[BTS FF FREELANCE] – Magic Liquid #Series 1

bts-ff-freelance-magic-liquid-series-1

MAGIC LIQUID

“TELL ME YOUR WISH”

Author

QUEENX

Genre : FLUFF, FANTASY

Length : SERIES

The Cast :

LEE EUNMI (OC)

BTS

Special Appearance in this Series :

KIM HEECHUL

Rating : Teen

Disclaimer : PLOT & OC BELONGS TO ME BUT BTS MEMBERS BELONGS TO THEIR FAMILY

.

“Bertemu dengan BTS? Baiklah kalau begitu.”

.

INSPIRED BY : WEB-DRAMA 7 FIRST KISSES

Eunmi menatap kosong ke papan tulis. Lagi-lagi ia harus menjalani hukuman dari gurunya karena tertidur saat jam pelajaran terakhir berlangsung.

“Duduklah disana sambil kau renungkan kebiasaan burukmu itu. Kau boleh keluar saat dentang jam enam sore berbunyi. Aku akan meminta penjaga sekolah untuk mengawasimu dari luar, jadi jangan coba-coba untuk melarikan diri Lee Eunmi.” Tutur Guru Kang padanya sebelum keluar dari kelas dan hal yang terjadi selanjutnya adalah ia mendapat hinaan juga cibiran dari teman-teman sekelasnya.

“Gadis aneh seperti dirimu memang sepantasnya mendapatkan hukuman ini.” Cibir seseorang bernama Kim Hyunsa. Sang bidadari kelas yang terkenal paling kejam dalam hal membully Eunmi.

“Akan lebih baik jika hukuman Guru Kang tadi adalah menguncimu di gudang dan membiarkanmu semalaman suntuk di dalam sana.” Sambung Park Hankyung, kekasih dari Hyunsa yang tak kalah sadisnya.

“Kurasa dia akan menghabiskan malamnya dengan menangis karena dikerubuni oleh para tikus gudang.” Tutur Hyunsa kemudian.

Eunmi tidak menggubris ucapan mereka dengan hanya duduk diam sambil melahap sisa roti di dalam kotak makannya.

Tiba-tiba saja dari belakang Eunmi, Yoon Hara dan Kim Gyuri mendorong tubuhnya sehingga membuat rotinya jatuh ke lantai dan secara sengaja diinjak oleh Hyunsa.

“Oops, apakah itu roti terakhirmu? Maaf, kupikir kau harus ke kantin untuk membeli yang baru.” Cibir Hara.

“Bagaimana ia akan pergi ke kantin? Bahkan jika baru melangkahkan kakinya keluar dari pintu kelas saja, ia pasti akan diseret oleh penjaga sekolah kita ke ruang guru nanti.”

“Ah, betul juga kau, Gyuri. Hahahahaha.”

Eunmi menahan dirinya untuk tidak bangkit berdiri dan menghajar kedua gadis itu. Ia diam saja dan memungut sampah rotinya dan membuangnya ke tempat sampah sementara teman-temannya—yang lebih tepatnya dianggap sebagai para iblis di kelasnya itu—melangkah keluar dari kelas dan meninggalkannya.

*

Waktu sudah menunjukkan pukul enam lewat sepuluh menit. Eunmi masih duduk di bangku halte sambil memandangi sebuah banner raksasa di seberang jalan yang menampakkan tujuh pria tampan yang tergabung dalam boygroup BTS. Mereka baru-baru ini mengeluarkan MV terbaru mereka yang bertajuk Blood, Sweat & Tears dan merajai berbagai tangga lagu baik di dalam maupun luar negeri.

“Hah…mereka benar-benar tampan.” Puji Eunmi sambil tersenyum dengan mata sayunya.

Eunmi memang tidak begitu mengidolakan mereka. Tetapi ia kerap kali mendengarkan lagu-lagu mereka karena adiknya adalah seorang KPOP Freak—istilah untuk mereka yang terlalu mencintai segala hal tentang KPOP—dan belakangan ini adiknya terus memutar lagu yang sama berulang kali dan semua lagu itu adalah milik boygroup tersebut.

Ia masih sibuk menaruh fokusnya pada wajah-wajah tampan yang menghiasi banner konser tunggal BTS yang akan diselenggarakan beberapa hari lagi, hingga tiba-tiba terdengar suara orang terbatuk dan mengambil duduk di sebelahnya.

“Permisi.” Ucap orang tersebut.

“Nona, bolehkah aku meminta air minummu?”

