[Boys Meet What?] I See… – Vignette

photogrid_1481069663914

  • Judul : I See..
  • Author : Wlp
  • Genre : Fantasy, AU, Mistery
  • Lenght : Vignette
  • Rating : T
  • Cast : Min Yoongi (Suga) | Kim Hana (OC) | and member BTS to support cast.
  • Disclaimer : Semua member BTS milik agensy dan orangtua masing-masing ya, aku hanya meminjam nama dan karater mereka saja. OC asli hasil dari imajinasiku. dan jika ada kesamaan cerita dibagian tertentu, itu hanya ketidak sengajaan belaka. seluruh cerita murni dari hasil imajinasiku..
  • Selamat membaca^^
  •                      OoO
  • “Tapi kau harus berjanji tidak akan terkejut jika kubawa kesana”
  •                     OoO
  • ***

Hari libur di pertengahan tahun memang sangat menyenangkan. apalagi jika kita berlibur dengan kawan-kawan terbaik kita.

Seperti yang dirasakan Yoongi, ia sangat senang bisa mendapatkan libur setelah menjalani begitu padatnya jadwal yang diberikan sang manager untuknya bersama kawan-kawan.

Kini ia sedikit lega. bisa berlibur meskipun hanya berkurun waktu tiga hari kedepan. Setidaknya, Yoongi bisa bebas sejenak dari segala aktifitas bernyanyi dan menarinya untuk tiga hari kedepan.

Pulau Jeju. tempat yang sejuk dan indah itu menjadi tempat tujuan berlibur ke-7 pria tampan yang sedang digandrungi oleh gadis-gadis remaja itu.

Menyewa Villa yang besar di tepi pantai adalah hal yang bagus bagi mereka–para pria tampan.

Mengingat anggotanya yang termasuk banyak. jadilah mereka memilih Villa yang besar untuk mereka tinggali selama tiga hari kedepan.

Semuanya sudah beres. baju dan barang bawaan lainnya sudah rapi ditempat masing-masing. Kini semuanya sudah terlelap dalam mimpi, mengingat perjalanan yang cukup jauh. membuat mereka kelelahan dan memutuskan untuk tidur disaat siang bolong seperti sekarang ini.

Ralat!

Semuanya sudah tertidur kecuali Yoongi. Pria berkulit putih susu dan memiliki senyum yang amat manis ini masih terjaga, berbeda halnya dengan yang lain.

juga termasuk Seokjin–kawan satu grupnya yang bahkan sudah terlelap diranjang yang sama dengannya.

Entah mengapa. Yoongi sedari tadi tidak bisa menutup matanya dan berlabuh kedalam mimpi.

Ia masih saja terus rebahan sambil menatap langit-langit kamarnya di Villa itu.

Wush~

Terpa’an angin dari arah pantai, membuat tirai jendela dikamar Yoongi saat ini tersibak dan membawa angin itu masuk hingga menyentuh kulit tipis Yoongi.

setelahnya, ia menoleh. menoleh kearah jendela.

Ia sedikit terpana melihat pemandangan alami yang sangat indah diluar sana. Langit berwarna biru dengan dilapisi warna jingga akibat sinar mentari. membuat kesan yang sangat indah.

sehingga membuat Yoongi berdiri dari ranjangnya dan berjalan kearah jendela.

“Indah sekali…. Baiklah, aku akan berjalan-jalan sebentar, melihat pemandangan dan akan kembali saat sudah mengantuk” Yoongi bergumam sambil melangkahkan kakinya untuk berjalan keluar dari Villa.

berjalan dengan kedua tangan dimasukan di setiap sisi saku celana trainingnya.

Terlihat keren dan tampan. begitulah sosok Min Yoongi.

“Ah…. aku suka udara disini”

Yoongi merentangkan kedua tangannya dan menghirup dalam-dalam udara dipinggiran pantai.

udaranya sejuk dan sangat nyaman jika dihirup.

apalagi saat ini pantai sedang sepi. Mengingat hari ini memang bukan hari libur sekolah. Jadi.. dipantai itu hanya ada Yoongi seorang diri, duduk menyelonjorkan kakinya sambil masih terus menatap hamparan air pantai yang berada dihadapannya.

Hingga cukup lama Yoongi masih betah duduk dipinggiran pantai. masih betah menatapi air pantai yang luas dan sesekali angin berhembus membuat ombakan kecil pada airnya.

Tidak sengaja, Yoongi mendengar derap kaki seseorang yang sepertinya sedang berjalan sedikit mendekat kearahnya.

Saat Yoongi menoleh dan sedikit mendongak. Sudah ada seorang gadis disamping kanannya yang sedang berdiri saat ini.

Gadis berambut hitam panjang. Gadis berpakaian putih yang dipadukan dengan celana pendek hitamnya. terkesan santai.

untuk sekejap, Yoongi terpesona akan gadis tersebut. Rambutnya yang dibiarkan terurai itu sedikit berkibar akibat terpa’an angin lalu, menunjukkan sisi samping wajahnya yang terlihat, bahwa gadis itu sangat cantik.

