[BTS FF FREELAANCE] You Save My Life – (Chapter 1)

cats2

Title : You Save My Life

Author : Zieangel

Genre : Sad, Romance, Comedy, Friendship

Rating : PG-15

Length : Chapter

Disclaimer : Semua cast  disini milik Tuhan, fanfic ini murni hasil imajinasi author untuk mencoba bikin fanfic dengan genre sad romance ahaha. Tapi diselingi komedi juga supaya gak tegang. Hoho:v jangan copast and enjoy! ^^

Main Cast :

-Hwang Nana (OC)

-Kwon Ri In

-Kim Taehyung

-Kim Namjoon

-Min Yoon Gi

-Jung Hoseok

-Jeon Jungkook

-Kim Seokjin

-Park Jimin

KRING ! KRING! KRING!

Aku langsung terbangun dari tidurku. Ahh..ternyata alarmku yang berbunyi. Jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi, dan aku harus segera bersiap untuk pergi ke kampus. Aku mematikan alarm dan langsung menuju ke kamar mandi. Ah sungguh hari ini terasa udara sangat sejuk membuatku agak malas rasanya mandi. Hm tapi tidak. Aku tidak ingin orang lain melihatku dengan penampilan yang kucel, berantakan, dan mungkin bau. Yah terus terang saja aku sangat mencintai kebersihan dan aku sangat benci berpenampilan yang berantakan. Tak lama, aku keluar dari kamar mandi dan aku mulai memakai baju. Tak lupa juga aku tambahkan make up di wajahku. Aku juga suka berpenampilan natural, jadi aku hanya memakai bedak secukupnya dan lip tint.

Ah iya, kata orang tak kenal maka tak sayang. Baiklah, aku akan memperkenalkan diriku terlebih dahulu. Namaku Hwang Nana. Umurku 19 tahun, masih muda bukan? Haha. Aku dibesarkan di keluarga yang sangat sederhana tetapi aku sangat mencintai keluargaku dan aku sangat bangga untuk menjadi salah satu dari mereka. Saat ini aku berkuliah di universitas negeri di Seoul dan aku mengambil jurusan Psikologi. Dan aku sangat bahagia dengan kehidupanku ini.

“NANA! Nana keluarlah! Ssarapanmu sudah siap!”

Yeah..itu teriakan ibuku. Aku tinggal berduua dengan ibuku. Ayahku? Tak usah tanyakan dia. Dia sudah menikah lagi dengan wanita selingkuhannya. Ayahku berselingkuh dengan wanita itu sejak aku masih di dalam kandungan dan aku sangat membenci ayah. Akhirnya merekapun bercerai dan ibuku yang harus jadi kepala keluarga.

Aku mengambil buku-buku kuliahku ke dalam tas dan aku berjalan menuju dapur. Aku menemui ibu yang daritadi sedang sibuk memasak.

“ibu sepertinya aku buru-buru. Aku sudah terlambat,bu” aku mengambil ssegelas susu dan meminumnya

“hey nak, makanlah walaupun sedikit supaya kau tidak lemas”

“sungguh aku buru-buru, bu. Tidak apa-apa kan? Aku berjanji akan segera pulang dan memakan masakan ibu” aku tersenyum manja seraya menggoda ibu dengan mencubit pelan lengannya.

“yak! Kau ini apa-apaan. Tapi benar kan sepulang kuliah kau segera pulang? Ibu akan memasak masakan yang enak untukmu” ibu tersenyum lebar kearahku dan aku pun membalas senyum ibu dan mencubit pipi ibu.

“iya ibuku yang cantik, aku berjanji”

Ibu hanya tertawa melihat tingkahku.

“baiklah sayang, kuliah yang benar yah. Hati-hati di jalan.

“iya ibu, sampai jumpa nanti siang”

aku membuka pintu dan melambaikan tangan kearah ibu.

“dah ibu!”

Ibu membalas lambaian tangan sambal tersenyum.

Author POV

Seorang lelaki muda sedang berjalan menuju kearah minimarket di persimpangan kota. Lelaki itu memakai kaus berwarna putih, celana panjang, dan memakai sandal. Dia berjalan sendirian dan mendekati minimarket itu, kemudian dia masuk ke dalam minimarket. Dia membuka kulkas dan mengambil beberapa kaleng soda dan membawanya ke kasir. Dia kemudian membayar minuman itu dan keluar minimarket. Dia berjalan ke gang yang kecil sambil membawa soda-soda itu. Cukup lama dia berjalan, dan akhirnya dia sampai di depan rumah seperti asrama dan mulai masuk ke dalam.

