[BTS FF Freelance] #FriendZone – (Chapter 2)

PicsArt_07-10-10.57.36

Title: #FriendZone || Author: yeonnie ||Genre: friendship, school, and romance || Cast: jung hyemi(OC), Park jimin & anothe member BTS || Rating: G || Length: Chaptered || Disclaimer: 😆Anyyeong!!! Yeonni is back, kembali membawa chapter ke-2 dari ff gaje dan absurd ini😂 , semoga kalian tetap betah membaca ff ini 😚

 

Happy reading 😆 & don’t be silent readers 😢

 

***

“yak, kenapa kamu pindah kursi? Apa aku melakukan kesalahan lagi”Tanya jimin pada hyemi.

“ani, aku Cuma bosan dengan tempat dudukku itu. Jadi aku mencoba tempat lain”

“kamu bohong, itu Cuma alasankan? Kamu marah lagikan kepadaku? Emangnya apa yg pernah ku lakukan padamu sehingga kamu jadi seperti ini lagi sih? Ini sudah ketiga kalinya kamu marah dalam minggu ini”

“aku tidak marah,akukan sudah bilang kalau aku bosan di tempat itu. Jadi biarkanlah aku duduk disini untuk hari ini”

“geurae..kalau begitu ayo kita ke kantin”

“shireo”

“waee??”

“aku tidak nafsu makan, kamu pergilah”

“yak, nanti kamu sakit”

“jimin, kumohon, jangan memaksaku”

“baiklah..aku pergi dulu” jimin pun pergi ke kantin sendirian dengan wajah cemberutnya.

“tidakkah kamu terlalu jahat padanya?”ucap najoom yg ada di sampingnya.

“mwo?aku yg jahat? Bukankah di sini dia yg jahat padaku, membuatku jatuh cinta padanya tapi dia malah tidak peka sama sekali dengan perasaanku ini”ucap hyemi manyung.

“ne ne, mian. Tapi kamu nggak usah memperlakukannya seperti itu juga”

“hanya ini satu-satunya cara untuk menjauh darinya. Jika aku terus berada didekatnya, aku nanti akan jadi seperti penggemarnya yg kayak orang gila itu. kamu mau aku jadi orang gila?”

“tentu saja tidak”jawab najoom spontan.

“tapi…apa kamu benar-benar tidak punya perasaan apapun dengan jimin? Maksudku, kamu tidak suka padanya? Karena kamu satu-satunya cewek yg kuliat tidak tergila-gila dengannya”

“hmm, aku tidak punya perasaan apapun padanya. Memang sih dia punya wajah yg lumayan dan tubuh yg lumayan bagus juga, tapi kamu taukan aku tidak suka cowok yg pendek”

“yak!jimin itu tidak pendek! Dia hanya..hanya…”

“hanya apa,hah?hanya kurang tinggi”ledek najoom.”sepertinya kamu benar-benar menyukainya”

“yak! Hajima! Jangan mengolok-ngolok perasaanku”

“ne,ne”

***

#kantin

“mwo?!dia marah lagi?haah…aku benar-benar tidak mengerti sikap hyemi. Kadang dia jadi manis sekali, kadang juga bikin kesel orang”ucap taehyung, dia salah satu anggota di tim basket sekolah dan teman jimin juga.

“aku bingung bagaimana kamu bisa menghadapinya selama ini”ucap hoseok, dia juga anggota di tim basket.

“aku dengar kalian sudah berteman sejak kecil?”Tanya namjoon, dia kapten tim basket sekolahnya ini.

“ne, itu benar. Padahal dulu dia sangat baik dan manis. Sekarang dia benar-benar berubah”ucap jimin.

“apa maksudmu? Bagiku dia sangat manis sekarang”ucap ace di tim basket jimin yg bernama yoongi.

“apa kamu buta?”ledek taehyung yg terdengar serius.

“menurutku yg dikatakan yoongi benar. hyemi itu cantik bahkan Teman-temanku dari sekolah lain menyuruhku untuk mengenalkannya pada hyemi. Dan bukan hanya itu saja, masih banyak sebelumnya meminta nomornya dariku”ucap namjoon.

“wah…sepertinya mereka semua buta”ucap taehyung lagi.

“jadi, dia bersikap manis pada laki-laki lain dan pada jimin dia bersikap kasar”sindir hoseok.

