[BTS FF FREELANCE] You And Me – (Chapter 2)

picture1

You And Me (Chapter 2)

School Life, Romance, Brothership, Friendship, Sad

By TameeYoon

Disclaimer: BTS Belong to God, Their Parents, Army. OC is mine.

Rating: PG-15

Length: Chaptered

Cast: (Bisa berubah-ubah)

Lee Yuju (OC)

Park Jimin (BTS)

Kim Sasa (OC)

Im Hana (OC)

Lee Yuhwan (OC)

Others: Kim Taehyung (BTS), Jeon Jungkook (BTS), Shin Minji (OC)

Cerita ini murni hasil imajinasi saya. Jadi mohon hargai. Don’t be a Plaghiator, please.

Silent Reader? Hush hush…. #NgusircantikbarengKakKookie

Awas Typo!

***

#2

……………………………………………………………………………………………………………..

Sore hari, di ruang olahraga, terlihat seorang gadis berambut panjang sedang berbicara dengan seorang pria.

“Aku menyukaimu. Apa kau mau menerimaku?” ucap gadis itu kepada pria didepannya.

Lelaki itu menggeleng. “Maaf, Minji-ah.  Aku sedang tidak ingin pacaran. Maafkan aku”

Setelah berkata begitu, sang pria pun pergi meninggalkan gadis itu sendirian. Gadis yang dipanggil Minji itu pun terlihat kesal.

“Awas saja kau, Jeon Jungkook. Lihat pembalasanku” Ucapnya setelah itu melangkah meninggalkan ruangan itu dengan rasa kesal.

***

Pagi yang cerah. 3 orang lelaki berangkat sekolah bersama-sama. Merekalah Park Jimin, Kim Taehyung, dan  Jeon Jungkook.

“Jungkook-ah, kau menolaknya?” Tanya Taehyung, si rambut pirang yang terkenal tampan dan banyak yang menyukai di Sekolah kepada Jungkook, pria bergigi kelinci yang tak kalah terkenalnya darinya.

Jungkook mengangka bahu. “Begitulah. Aku bilang padanya, bahwa aku sedang tak ingin pacaran” Pria bermarga Jeon itu terlihat santai.

“Yak! Shin Minji itu ‘kan murid tercantik di sekolah kita, kenapa tidak kau terima saja? Lagipula menurutku kalian cocok” Ucap Taehyung.

“Enak saja. Aku tidak mau sembarang berpacaran dengan seorang gadis, apalagi jika gadis itu menyatakan perasaannya duluan. Prinsipku adalah aku yang menyatakan perasaan duluan apabila sudah mendapat tanda-tanda dari gadis itu.” Jelas Jungkook panjang lebar. Taehyung mendengus.

“Sok jual mahal” Cibirnya.

“memang harus jual mahal agar terlihat mahal, kan? Memangnya kau, menerima gadis mana saja yang jatuh cinta padamu, dasar jual murah”

Mwo?” Taehyung terlihat tidak terima dengan ejekan temannya itu.

“Apa yang barusan kau katakan, Jeon Jungkook?”

Dia mencoba menjitak kepala Jungkook, tetapi Jungkook berhasil menghindar dan itu membuat Taehyung kesal dan menghentikan aksinya setelah 5 kali gagal. Jungkook tertawa terpingkal-pingkal. Taehyung memasang wajah kesal+sebal+dongkol-nya. (Walau sedang kesal dia terlihat tampan/Okabaikan)

“Jangan temui aku lagi” Ucap Taehyung sambil memalingkan muka, berpura-pura marah. Jungkook mencoba mendekatinya.

“Baiklah, maaf”

Sementara Park Jimin yang dari tadi hanya diam, tertawa kecil melihat tingkah kedua temannya itu. Mereka memang merupakan Idola sekolah. Jeon Jungkook yang tinggi dan tampan, serta memiliki suara yang indah sering menjadi perhatian para gadis di Sekolah mereka, bahkan di Sekolah lain. Kim Taehyung juga sama, tampan dan menarik.

