[BTS FF Freelance] Double전 – (Drabble)

Double전 - FF Jungkook

Double

Cast: Jeon jungkook, Lee Sangjin (OC)

Genre: fluff, romance.

Rating: PG-12

Length: One shoot-Drabble

Writer: iidonghae (@iidonghae98)

Disclaimer: jungkook milik tuhan yang maha esa. Setting punya saya. Maaf kalo salah eyd atau typo.

Summary: “Jungkook yang memberikannya 3 tahun lalu. Dia berjanji akan mendapatkan gadis ini. Kemudian dia akan mengenalkannya padaku nanti sebagai calon istri, bukan lagi sebagai kekasih. Padahal dulu umurnya masih 16 tahun”

FF Ini pernah di publish di: www.idonghae.wordpress.com

===

Barangkali semalam ia tidak ambruk karena meriang, sungguh segan kakinya melewati koridor dengan bau obat-obatan dan campuran aroma khas rumah sakit lain yang mengekang. Lekas ia menambah sudut langkahnya, ditambah percepatan pada tiap pergerakannya. Sampai ia menjumpai sepetak taman dan duduk disana.

Lantas keserakahannya menjalar. Cepat-cepat menangkap oksigen dengan tak sabar. Cukup satu malam ia tidur di ranjang putih yang paling ia benci. Tidak seterusnya, tidak mau dan tak akan pernah lagi.

Dengan sabar perlahan matanya terpejam sembari mempersempit paru-paru yang awalnya mengembang. Ada tiga jari yang menepuk halus pundak kanannya, kemudian tanpa permisi berbaur pertanda ada yang ingin diucapkannya.

“Apa kamu mengenal Jeon Jungkook?” sedetik gadis itu kehilangan fokus lantaran tiga jari di pundaknya persis yang biasa dilakukan Jungkook. Kebetulan, nama itu disebut setelahnya.

Lee Sangjin melihat sosok berjas putih itu sekali lagi, memastikan bahwa dokter yang merawatnya semalam benar bersamanya sepagi ini.

“iya, dia teman di sekolahku. Apa dokter juga mengenalnya?”

Senyum dokter itu merekah hebat, lalu menggeledah saku jaketnya cepat-cepat. Mengeluarkan lembaran yang sudah mengeriting di ujungnya.

Tanpa bercermin pun gadis itu tahu bahwa foto dirinya lah yang berasal dari saku si dokter.

“Jungkook yang memberikannya 3 tahun lalu. Dia berjanji akan mendapatkan gadis ini. Kemudian dia akan mengenalkannya padaku nanti sebagai calon istri, bukan lagi sebagai kekasih. Padahal dulu umurnya masih 16 tahun” kekehan sederhana setelah dokter bercerita tidak membuat Sangjin ikut tersenyum lega, alih-alih Sangjin malah mengernyitkan alisnya. Sontak pikirannya kosong tak memahami apa-apa.

“bagaimana? Apa nanti kita akan bertemu lagi di rumah?” lanjut sang dokter setelah tak mendapat respon apapun. Bagaimana bisa membaur, paham saja tak satupun. “Apa Jungkook sudah sukses?” lagi-lagi dokter itu menghantam Sangjin dengan banyak pertanyaan.

Hampir saja Sangjin akan melempar senyuman, si dokter tiba-tiba membalikkan badan. Hei, itu kan tidak sopan! Batinnya jengkel melihat si dokter sudah pergi hampir menghilang.

Ini PR besar untuk Sangjin, karena dia masih tidak memahami apapun setelah mengingat dokter Jeon yang… benar! Marga mereka sama! Kemudian berarti….

“sudah menunggu lama?” dari sisi yang lain, ada tiga jari menepuk lagi. Sial, apa dokter itu mengerjaiku? Ternyata bukan si dokter. Melainkan….

Jeon

Jeon Jungkook

Benar-benar Jeon Jungkook.

Tunggu, aku belum menyiapkan jawaban. Pasti setelah ini Jungkook menanyakan.

Berbeda dengan ayahnya, Jungkook banyak menempatkan jarak antara mereka berdua. Bukan hanya perkara tempat duduk, juga bagaimana ia tak berani menatap dan hanya menunduk.

Lee Sangjin pun memberi gelagat tidak tenang, pikirannya berhamburan melayang. Keduanya memikirkan rangkaian kata yang akan tersampaikan. Sangjin membuang jauh-jauh pikiran bahwa adanya konsiparasi antara anak dan ayahnya. Bagaimana mereka datang pada waktu yang hampir sama?

“bagaimana?” tanpa basa-basi Jungkook melontarkan pertanyaan. Mendesak meminta jawaban Lee Sangjin yang menggantung satu minggu ke belakang. Aku akan menjawabnya seminggu kedepan! Ingatan Jungkook tak perlu diragukan.

“baiklah, tapi jangan bawa aku pada ayahmu dulu, ok! Kita kan belum lulus SMA!” maklumi pikiran Sangjin yang masih belum tertata rapi. Jeon Jungkook demikian heran bertubi-tubi.

Kenapa juga aku harus mengenalkannya….

Menganalkannya pada ayah

Jangan-jangan ayah?

“hehe… hehe… anu, tidak… hehe”

“ehm… maaf, maksudku… tidak-tidak”

Dan kecanggungan mereka mengundang tawa diantara keduanya. Menertawai kebodohan masing-masing disaat yang sama.

Apa aku harus pergi ke dokter dan mengatakan bahwa Jungkook baru saja berhasil setelah tiga tahun lamanya?

Lalu kapan aku akan dikenalkan pada ayahnya?

3 tahun lagi juga? Atau lebih lama?

#END#

Huyeee…. akhirnya kelar juga FF ini yahhh… Kalau ada sesuatu yang mengganjal bisa komen di kolom komentar.

Tenks buat yang udah baca.

Yang mau tau beberapa fanfic gue bisa cekin blog atau pun wattpad gue namanya @iidonghae98

🙂 :*

Advertisements

One thought on “[BTS FF Freelance] Double전 – (Drabble)

  1. Parkdongseob29

    Jujur aku bingung thor:v ceritanya bagus kebangetan makanya aku bingung.
    Yg jadi dokter itu bapaknya jeykey yg udah meninggal 3 taun lalu kah(?) dari batin kuki “Kenapa juga aku harus mengenalkannya….
    Mengenalkannya pada ayah
    Jangan-jangan ayah

    Like

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s