“Ah.. ekhem..”

Yoongi berdiri sambil masih terus menatap gadis disampingnya.

Yang ditatap pun merasa risih dan menoleh untuk menatap balik kepada Yoongi.

Seketika, Yoongi dibuat menganga saat wajah gadis itu sudah terlihat sepenuhnya dari pandangan matanya.

“Permisi? mengapa kau menatapku seperti itu?”

Yoongi gelagapan setelah tersadarkan oleh suara gadis itu.

“Ah-eh..tidak apa-apa… eh! cuacanya bagus, ya”

Sambil tersenyum kikuk, Yoongi mengalihkan pandangannya yang semula menatap gadis disampingnya, kini kembali menatap hamparan pantai.

Tidak ada jawaban. Gadis itu hanya membalas dengan tersenyum simpul dan kembali memandang ke depan, melihat indahnya langit di siang ini.

“Aku Min Yoongi.. Dan kau?”

Kalimat itu keluar dengan sendirinya dari bibir Yoongi. kalimat memperkenalkan diri yang baru pertama ini Yoongi lakukan kepada seorang gadis.

Yah… karena gadis cantik ini, Yoongi memperkenalkan diri dengan sendirinya. Bermaksud ingin mengenal gadis cantik itu juga.

Gadis itu tersenyum. Senyum yang hangat dan sangat menenangkan. Bahkan Yoongi tidak ingin melepaskan pandangannya dari senyuman itu.

“Aku Kim Hana.. Senang bertemu denganmu, Min Yoongi”

***

Malam semakin larut. waktu sudah menunjukan pukul dua belas lebih tiga puluh menit dini hari.

Villa yang ditempati ke-7 pria tampan tersebut, lampunya masih menyala. ke-7 pria itu sedang asyik bersendau gurau didepan televisi datar di dalam Villa tersebut. sepertinya mereka terlalu asyik bermain sampai tidak mengenal waktu jika sudah malam.

Menghiraukan rasa kantuk dan masih terus mengobrol satu sama lain di malam selarut ini.

Berbeda halnya dengan pria diujung sana, yang sedang duduk bersila sambil memperhatikan teman-temannya yang sedang tertawa bahagia.

Yoongi, ia seperti enggan untuk ikut bercanda gurau dengan temannya. ia hanya terus terlihat duduk dan memikirkan akan suatu hal, sambil sesekali tertawa kecil mengingat hal yang sedang dipikirkan olehnya.

Ah! rupanya.. Yoongi sedang memikirkan Hana. gadis manis yang ditemuinya siang tadi, dimana saat itu Hana dengan lancarnya berbicara dan membuat cerita lucu yang ia ceritakan kepada Yoongi.

sangat berbeda dengan yang Yoongi alami tadi, cara berbicara Yoongi bahkan jauh dari kata lancar, nafasnya sedikit tidak teratur karena detak jantungnya yang berpacu dengan cepat saat berada didekat Hana.

juga jangan lupakan lengkungan indah di bibirnya tak pernah hilang saat melihat paras manis Hana.

sepertinya… Yoongi sedang jatuh cinta?

“hyung! apa kau baik-baik saja? mengapa melamun eoh ?”

Jeon Jungkook. member termuda diantara ke-7 pria tampan tersebut, tiba-tiba duduk disamping Yoongi dan menepuk pundak Yoongi pelan.

Tidak biasanya Yoongi hyung menjadi pendiam seperti ini. Pikir Jungkook.

***

tidak terasa, hari-hari berlalu sangat cepat. dan ini sudah hari ketiga Yoongi dan kawan-kawan berlibur dipulau indah jeju. itu artinya, ini adalah malam terakhir mereka dipulau jeju.

Besok pagi mereka sudah harus pergi meninggalkan tempat indah itu dan kembali ke Seoul. tempat mereka kembali harus bekerja keras demi mewujudkan cita-cita dan menghibur para penggemar.

“Aku keluar dulu sebentar.. kalian tidurlah, nanti pintu biar aku yang kunci”

tanpa menunggu jawaban, Yoongi mengambil mantelnya dan bergegas meninggalkan Villa.

Berjalan terus hingga sampai ditepi pantai, menengok kesana-kemari. mencari sosok Hana, ia ingin berpamitan kepada Hana dulu sebelum kembali ke kota kelahirannya.

dan bodohnya Yoongi.. ia tidak pernah mengetahui tempat tinggal Hana. yang ia tahu hanya, Hana tinggal didekat pantai itu.

“Yoongi? bukankah ini sudah malam? untuk apa kau masih disini?”

Suara indah yang sangat Yoongi kenali itu terdengar ditelinga Yoongi. membuat kepalanya otomatis menoleh kebelakang guna melihat sosok yang ia cari.

