[Boys Meet What?] BOYS MEET JINGGA – Oneshot)

poster-jingga

Judul : BOYS MEET JINGGA.

Nama Author : White Butterfly

Genre : Fantasy, advanture, romance.

Length : Oneshot-Ficlet

Rating : T/G/PG17.

Cast : all BTS members, OC Jingga (Kakak Kyomi yang cantik, sedikit lebih pendek dari tinggi sang maknae) Kyomi (gadis muda, tingginya 168, langsing dan bermata coklat), YuYuSa (Kakak ke dua, cantik, cerdik, imut dan menyenangkan) – Victor ( Pangeran kegelapan yang memiliki wajah persis V namun lebih bringas juga bersayap hitam besar).

Disclaimer : BTS adalah milik agensi dan keluarga. Seluruh isi cerita adalah murni hasil kerja pribadi si pengarang, OC adalah milik author, Akhir dari cuap-cuap pengarang mengucapkan, terima kasih dan semoga bahagia membaca nya, Caution!!! Banyak typo… hehehe.

Summary :

Di suatu zaman, hiduplah seorang putri cantik bernama Jingga. Ia adalah gadis baik hati yang jago memasak, ia memiliki ayah, ibu, YuYuSa adiknya yang cerdik dan imut, serta Kyomi maknae ceria yang terobsesi akan kelinci. Suatu hari malapetaka manghampiri keluarga bahagia ini, ayah-ibu mereka yang merupakan raja dan ratu dikerajaan negeri Jingga di bunuh oleh seorang pangeran kegelapan bernama Victor, karna mereka tidak menyetujui lamaran Victor untuk menikah dengan Jingga anak sulung yang cantik jelita. Jingga juga menolak Victor mentah-mentah karna kejahatan Victor yang melampaui batas. Victor pun mengutuk Jingga menjadi debu, YuYuSa menjadi penyihir, dan Kyomi menjadi seekor kelinci putih yang menggemaskan.

Menurut legenda, kutukan mereka hanya terjadi ketika matahari tenggelam dan kutukan akan menghilang ketika matahari terbit. Perlu di ketahui, Victor lah yang mengubah langit di negeri Jingga berwarna jingga dari pagi hari hingga petang selamanya sampai ada manusia yang bisa mengalahkan kekuatan jahat Victor.

Suatu hari penyihir YuYuSa memiliki rencana untuk bisa mengalahkan Victor, dengan mendatangkan 7 orang manusia.

BTS pun yang terpilih menjadi penolong bagi negeri yang terkutuk itu. Bagaimana bisa BTS bertemu Jingga?? Bagaimana pula cara member BTS membantu negeri Jingga??

 

Jingga’s world POV’s

Akhir sebuah dongeng yang menyedihkan membuat seorang Jin BTS menangis tersedu sendirian di pojokan ruang baca dorm BTS. Menggelitik V BTS yang sedang kebetulan lewat dan mengintip kegiatan Jin lewat celah pintu yang terbuka untuk berbuat jahil kepada Hyung tertua mereka di Bangtan.

“BWHAAARRGGHH” Kejut V dari arah belakang sofa tiba-tiba. Ia mengharapkan Hyungnya terkejut karnanya.

Namun sesuatu yang tak di harapkan terjadi. Jin tidak sadarkan diri lantaran ia terbius oleh penyihir YuYuSa agar Jin bisa terbawa masuk ke dunia kami, hanya dengan memegang buku cerita itu. Pingsannya Jin membuat V terkejut dan kebingungan. Hahahaha karna jiwa Jin kini sudah berpindah ke negeri Jingga. Penyihir bernama YuYuSa itu tertawa terbahak-bahak di sebuah ruangan yang terdapat kaca penunjuk aktivitas BTS di dunia nyata.

Jin’s POV

“Hyung, kau kenapa? Bangun hyung. Hyung”. Tubuh V bergetar ketakutan. Ujar V sambil mengguncang tubuhku yang tak sadarkan diri.