Tetapi bedanya, Jungkook tidak Playboy dan baru satu kali pernah berpacaran. Sedangkan Taehyung, entah sudah berapa orang gadis yang pernah menjalin hubungan dengannya. Biasanya Sang Gadis yang menyatakan perasaannya duluan, sedangkan Taehyung tak enak hati untuk menolak. Terkadang, satu minggu dia bisa mempunyai pacar sampai 5 orang atau bahkan 10 orang gadis. Jimin sering menggelengkan kepalanya.

Dia, Taehyung dan Jungkook sudah bersama sejak SMP. Sudah beribu nasihat pernah dilontarkan Jimin, tetapi Taehyung selalu bilang, “Permainan”, dengan nada suara seperti Ahjussi setelah meneguk Soju.

“Baiklah aku maafkan kau” Ucap Taehyung beberapa saat Jungkook membujuknya. Mereka memang tidak bisa marah lama-lama.

“Tapi ada syaratnya. Karena kau akan tampil hari ini, setelah kau tampil, kau harus mentraktir aku dan Jimin kue beras pedas” Ucap Taehyung. Jungkook mengangguk. “Baiklah”

***

Hari ini tidak ada kelas, karena semua murid sibuk mempersiapkan untuk merayakan Hari Ulangtahun Sekolah mereka hari ini. Di sebuah ruangan musik, Yuju berada di atara kelompok paduan suara. Dia serius latihan dengan kelompoknya, karena dia harus tampil nanti siang. Sebenarnya ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Dan hari ini semacam, latihan terakhir mereka.

“Latihan cukup. Sambil menunggu penyanyi lain, silahkan istirahat dulu”

Yuju mengambil air minumnya dari tas dan meneguknya.

“Ah..”

Dari pintu yang terbuka, muncullah 3 pria tampan yang selalu nampak bersama.

Deg

Yah..dia merasakannya lagi. Seharusnya itu tak dirasakannya lagi setelah berusaha mengabaikan Jimin. Dan sekarang kenapa ia ingin kembali memperhatikan Jimin?

Semua gadis yang berada di ruangan itu bersorak atas kedatangan tiga pangeran impian, kecuali Yuju. Dia hanya menunduk pura-pura memainkan botol minuman yang dipegangnya.

Ketiga pria itu duduk jauh di depan Yuju. Tiba-tiba saja tubuh Yuju terasa lemas dan bergetar. Entah efek dari melihat Jimin, atau apa. Merasa tak nyaman berlama-lama diruangan itu, Yuju memutuskan untuk pergi ke toilet.

“Ini minumannya!”

“Bagus. Terlihat seperti Orange juice

“Itu memang Orange juice. Tapi aku tambahkan sesuatu untuk merusak suara Jungkook”

“Kerja bagus. Aku akan berikan ini padanya sekarang”

“Semoga berhasil, Minji-ya”

Yuju terus mendengarkan percakapan gadis-gadis di toilet itu hingga suara langkah kaki mereka terdengar menjauh dari dalam toilet.

**

Yuju POV

Perasaanku tidak enak mengenai 4 atau 3 adik kelas itu. Aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan, tapi, intinya mereka ingin membuat Jeon Jungkook gagal dalam pertunjukannya hari ini. Di hari Ulangtahun Sekolah kita ini dia akan dipermalukan. Tidak, aku tidak bisa diam saja. Aku cepat-cepat menyelesaikan urusanku dengan toilet dan langsung melesat untuk mengejar mereka. Tadi mereka bilang mau memberikan minuman kepada Jungkook, anak 10-4. Sahabat Jimin. Dan Jungkook ada di ruangan latihan paduan suara.

Aku semakin mempercepat lariku.

Bukk!

Aw..Kalau jalan lihat-lihat dong!”

Tapi aku malah bertabrakan dengan seorang senior yang cukup terkenal judes. Aku segera membungkuk. “Maaf, Sunbae

Setelah berkata begitu, aku melanjutkna perjalananku. Aku mendengarnya mengomel di belakangku. Ah, biarlah. Ada yang lebih penting.

Aku tak tahu apa yang para gadis itu masukan ke minuman yang mereka sebut-sebut. Tapi, jangan sampai minuman itu diminum oleh Jungkook!

Yuju POV End

**

Minji memasuki ruangan itu. Dia langsung saja berjalan ke arah tempat duduk Jeon Jungkook, yang sedang latihan bernyanyi.

