[BTS FF Freelance] I Knew Your Were Trouble – (Chapter 2)

picsart_09-22-05-14-37

I Knew You Were Trouble

Chapter 2

I Knew You Were Trouble by @siken11 || Genre : Romance, School, Comedy || Rating : PG – 15 || Lenght : Chapter || Main cast : Jeon Jeongkook – Lee Aera || Other Cast : Kim Yugyeom – Min Yoongi – Kim Taehyung – ParkJimin – Lee Chan and Other || Credit Poster : by author || Disclaimer @ BTS GOT7 SEVENTEEN JeonJungkook KimYugyeom MinYoongi KimTaehyung ParkJimin KimMingyu

~

#Tidak akan ada yang bisa menghapus masa lalu, Namun biarkan duka lama tergantikan dengan cinta baru#

~

Semua tokoh di ff ini milik Tuhan dan karakter fiktifnya adalah khayalan author semata. Dan maaf jika ada kesamaan tokoh. Cerita ini murni milik author

Aera memasuki kamarnya dan langsung berbaring diatas tempat tidur seraya menatap langit-langit kamarnya. Ingatannya kembali memutar memori kejadian hari ini, Kenapa dia mendapat kesialan terus-menerus, sebelumnya aera tak pernah merasa hidupnya sial. Dan kesialannya terjadi setelah aera bertemu dengan jungkook.

Hanya helaan nafas yang aera keluarkan. Mengingat apa yang dikatakan jungkook tadi siang benar-benar membuat pikiran aera kacau. Bagaimana laki-laki menyebalkan itu mengatakannya semudah itu.

“Aku tidak akan mau menuruti perkataannya. Jadi pacarnya? Dalam mimpimu jungkook.” Ucap aera pada diri sendiri.

“Tokk.. Tokk.. Tokk”

ketukan pintu kamar aera membuat aera segera bangun dari berbaringnya.

“Ada apa dino?” dengan malas aera menatap dino.

“Ibu menyuruhmu untuk kesupermarket membeli bahan makanan untuk makan malam”

“Baiklah aku akan segera turun”

Namun sebelum aera bmembalikkan badannya dino kembali berucap “Ada apa denganmu? Kau mengerikan, kacau sekali penampilanmu seperti nenek sihir hahaha”

“Hentikan tawamu atau kusihir kau menjadi dinosaurus!” ancam aera kemudian menutup pintu.

Dino atau bernama asli Lee Chan itu adalah adik aera yang hanya terpaut satu tahun dibawahnya. Meski mereka terlihat banyak bertengkar, namun mereka sebenarnya sangat saling menyayangi.

###

Saat makan malam tiba aera membantu ibunya menyiapkan makan malam, aera gadis yang pandai memasak karena bimbingan ibunya. Aera bukanlah gadis manja yang selalu berpangku tangan pada orang tua.

“Bagaimana hari pertamamu aera?” tanya sang ayah setelah semua duduk dimeja makan. Aera yang tengah mengunyah makanannya segera terdiam.

“Pasti sangat buruk, siapa suruh bangun kesiangan hahaha” aera menatap tajam dino seaka mengatakan ia akan membunuh adik lelakinya itu. Sedangkan sang ayah hanya dapat menggelengkan kepala melihat kelakuan kelakuan mereka.

“Jangan menggoda kakakmu dino” ibu dino berusaha membuat dino tidak mengganggu kakaknya, jika tidak sudah dipastikan mereka berdua akan bertengkar dan membuat meja makan kacau.

Aera mengalihkan tatapannya kepada sang ayah “Tidak terlalu buruk ayah” jika saja aku tidak bertemu dengan laki-laki menyebalkan itu, lanjut aera dalam hati.

“Ayah dan ibu akan pergi kebusan untuk satu minggu, kakek sedang sakit dan sekalian ayah melihat perkembangan pabrik ayah yang disana. Kami harap kalian tidak membuat kekacauan apapun” ancam sang ayah pada aera dan dino.

###

Keesokan paginya setelah aera sampai dihalaman sekolah, betapa ia terkejut melihat banyak siswa-siswi berkumpul ditengah halaman sekolah. Aera mendekat untuk melihat apa yang tengah terjadi.

Ternyata dua siswa laki-laki tengah baku hantam. Dari yang aera lihat ada beberapa siswa yang tidak berani melerai, dan ada pula yang semakin menyoraki perkelahian itu.