“Yak! Hyemi bukan orang seperti itu. Sudahlah, aku sudah kenyang, aku pergi dulu”jimin kembali ke kelasnya meninggalkan teman-temannya di kantin.

***

Jimin pov.

Aku benar-benar bingung dengan sikap hyemi. Dia benar-benar sudah berubah. Apa benar yg dikatakan hoseok tadi, kalau dia Cuma bersikap kasar padaku saja.haah…aku tidak tahu lagi cara untuk menghadapinya.

Aku berjalan menyusuri lorong untuk menuju ke kelasku dan tidak sengaja mendapati hyemi yg sedang terlihat mengobrol dengan seseorang, bukan seseorang saja melainkan seorang laki-laki. Dia terlihat tersenyum setiap kali dia selesai mengucapkan apa yg dikatakan, meskipun aku tidak mendengar apa yg mereka bicarakan. Benar yg dikatakan hoseok, hyemi hanya bersikap manis didepan laki-laki lain dan tidak padaku.

Kulihat dia telah selesai berbicara dengan laki-laki itu, dia melihat kearahku. Kurasa dia sadar kalau dari tadi aku melihatnya.

“dia siapa?”tanyaku saat dia melewatiku begitu saja.

“itu bukan urusanmu”

“chankanman”aku menarik tangannya dan dia langsung berhenti, dia berbalik melihatku.”yak, kenapa kamu jadi seperti ini? Katakan padaku,kenapa kamu bersikap seperti ini padaku?”

Hyemi pov.

“yak, kenapa kamu jadi seperti ini? Katakan padaku,kenapa kamu bersikap seperti ini padaku?”tanyanya, sepertinya dia benar-benar ingin tahu. Apa sekarang waktu yg tepat untuk memberitahunya.

“apa kamu benar-benar ingin tahu?”tanyaku. kulihat dia mengangguk setuju.”itu karena kamu—“

“oppa….!”belum sempat aku bicara, tiba-tiba datang lagi penganggu. Kenapa sih selalu ada saja yg mengangguku dengan jimin.

“shi jin-ah, ada apa?”

“oppa,aku berhasil mendapatkan video latih tanding lawan kita nanti. kali ini kita pasti bisa mengalahkannya setelah melihat ini”centil banget nih anak di depan jimin. aku jadi Pengen menjambat rambutnya.

“oh geurae, bukankah kamu harusnya memberikan ini pada namjoon sunbae-nim”benar yg dikatakan jimin, jimin kan bukan kapten dari tim basket sekolah kita,bilang aja kamu mau kecentilan didepannya.

“tapi aku mau memberikannya langsung padamu”tidak….!!kayaknya aku mau muntah melihat nih anak. Aku harus pergi sekarang sebelum aku muntah.

“lanjutkanlah pembicaraan kalian, aku mau kembali kekelas”ucapku, aku benar-benar nggak tahan berada disini.

***

Bel pulang sekolah berbunyi, para pelajar berhamburan keluar kelas untuk pada pulang. Begitupun dengan hyemi dan jimin. Jimin terlihat sedang mengejar hyemi karena meninggalkannya begitu saja.

“kenapa kamu pergi begitu saja tadi, bukannya tadi kamu mau bilang alasan kenapa kamu marah?”

“oh soal itu, aku tidak jadi memberitahumu”ucap hyemi, dia langsung masuk ke dalam pekarangan rumahnya dan menutup gerbangnya untuk jimin.

“yaaak….kamu jangan begini padaku. jika aku benar-benar membuatmu marah, aku minta maaf. aku akan melakukan apa saja supaya kamu tidak marah lagi padaku.”tawar jimin pada hyemi.

“apa saja??jinjja? kamu akan melakukan apa sajakan?”Tanya hyemi untuk memperjelasnya lagi.

“apa saja, asalkan tidak memakan masakanmu”jawab jimin, sepertinya masakan hyemi tidak enak sehingga jimin mengatakan itu. Tapi di pikiran hyemi beda, dia akan memanfaatkan cara memasaknya ini untuk membalas rasa cemburu hyemi ketika melihat jimin dekat dengan cewek lain.

Keesokan harinya.

#kantin

“jimin kemana?tumben dia tidak kekantin”Tanya namjoon.

“aku dengar dia keracunan”jawab yoongi

“keracunan!??”ucap taehyung

“ani, dia tidak keracunan. Kemarin dia berusaha mendapatkan maaf dari hyemi. Dan hyemi malah memaksanya untuk memakan masakannya”kata hoseok.