“Ada apa?” Tanya Jungkook.

Minji mengeluarkan senyum termanisnya. Dia menyodorkan botol plastik berisi Orange Juice kepada Jungkook.

“Ini untukmu. Agar kau lebih percaya diri tampil hari ini”

“Tapi Minji, aku sudah bilang padamu”

Minji mengangkat kedua alisnya. “Aku mengerti perasaanmu. Tapi bagiku, penolakanmu adalah motivasi bagiku. Aku akan mulai bersikap lebih baik lagi agar bisa mendapatkanmu. Jadi mohon, terima ini”

Sekali lagi, Minji menodorkan minumannya. Jungkook akhirnya menerima minuman dari Minji. “Terimakasih” Ucapnya. Minji membalasnya dengan senyuman termanis. Namun saat Jungkook mulai meminum minuman itu, senyumnya tergantikan senyum sinis yang menusuk.

“Bagaimana rasanya?” Tanya Minji penasaran. Jungkook berdehem sejenak.

“Ini…enak. Terimakasih” Minji pun tersenyum dan pamit untuk pergi dari sana.

Kita lihat nanti apa yang akan terjadi padamu Jeon Jungkook.

**

Yuju sudah sampai di depan pintu ruang musik, langsung membuka pintu ruangan itu dan masuk ke dalamnya dengan nafas terengah-engah karena habis berlari. Dia memfokuskan pandangan ke dua titik. Jeon Jungkook, dan terakhir, botol minuman Orange di samping lelaki itu. Sudah habis setengah!

Maldo andwae” Gumamnya tiba-tiba lemas. Dia kembali duduk di kursinya dengan hati tak tenang.

Apa yang akan terjadi pada Jungkook? Bagaimana suaranya? Apa Shin Minji benar-benar memasukkan sesuatu ke minuman itu? Kalau iya bagaimana ini? Apa hanya aku satu-satunya yang tahu selain mereka?Tidak, tidak, ini tidak boleh terjadi..

“Semua bersiap-siap. Acara akan dimulai. Kita akan tampil sebagai pembukaan. Pertama, tim Cheerleader akan menari, setelah itu, Paduan suara, lalu pertunjukkan dari Jeon Jungkook. OK?”

Ucap Sang Panitia, seorang ketua OSIS kepada seluruh murid yang ada di ruangan itu.

“Kalian siap?”

“Siap”

Yuju menjawab ragu-ragu.

Mereka semua menuju belakang panggung. Yuju berada di barisan paling belakang hingga sulit menjangkau keberadaan Jungkook yang sudah tidak bersama Jimin dan Taehyung.

Sekarang Kelompok menari Cheerleader sedang tampil. Diantaranya Kim Sasa, sahabat terbaik Yuju. Yuju memang sedang menonton kelihaian sahabatnya, tapi hati dan pikirannya tak tenang. Jadi dia tidak bisa fokus.

Yuju terus berdo’a semoga semua lancar. Giliran kelompoknya. Mereka naik ke panggung satu-persatu. Setelah di atas panggung, mereka menyanyikan melody indah yang berasal dari paduan suara-suara indah, termasuk Yuju.

Pertunjukan Paduan suara selesai. Mereka turun satu-persatu. Sekarang Jeon Jungkook yang dipanggil dan naik ke panggung.

Deg deg deg

Musik mulai dimainkan. Sorak penonton mulai menggema. Jungkook mengangkat mic-nya dan mulai bernyanyi. Akan tetapi, suaranya tidak keluar. Yuju menjerit di dalam hati. Ketakutannya menjadi nyata.

Yuju melihat Jungkook mencoba berdehem dan bersuara, tetapi tetap tidak keluar. Penonton yang melihat itu mulai menyorakinya, terutama murid laki-laki yang sentimen terhadap Jungkook.

Tak ada pilihan lain. Yuju segera mengambil mic yang tergeletak di meja yang ada di sana dan naik ke atas panggung. Tentu saja semua kaget dan bertanya-tanya. Mau apa gadis itu di atas panggung saat pertunjukkan Jungkook?

TBC

Advertisements

2 thoughts on “[BTS FF FREELANCE] You And Me – (Chapter 2)

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s