Suara hentakan kaki member Bangtan yang segera mencari sumber suara V pun tak membangunkanku dari pingsan, padahal keberisikan yang di timbulkan oleh hentakan kaki-kaki mereka mampu menggetarkan bangunan yang baru kami tempati ini. Sebagian mereka berlari sambil mengunyah ayam, membawa sepotong paha, sepotong sayap ayam di tangan masing-masing, aroma dari ayam-ayam yang nikmat itu pun tak mampu membangunkanku, aku masuk ke dalam alam mimpi namun aku masih bisa merasakan keadaan sekitarku.

Yang memegang tubuhku ini adalah tangan Maknae Jungkook yang berusaha membalikkan tubuhku. Terimakasih, Jungkook-ie aku merasa nyaman sekali.

“Jin hyung Wae? V-ya kau apakan Jin hyung?” V yang ketakutanpun mundur ke belakang tanpa menjawab pertanyaan Yoongi.

Rapmon yang berjalan kesisi sofa yang lain dan menyahut buku yang ku pegang. Ingin ku berkata, ‘jangan pegang buku ini. Agar kalian tidak masuk ke mimpi ini. Buku ini telah di mantrai. Aku mendapatkan buku ini dari seorang nenek tua aneh tadi di dekat toko buku langgananku. Tapi apalah daya, kalian tidak akan bisa mendengarku. Sepertinya kalian semua akan bertemu dengaku di alam mimpi ini. Buku itu berpindah tangan secara bergiliran mulai dari Rapmonster, Suga, Jhope, Jimin, Jungkook dan terakhir V ia masih merasa bersalah sepertinya.’

“mwo-e hyung. Mungkin Jin Hyung pingsan karna ia sedang kelaparan dan kelelahan membaca buku ini. Tapi ini buku apa? kenapa tak ada tulisannya sama sekali?” telisik Rapmon hyung sangat kritis. Kau sungguh pintar rapmon, dan aku bersyukur bahwa kau adalah bagian dari Bangtan. TAPI kenapa kau tidak menghancurkan buku itu seperti yang biasa kau lakukan. Ah, jangan. Mungkin juga aku tak bisa kembali kalau bukunya rusak.

“V kemari lah” ajak Jimin. V pun mendekat lagi.

“kejadian apa ini? Tidak biasanya Jin hyung seperti ini. Kan kemarin kita tidak melakukan hal yang melelahkan? Aku lapar  Heuh sebal“ ucap Jhope. ‘Aku juga lapar IMMA.’

Jungkook mengajak Jhope yang kuat untuk membopong tubuh lemas Jin Hyung menuju ke kamarnya, dan membaringkan tubuh lemah nya dengan nyaman di atas tempat tidurnya yang bisa di katakan rapih.

~*~*~*

Jin POV memasuki dunia Jingga.

Dimana aku? Ah, kepalaku sakit kenapa aku jadi sangat pusing? Pandangan mataku seperti tidak focus, Aku hanya bisa melihat sekitarku aku berada di kamar bernuansa classic yang bercat perpaduan antara biru laut gelap dan keemasan ala-ala eropa. Ah, kepalaku sudah tidak sakit. Itu pintu kemana yah?? Bagaimana caraku keluar dari rumah yang bahkan tidak memiliki celah sedikitpun untuk tikus bisa masuk?? Ku buka pintu kamar itu, ku langkahkan kakiku menyusuri lorong yang minim cahaya dan disitulah aku melihat seorang wanita.

“Hey!” seru ku, dia malah menjauh.

“Diakah si pemilik rumah, bagaimana dia bisa hidup disini??” tanyaku pada diri sendiri. Aku menghapus air mata yang belum kering dari pipiku.

“kenapa aku berada di sini mengenakan pakaian jadul bangsa Eropa begini? Rumah ini sangat sepi dan dan mencekam.” Ucapku sambil mengejar wanita itu.