Eunmi mengalihkan pandangannya pada orang disebelahnya, matanya langsung membulat sempurna dan menggeser duduknya sedikit lebih jauh sambil menutup mulutnya terkejut.

Recommended Song : Super Junior_Haru

OMO!? BUKANKAH DIA KIM HEECHUL? PERSONIL SUPER JUNIOR? Bagaimana bisa dia ada disini? Apa yang ia lakukan disini? Bahkan SM Entertainment jauh dari sini. Apakah dia salah jalan? Apakah ia ditinggalkan membernya yang lain? Apakah ia meninggalkan Super Junior? Tapi bagaimana bisa? Dia bukan pembuat onar seperti Kangin, meski ia sedikit tidak normal, tapi…apakah dia benar-benar Heechul Super Junior?—batin Eunmi mulai berkecamuk.

“Bisakah kau diam?” ucap pria yang disangka Eunmi adalah Heechul Super Junior.

“Y-ya?”

“Kau sangat berisik. Bertanyalah satu per satu.”

“K-kau…bisa membaca pikiranku, tuan?”

“Jangankan pikiranmu, bahkan melihat isi dibalik seragammu pun aku bisa.” Jawabnya santai.

Seketika Eunmi merapatkan jaketnya dan memasang wajah ketakutan.

“Tenang saja, aku tidak tertarik karena kurasa bentuknya tidak akan seindah milik Hyorin Sistar.” Cibir pria tersebut.

Byuntae.” Lirih Eunmi.

“Hey! Hey! Hey! Beraninya kau menyebutku byuntae!? Berikan saja air minummu, leherku benar-benar serak sekarang.”

“Ta-tapi…”

“Kau berniat memberikannya tidak?”

“Jawab dulu pertanyaanku!”

“Yang mana? Pertanyaanmu sangat banyak nona!”

“K-kau…kau benar Heech—”

“Semua orang yang bertemu denganku selalu menyangka diriku adalah dirinya. Aku bukan Heechul Super Junior! Sini, mendekatlah padaku, aku memiliki tahi lalat di keningku, sementara dia tidak!”

Eunmi menatap pria itu lebih dekat kemudian mengangguk dan memberikan botol minumannya pada pria asing yang anehnya sama dengan Heechul Super Junior itu.

“Jangan di—”

“Sudah habis, ini terima kasih ya, nona.”

Eunmi hanya bisa meneguk air liurnya kesal saat tahu pria itu benar-benar meneguk habis air minum yang ia berikan untuknya.

“Nah, karena kau sudah memberikanku air minummu, maka aku akan membalas kebaikanmu. Apapun yang kau inginkan akan kuberikan, tapi hanya satu, tidak boleh lebih.” Ucap pria itu sambil berdiri dan mengeluarkan sesuatu dari saku celananya. Sebuah kantong plastik berwarna hitam.

Dia sama anehnya dengan Heechul Super Junior. Bagaimana mungkin dia bukan Heechul? Ah, bisa saja tahi lalatnya itu palsu. Tunggu dulu, mengapa ia mengeluarkan kantong itu? Bahkan itu terlihat biasa—

“Hey, nona! Diamlah! Kau itu berisik sekali ternyata, penampilanmu saja yang terlihat seperti seorang pendiam, kenyataannya kau sangat cerewet. Cepat katakan padaku apa yang kau inginkan!” ujar pria tersebut memotong apa yang diucapkan Eunmi di dalam hatinya.

“K-kau serius akan mengabulkan apapun keinginanku, tuan?” tanya Eunmi masih tidak percaya.

“Apakah setelah terlihat seperti personil Super Junior, sekarang aku terlihat seperti penipu, juga? Aish, cepatlah! Waktuku tidak banyak!”

“Memangnya kau akan kemana setelah ini? Bukankah kau akan menunggu bus juga?” Eunmi malah semakin banyak bertanya.

“Aish, kau tidak perlu tahu kemana aku akan pergi, yang pasti cepat katakan apa yang kau inginkan sekarang!” gerutu pria tersebut.

Karena ia akan mengabulkan segalanya dan hanya satu permintaan saja, aku harus berpikir dengan keras. Jika aku meminta agar bisa bertemu dengan BTS, apa mungkin—

“Bertemu dengan BTS? Baiklah kalau begitu.” Pria itu langsung memasukkan tangannya ke dalam kantong plastik tersebut dan mengeluarkan sebuah botol kecil berisi cairan berwarna merah jambu dari dalamnya.