Kemana para guru atau keamanan sekolah, batin aera. Aera melihat jika salah satu dari mereka sudah mulai kuwalahan, jika tidak ada yang segera melerai siswa itu akan terluka parah.

“Lihat ada guru datang!!” Teriak aera beberapa kali agar semua siswa disana mendengarnya, sontak saja membuat para siswa-siswi itu lari menuju ke kelas masing-masing.

Aera segera mendekati dua siswa yang tadi berkelahi, dan betapa terkejut aera melihat salah satu dari mereka. “Jungkook apa yang kau lakukan!”

“Seharusnya aku yang bertanya padamu! Sekarang ikut aku!” jungkook segera menarik pergelangan tangan aera namun segera ditepis aera.

“Aku tidak mau! Lihat dia terluka parah!” aera berjalan menuju siswa yang tadi dipukuli oleh jungkook yang masih terduduk ditanah. Jungkook yang melihat itu semakin geram.

“Kau tidak apa-apa?” tanya aera seraya membantu siswa itu berdiri. Namun jungkook tidak tinggal diam melihat kejadian itu dan segera kembali menarik pergelangan tangan aera.

“Kau ikut aku atau aku akan membuat dia mati disini sekarang!” aera yakin jungkook tidak main-main dengan ucapannya jadi ia lebih memilih diam dan mengikuti jungkook.

Siswa yang dipukuli jungkook tadi masih terdiam ditempatnya, hingga sebuah suara membuatnya menoleh.

“Ya tuhan lebih baik kita kerumah sakit, sekarang, yugyeom! Sebelum lukamu semakin parah, aku takut jika kau juga mendapat luka dalam”

“Tidak perlu! Aku baik-baik saja mingyu. Luka ini tidak seberapa” mingyu yang mendengar pertanyaan yugyeom segera menggeleng.

“Setidaknya obati lukamu!” akhirya yugyeom mengalah dan menuruti mingyu. Ia tidak mau membuat temannya itu khawatir.

“Baiklah”

###

Aera hanya diam mengikuti langkah jungkook, tidak ada yang berbicara sejak tadi. Aera yang melihat luka jungkook, dengan berani menahan langkah jungkook.

“Ada apa!” geram jungkook, mencoba menahan emosi.

“Lebih baik kita keruang kesehatan aku akan mengobati lukamu”

“Biarkan saja!” jungkook kembali menarik aera lagi. Meskipun aera membenci jungkook bukan berarti ia tidak memiliki hati untuk menolongnya.

Aera ketidak menyerah dan mencoba menahan lagi langkah jungkook. “Fine!”

Mendengar jungkook menyerah membuat aera tersenyum menang. Namun lain dengan jungkook, laki-laki itu tertegun melihat senyum aera. Manis! batinnya

###

Setelah sampai diruang kesehatan, aera segera mengobati luka jungkook. Sebenarnya ada penjaga ruang kesehatan disana. Namun karena jungkook tidak ingin diganggu akhirnya penjaga keluar dari ruang kesehatan dan membiarkan jungkook dan aera berdua saja.

“Kenapa kau hobi sekali membuat keributan” namun jungkook hanya terdiam tidak menjawab, ia sibuk memperhatikan aera yang mengoleskan anti septik disudut bibirnya.

Namun tanpa jungkook sadari, kepalanya tiba-tiba menunduk mendekat kearah wajah aera. Sedangkan aera terdiam tidak bisa bergerak.

Aera segera tersadar dengan apa yang akan terjadi, sesegera mungkin aera mendorong tubuh jungkook. Dan jungkookpun terkejut atas apa yang tubuhnya lakukan tanpa ia sadari.

Aera segera berdiri dari duduknya. “A-a-apa yang kau lakukan?”

Tidak ada jawaban dari jungkook, laki-laki itu diam karena juga merasa bingung. “Kau obati lukamu sendiri!”

Aera berjalan menuju kearah pintu keluar untuk segera pergi, karena merasa canggung dengan jungkook.

Ketika aera hampir memegang pintu tiba-tiba sebuah tangan membalikkan tubuh aera, dan tangan lainnya menarik pinggang aera.

“Cuupp”

Advertisements

2 thoughts on “[BTS FF Freelance] I Knew Your Were Trouble – (Chapter 2)

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s