[BTS FF Freelance] Ghoul – (Ficlet)

392b34ab37ad0513ab1b1d7203df09ef

Title : Ghoul

Author : JungNYAN

Cast : – Jeon Jung Kook

– Kim Tae Hyung

– Park Ji Min

– Suga/Yoongi

– Park Ji Yeon (OC)

Genre : AU, friendship, comedy

Leght : ficlet

Rating : General

Disclaimer : Alur cerita murni dari otakku, maaf gambarnya gak berhubungan sama isi cerita ini.

Happy reading~

 

~-~

.

“Melihat dari ekspresimu, kaumelakukan sesuatu yang tidak-tidak, ya?”

.

~-~

 

“Jungkook, Jimin!”

Jungkook yang tengah mengambar latas mengangkat wajahnya, Jimin yang duduk di hadapannya menoleh ke belakang dan mendapati Taehyung tengah berlari ke arah mereka. Bukan hanya mereka, beberapa murid di kelas ikut menoleh lantaran teriakan Taehyung benar-benar keras. Sebelum menghampiri kedua temannya, Taehyung meletakkan tasnya di bangku belakang. Setelah itu dia mendekati kedua temannya dengan senyuman lebar di wajahnya.

“Melihat dari ekspresimu, kaumelakukan sesuatu yang tidak-tidak, ya?” tebak Jimin.

“Kaupikir aku akan selalu mencuri kesempatan untuk melihat anime?” ujar Taehyung sambil mengerucutkan bibirnya. “Kemarin, Seokjin Hyung memperbolehkanku untuk ikut menonton.”

“Oh, apa yang kaulihat?” tanya Jungkook. Berbeda dengan Jimin, sepertinya Jungkook juga mulai menyukai anime.

Tokyo Ghoul. Wah, anime itu benar-benar keren. Tokoh utamanya bisa mengeluarkan tentakel berwarna ungu dari belakang punggungnya.”

Jungkook dan Jimin mengerutkan kening mereka, “Apa?”

“Ahh, kalian pasti tidak mengerti.” Pundak Taehyung bergerak turun. Semangatnya yang sudah membara sejak tadi untuk menceritakan anime itu hilang seketika.

“Ini,” Jungkook menyodorkan pensil dan kertasnya. “Gambar saja di sini.”

Taehyung mengambil kedua benda itu, kemudian dia menggambar orang dengan dua buah ekor di belakangnya. “Nah, kalian mengerti?”

Jimin menautkan alisnya, “Eh, ini….”

“Yak, kenapa kalian masih berdiri di sana? Tidak mendengar bel berbunyi, huh?” Seseorang mengiterupsi kegiatan mereka.

Ketiga bocah itu langsung diam membeku. Oh, tidak, Kang sonsaengnim. Itu guru di sekolah mereka yang terkenal karena kegalakannya.

 

~-~

 

Jungkook sedang asyik bermain PS saat ini. Beberapa toples makanan berjajar rapi di depannya. Tangan mungilnya berkali-kali mengambil salah satu makanan itu dan memasukkannya ke dalam mulutnya.

Yoongi baru saja pulang sore itu. Ia melempar tasnya ke sofa yang berada di belakang Jungkook, kemudian membanting tubuhnya ke sofa yang sama dan memperhatikan adiknya yang duduk di bawah.

“Sebentar lagi kaukalah.” celetuk Yoongi melihat darah karakter Jungkook tinggal sedikit.

“Aku tahu!” Jungkook mempercepat gerakan tangannya. Matanya menatap layar dengan serius.

“Kalau kau sudah kalah, aku ingin bermain.”

“Tidak boleh!”

Yoongi berdecak kesal, “Adik menyebalkan.” umpatnya sambil mendorong pelan tubuh Jungkook.

“Akh, Hyung!” Jungkook langsung mengomel karena karakternya sudah mati.

“Berikan padaku.” Yoongi menadahkan tangannya. “Kamu main ke rumah Taehyung saja.”

Jungkook menyerahkan stik PS-nya. Yoongi menerimanya sambil tersenyum lebar kemudian ia mengubah posisinya. Tasnya yang berada di dekat kakinya terjatuh ke lantai dan isinya berhamburan keluar.

Yoongi mengeluh. Ia mengambil tasnya dan memasukan barang-barang yang keluar ke dalamnya. Jungkook hanya memperhatikan kegiatan kakaknya itu, hingga matanya menangkap sebuah buku kecil bertuliskan Tokyo Ghoul. Jungkook cepat-cepat mengambil buku itu sebelum Yoongi memasukkannya ke dalam tas.

Hyung memiliki ini?” tanya Jungkook.