“Taehyung-ah, apa sodanya ada?” tanya Seokjin

Lelaki bernama Kim Taehyung itu tersenyum.

“sudah hyung, kau lihat saja. Aku membeli semua ini untuk kalian semua. Haha”

Mereka semua tertawa

“aku tidak usah mengganti uangmu, bagaimana?” lelaki bernama Yoongi itu pun tertawa

“yak! Nanti lama-lama aku bisa bangkrut kalau terus-terusan begini”

“hey, sudahlah kau menurut saja apa kata hyung. Nanti jika kau membutuhkan bantuan, dia akan memberimu bantuan berkali-kali lipat” jawab Namjoon diikuti tawa dari Yoongi.

“hey! Hey! Aku ada info penting dan menarik” tiba-tiba Jimin berteriak kencang

“berisik bodoh! Ada apa, huh?” tanya Hoseok sambil nenimpuk bekas kaleng ke arah Jimin`

“ayo katakan ada apa?” tanya Jungkook yang sepertinya mulai penasaran.

Jimin masih melihat kearah ponselnya. Dia membaca sesuatu yang ada di ponselnya.

“aku mendapat pesan dari manajer hyung, dia akan mengirimkan asisten untuk kita” jawab Jiminm seraya masih menatap tajam kea rah ponselnya.

“ah tunggu sebentar, untuk apa dia mengirimkan asisten pada kami? Apa asisten itu akan tinggal bersama kami juga?” tanya Seokjin penasaran

“oh tidak, dia tidak akan tinggal disini. Lagipula masih sedang dicari untuk menjadi asisten kita” jawab Jimin sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“sungguh aku ingin asisten itu seorang wanita yang cantik, seksi, dan…ah sudahlah” ujar Namjoon seraya tertawa kecil. Tiba-tiba Yoongi menepuk kepala Namjoon .

“oy! Singkirkan otak kotormu itu” ledek Yoongi

“hey apa maksudmu kau mengatakan otak kotor?” tanya Namjoon sambil sesekali memukul lengan Yoongi

“iya semua orang tahu kau suka wanita yang seksi” timpal Seokjin dan diiringi tawa dari yang lain.

“tapi sepertinya aku mulai setuju dengan apa yang dikatakan Namjoon hyung” ujar Taehyung sambil melirik kearah Namjoon

“hey katakan, apa Namjoon Hyung yang meracuni pikiranmu?” tanya Jimin penasaran

“yah aku tidak muna, jika kalian lelaki sejati pasti akan tergoda juga melihat wanita berpenampilan seksi” ujar Taehyung saambil sesekali memasang wajah yang menggoda

“yak! Sudahlah kenapa kita membahas wanita seksi” Jungkook mulai mengeluh.

Mereka pun tertawa mendengar keluhan Jungkook..

Nana POV

Aku berjalan menuju gerbang kampus, aku merasa seperti ada seseorang yang mengejarku. Aku membalikkan badanku dan  ternyata Ri In sahabatku mengejarku.

“Nana! Nana!”

“iya Ri In ada apa?” aku memegang tangan Ri In

“Nana aku punya kabar baik untukmu” ujaar Ri In sambil sesekali menarik nafas

“iya katakan ada apa? Kau tenang yah” aku mencoba menenangkan Ri In sambil mengelus punggung Ri In

“kau bilang padaku kalau kau ingin berkuliah sambil kerja, bukan?”

“iya, lalu ada apa?” tanyaku penasaran

“aku punya ini”

Ri In memberiku secarik kertas dan aku mulai membacanya

“asisten? Maksudmu asisten pribadi?”

Ri In mengangguk. Sungguh aku tidak percaya ini. Memang pekerjaan ini mungkin dipandang rendah oleh semua orang, tapi aku juga ingin hidup mandiri. Aku tidak mau menyusahkan ibuku aku malu jika aku tidak bisa hidup mandiri.

“dimana kah aku bisa bekerja, Ri In?”

“kau akan bekerja di dorm BTS. Kau tau kan? BTS idol yang sedang naik daun”

Tiba-tiba aku terdiam. BTS? Boygroup yang didalamnya terdapat 7 pria tampan? Apa ini nyata? Aku tidak percaya ini akan bekerja bersama mereka.

“antarkan aku untuk bertemu dengan mereka, Ri In”

-TBC-

Advertisements

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s