Grep!

Yoongi tidak mau tahu jika mungkin Hana bingung akan sikapnya yang tiba-tiba merengkuh tubuh Hana dalam dekapannya. yang ia pikirkan hanyalah

Aku akan mengatakannya sebelum pergi dari sini!

setelah Yoongi melepas pelukannya, ia mencengkram kedua bahu Hana dengan erat. menatap lurus tepat kedalam mata bulat milik Hana.

“Kim Hana.. aku mencintaimu, mungkin kau berpikir ini konyol.. tapi aku memang merasakan cinta itu tumbuh saat aku bersamamu”

Yoongi menghela nafasnya sebentar, menetralkan detak jantungnya terlebih dahulu sebelum berucap kembali.

“Dan.. besok aku akan kembali ke seoul. jadi.. maukah kau menungguku disini? aku berjanji akan datang lagi saat jadwalku sedikit senggang..”

Hana tersenyum hangat terlebih dahulu sebelum memberikan jawaban kepada pria tampan dihadapannya itu.

“Aku ingin mengajakmu kerumahku, apa kau bersedia?”

tanpa berpikir panjang, Yoongi mengangguk. meng-iyakan ajakan Hana tanpa berpikir bahwa saat ini sudah sangat larut malam.

“Tapi kau harus berjanji tidak akan terkejut jika kubawa kesana”

kembali Yoongi mengangguk.

“Aku berjanji Hana.”

***

Mentari sudah menampakan wujudnya yang indah, rupanya saat ini sudah berganti hari lagi. cuaca pagi sudah menyapa para penghuni Villa dipinggir pantai tersebut.

“Jimin-ahh! apa kau melihat Yoongi?”

Jimin menggeleng, ia masih terus sibuk merapikan barang-barangnya ke koper

“Bukankah dia satu kamar denganmu hyung?”

Seokjin terlihat gelisah, ia berjalan mondar-mandir dengan tangan yang tak mau diam ia mainkan.

“Benar.. tapi saat aku bangun, aku sudah tidak melihatnya disampingku”

Agaknya, Yoongi menghilang sejak kejadian kemarin. kejadian dimana ia keluar Villa pada malam hari.

“Yakin kau tidak melihatnya Jimin-ahh?”

Jimin mengangguk. ia sungguh tidak melihat Yoongi sejak semalam.

tok! tok! tok!

Seokjin setelah berlari untuk membuka pintu, berharap diluar sana yang sedang mengetuk pintu itu adalah Yoongi.

“Apa benar ini tempat istirahat penyanyi dari seoul?”

“Iya benar.. ada apa ya?”

“Sepertinya tadi aku melihat salah satu temanmu, aku hafal wajahnya karena sering melihat ditelevisi.. eum.. kalau tidak salah, namanya Suga”

Seokjin tersenyum lebar mengetahui ada orang yang melihat teman karibnya tersebut.

“Be..benarkah? kau melihatnya dimana pak? bisa kau antar aku kesana?”

pria tua itu menampakan wajah sedihnya didepan Seokjin.

“Kau harus sabar ya nak.”

kening Seokjin mengkerut mendengar ucapan pria tua dihadapannya.

“Aku melihat temanmu itu terapung diatas air.. wajahnya sudah pucat, dan setelah aku periksa denyut nadinya. ia sudah meninggal..”

Bak disambar petir. penjelasan pria dihadapan Seokjin itu mampu membuat Seokjin diam tak bergerak seperti layaknya patung. ia terlalu terkejut dengan pernyataan bahwa

Yoongi sudah meninggal

tidak ada yang tau mengapa Yoongi tiba-tiba meninggal didalam air. bahkan semua temannya heran saat warga jeju menduga bahwa Yoongi tenggelam saat ditepi pantai. teman-teman Yoongi bahkan memuji kehebatan Yoongi saat berada didalam air dan memutari kolam renang dengan kemampuan berenangnya.

jadi.. apa benar Yoongi tenggelam karena tidak bisa berenang?

kini.. tidak ada yang tau sebabnya, kecuali tuhan dan air pantai yang menyaksikan kejadian Yoongi meninggal.

“Tapi kau harus berjanji tidak akan terkejut jika aku bawa kesana”

kembali Yoongi mengangguk

“Aku berjanji Hana.”

Hana menggenggam erat tangan Yoongi, mengajak Yoongi untuk ikut berjalan ke arah air pantai dengannya. berjalan terus hingga kaki mereka sudah sepenuhnya tertutup oleh air.

hingga… mereka tenggelam bersama-sama didalam air itu.

salah Yoongi sudah mencintai Kim Hana tanpa mengetahui lebih jauh siapakah Hana tersebut..

akibatnya, ia diseret untuk ikut bersama Hana ke dunia lain. dunia Hana yang sesungguhnya..

Fin.

Advertisements

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s