[BTS FF FREELANCE] Blood Sweat And Tears (Chapter 1)

cymera_20161109_202631

Blood Sweat And Tears

A fanfic by CGJin

Mystery, Sad, AU, Phsycopath, Hurt/Comfort, Angst!

Chaptered ll PG-17

Plot and OC’s mine. Don’t be a siders and plagiatrism!

Starring :

All member BTS, All member Got7

Myuno

And some girls OC’s :

Choi Hajin

Nam Eunjin

Yoo Yeonsoo

Ha Jinseok

Shin Haera

Cho Soorin

Lee Hyori

.

.

Sekolah ini penuh dengan misteri dan sangat mengerikan.

.

.

.

.

.

Chapter I : The Beginning

Seokjin baru saja pulang dari sekolahnya dan mendapatkan sebuah surat dari kotak suratnya saat ia akan masuk ker rumahnya. Ia menatap surat tersebut sejenak, lalu membuka dan membaca isinya.

Greendays… High School?” gumam Seokjin seraya mengenyitkan dahinya. Setahunya, ia belum pernah mendengar nama sekolah itu. Ia segera masuk ke rumahnya dan mencari ibunya.

Eomma!”

Sang ibu yang tengah memasak pun segera menemui anaknya yang menjerit histeris. Ibu Seokjin mengenyitkan dahinya saat Seokjin memperlihatkan surat yang ia terima tadi.

Greendays High School? Kau dipindahkan kesana, Seokjin?” Tanya ibunya.

Seokjin mengedikan bahunya, “Mollayo, eomma. Aku baru saja mendapatkannya. Apa eomma tahu sekolah itu?”

“Tidak, sayang. Sepertinya sekolah itu baru saja dibangun. Tapi, sepertinya sekolah ini bagus, Seokjin-ah,” ujar ibunya. Seokjin mengangguk mengiyakan.

“Benar, eomma. Mana mungkin aku dipindahkan kesana dengan kepintaranku ini? Aneh juga. Tapi disana ditulis ‘Anda beruntung dipilih untuk sekolah disekolah ini!’ dan itu yang membuatku bingung.”

“Ah, sudahlah. Ayo cepat sana bersih-bersih. Ayahmu sebentar lagi pulang,” ujar ibunya dan memberikan surat itu kembali kepada Seokjin lalu kembali pergi memasak. Seokjin sumringah. Ayahnya pulang hari ini? Ia segera masuk ke kamarnya dan segera membersihkan tubuhnya lalu memakai pakaian yang bagus.

***

Makan malam yang indah dari keluarga Kim. Ayah, ibu, dan anaknya makan dengan bahagia, sesekali diselingi tawa meriah dari mereka. Setelah mencuci piring-piring kotor dengan bantuan suami dan anaknya, mereka kumpul bersama dan berfoto bersama menggunakan kamera polaroid milik Seokjin.

“Seokjin-ah, kameramu kenapa berwarna pink? Setahu appa kameramu itu berwarna putih,” ujar ayah Seokjin setelah sesi pemotretan selesai. Seokjin tersenyum. “Appa lupa kalau aku suka pink? Aku ‘kan punya dua kamera polaroid.”

“Oh iya, appa lupa. Hahaha… sudah tua, yah, begini jadinya,” canda ayah Seokjin. Sang ibu hanya memberi tatapan nanar kepada anaknya itu. Seokjin menyadarinya. Segera ia hampiri ibunya itu.

Eomma, kau kenapa?”

Aniyo, Seokjin-ahEomma akan merindukanmu…” ujar ibunya sedih. Seokjin segera memeluk wanita paruh baya itu dan mengelus punggungnya untuk menenangkan.

Gwaenchana, eomma… Aku akan segera kembali! Aku janji,” ujar Seokjin menenangkan ibunya. Ibunya mengangguk, dan mencium kening Seokjin sejenak. “Ibu mencintaimu.”

“Aku juga, eomma. Dan appa juga. Aku mencintai kalian semua. Aku janji akan segera kembali!”

Mereka pun berpelukan. Ibunya melepaskan pelukan lalu mengecup kening anaknya sekali lagi. “Cepat pergi tidur. Kau harus mengemasi barangmu lagi. Dan besok kau harus bangun pagi. Saranghae.”

Nado saranghae, eomma, appa. Jalja!”

Seokjin segera pergi ke kamarnya dan membuka ponselnya. Terlihat notifikasi dari grup linenya. Ia segera membukanya lalu membaca satu persatu temannya yang sedang heboh.

Namjoon_kim : Hey, apa kalian juga ikut masuk ke Greendays High School?

JJK_01 : aku masuk, kalian?

Minyoongi : aku juga.

JJK_01 : hee Yoongi hyung masuk? Ini langka sekali!

Minyoongi : mau kubunuh Jungkook?

Jung_Ho : sudahlah jangan berantam. Aku juga ikut masuk.

