[Ficlet] Missing

missing

Casts Kim Namjoon, Jung Hoseok, Park Jimin Genre Supranatural Length Ficlet Rating PG-17 Disclaimer I own the fanfiction

© Catstelltales, 2017

Orang hilang—menurutku—adalah sesuatu yang berbeda.

Untuk beberapa kali selama masa kerjaku di salah satu kantor surat kabar ibukota, aku ditugasi untuk memasang berita orang hilang. Sebenarnya, pekerjaanku ada di bagian iklan berbayar, dan aku turut mengatur tata letak iklan-iklan tersebut berdasarkan ukuran premiumnya—surat kabar kami menarik bayaran sesuai ukuran profil yang diminta. Selain itu, surat kabar kami melayani obituari, pencarian orang hilang, dan pencarian buronan. Kami menyediakan spasi seperempat halaman koran untuk ketiganya, dengan bayaran yang sangat murah.

Aku menyukai pekerjaanku. Aku suka ketika gerigi otakku berputar mengiringi jemari yang mengutak-atik tata perletakan iklan. Hanya saja, berita orang hilang membuatku sedih. Obituari tentu menghimpun dukacita yang mendalam, tapi setidaknya semua orang di obituari dipastikan sudah meninggal dunia. Berita orang hilang berbeda kasus. Mereka lenyap, dan hanya Tuhan yang tahu apa, siapa, mengapa, di mana, dan bagaimana. Bagaimana jika mereka masih hidup tapi kelaparan dan tersesat? Bagaimana kalau mereka sudah mati, tapi tidak ada yang mengetahui di mana jasadnya berada? Orang hilang—menurutku—adalah sesuatu yang berbeda.

Tersentak dari gravitasi pikiranku sendiri, aku menyadari kedatangan Jung Hoseok dan Park Jimin ke ruangan tata letak. Mereka sedang asyik mengobrol sambil menyesap kopi dari gelas kertas. Nama Kim Namjoon meluncur bebas dari mulut keduanya.

“Kurasa mungkin ia hanya sedang melakukan perjalanan ke luar kota,” ujar Hoseok.

“Tanpa izin dari kantor? Cari masalah namanya,” Jimin menanggapi. “Lagi pula, Kim Namjoon adalah karyawan dengan etos kerja yang tinggi dan ia berdedikasi. Kurasa cuti tanpa izin benar-benar bukan sifatnya.”

“Siapa yang tahu?” Hoseok menghabiskan kopinya dan membuang gelas kertasnya di tempat sampah di luar ruangan. “Bukankah bekerja terus-menerus bisa membuatmu tertekan?”

Jimin mengangguk, tapi kelihatannya ia masih ingin menyangkal.

“Sudahlah. Mari berharap ia segera ditemukan, aku enggan menggantikan tugasnya terus-menerus. Kau tahu aku benci mengatur tata letak iklan, apalagi kalau kliennya cerewet dan banyak protes.”

Jimin tertawa mendengar ucapan Hoseok. Sementara aku menahan dongkol di dalam hati. Mereka berdua menghampiri mejaku, dan ketika aku berharap bisa menghajar muka Hoseok, Jimin menaruh bundelan surat kabar edisi Senin minggu lalu di hadapanku.

Menduga bahwa orang yang mereka bicarakan itu ada di salah satu halaman berisi berita orang hilang dari koran itu, aku membaliknya sendiri, sampai kulihat tulisan mencolok: Orang Hilang: Kim Namjoon lengkap dengan ciri-ciri beserta pakaian terakhir yang dikenakannya.

“Oh ayolah, Bung!” Aku menggerutu. Sebagai seorang penata letak yang berpengalaman, aku benci melihat sesuatu yang berat sebelah dan jauh dari estetika “Bukankah aku selalu mengajarkan untuk mengukur dulu halamannya secara manual?”

Aku tidak suka marah-marah pada rekan kerjaku. Tapi kurasa aku sudah keterlaluan, karena begitu aku mengangkat wajah, air muka Hoseok dan Jimin sudah dipenuhi dengan kebingungan. Mereka memandang surat kabar di meja itu dengan sorot ganjil, lalu serta-merta keduanya berebut untuk keluar ruangan terlebih dahulu.

Izinkan aku menarik kesimpulan dari kejadian hari ini. Pertama, Hoseok dan Jimin harus meningkatkan ketelitian dalam tata letak iklan, obituari, berita orang hilang, dan lain-lain. Kedua, sebaiknya keluargaku memberikan foto yang lebih tampan lagi untuk dipajang di surat kabar.

Dan ketiga, daripada duduk-duduk di kantorku, lebih baik aku berusaha agar tubuhku selekasnya ditemukan—kalau bisa sekalian pelakunya.

FIN.

Advertisements

10 thoughts on “[Ficlet] Missing

  1. Wow!
    Ini keren!
    Gak nyangka kalau aku yang ngomong ini adalah Namjoon yang ternyata hilang dan dia gentayangan di kantornya. Tempat dia banyak menghabiskan waktu.
    Harus baca dua kali dengan lebih seksama pas baca parakgraf akhir.
    Seru!

    Like

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s