Yoongi melirik sekilas, “Bukan, itu punya Seokjin.”

Jungkook bergumam pelan. Ia memberikan buku itu ke Yoongi lalu berlari keluar. “Eomma, aku ingin main keluar!”

 

~-~

 

“Taehyung! Kim Tae Hyung!”

Taehyung yang saat itu tengah menonton TV cepat-cepat membuka pintu rumahnya, “Yak, Jungkook! Kautertular dengan kebiasaannya Jimin, ya?”

Jungkook terkekeh sambil menjulurkan lidahnya, “Mian. Tae, aku ingin melihat Tokyo Ghoul.

“Tapi Seokjin Hyung belum pulang. Anime itu ada di laptopnya, aku tidak tahu password-nya.” Taehyung terdiam sebentar, kemudian ia menjentikkan jarinya. “Oh, tunggu di sini.”

Taehyung berlari masuk ke dalam rumahnya, meninggalkan Jungkook yang masih berdiri di luar pagar. Tak lama setelah itu, Taehyung kembali sambil membawa sebuah benda kecil berbentuk persegi panjang.

“Jungkook, kaupunya laptop?”

Jungkook menggeleng.

“Kakakmu?”

“Aku tidak boleh menggunakannya.”

Taehyung mendengus pelan, “Kita ke rumah Jimin saja. Siapa tahu dia punya laptop.”

Taehyung mengambil sepedanya. Bocah itu segera mengayuhnya menuju rumah Jimin, sementara Jungkook hanya mengikutinya dari belakang. Ketika mereka sudah sampai, Jungkook dan Taehyung masuk ke halaman rumah Jimin tanpa permisi dan memarkirkan sepeda mereka di sana. Jungkook hendak memencet bel di dekat pintu, tapi Taehyung cepat menyegahnya.

“Jimin! Park Ji Min!” Taehyung berteriak sambil menggedor pintu rumah itu.

Tidak datang pada teriakan pertama, Taehyung mengulanginya hingga teriakan ke empat.

“Berisik!” seru Jimin ketika ia membuka pintu rumahnya. “Apa yang kaulakukan?”

Taehyung menjulurkan lidahnya, “Balas dendam.”

Jimin mengembuskan napas kesal. Diam-diam, dia mengumpat Taehyung dengan suara kecil.

“Jim, kaupunya laptop?” tanya Taehyung.

Pertanyaan bodoh, batin Jimin, “Yak, kaupikir aku punya? Kalau iya, apa yang bisa dilakukan bocah sembilan tahun dengan laptop?”

“Bermain game.” celetuk Jungkook.

Game saja pikiranmu!” sembur Jimin, “Akh, kalian berdua sama saja. Maniak game, maniak anime. Kalian ingin apa?”
“Galak sekali.” Taehyung mencibir. “Noonamu punya laptop, kan?”

Jimin bergumam pelan.

“Dia ada di rumah?”

“Ada.”

Taehyung tersenyum senang, “Nah, kalau begitu katakan padanya kalau kita ingin meminjam laptopnya.”

“Kita atau kalian?”

Taehyung mengerucutkan bibirnya. “Kita, tentu saja. Kaumau melihat Tokyo Ghoul tidak?” tanya Taehyung sambil menunjukkan benda yang dibawanya.

Jimin mengarahkan atensinya kepada benda kecil itu, “Itu apa?”

“Akan kujawab jika kaumemperbolehkan kami masuk dan meminjamkan laptop noonamu.” kata Taehyung..

Jimin memutar bola matanya malas. Ia berbalik dan berjalan masuk, “Masuk saja.”

Taehyung dan Jungkook segera mengikuti Jimin. Ketiga anak kecil itu berjalan menuju pintu berwarna pink pastel. Jimin mengetuknya beberapa kali sebelum terdengar jawaban dari dalam. Jimin dan kedua temannya masuk ke ruangan itu. Seorang gadis remaja yang tengah bertelungkup di kasur dengan sebuah laptop di hadapannya melirik sekilas.

“Oh, kaumembawa temanmu?” Gadis itu memencet salah satu tombol keyboard-nya kemudian menoleh ke arah tiga bocah itu.

Annyeonghaseyo!” Taehyung langsung mengucapkan salam tanpa malu, sementara Jungkook hanya terdiam.

Gadis itu tersenyum. “Siapa nama kalian?”

“Kim Tae Hyung imnida.”

Jungkook terdiam beberapa saat sebelum berbicara, “Jeon… Jung Kook.”

“Aku Jiyeon. Kalian harus memanggilku Jiyeon Noona, ya.” kata gadis itu.