Mwo? T-tuan…aku belum memutuskan keinginanku, yang tadi itu—”

“Nah, terimalah ini. Cairan ini sebenarnya akan memenuhi keinginanmu bukan hanya untuk bertemu dengan BTS, kau bahkan bisa bertemu dengan Heechul Super Junior yang sesungguhnya dengan menggunakan cairan ini.” Jelas pria tersebut.

Mworago!?”

“Kau tidak percaya? Kau semprotkan saja cairan itu sebanyak tiga kali pada salah satu dari tujuh pria yang ada di banner raksasa itu, mereka pasti akan datang padamu dalam wujud nyata.”

J-jinjjayo?”

“Ah, astaga, sepertinya aku salah memberikanmu penjelasannya. Maafkan aku, jadi begini… karena tadi kau sudah menyebutkan BTS, cairan ini hanya efektif jika kau semprotkan pada benda apapun yang berbentuk dan menampakkan gambar para personil BTS saja. Ah, jadi…aku mohon maaf, tampaknya kau tak bisa bertemu secara langsung dengan Heechul. Tidak apa-apa, ya?” ucap pria itu sambil tersenyum dan mengangkat alisnya.

Eunmi masih berdiri mematung. Ia sama sekali dibuat bingung oleh penjelasan pria aneh yang datang meminta minum kemudian memberikannya botol berisi cairan merah jambu yang katanya ajaib itu.

“Jika kau tidak percaya, buktikan saja sendiri. Dan ya, seperti halnya dongeng Cinderella, cairan di dalam botol itu juga memiliki masa berlaku.”

“Masa berlaku?”

Pria yang menyerupai Heechul Super Junior itu mengangguk.

“Jika jantungmu berdetak karena tersentuh dengan perlakuan manis dari orang yang muncul dari gambar atau apapun yang kau semprotkan dengan cairan itu, otomatis semua yang ada di sekitarmu kembali seperti semula. Dan ingat, semuanya akan berubah saat semprotan itu menghasilkan keajaibannya.”

“Apa yang akan berubah?” gumam Eunmi sambil melihat cairan yang menyala dan menampakkan warna pink terang di dalam botol tersebut, tak lama setelah itu nyalanya meredup dan Eunmi kemudian mengangkat kepalanya lagi.

“Huh? Dimana pria tadi?” Eunmi terkejut saat tak mendapati siapapun di hadapannya.

“Apakah barusan aku berhalusinasi? Tapi…ini? Botol ini nyata.” Gumamnya lagi.

Ia membuka tutup botol tersebut dan membaui aroma cairan tersebut, “Seperti parfum aroma mawar.” Ucapnya.

Awalnya ia tidak percaya. Hari semakin gelap, dan bukannya menaiki bus yang datang beberapa saat kemudian setelah hilangnya pria misterius dengan wajah menyerupai Heechul Super Junior itu, Eunmi malah memilih untuk menyeberang ke seberang jalan dan menghampiri banner bergambarkan ketujuh personil BTS itu.

“Haruskah aku mencobanya?” gumamnya sambil melihat ke sekelilingnya.

“Kau semprotkan saja cairan itu sebanyak tiga kali pada salah satu dari tujuh pria yang ada di banner raksasa itu, mereka pasti akan datang padamu dalam wujud nyata.”

Ia memastikan jalan raya cukup sepi dulu barulah ia membuka tutup botol kecil tersebut dan menyemprotkan cairan tersebut di salah satu gambar personil BTS.

Satu detik.

Sepuluh detik.

Tiga puluh detik.

Eunmi terdiam dan ekspresinya masih sama seperti tadi. Datar. Ia merasa sudah sangat bodoh percaya dengan pria asing tersebut.

“Apa yang baru saja kulakukan? Dasar kau ini Lee Eunmi, mengapa kau jadi seidiot ini, huh? Tidak cukup menjadi bahan ejekan teman-temanmu, sekarang kau malah dibodohi oleh Kim Heechul Super Junior? Bisa saja tadi ia baru membeli parfum dan merasa aromanya kurang sedap makanya ia berikan padamu secara cuma-cuma. Bagaimana bisa dengan bodohnya kau percaya tentang semprotan ajaib itu?” gerutu Eunmi kemudian.

“Semprotan ajaib? Apa yang sedang kau bicarakan Mi-ya?”

Eunmi berbalik dan, “OMO!? J-J-JJ-JJJ-JUNGKOOK!?”

*

F I N ???

SORRY FOR TYPO(s)

Advertisements

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s