[BTS FF FREELANCE] Count – (Ficlet)

count

Count

A ficlet by yoohwanhee

Genre Romance, Fluff (?) 

Rating G

Cast  BTS’s Min Yoongi & OC

This story is mine!

.

Mari kita berhitung, anak-anak.

.

Aku mengecek jam tanganku seraya mengetukkan spidol di atas meja. Oh astaga, itu sudah jam sembilan dan lelaki itu masih belum datang juga. Apa dia tidur larut semalam atau bagaimana? Seharusnya pagi ini dia harus segera datang dan menjemputku.

Jangan sampai dia mengacaukan semuanya nanti dengan tidak datang ke acara pertemuan keluarga.

Aish, Min Yoongi! Awas saja kalau dia tidak datang lima menit lagi, akan ku cincang dia!

Aku pun kembali mengadahkan pandanganku pada papan tulis berukuran medium di sampingku dan melanjutkan aktivitas mengajarku  “Jadi, yang bentuknya seperti lidi ini adalah satu. Dan yang seperti bebek ini adalah dua. Kalau yang ini?”

“Tiga!”

Aku menepukkan tanganku lalu tersenyum begitu mendapat respon dari anak-anak “Waa, kalian memang pintar! Nah karena kalian sudah tahu, ikuti ibu guru. Mari kita berhitung, anak-anak. Satu…” Ujarku seraya menunjuk angka-angka yang tadi sudah kutuliskan di papan.

“Tiga, empat, lima, enam, tujuh-“

Eh?

“Hey, dimana dua nya? Sehabis satu itu dua, bukan tiga. Mengerti-“

“Karena kamu itu nggak ada dua nya, tahu.”

Aku terdiam begitu mendengar suara bass yang barusan masuk ke indra pendengaranku. Lalu menoleh ke belakang dan mendapati seorang lelaki yang kini sedang duduk di kursi berukuran kecil milik anak-anak itu.

Min Yoongi?!

Aku memasang tampang terkejut begitu lelaki itu berdiri lalu berjalan ke arahku dan menatapku sembari tersenyum lebar “Hai, calon istriku, Oh Sena. Kukira waktu mengajarmu selesai jam sembilan, ternyata tidak, ya?” ucapnya seraya mengacak pelan poniku. Oh, sungguh. Apa-apaan ini? Semacam kejutan atau apa?

“Bu guru!”

Sontak aku menoleh pada Daehan yang kini menarik-narik rok yang kugunakan “Eoh, ada apa, Daehan-ah?” responku seraya berjongkok di hadapan Daehan dan tersenyum, mengabaikan Yoongi yang kini berdiri di sampingku.

Daehan terlihat berpikir sebentar lalu mengarahkan jari telunjuknya didagunya.

“Istri itu apa?”

Eh?!

Aku hanya bisa melongo kemudian melempar tatapan tajam pada Yoongi yang kini terkikik melihatku. Ya ampun, lelaki itu baru saja mencemari otak polos anak lima tahun seperti Daehan.

“Daehan-ah, istri itu…” Yoongi meraih pundakku lalu ikut berjongkok, menatap Daehan yang kini juga menatapnya bingung. Tangan besarnya mengelus pelan pipi lucu milik anak itu. Oh tidak, apa lagi yang akan dikatakannya?

“Itu adalah panggilan sayang, tahu. Karena aku menyayangi wanita yang menjadi gurumu ini, jadi aku memanggilnya istriku. Ah, maksudku calon istriku, hehe. Iya, ‘kan, sayang?”

CUP!

Aku membelalak begitu mendapat kecupan tiba-tiba di bibirku.

Haha. Bagus sekali. Min Yoongi barusan mengotori penglihatan Daehan dan semua anak-anak yang ada di kelas itu. Sementara anak-anak hanya diam melongo dan menatap bingung kami berdua.

Aku menyerah! Aku menyerah dengan kekasihku yang satu ini. Dia memang brutal tapi, err… manis.

Iya, manis-manis membahayakan.

Dan yang lebih menyebalkan lagi… aku malah suka sifatnya yang seperti itu.

“Min Yoongi!!”

-fin

Salam sembilanempat /?

Gatao ah, uda, gaje ini… gaje! Cara nulisku lagi kacau, ga mood :v Iseng aja gitu (~’v’ )~

Babayy~

Advertisements

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s