[Prolog & Introduction] Bring Back the Shadow

img_5942

Bring Back the Shadow 

ayshry

[PROLOG & INTRODUCTIONS]

***

“Aku menyukai seseorang.”

“Kau? Menyukai seseorang? Haha, bilang saja kau menyukaiku, ‘kan?”

Tsk. Aku masih waras, jadi tak mungkin menyukai laki-laki urakan sepertimu, tahu!”

“Jadi siapa?”

“Kau mengenalnya—ah, tidak hanya kau saja tetapi yang lain juga mengenal laki-laki itu.”

“Dia … berada dekat dengan kita? Boleh kutebak?”

“Jangan!”

“Dasar gadis aneh! Kau yakin tak ingin mengatakannya padaku?”

***

“Sudah dengar tentang adikmu, Ahn Hayoon?” Merebahkan tubuhnya di atas sofa usang yang berada di markas mereka, Namjoon meraih sebuah majalah yang tergeletak sembarangan dan menggunakannya sebagai alat untuk mengusir kegerahan.

Gadis yang tadinya tengah sibuk mengerjakan tugas kuliahnya langsung menyuarakan protes ketika angin yang dihasilkan oleh Namjoon membuat kertas-kertasnya bertebaran.

“Kim Namjoon sialan!”

Gelak tawa menguar dari bibir sang pemuda. Lekas, ia hentikan kegiatannya dan mengangkat kepalanya demi menilik ekspresi kesal si gadis.

“Jiyoon menyukai seseorang dan sepertinya pemuda tak beruntung itu ada di sekitar kita.”

“Dia sudah dewasa, jadi biarkan saja,” sahut Hayoon acuh tak acuh.

“Dasar kakak tak peka.”

“Aku sedang sibuk, Kim Namjoon! Dengar, Jiyoon boleh saja menyukai seseorang, tapi kalau pemuda itu adalah salah satu dari kalian bertujuh, maka bersiap-siap saja mendapatkan penolakan keras dariku.”

“Oh sial! Tapi sepertinya pemuda itu memang salah satu dari kami ….”

***

“Bagaimana Jiyoon-a? Sudah ada pertanda baik dari dia?” Taehyung bertanya seraya merebut bungkus keripik yang tengah Jiyoon pegang. Pekikan keras menyambangi rungunya, terlebih usai tangan besarnya meraup keripik tersebut banyak-banyak.

“Makan saja semuanya!” ujar Jiyoon kesal. Ia duduk bersila dengan mengambil jarak cukup jauh dari sang karib.

“Terimakasih, Jiyoon-a.” Tanpa memedulikan kekesalan Jiyoon, Taehyung justru memberikan cengiran lebarnya kepada si gadis. “Kau belum menjawab pertanyaan yang tadi, omong-omong.”

Jiyoon menghela napasnya berat. “Kau sudah tahu jawabannya, Kim Taehyung! Jadi, berhenti menanyaiku hal yang sama berulang kali!” ucapnya lantas berjalan pergi dari sana.

***

“Apa kau melihat Jiyoon hari ini?”

“Tidak.”

Jeon Jongkook adalah pemuda terakhir yang Taehyung tanyai dari keenam karibnya tentang keberadaan Jiyoon. Pasalnya, gadis itu tak muncul lagi di markas mereka usai insiden perebutan keripik tempo hari. Ditambah absennya Hayoon di pertemuan klub teater pagi tadi. Untuk beberapa alasan, Taehyung merasa bertanggung jawab atas itu, sebab ia lah orang terakhir yang berbicara dengannya.

“Di mana gadis itu sebenarnya—“

“Berita buruk.” Park Jimin muncul dengan keringat dingin membanjiri pelipisnya. Dibelakangnya tampak Min Yoongi dan sedang tergopoh-gopoh menyusulnya. Membuat tiga orang yang bersantai di ruang tamu dan dua lainnya yang berada di dapur segera berlari menghampiri mereka.

