celinguk dan menatapku dengan tatapan kaget. Dia lalu tersenyum kemudian menggeleng “Tidak. Hari ini aku yang berjaga”

Aneh sekali. Belakangan ini dia terus yang berjaga.

Aku mengangguk, lalu berjalan ke arah rak-rak berisi minuman dan mengambil dua botol air minum berukuran besar kemudian berjalan lagi ke arah kasir. Mengeluarkan sejumlah uang yang sudah biasa menjadi pengeluaranku setiap pagi.

Dia mengambil uang di tanganku kemudian menjumlah barang yang kubeli. Lalu dengan cekatan ia memasukkan dua botol yang cukup berat itu di dalam kantong plastik. Dan dengan ending yang sama, yang selalu ku dengar setiap aku berkunjung ke sini.

“Terima kasih. Ini kembaliannya.”

Eh? Ada kembalian?

Uang yang ku bayar tadi sudah pas harganya. Atau, harga air nya saja yang turun?

Aku pun meraih selembaran kertas yang diberikannya lalu menunduk pelan “Ne, gamsahamnida

Kedua alisku tiba-tiba saja mengerut begitu melihat apa yang diberikannya tadi. Bukannya lembaran uang, melainkan sebuah kertas yang didalamnya berisi tulisan dengan angka-angka yang aku pun tak tahu apa itu. Entah ini uang mainan yang dibuatnya atau apa, tapi aku penasaran untuk membukanya.

Begitu kaki ku sampai di luar minimarket itu, aku pun membuka kertas itu dan membaca deretan huruf dan angka yang tertera disana.

‘Hai, namaku Kim Taehyung. Aku sering memperhatikanmu dan mencari tahu dirimu lewat Saeron dan Jinhwan selama beberapa bulan ini. Kuharap kita bisa lebih dekat lagi, Ryu Sujeong. Sebenarnya agak canggung jika aku memberi nomorku sekarang, tapi tidak apa selama kau tidak keberatan, bukan? 010-492-734, itu nomorku. Dan, maaf jika aku sudah bersikap lancang begini pada seorang pembeli sepertimu. Aku terlalu takut dan malu untuk mengatakan ini secara langsung, jadinya seperti ini. Maaf ya’

Setelah membaca isi di dalam kertas itu, aku pun menoleh ke belakang. Kulihat dari balik kaca pintu minimarket itu, Taehyung tertunduk dengan kedua tangan yang bertumpu di meja kasir, seolah-olah ia sudah tidak berani mengangkat kepalanya.

Perlahan senyumku terukir begitu lelaki itu mengangkat perlahan kepalanya dan menatapku malu. Entah kenapa aku merasa….

Dia imut sekali, ya? Hihi~

-fin-

Note:

1. Ficlet ini dibuat pas pulang dari m*ltimart, waktu itu kasirnya cakep jadi ngebayangin gimana kalo si kasir itu jadi Taehyung dan aku yang pembelinya jadi Sujeong. Kan adem gimana gitu eakk /apasih/

2. Diketik 7 menit /gaada yang nanya/. Pas lagi mau ngelanjutin ff Trapped in a Marriage tapi tiba-tiba ga ada ide, ya nulis ini aja :v Hasilnya jadi…. VERY TOO MUCH WEIRDO (?) /gaje/

3. Udah gitu aja sih, Bhay~~ /ketjubchayank/ /dibunuh/

Advertisements

2 thoughts on “[BTS FF FREELANCE] Minimarket Cashier (Ficlet)

  1. Author Yoohwanhee, aku kira ini versi bedanya trapped in a marriage, tenyata bkn. Wkwkwk, tetap trus brkarya ya author Yoohwanhee,, wlaupun trapped in a marriage nnti dh tamat, tetap brkrya ff lainnya ya,,,,, aku brharap stelah author Yoohwanhee udh slesai buat ff trapped in a marriagenya, buat ff lg berchapter yaa,,,, tp maincastny v, /ditamparauthor/ soalnya blkngan ini, orang buat ff maincastny sering pke Jungkook. Hehe maaf maksa y author Yoohwanhee, baiklah smpai jumpa🙋

    Smpai ktemu di trapped in a marriage chap 12

    Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s