[Ficlet] Chocolicious

13391180_623900747784970_1302479042_n

Chocolicious| by: siluetjuliet | Ficlet

Main casts: [BTS’s] Jung Hoseok and [OC’s] | Rating: G | Genres: friendship

Rules : no plagiarism !

.

.

Semua gara-gara Choco

.

.

Ada yang berbeda di kediaman keluarga Jung hari ini.

Rumah Jung Hoseok yang selalu bersih dan rapi mendadak berubah tak ubahnya kapal karam. Ada beberapa barang berserakan di sana-sini. Salah satu guci kesayangan ibunya pun telah berubah menjadi pecahan-pecahan kecil akibat ditabrak oleh mahluk mungil berbulu cokelat bernama Choco. Ini semua diluar kendali Hoseok, entah apa yang harus Hoseok katakan jika ibu dan ayahnya kembali dari luar kota besok.

Bukan hanya kondisi rumahnya, tapi juga ponsel pintarnya yang biasanya sepi notifikasi kini konstan berdering setiap satu jam sekali. Lihat saja sekarang, Hoseok bahkan tak punya waktu untuk membersihkan kekacauan yang terjadi di rumahnya, lantaran telepon genggamnya berdering dan nama Min Yoonra tertera di layar.

Min Yoonra terus-terusan meneleponnya sepanjang hari, entah Hoseok harus merasa senang atau malah kesal karenanya. Pasalnya, gadis itu tidak sedang kasmaran dan rajin menelepon untuk menanyakan kabar Hoseok, melainkan….

Jung, apa Choco sudah mandi?” Tak perlu embel-embel halo ketika Hoseok menjawab panggilan teleponnya, Min Yoonra langsung pada intinya.

“Sudah Ra, saat ini dia bahkan menghancurkan isi rumahku dan mencuri donat kesukaanku.”

“Kirimkan fotonya padaku, dan jangan lupa keringkan bulunya dengan benar.”

“Entahlah, aku rasa aku tak lagi punya tenaga untuk melakukan hal itu.”

“Pastikan kau melakukannya dengan benar jika tidak ingin kubunuh.”

“Tapi, Ra—”

Sambungan terputus. Seperti yang sudah-sudah, Min Yoonra selalu mengakhiri sambungan telepon secara sepihak tatkala keperluannya terpenuhi.

Hoseok menghela napas panjang lantas mengambil handuk dan memulai misi menangkap Choco, sang pudel lincah, guna mengeringkan bulu-bulunya sesuai titah sahabatnya.

Pergulatan Jung Hoseok dengan bedebah kecil ini belum berakhir.

***

Hoseok yang kelelahan baru saja ingin merebahkan tubuhnya di atas ranjang, namun tertunda lantaran kehadiran kepala Choco menyembul dari dalam balutan selimut. Lagi-lagi dihelanya napas panjang untuk sekian kali. Masih sulit bagi lelaki itu untuk menerima kenyataan bahwa mulai hari ini ia tak akan tidur sendirian. Satu-satunya putra dari keluarga Jung harus rela berbagi ranjang dengan seekor anjing pudel menyebalkan yang sama sekali tidak ada manis-manisnya—mirip dengan sang empunya, Min Yoonra.

Tahu begini, ia tidak akan memberikan Choco kepada Min Yoonra sebagai hadiah ulang tahun sahabatnya itu lima bulan yang lalu.

Harusnya Hoseok memberi Yoonra buaya atau dinosaurus biar mampus sekalian!

Hoseok tidak pernah menyangka jika si siluman jerapah akan memintanya untuk membesarkan Choco lantaran adik Yoonra tengah memelihara ular. Alih-alih takut Choco mati dimakan ular, agaknya malah Hoseok yang akan dibuatnya mati muda sebelum berhasil membesarkan pudel tengik yang susah diatur macam Choco.

Tapi Hoseok patut berterimakasih juga pada Anjing berbulu cokelat itu, karena dengan adanya Choco, Yoonra jadi terlihat seperti sahabat sungguhan yang peduli dengan rajin meneleponnya. Seperti saat ini, lagi-lagi telepon selular Hoseok berdering dengan nama si siluman jerapah yang terpampang.

“Halo, ada apa, Ra?” Dikerahkannya segenap kesabaran untuk menjawab panggilan telepon dari Min Yoonra.

“Sudah tidur?”

“Belum kok,” jawab Hoseok semangat.

“Bukan kau, tapi Choco. Dia sudah tidur belum?”

Yang Hoseok tahu, otak Min Yoonra hanyalah berisi tentang Choco, makanan dan Min Yoongi, juga tersisa sedikit ruang untuk Kim Namjoon. Sementara–mungkin–nama Jung Hoseok bahkan tak pernah diijinkan bertandang pada otak gadis serampangan itu.

Hoseok hanya bisa pasrah dan mengaktifkan tombol kamera depannya, agar Min Yoonra bisa bercengkrama seru dengan anjing kesayangannya.

“Jangan lama-lama ngobrol dengan Choco, aku juga ingin tidur.”

Setelah itu, Hoseok benar-benar merebahkan dirinya di atas ranjang, memejamkan mata sambil mendengarkan obrolan tak masuk akal antara anjing dan manusia. Min Yoonra mengoceh dan bertanya ini-itu pada Choco, sementara Choco akan menjawab ‘kaing-kaing’. Memuakkan!

Apa hebatnya berkomunikasi dengan anjing? Padahal ada manusia hidup di sini yang bisa diajak mengobrol Benar-benar tidak masuk akal.

Namun, setidaknya Hoseok bisa tidur dengan nyenyak lantaran sebelum Yoonra mengakhiri percakapannya dengan Choco, ia mendengar gadis itu mengatakan sesuatu yang membuatnya tersenyum.

“Terimakasih dan selamat tidur, Jung Hoseok.”

–Fin.

***

A/n.

Terimakasih maippo buat kalimat pembukanya =) 

Aku kangen nulis. Butuh review!

(P.s.) perlukah kubombardir foto choco yg lagi mandi, nyuri donat, dan lari2. Choco imut sekali ya ampun, ingin kuculik.

10 thoughts on “[Ficlet] Chocolicious

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s