“Ada apa?”

“Hayoon baru saja menghubungiku dan dia bilang … Jiyoon, gadis itu—“

“Ditemukan tak bernyawa pagi tadi.”

“APA!?”

***

“Sialan! Apa yang kalian lakukan pada Jiyoon-ku?! Aku harus menemukannya, aku harus bisa mengungkap segalanya. Tunggu saja, aku akan membunuhnya seperti dia menghabisi Jiyoon-ku!”

.

.

.

Ahn Jiyoon

img_5943

Gadis periang yang tentu saja menjadi kesayangan ketujuh laki-laki yang telah menjadi karibnya sejak lama. Adik dari seorang Ahn Hayoon itu terkenal dengan sikap manjanya. Suatu hari, ia mengungkapkan bahwa ada seseorang yang ia sukai namun gadis itu tak pernah sekali pun memberitahu jati diri laki-laki yang berhasil merebut hatinya; sehingga membuat yang lainnya mencoba menebak-nebak. Namun, ketika kabar tentang kematian Jiyoon terdengar, semuanya menjadi gempar. Satu persatu dari mereka mulai menaruh kecurigaan kepada yang lainnya. Mencari-cari penggalan informasi guna mengungkap kebenaran. Apakah mereka masih bisa mempertahankan persahabatan dan menemukan kebenaran dibalik misteri yang tiba-tiba merusak hubungan baik mereka?

Ahn Hayoon

img_5944

Tipe kakak yang cuek namun diam-diam menaruh perhatian lebih kepada sang adik. Dunianya terasa runtuh ketika mendapatkan sebuah panggilan dari pihak kepolisian yang mengatakan bahwa Ahn Jiyoon ditemukan tak bernyawa di sungai dekat kediaman mereka. Rasanya, Hayoon ingin menyusul adiknya saat itu juga. Mengingat percakapannya dengan Namjoon tentang si adik beberapa hari silam berhasil membuat emosinya membuncah. Apa kematian Jiyoon ada sangkut pautnya dengan si lelaki misterius yang disukai olehnya? Atau ada sesuatu yang terlewatkan? Apakah itu? Sungguh, Hayoon tak tahu harus memercayai siapa. Menaruh kecurigaan kepada tujuh karibnya adalah hal yang wajar baginya, tapi, benarkah yang ada di benaknya kini?

Kim Namjoon

5df9094b55e64dfa98a11ec9034ea1d4

Pemuda ber-IQ tinggi ini sudah berteman dengan Hayoon sejak mereka di bangku sekolah dasar. Kala itu, Jiyoon masih berusia lima tahun. Memiliki jarak dua tahun dengan si gadis, agaknya tak membuat persahabatan tak tumbuh di antara mereka. Jiyoon itu anak yang menyenangkan, berbanding terbalik dengan Hayoon yang terkadang menyeramkan. Jika diibaratkan Hayoon adalah seekor macan buas, maka Jiyoon adalah seekor kucing menggemaskan. Tapi, Namjoon tahu Hayoon begitu menyayangi adiknya meski memiliki sikap yang amat berbeda. Mendengar kabar tentang kematian Jiyoon, yang dipikirkan pemuda itu pertama kali adalah kondisi Hayoon. Apa yang akan terjadi pada gadis itu ketika seseorang yang sangat berharga baginya pergi dengan tiba-tiba? Oh, Namjoon tak tahu harus bagaimana. Yang pasti, kematian mendadak ini membawa banyak tanda tanya yang rasanya harus segera ia tuntaskan.

