[BTS FF Freelance] Lonely – (Chapter 1)

posterfflonely

Title :Lonely
Author/twitter : parkselin / @herlinads
Cast : Park Jimin BTS, Seo Yeji (OC), Suga (BTS)
Genre : Romance, Sad
Rating : General
Length :Chapter
Disclaimer :All story is mine, no plagiat!

Lonely : part 1

Pagi hari yg cerah ini ketika orang2 telah mulai beraktifitas, seorang gadis menguap lebar baru terbangun dari tidurnya.

“Huaaaahh sudah pagi. Jam berapa ini” ujar yeji.

Ketika ia melihat jam diatas nakas, ia kaget dan langsung beranjak ke kamar mandi dan menyadari bahwa sebentar lg bel sekolah akan dimulai. Karena tahu ia akan terlambat, ye ji memutuskan untuk tidak mandi hanya menggosok gigi dan mencuci mukanya saja dan langsung memakai seragamnya lalu turun kebawah dan mendapati pembantunya sedang membereskan meja makan.

“Ahjummaa kenapa tdk membangunkan ku” ujar yeji sedikit kesal.

” maaf nona, saya sudah membangunkan anda berkali2 tp anda tdk mau bangun.” Ujar ahjumma membela diri.

“Benarkah? lalu eomma dan appa sudah berangkat?” Tanya yeji.

“Nyonya dan tuan sudah berangkat pagi2 sekali karena mereka harus mengurus pekerjaan dan sangat sibuk” jawab ahjumma menjelaskan.

“Ah sudah kuduga mereka pasti sudah pergi. Mengapa mereka begitu sibuk. Bahkan aku belum bertemu mereka dua hari ini” gumam yeji.

“Sudahlah ahjumma aku berangkat yaa” pamit yeji sambil mengambil sepotong roti di meja makan.

Yeji pun pergi ke sekolah diantarkan oleh supir pribadinya menggunakan mobil mewahnya. Oh tentu saja yeji adalah anak konglomerat dari keluarga kaya. Ayah dan ibunya adalah pemilik salah satu perusahaan besar di korea dan mereka pasti sangat bahkan yeji pun jarang bertemu ayah dan ibunya dirumah karena jam terbang ibu dan ayahnya yg sangat banyak. Ya mereka sibuk. Sibuk mencari uang sehingga melupakan anak semata wayang nya. Yeji mengerti itu. Sebenarnya yeji terpaksa mengerti itu karena ia sudah mencoba untuk berbicara pada ayah dan ibu nya untuk sekedar ngobrol atau bercerita kesehariannya pada mereka. Namun mereka selalu menolak yeji dengan alasan banyak pekerjaan dan sibuk kerja.

**

Yeji berlari terburu2 agar ia bisa masuk tp sygnya kelas sudah ditutup dan pasti sudah ada guru yg masuk ke kelasnya. Yeji pun memaksa masuk ke kelas.

“Anyeonghaseo saem hehe maaf aku terlamabat hari ini.” Ujar yeji dgn eye smile yg dibuat2 agar kim saem luluh dan memberinya masuk.

“Hari ini? Aku rasa kau memang terlambat setiap hari.” Jawab kim saem yg kesal pada yeji karna ia selalu terlambat.

“Hehe mian saem alarm ku mati jd aku terlambat” yeji masih tersenyum mengembang sambil mengarang cerita agar kim saem memberinya kesempatan unuk masuk kelas.

“Sudahlah berhenti beralasan dan cepat duduk.” Kim saem pun mengizinkan yeji.

“Hehe gomawoyo saem.” Jawab yeji lalau duduk di bangkunya.

Ia duduk bersama kang seulgi sahabatnya yang telah bertahun2 menemaninya suka maupun duka. Tak heran mereka sangat dekat dan selalu berbagi kebahagiaan ataupun kesedihan. Seulgi adalah satu2nya sahabat yg bisa menjadi penolong yeji.
Di sekolah, mereka termasuk siswa yg cantik dan menjadi incaran para namja. Mereka memiliki tubuh yg tinggi semampai dan tentu saja langsing. Yeji dan seulgi memang gadis idaman di sekolah namun seulgi dan yeji jg memiliki perbedaan yg agak mencolok. Seulgi adalah murid yg sempurna selain ia cantik, ia juga pintar. Ia memiliki IQ Yg luar biasa dan tak jarang ia jg mengikuti olimpiade di sekolah. Sedangkan yeji, ia tak memiliki IQ setinggi seulgi atau bahkan ia bisa dibilang bodoh dan pemalas. Selain ia bodoh dalam pelajaran, ia juga berisik dan cerewet. Berbeda dengan seulgi yg cenderung tdk banyak bicara. Yeji memang berisik namun seulgi sangat nyaman bersahabat dgn yeji.

“Ya yeji-a kini apa alasan mu terlambat huh?.” Tanya seulgi sinis pada yeji

“Aku terlambat bangun karna ahjumma tdk membangunkan ku” jawab yeji sambil mengluarkan buku pelajarann.

“Aku yakin ahjumma membangun kan mu tp kau saja yg tak dengar. Aigooo kau memang babi.” Sinis seulgi

“Aissh jgn mengataiku babi. Aku itu putri tidur yg hanya bisa dibangunkan oleh ciuman pangeran” ujar yeji dengan pedenya.

“Putri macam apa yg tidak mandi huh?.” Tanya seulgi sambil mengendus yeji.

Ia selalu tahu pasti yeji tdk mandi karna terburu2 ke sekolah.