Ne!” Taehyung berseru dengan lantang. “Noona, boleh kami meminjam laptop noona?

“Hm… tunggu sebentar. Biarkan aku menyelasaikan yang satu ini.” Jiyeon menekan tombol yang sama seperti tadi, lalu menatap layar laptopnya.

Jungkook, Jimin, dan Taehyung penasaran dengan apa yang dilihat Jiyeon. Mereka mendekati Jiyeon dan melihat layar laptopnya.

“Oh, itu Tokyo Ghoul!” celetuk Jungkook tiba-tiba. Orang berambut putih yang ada di sana mirip seperti yang dilihatnya di komik yang dibawa Yoongi.

“Eh?” Taehyung mengerutkan keningnya, “Apa si Rambut Putih itu tokoh utamanya? Bukannya rambutnya berwarna hitam?”

“Kalian mengetahui anime ini?” Jiyeon menatap Jungkook dan Taehyung. “Kaumelihat yang musim pertama, ya, Taehyung?”

Taehyung mengangkat bahu, “Aku tidak mengerti tentang itu.”

Walaupun Taehyung sudah menjawab pertanyaannya, Jiyeon masih menatap Taehyung. Kemudian ia menatap layar laptopnya, lalu menatap Taehyung lagi. Jiyeon menekan tombol tadi lalu kembali menatap Taehyung dan layar laptopnya bergantian.

“Wah,” Jiyeon tampak takjub dengan apa yang ditemukannya. “Kim Tae Hyung, kaumirip dengan Kaneki.”

Jungkook dan Jimin mengerutkan kening mereka, “Hah? Kaneki? Siapa?”

“Ini, Kaneki Ken.” ujar Jiyeon sambil menunjuk si Rambut Putih.

Jungkook dan Jimin memperhatikan gambar Kaneki, lalu mereka menatap Taehyung.

“Benar, kaumirip dengan orang ini.” gumam Jungkook.

Taehyung tampak kebingungan, “Hah? Bagian mana yang mirip?”

Jiyeon memutar laptopnya agar Taehyung dapat melihat dengan jelas, “Lihatlah. Hanya perlu merubah rambutmu menjadi putih, kaupasti sangat mirip. Atau jangan-jangan, kauberasal dari anime ini?”

“Eh?”

Noona, bagaimana itu bisa terjadi?” tanya Jimin.

“Bisa saja. Barangkali dia keluar dari anime ini, berubah menjadi kecil, mewarnai rambutnya menjadi hitam, lalu hilang ingatan.” kata Jiyeon.

Keempat orang itu terdiam selama beberapa detik. Jungkook dan Jimin memasang tampang polos mereka, Jiyeon tampak tersenyum ke arah Taehyung, sedangkan Taehyung hanya terdiam membeku.

Jimin menepuk pundak Taehyung pelan, “Tae-”

Taehyung cepat-cepat menepis lengan Jimin lalu mundur beberapa langkah. “Jangan dekati aku.”

Jungkook dan Jimin memiringkan kepala mereka, “Ada apa?”

“Setahuku, ghoul memakan manusia. Itu artinya….” Taehyung menatap kedua tangannya ketakutan.

Jiyeon mencoba menahan tawanya yang hampir meledak. Jungkook dan Jimin yang tidak mengerti maksud Taehyung berniat mendekatinya, tapi Taehyung malah menjauh.

“Jangan mendekat! Aku tidak ingin membunuh kalian!” seru Taehyung. Terlihat jelas dari raut wajahnya kalau dia ketakutan. Taehyung berbalik lalu berlari keluar, “Eomma!”

Jiyeon langsung tertawa lepas setelahnya. “Polos sekali.”

Jimin melempar tatapan tajam kepada kakaknya itu. “Noona, candaanmu terlalu berlebihan.”

Jiyeon tidak membalas. Dia masih tertawa mengingat wajah ketakutan Taehyung tadi.

Jimin mendengus kesal, “Ayo, kita kejar Taehyung. Kasihan dia.” Jimin berjalan keluar dari kamar Jiyeon, diikuti Jungkook yang masih terlihat bingung.

“Tapi, Jimin, benda yang dibawa Taehyung tadi, itu apa?”

 

fin.

.

.

.

Note:

Yeah, aku malah nge-absurd. Kepikiran bikin ini setelah aku inget kalo si TaeTae mirip Kaneki. Aku tau itu juga kebetulan nemu foto dia sama kaneki waktu lagi nyari fotonya V. Dan setelah aku cocokin, mereka mirip juga ternyata.

Don’t forget to leave a comment, ne….

Advertisements

One thought on “[BTS FF Freelance] Ghoul – (Ficlet)

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s