Kim Seokjin

57f0793f171cce5404da051a348e43a8

Meski umurnya berjarak jauh dengan yang lainnya, namun ia adalah salah satu yang paling bisa diandalkan. Jiyoon sudah dianggapnya seperti adiknya sendiri, begitu pula dengan Hayoon. Terakhir kali, Jiyoon pernah memintanya untuk membuatkan bekal yang hendak ia berikan kepada pemuda yang ia sukai dan siang ini ia mendengar tentang kematian Ahn Jiyoon. Mustahil bukan? Seingatnya, Jiyoon masih beradu argumen dengan Taehyung semalam, ia bahkan diam-diam terkikik geli memperhatikan kedua orang itu dari dapur. Oh sial, bahkan setelah mendengar kematian Jiyoon, ia tak berani lagi melangkahkan kakinya ke dapur. Seperti ada sesuatu yang memaksanya untuk mengulang kembali ingatannya yang entah bagaimana memudar. Ahn Jiyoon … gadis itu tak seharusnya mati.

Jung Hoseok

c6487ac663c2e115bbf81079e98aec16

Ketua klub dance ini suka sekali menjahili Jiyoon bahkan pernah sampai membuat gadis itu menangis kesal. Hoseok memang lebih dekat dengan Hayoon ketimban Jiyoon, apalagi karena Hayoon juga ikut bergabung dengan klub dance yang ia ketuai. Dua hari yang lalu, jika dia tak salah ingat, Jiyoon yang baru saja memasuki markas mereka datang dengan lutut berdarah. Hoseok melihatnya dan segera menghampirinya, ia juga meminjamkan sapu tangan miliknya untuk membantu menghentikan darah yang masih mengalir. Hoseok tak banyak bertanya waktu itu, namun ada sesuatu yang tak biasa dengan si gadis yang baru ia sadari ketika berita kematian itu menyambanginya. Hoseok syok, tentu saja. Apakah ia harus menceritakan apa yang ia ketahui? Atau lebih baik ia menyimpan semuanya hingga keadaan menjadi lebih tenang?

Min Yoongi

df7742716b4f57c4664e606519b9178b

Pemuda ini terkenal cukup cuek dan jarang berkumpul di markas mereka. Yoongi lebih sering menghabiskan waktu di lapangan basket, sekedar mencari keringat sekaligus melakukan hobinya. Pemuda berkulit putih ini juga tak terlalu dekat dengan Hayoon maupun Jiyoon, tidak ada alasan khusus, hanya karena ia jarang berada di markas dan berkumpul dengan yang lainnya. Tapi, sore itu ada yang berbeda. Jika biasanya Jiyoon lebih suka berkumpul di markas, namun hari itu dia malah menemani Yoongi di lapangan. Gadis itu terlihat riang, seperti biasanya—namun tetap saja ada sesuatu yang tak biasa di mata Yoongi. Dan benar saja. Pagi ini, Jiyoon ditemukan tak bernyawa dan sialnya, ia seharusnya pergi menemani Jiyoon membeli sepatu basket untuk orang yang disukainya itu sesuai dengan janji yang mereka buat semalam. Penuh misteri. Sungguh, Yoongi kebingungan. Menurut berita, Jiyoon bunuh diri. Tapi Yoongi tak memercayainya, ia malah berasumsi sebaliknya; ada seseorang yang sengaja menghabisi nyawa Ahn Jiyoon demi menyembunyikan sesuatu yang harus segera ia ungkap.

Park Jimin

8dcd82f68bcb843a374a3bcdc9f03622

Ketua klub basket. Mengenal Jiyoon jauh sebelum ia mengenal Hayoon. Perkenalan awal terjadi ketika mereka berada di bangku sekolah menengah atas dan sejak itu keduanya selalu terlihat bersama-sama hingga pada akhirnya bertemu dengan enam pemuda lainnya. Masuk ke dalam kehidupan Jiyoon sejak lama membuatnya menganggap gadis itu seperti adiknya sendiri. Jiyoon gadis riang, dan Jimin menyukainya. Namun ketika kabar tentang kematian Jiyoon terungkap, ada sesuatu yang membuat Jimin ingin berlari menemui Jiyoon saat itu juga. Dia tidak percaya, amat tak percaya. Bunuh diri? Mustahil! Ada yang tak beres dengan kematian gadis itu dan Jimin seakan dipaksa untuk segera mengungkapkan kebenarannya. Ada apa sebenarnya?