Chimchim_J : aku juga, aneh ya?

Alien_kim : nado nado!!

Pink_Seokjin : aku juga. Ayo ketemuan disana besok.

Minyoongi : baguslah. Semua ikut ya?

Jung_Ho : iya hyung

Namjoon_kim : ok, ayo ketemuan. jam biasa ya!

Seokjin tersenyum. Tak disangka semua temannya ikut. Ia mematikan ponselnya, lalu menchargenya dan tidur. Tentu ia sudah mengemasi barang-barangnya. Ia tak sabar untuk besok.

***

Hajin sudah masuk terlebih dahulu ke dalam sekolah Greendays High School. Sesampainya didalam, gadis berambut perak itu membulatkan matanya melihat seseorang yang sangat ia kenal.

“Eun.. Jin?” desisnya namun terdengar oleh sang pemilik nama berambut coklat bergelombang terurai itu. Sang pemilik nama tersenyum lalu berlari ke arah Hajin.

“Hajin! Aku senang kau disini! Huuh, kupikir aku akan sendirian disini!” pekik Namjin senang. Hajin tersenyum tipis. “Sudahlah, ayo kita tunggu yang lainnya.”

“Kau tahu siapa yang masuk ke sini?”

“Tentu saja.”

“Siapa saja?”

Namjin tak terkejut dengan perkataan Hajin dimana ia tahu bahwa siapa saja yang masuk ke sekolah ini. Sudah menjadi kebiasaan jika Hajin tahu semuanya. Ia selalu tahu sebelum yang lain tahu. Memang terkadang ia salah, namun tebakannya selalu benar. IQnya saja melebihi Namjoon.

“Tak perlu kusebut satu-satu. Nanti kau juga tahu, nyonya Nam,” ujar Hajin seraya menatap ke depan. Ya, Hajin memang terkesan cuek, tapi itulah yang menjadikan Eunjin menyukainya, dan betah menjadi temannya hingga saat ini. Meski terkadang Eunjin kesal dengan kelakuannya itu.

Fuuh, capek!”

Pekikan seorang gadis sontak membuat Hajin maupun Eunjin melihat ke sumber suara. Terlihat gadis berambut biru laut yang sedang menepuk-nepuk punggung sang gadis yang berambut pirang diikat dua.

“Jinseok? Haera? Kalian juga ikut ternyata?!” pekik Eunjin tak percaya. Jinseok segera melipat tangannya didepan dadanya. “Tentu saja, Nam Eunjin. Aku ini primadona sekolah, tentu saja aku dipilih untuk masuk ke sekolah ini. Lagipula, sekolah ini sesuai dengan sekolah impianku. Nuasa istana, aku suka itu,” ujar gadis bernama lengkap Ha Jinseok ini panjang lebar. Haera hanya tertawa kikuk disampingnya.

“Oh ya. Kudengar klub yang bernama Got7 itu juga ikut,” ujar Haera. Hajin mengangguk.

“Memang benar, dan tambahannya adalah klub bernama BTS itu.”

“Hah?!”

Semua shock mendengar perkataan Hajin.

“Apa?”

BRAK!

HELLO, GIRLSS!!

WE ARE GOT7!!”

“Bisa tidak sih normal?” ujar Haera kesal.

“Hehehe maaf Haera-chan~” ujar pria tampan bernama Mark.

Got7 terdiri dari Mark Tuan, Im Jaebum, Jackson Wang, Park Jinyoung, Choi Youngjae, Bambam, dan Kim Yugyeom. Grup ini adalah grup yang masuk kategori dance, rap dan bernyanyi. Begitupula BTS. [Karena readers sudah tahu tentang Got7 apalagi BTS, maka Hye ga jelaskan lagi disini secara terperinci]

Tak lama kemudian datang seorang gadis berambut hitam legam bernama Lee Hyori bersama dengan temannya yang berambut coklat gelap bernama Yoo Yeonsoo, dan seorang gadis dibelakang mereka bernama Cho Soorin. Dan setelah itu BTS datang dan mereka semua berkumpul bersama.

***

Hajin’s POV

Hello! Welcome to Greendays High School!”

Kami tengah berkumpul disebuah lapangan dan terdengar suara itu. Kami menoleh, dan terlihat seekor serigala berwarna putih-hitam dan sebuah pita berwarna merah diatas kepalanya. Penampilannya aneh, matanya yang kiri normal namun mata yang kanan berwarna merah dan berbentuk seperti petir. Bibirnya yang kiri hanya sebuah senyuman namun yang kanan memberikan seringai jahat dengan banyak gigi taring disana. Entahlah, penampilannya aneh. Oh, ya. Dia wanita.

Aigoo! Lucu sekali boneka itu!” ujar Eunjin. “Terimakasih telah menyambut kami!” lanjutnya.

“Aku bukan boneka! Aku Monofox, dan aku adalah kepala sekolah disini.”