Bayangan wanita tadi berhenti tiba-tiba di sudut lorong yang lain. Aku mengikutinya dan sampailah aku di sebuah ruangan besar yang ternyata adalah ruang makan.

Ruang makan yang indah tertata mewah nan anggun lengkap dengan lilin-lilin ala bangsa Eropa di padu cantik dengan cahaya matahari sore hampir gelap dari jendela besar berteralis naga merah-jingga.

Ku beranikan diri untuk mengajak bicara gadis misterius ini, aku hanya takut kalau dia akan pergi lagi. Maka ku tarik pergelangan tangannya hingga tubuhnya mendekat kepadaku, jarak kami berdua hanya ada sejengkal. Gadis cantik nan mempesona. Rambutnya hitam berkilau panjang terurai. Aku pandanginya lekat-lekat, ia menunduk tersipu malu. Seberkas cahaya matahari sore berwarna jingga menerangi kami berdua, nampak sangat romantis bagiku.

“Aku Jin. Kau?” kuperkenalkan diriku.

“Jingga.” Ucapnya,

“umur mu berapa? Sepertinya aku lebih tua dari mu?? Jadi aku adalah Oppa mu. Panggil aku Jin Oppa, katakanlah.” Pintaku,

“ Jin Oppa…” ucapnya dengan tersenyum tersipu malu hal itu membuatku tersenyum juga. Ia mundur tiga langkah kebelakang mungkin ia merasa canggung dengan keadaan semacam itu.

Dia menjamuku dengan makanan yang ia masak sendiri. Aku memakannya dengan lahap, dan rasanya juga luar biasa nikmat.

“Sebentar lagi matahari akan tenggelam. Dan selamat datang di duniaku.” Sambutnya ramah. Aku menghentikan aktivitasku dan mulai memperhatikannya.

“Oppa, lanjut saja makannya,” Ucapnya.

“tidak Jingga, Oppa sudah kenyang, lanjutkan kalau kau ingin bercerita.” Jelasku,

“Baiklah. Ini adalah rumah ku bersama dengan ke dua saudariku, rumah ini telah di lindungi dengan mantra dari YuYuSa adikku sehingga kami aman dari Victor.”

“Siapa Victor??” aku langsung menjadi akrab dengannya dan berusaha membantunya.

“Victor adalah pangeran kegelapan di wilayah ini, dia penyebab orang tuaku meninggal. Ia menyihir seluruh tempat ini, langit menjadi jingga di setiap harinya, ia menyihir diriku menjadi debu, menyihir adikku YuYuSa menjadi penyihir karna dia cerewet, dan menyihir adik bungsuku pula menjadi kelinci. Tapi hal itu bisa terjadi saat kami mengalami kutukan itu, kutukan itu akan mengubah kita dan hanya berlaku di malam hari.”

“kalian di kutuk?” tanyaku tak percaya seakan aku hidup di buku cerita yang aku baca barusan, judul buku tadi memang menyeramkan ‘Jingga yang terkutuk’ itulah judulnya. “iya” angguknya.

“bukannya kau sudah membaca buku itu?? Kau tahu dengan jelas masalah kami kan?? Kami hanya butuh 7 orang laki-laki yang baik hati yang mau menolong kami.”

“Dan ada satu hal penting yang harus kau tahu, jika aku telah bersentuhan dengan lawan jenis di siang hari. Anggota tubuh yang tersentuh laki-laki itu akan retak, rapuh, kemudian putus. Maksudku pergelangan tangan mu itu akan putus nanti malam dan semua akan berada dalam kondisi mereka di kutuk tentu aku menjadi debu. Tapi tenang saja, kita semua akan kembali normal di keesokan harinya” ucapnya sambil tersenyum.

“Apa?? Tapi di buku tadi tak ada yang seperti itu?? Lalu bagaimana denganku?” tanyaku gelisah.