Kim Taehyung

cd52fca081e3fb41c4873ce35140cf2c

Pemuda yang bergabung dalam klub teater ini sejatinya mempunyai hobi mengusili Jiyoon, bahkan tingkat keusilannya itu berada dua sampai tiga tingkat di atas keusialan seorang Jung Hoseok. Namun bedanya, Jiyoon tak pernah mengalah kepadanya. Jika kepada Hoseok si gadis akan melancarkan jurus ngambek bahkan menangis, maka kepada Taehyung ia memilih untuk tak terlalu ambil pusing, toh, Kim Taehyung memang terkenal dengan tingkah absurd-nya. Tetapi apa yang terjadi pada pemuda itu ketika mendengar kematian Jiyoon? Kim Taehyung amat frustasi. Pasalnya, ia adalah orang terakhir yang berbicara dengan gadis itu dan sekarang gadis itu telah tiada? Omong kosong apa ini?! Jangan bilang Jiyoon bunuh diri gara-gara candaannya tempo hari—oh, sadarlah, Ahn Jiyoon tak mungkin bunuh diri! Tidak! Dan Taehyung akan segera mengungkap kematian tak wajar karibnya itu.

Jeon Jungkook

8b617bb584326965a2c185e1cc43c921

Sebagai yang paling muda, Jungkook yang tergabung dalam klub musik ini adalah yang paling ribut. Pemuda yang tak bisa menghentikan ocehannya ini kerap menjadi objek kekesalan Jiyoon maupun Hayoon. Terkadang, Hayoon tak segan-segan melemparnya dengan benda apapun yang berada di sekitarnya demi membungkam mulut bocornya itu. Berbeda dengan Jiyoon, gadis itu memang terkadang merasa sebal namun tak jarang pula turut serta menanggapi ocehan tak berguna dari seorang Jeon Jungkook. Ketika berita kematian Jiyoon terdengar, Jungkook gemetar saat itu juga. Sebelumnya, Jiyoon sempat menceritakan beberapa hal kepadanya dan kematian ini telah membuatnya mengerti dengan segala cerita Jiyoon yang sempat dianggapnya sebagai ocehan tak berguna. Jungkook kebingungan. Haruskah dia menceritakannya kepada yang lain? Tapi bagaimana dengan janjinya? Apa semuanya akan baik-baik saja? Jeon Jungkook dilanda dilema.

.

.

Yeay! Projek pertama di BTSFFI, semoga lancar dan nggak kena webe di tengah jalan 😀

Big thanks for Ipinku sayang alias budir Echa udah bikinin poster yang super duper keyeeen dan Kakros cantiq alias Mba Riris yang udah ngasih usulan judul yang ketjeh. Yokshi, upin-ipin squad emang jjang! /plak/ XD

Terakhir, mengenai fanfiksi ini aku gabisa ngasih kepastian bakal di update kapan saja, tapi InsyaAllah sebulan bakal ada 1-2 kali update, ya pokoknya diusahain ga ngaret banget lah heu

So, mind to review?

-mbaay.

Advertisements

23 thoughts on “[Prolog & Introduction] Bring Back the Shadow

  1. Pingback: [Chapter 6/END] Bring Back the Shadows – BTS Fanfiction Indonesia

  2. Pingback: [Chapter 5] Bring Back the Shadow – BTS Fanfiction Indonesia

  3. Wah, saya suka ceritanya. Dari membaca prolog ini saya tertarik untuk membaca chapter 1. Penasaran. Saya sendiri memang suka sama drama, film, dll yang genre-nya misteri. Karena selain nonton atau baca saya juga berspekulasi sendiri kejadian yang akan terjadi. Dan jika spekulasi saya salah, maka saya akan semakin pantengin tuh cerita sampai menemukan kebenaran yang sesungguhnya. Eh, kok malah cerita. Tapi untuk author-san fighting ^_^