“MWO!!jadi dia memakannya?”ucap taehyung dan hoseok mengangguk.

“emangnya masakan hyemi segitu bahayanya?”Tanya yoongi.

“bukan bahaya lagi,masakannya bahkan lebih bahaya dari racun. apa kalian ingat waktu kita aku masih kelas 1, aku pernah 1 minggu tidak pernah ke sekolah”ucap taehyung pada yg lain. “itu karena masakannya, waktu aku memakan masakannya, aku bahkan merasa bertemu dengan nenekku yg telah meninggal”lanjutnya.

“tidakkah perumpamaanmu terlalu berlebihan”ucap hoseok.

“tapi itu memang benar, masakannya benar-benar nggak enak”

“sudahlah, berhenti membicarakaan itu. Doakan saja jimin selamat dari makanan hyemi”ucap namjoon yg terdengar agak prihatin.

***

“nggak ada kapok-kapoknya yah kamu kesini, kenapa kamu nggak sekalian pindah ke sini.”ucap hyemi, sembari memasukkan makanan kemulutnya.

“eomma yg memanggilnya ke sini. Jimin-ah, kudengar kamu kena diare kemarin. Makanlah sup ini. Perutmu akan terasa lebih baik setelah kamu memakannya.”

“ne, gomawo eomonim. Aku akan memakannya.”jimin kemudian memakan sup itu.

“untukku mana,eomma?”Tanya hyemi pada eommanya.

“tidak ada sup untukmu. Kamu makanlah rotimu itu. Siapa suruh kamu memaksa jimin memakan masakanmu”tegas eomma hyemi.

“eommaaa…”rengek hyemi.”anak eomma yg mana sih, aku atau jimin?”

“kalau disuruh milih, aku lebih memilih jimin.”

“EOOMMAAA!!”

***

“kalian sudah baikan?”bisik najoom pada hyemi.

“hmm, kurasa aku tidak bisa lama-lama jauh juga darinya”ucap hyemi sambil menatap jimin yg tepat ada di sebelahnya.

“oh, bel sudah berbunyi. Kalau begitu aku kembali ketempatku”ucap najoom dan hyemi pun mengangguk.

#kantin.

“kudengar kamu memaksa jimin memakan racun ,itu sebabnya dia tidak kesekolah kemarin,iyakan?”Tanya taehyung.

“ne, itu benar. Apa kamu mau mencobanya juga”canda hyemi.

“iih, tidak usah”

“bagaimana denganku? Apa aku boleh mencobanya juga”ucap yoongi.

“tentu saja”

Sementara mereka berbincang dan makan, namjoon baru datang. Teman-temannya yg lain heran kenapa kapten mereka baru datang dan dengan wajah yg terlihat muram.

“wae?apa sesuatu yg buruk terjadi?”Tanya hoseok. Yg lain memerhatikan kecuali hyemi, dia sibuk dengan makanannya sekarang.

“ani, Cuma…”namjoon terlihat agak ragu melanjutkan perkataanya.”Cuma….aku dengar..pelatih kita lagi cuti hamil jadi dia akan diganti oleh pelatih baru.”

“PELATIH BARU?!”

 

TBC

*Epilog

“Apa kau mau menjadi pacarku?”ada apa dengan orang ini, baru juga kenal udah main tembak aja, cakep juga nggak.

“Maaf, aku nggak bisa.”ucapku tersenyum, aku mencoba seramah mungkin. Aku tidak mau gosip tentang diriku yang jahat menolak laki-laki secara kasar.

“Kenapa? Aku dengar kau masih jomblo” yak! Kata-katamu itu nusuk banget! Jomblo?! Ya, aku memang jomblo karna aku sedang menunggu jimin agar cepat peka dan segera menembakku.

“Iya, benar aku masih jomblo” ucapku cengingiran. Sungguh ini memalukan.

Tunggu, bukan kah itu jimin. Apa-apaan dengan tatapannya?

“Maaf aku tadi dipanggil oleh pak kim ke ruang guru” aku pergi sajalah. Malas ladenim laki-laki seperti ini.

 

 

***

Yang diatas tadi adalah adegan disaat jimin melihat hyemi sedang berbincang bincang dengan seorang laki-laki, aku jelasin siapa tau nggak ngeh dengan epilog itu 😊

Advertisements

One thought on “[BTS FF Freelance] #FriendZone – (Chapter 2)

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s