“aku punya sesuatu untukmu, karna kau telah menerima permohonan kami untuk membebaskan kami, maka kalung liontin ini untukmu. Liontin ini akan membuat jiwamu melayang sedangkan tubuhmu akan pingsan, lebih baik begitu daripada kau bermalam dengan tangan terputus, akan sangat tidak nyaman. Jiwamu bisa pergi bebas kemanapun di seluruh sudut rumah ini secara sempurna. Cukup dengan menggosokkan jarimu di batu permatanya sebanyak tiga kali.” Jelasnya panjang lebar.

***Matahari Tenggelam***

Ku usap kalung itu tiga kali dan arwahku keluar dari tubuhku di ruang makan ini. Tanganku terputus, di waktu bersamaan Jingga menjadi debu. Aku yang telah menjadi arwah pun berjalan-jalan kesana kemari hingga aku menemukan Rapmonster di sebuah ruangan.

“YAAAK. Keluarkan aku dari sini dasar penyihir jahat. Aku tidak menyukainya!! Aku tidak akan menyukai apalagi menikahinya!! *cuih(suara meludah tanpa ludah). Dia itu bukan tipeku!! Sudah menjadi rahasia umum kalau wanita yang aku taksir hanyalah wanita biasa yang akan sangat cantik dan menawan saat dia hanya memakai kaos putih, celana jeans dan sepatu convers high merah. Kau harus tahu itu. Eoh?? Dasar penyihir tidak modern.” cerocos Rapmon cepat membuat si penyihir YYS pusing tujuh keliling karna ia pikir Rapmon barusan sedang nge-Rap bukannya berbicara.

Rapmon sangat sebal dan ia meronta-ronta ingin segera di kembalikan ke dunia nyatanya yang padat jadwal itu. Apa yang bisa dia bantu? Lagipula siapa sih jingga? Jingga itu bukan levelnya Rapmon, Sorry! Juru bicaranya saja penyihir, apalagi Jingga nya. Begitu kira-kira yang ada di pikiran Rapmon.

Penyihir muda itu sudah tidak betah, akhirnya ia menyekap Rapmon diruangan itu karna menolak menyelamatkan ketiga bersaudara itu dari Victor.

Suga yang tidak sengaja menyentuh buku itu, secara perlahan dan tenang masuk ke dunia Jingga. Rumah mewah itu hampir membutakan jiwa Swag nya yang pantang menyerah mencari uang dengan bernyanyi dan membuat music secara genius.

Ia juga jatuh cinta pada paras Jingga yang cantik dan menawan. Saat Suga merayu Jingga dengan rap nya. Jingga terbang ke awan ia terhanyut pada karisma Swagnya dan tiba-tiba Jingga mengikuti Suga dengan sangat lepas untuk melakukan rap. Saat itu juga Suga ilfill dan menjadi sangat membenci dunia Jingga. Penyihir YuYuSa pun datang untuk memastikan bahwa Suga bisa membantu juga, namun sayang sekali saat YuYuSa datang. Suga memaki YuYuSa dengan berkata “jeongmal jaemi eobda”

Suga mengalahkan penyihir yys itu yang memaksa nya untuk menikahi Jingga dengan jawaban SWAG nya “aku akan menikahi nya asal dia mau hidup dengan ku untuk setia menjadi Rapper selamanyaaa…..hahahahahahaaa”. ketawanya jahat, sangat jahat, bahkan lebih jahat dari ketawanya si penyihir YYS. Suga pun di sekap di ruangan yang sama dengan Rapmon. Mulut mereka di sumpal karna menurut YuYuSa mereka berdua pasti akan sangat berisik.

‘Jingga kau harus bertanggung jawab atas terlibatnya member BTS dalam dunia mu ini. Maaf dongsaeng-deul. Hyung saat ini asih menjadi arwah, nanti Hyung pasti akan membantu kalian, hyung janji.’ Ucapku sebagai arwah.

Jhope terseret juga ke dunia Jingga. Ia bertemu penyihir YuYuSa saat itu. Tanpa perlu basa-basi penyihir itu segera membungkam mulutnya karna yang Jhope lakukan hanyalah berteriak sangat histeris. Sangat memekakkan telinga runcing si penyihir. J-hope pun tak sadar bahwa ada Suga dan Rapmon yang juga di sekap di sampingnya karna ia keburu pingsan ketakukan.