    Mampir juga ya kapan-kapan ke blog saya.
    Please klik me.
    T_T

    Like

  4. Pingback: [Chapter 4] Bring Back the Shadow – BTS Fanfiction Indonesia

  5. Pingback: [Chapter 3] Bring Back the Shadow – BTS Fanfiction Indonesia

  6. Pingback: [Chapter 2] Bring Back the Shadow – BTS Fanfiction Indonesia

  7. Pingback: [Chapter 1] Bring Back the Shadow – BTS Fanfiction Indonesia

  8. Putri97

    Ini genre ny mistery gitu ya? Nggak sabar pengen baca chap 1 nya . Penasaran knapa si jiyoon mati mendadak gitu. Trus siapa yg disukai dn jiyoon. Cpet dlanjut ya

    Like

  9. YESS KAKROS CANTIQ YESS YESS HAHA HAHA MAU MENGGELUNDUNG KE PELUKAN MAS YONGDU DULU OMO OMOO ABIS DIBILANG CANTIQ /komen oot/

    tega syekalii kalian pada bikin proyek meanwhile proyekku malah kesendat hmph. yoda deeh sukses ya piin buat proyeknya uhuy mangatse! ^^)9

    Liked by 1 person

    1. YES GELUNDUNGNYA KE YUYONG YES GA KE UYUN YES JADI UYUN BUAT HYEIN AJA YES /salah lapak woi/

      Kan sudah kubilang, mari kita sama sama membuat proyek baru untuk dipamerkan /apasih ay/ wis sana kamu lanjotin aja ficmu yg masih stuck itu mba kesian riders pada nungguin kyaaa /terus aya dibacok/

      Btw thanks kakross (ga) cantiq wis mampir kyaaa💜

      Like

  10. KAAYYYYYY ADA SEOKJIN JADI AKU MAMPIR KAKKKKK :”””)

    Btw itu jiyoon2 kenapa ga jihyeon aja kaay biar lebih akrab kan kesannya /eh/

    BTW INI SIAPA YANG BUNUH ELAH NGAKUUUUU AKU BERASUMSI BAHWA……… Yang jelas dia orang kaay, kuyakin!

    Mangatze kaayyyy! Ku bakalan pantengin apdetannya! (Ini kalau ga apdet aku terror kaay, lihat saja kaay, tunggu saja…) XD

    Liked by 1 person

    1. Perasaan ini emang ada semua anak bities deh ya /lempar meja/

      APAAN JIHYEON GAKENAL WOI MUSNAH AE SANA /lempar meja pt.2/

      YANG BUNUH ADALAH … Teterettereeeettt RAHASIA /plak: entar akan ada masanya semua cerita terungkap tsaaah

      Wakaka btw thanks udah mampir ya kakji, teror daku biar gamelupakan lanjotan ini fic gaje kyaaa💜

      Liked by 1 person

  11. echaminswag~

    SYEM, UDAH DI POST AE INI MBAAA!!!!
    pokoknya ditunggu, mau sebulan dua kali, satu kali, ato gak posting sama sekali /ga/ pokoknya selalu ditungguin.
    semoga proyeknya lancar, nggak (soksokan) kena webe, nggak (soksokan lagi) stuck di tengah jalan, karena dd bakal menghantuimu buat lanjutin fic ini FIX!!

    bhay~

    Liked by 1 person

    1. KAN KAMU SURUH POST CEPETAN WOI /lempar meja/

      Yo bantuin ngeplot mba biar cepetan update ini fic gaje wakaka
      AMIN AMIN AMIIIIN
      HANTUI DD DENGAN PLOT SERTA ALUR SAJA YA MBA KYAAAA💜💜💜

      Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s