Hyaa boneka tersebut bergerak!!” pekik Bambam histeris.

“Aku bukan boneka!! Sudahlah, selamat datang! Dan, kalian akan menghabiskan hidup kalian disekolah ini! Hohoho, menarik, bukan? Kalian akan hidup disini, namun ada peraturannya, kalian bisa lihat peraturan-peraturan tersebut di ponsel yang sudah disediakan dikamar kalian sendiri,” ujar serigala itu yang bernama Monofox. Entah itu namanya atau bukan, aku ragu.

“Hah? Kau serius? Bagaimana dengan keluarga kami? Apa kami bisa menghubungi mereka?” ujar Jungkook dengan wajah gelisah. Monofox hanya tertawa setan.

“Tentu saja tidak, Jeon Jungkook! Ponsel pribadi kalian telah kuhancurkan dan kalian tidak akan bisa melarikan diri! Kuulang sekali lagi. Kalian akan menghabiskan hidup kalian disini selamanya!”

“APA?! SELAMANYA?!”

“Eh, meski kubilang begitu, ada batas waktunya. Jika kalian ingin meninggalkan sekolah ini, kalian harus membunuh satu orang disini!”

Kami semua terkejut bukan main dengan perkataan serigala itu. Bagaimana tidak? Membunuh satu sama lain? Aku tidak akan melakukan hal tersebut bagaimanapun mereka memaksaku.

“Kau gila?! Membunuh?! Keterlaluan!” pekik Namjoon kesal. Semua sedang kesal, marah, sedih, gelisah. Aku menatap Monofox.

“Apa namamu itu Monofox?”

“Oh iya, aku lupa mengenalkan diriku.”

Ia berdehem sejenak, “Aku Myuno, kepala sekolah disini. Jika kalian berani membuat hal-hal yang menyinggung kepala sekolah, kalian akan mendapatkan hukuman berat. Lalu, taati peraturan yang sudah kubuat itu. Jika kalian ingin keluar dari sekolah, kalian harus membunuh seseorang yang ada disini! Sekian, fufufu…

Setelah mengatakan itu, ia menghilang. Semuanya kembali larut dalam pikiran masing-masing. Aku berusaha memecahkan ini semua.

“Apa maksud dari semua ini…”

***

A/N :

Hello! Hye akhirnya menepati janji para readers yang menantikan FF ini. Ya, benar, ada yang sudah menjawab dengan benar apa anime yang menginspirasi Hye hingga membuat FF seperti ini. Yap, Danganronpa! Anime ini benar-benar genre kesukaan Hye, pembunuhan tersembunyi. Cara-cara pembunuhannya juga bagus, bikin merinding bagi yang nonton, kalau Hye sih langsung jerit-jerit bahagia. Cara-caranya itu bagus banget hahaha… #psikopattingkatrendah

Dan, perlu Hye ingatkan bahwa FF ini memang terinspirasi dari anime itu tapi cara pembawaanya tidak sama seperti anime tersebut. Tentu sudah Hye obok-obok(?) dan hasilnya sangat berbeda dengan yang dibawakan di anime itu. Meski ada yang sama tapi Hye tidak menjiplak secara terang-terangan /apa ini/

Maksudnya, Hye hanya mengambil sedikit saja seperti yang terdapat dalam teaser kemarin dan chapter ini. Kalian pasti ada melihat kesamaan dari keduanya. Ya, itu Hye ambil sedikit.

Ok, hanya itu yang akan Hye sampaikan.

Leave a review and thanks for reading!

-Hye

Advertisements

11 thoughts on “[BTS FF FREELANCE] Blood Sweat And Tears (Chapter 1)

    1. Hi~

      Yup, kali ini Hye masukkin Got7 ke ff Hye. ^^

      Jaebum ada dong pastinya… Tunggu saja kelanjutannya nanti~ *senyum evil* #eh

      Entahlah, kepseknya kiut-kiut gitu ternyata sadis hahaha…

      Thank you sudah mereview~

      Like

  1. Wkwk, sejenak aku bingung bacanya karena bolong2 gitu hihi
    Tapi ini keren deh keliatannya. Soal anime… aku suka anime tapitapi gak semua ku tonton jadi gak tau dududu

    Keep writing thor~

    Like

    1. Hi~

      Ehh?? Dedek2 imut sama2 bunuh2an?? Serius?? Yakin nih kalo mereka saling bunuh2an? Hayooo~ #lagigilamaklumin

      Siap laksanakan, nona! Akan Hye percepat membuat fanfictionnya! Tidak akan mengecewakan nona! (manggil kakak is too mainstream :v)

      Thank you sudah mereview~

      Like

      1. anime? kok kyk pernah nonton yah? attack on titan? battle royal? tapi keknya ini lebih ke battle royal deh, satu sekolah saling bunuh mebunuh.

        Like

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s