“Kenapa kau tau aku tdk mandi? Apa aku bau? Padahal aku memakai parfum untuk menutupinya” ujar yeji sambil mengendus bau badannya sendiri

“Bahkan baumu tercium dari sebelum kau masuk”

“Jinjja? Aishh kau jgn bercanda. Bagaimana kata org2 jika putri cantik ini jarang mandi dan bau” yeji meringis

“Makannya kau harus mandi dan jgn malas.”

“Seo yeji!! Kang seulgi!!! Jgn mengobrol terus! ” teriak kim saem ke arah mereka berdua.

**

Bel istirahat telah berbunyi. Para siswa sibuk membeli makanan karena merasa perut mereka keroncongan dan perlu di isi. Kantin yg penuh dan ribut sejak tadi memebuat yeji dan seulgi merasa tak nyaman karena mereka tdk bisa mengobrol sambil makan. Akhirnya mereka beranjak ke taman belakang yg tak terlalu banyak siswa. Disini mereka bisa mengobrol sambil menikmati makanan yg mereka beli di kantin.

“Ya kang seulgi . Pulang sekolah kau akan kemana?” Tanya yeji pada seulgi yg sedang mengunyah makanannya.

“Mollayo. Mungkin aku dirumah saja karna ayahku menyuruhku untuk belajar.” Jawab seulgi

“Ah kau tidak asik. Kenapa sih kau belajar terus. Memangnya otakmu tidak meledak memikirkan terus rumus2 itu?” Rutuk yeji dgn mulut penuh makanan.

“Manamungkin bisa meledak. Yg ada aku akan semakin pintar dan lagi pula aku akan mengikuti olimpiade sebentar lg.” Jawab seulgi santai.

“Kau itu jgn belajar terus. Kau jg harus menyegarkan otak mu itu agar tdk meledak. Memangnya hidup itu hanya tentang belajar apa.” Kesal yeji.

“Aku tdk mau bodoh sepertimu.” Ledek seulgi

“Mwo? Aish geu yeoja jinjja.” Sambil siap memukul seulgi

“Hahaha mian mian. Tidak ko aku hanya bercanda. Lalu kau akan kemana setelah plg sekolah?.” Tanya seulgi

“Mollayo. Mungkin aku akan jalan2 sebentar.”

“Eodi?.” Tanya seulgi.

“Mollayo. Kemana saja asal tdk pulang.”

“Mianhae yeji-ya aku tdk bisa menemani mu jalan2 diluar. Dan kau hati2 lah jgn sampai ada yg menculikmu. Ah mungkin tak ada yg mau menculikmu juga sih siapa jg yg mau repot2 menculik-“

“Kau mau mati?” Ucap yeji sambil memukul seulgi

“Hahaha aniya aniya mianhae. Kajja ke kelas”

Mereka pun kembali kekelas setelah menghabiskan makanan mereka. Saat sampai di kelas, yeji dan seulgi melihat kelas mereka penuh dengan namja. Sebenarnya pemandangan ini sudah tdk aneh lg bagi mereka apalagi penyebabnya kalo bukan bae joohyun si murid sempurna yg membuat para lelaki tertarik. Seperti saat ini para namja sedang mengerubungi meja joohyun dengan alasan ingin belajar bersama dengan joohyun. Padahal menurut yeji joohyun itu tidak sesempurna yg mereka fikir. Joohyun memang cantik dan terlihat ramah tp itu hanya cara dia untuk bisa disukai oleh semua org. Dia itu munafik. Seulgi juga berfikir seperti itu karna tak jarang joohyun memperlihatkan sisi menyebalkannya pada mereka.

“Kalian itu apa2an sih. Karna kalian kelas jd berisik. Dan kalian hanya ingin memperhatikan joohyun kan bukan belajar dengannya.” Ujar yeji protes pada namja2 yg mengerubungi yeji

“kau itu sirik pada joohyun kan karna kau tdk sepintar dia. Kau memang cantik yeji-ya tp kau tdk sepintar joohyun. Dia itu sempurna.” Balas heoseok salah satu namja yg mengerubungi joohyun.

“Untuk apa aku sirik pada dia. Dan apa kau mengataiku bodoh barusan? Sini kau akan ku hajar wajahmu itu.” Ucap yeji yg siap memukul heoseok.

“Aishh sudahlah yeji jgn bertengkaar. Kau ini perempuan. Dan kalian semua juga kembalilah ke tempat duduk kalian, bel sudah berbunyi.” seulgi menahan yeji untuk tdk memukul heoseok dan mau tdk mau yeji menurut dan semuanya pergi ke tempat duduk masing2

**

Jam sekolah sudah selsai. Skrg di kelas hanya ada yeji dan beberapa murid. Seulgi sahabatnya sudah pulang duluan karena dijemput ayahnya. Seperti yg ia bilang yeji tdk akan pulang dulu setelah jam sekolah selesai. Yeji pun melangkah kan kaiknya keluar sekolah dan memutuskan untuk pergi sendiri tanpa ditemani supir pribadinya. Ia lebih senang naik bis karena ia lebih menikmati perjalanannya dibandingkan naik mobilnya sendiri.

Ia pun sampai di sungai han. Ya yeji menikmati sore nya di sungai han sendirian ditemani ice cream vanilla yg td ia beli di salah satu kedai. Saat ia menikmati pemandangan sekitar, tak sengaja matanya malihat seseorang yg sangat ia kenal tengah bersama seseorang yg ia tak kenal.
Seketika ia terkejut dan ice cream vanilla yg ia pegang jatuh. Matanya terasa perih dan jantungnya berdegup kencang.

“Eomma?”

Advertisements

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s