[Ficlet] Insomnia

cudaifiuiaasjan

Insomnia

by echaminswag~

BTS’ Kim Seokjin with OC’s Kim Nayeon
| genres Family, Fluff | length ±300 words | rating G |

I just own the plot and OC!

.

Semoga esok harimu menyenangkan.

.

.

“Masih terjaga?”

“Aku tidak dapat tidur, Kak.”

Mendengar itu, Kim Seokjin lekas menutup pintu kamar sang adik kemudian duduk di tepi ranjangnya. Pemuda itu tersenyum sekilas. Sementara, Nayeon masih melipat kaki dengan menguncinya menggunakan kedua tangan ketika lengan Seokjin terangkat dan bergerak naik-turun di kepalanya.

“Ada apa, huh? Bukankah besok pagi kamu harus pergi ke rumah sakit untuk magang? Segera istirahatlah, Nay.”

“Aku sudah mencobanya. Dan kamu bisa lihat sendiri hasilnya, Kak.” ujarnya seraya menghela napas keras-keras. Ia meluruskan kakinya selagi menghantamkan punggung pada headboard.

Mata Seokjin menyipit. Tidak biasanya Nayeon seperti ini. Gadis itu suka sekali tidur―sama seperti kekasihnya―tapi kini, tampaknya Nayeon sungguh-sungguh kesulitan untuk memejamkan mata. Bahkan, Seokjin dapat melihat lingkar kehitaman di bawah matanya. Sudah berapa lama adiknya ini mengalami insomnia?

“Ada yang mengganggu pikiranmu?”

Nayeon menggeleng seraya mengedikkan bahu.

“Entahlah, Kak.”

“Min Yoongi?” tebak Seokjin, tetapi lagi-lagi gadis itu menggeleng menanggapinya.

“Bukan,” helaan keras Nayeon udarakan setelahnya. “aku hanya merasa khawatir, tapi aku tidak tahu apa yang kukhawatirkan.”

Seokjin lantas tersenyum. Ditepuknya perlahan bahu sang adik, membuat gadis itu menoleh ke arahnya. Dalam posisi berhadapan sepeti ini, Seokjin dapat melihat jelas kecemasan yang tergambar dari mimik wajah Nayeon. Gadis itu seolah belum siap dengan apa yang hendak dihadapinya pada esok dan hari-hari seterusnya.

“Mungkin kamu hanya merasa tegang karena besok mulai magang, Nay. Tapi percayalah, masa-masa itu akan segera berakhir dan semuanya akan berjalan dengan baik.”

Nayeon memejamkan mata sebentar. Napasnya ditarik-keluarkan secara beraturan. Debar-debar yang menimbulkan keringat di telapak tangannya mulai berdetak normal. Ketika gadis itu membuka matanya lagi, senyum Seokjin seolah memberi kekuatan positif yang membuat Nayeon ikut menarik kedua ujung bibirnya.

Hmm, mungkin memang karena hal itu, Kak.”

“Sekarang, tidurlah. Aku akan menemanimu sampai kamu terlelap.”

“Sungguh?”

“Ya. Tidurlah, Nay. Semoga esok harimu menyenangkan.”

 

 

 

fin.

Cuma lagi kangen Seokjin-Nayeon, itu aja sih 😀
Maaf kalo aneh, dan terimakasih yang sudah mampir baca ^^

Advertisements

3 thoughts on “[Ficlet] Insomnia

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s