Jimin’s POV

Aku tiba-tiba terbangun di bath up penuh busa di kamar mandi bergaya klasik Eropa, sebenarnya aku berendam di bath up dorm kami. Aku keluar dari bath up dan menyambar handuk yang ada di gantungan. Namun tiba-tiba saja pintu dibuka oleh seorang gadis, dalam keadaan bertelanjang dada dan saat aku hendak melepas bawahan. Si gadis terkejut dan berteriak.

“AAAaaaaaaarkkK”

Akupun tak kalah terkejutnya dan kelimpungan mencari handuk untuk menutupi tubuh atasku.

“Kau Siapa?”

“aku penyihir.” Ucapnya ketus sambil menutupi mata atasnya yang sesekali mengintip ke arahku.

“ah, penyihir yang cantik. Siapa namamu?” aku memuji kecantikannya dan tanpa basa-basi kuajak ia berkenalan.  

“siapa yang cantik? Kau maksud mu? Nama ku YuYuSa” jawabnya cepat karna malu berhadapan denganku. Ah YuYuSa baru tahu kalau dia bertemu dengan cowok yang dia suka maka ia bisa berubah kewujud aslinya.

“bodoh, kau lah yang cantik. Nama yang menarik. Nama ku Jimin. mannaseo bangawo…” ujarku sambil terkekeh.

“ah maaf, berganti pakaian lah dulu. Setelah itu keluar lah menemui seseorang. Pakaiannya ada di loker itu.” Ucapnya sambil menunjuk sebuah laci di samping Jimin berdiri. YuYuSa keluar dari kamar mandi dan menutup rapat pintu itu, Ia pun kembali menjadi penyihir yang jahat.

YYS’ POV

Setelah aku menutup pintu itu, seketika itu aku berubah menjadi penyihir lagi. Aku terheran, bagaimana aku bisa dengan mudahnya berubah ketika berada di dekatnya. Ah sudahlah, aku harus ke ruang tengah menemui Jin yang pingsan di meja makan tadi malam, sayangnya aku tak bisa melihat arwahnya tapi arwahnya pasti ada di rumah inikan?

BRBUAAAKK

“aduh SAKIT. Apa an ini? berat banget sumpah. Ampun deh. Dasar rumah udah tua.” Gerutuku, Aku berusaha bangun dan menyingkirkan benda berat yang menimpa badan miniku ini.

Out from YYS’ POV

Jungkook tersadar dan ia tidak merasakan apa-apa saat ia menimpa penyihir itu.

Si penyihir berdiri lalu menatap jungkook tajam, tanpa ampun ia memukul-mukul badan jungkook dengan tongkat ajaibnya. Bukk bukk bukk

“YAAAK KEUMANN!!. Jungkook-ie, gwenchana?? Odi appo??” Jimin berlari menyelamatkan maknae grup BTS. Jimin takut setengah mati melihat makhluk yang ada di hadapannya, tangannya dan bola matanya bergetar tak karuan. Jimin bisa saja berteriak histeris dan meninggalkan jungkook tadi. Tapi karna ia adalah hyung, maka ialah yang bertanggung jawab atas keselamatan maknae yang sudah ia anggap adik kandungnya sendiri tanpa peduli kesusahannya sendiri.

“hyung kita dimana?? Aku tadi sedang latihan koprol di dekat kasur Jin hyung, eh aku tiba-tiba bangun dan menindih dia. hehehe” Jungkook mengalihkan perhatian Jimin dari Penyihir yang saat ini menatap mereka sangat tajam.

“nado molla, tapi rumah ini sangat bagus juga aneh. Aku tadi bertemu gadis cantik. Tapi sekarang kita bertemu penyihir.” Jimin nampak ketakutan melihat YuYuSa

–PRAAANKK GLUDAK.

Kegaduhan berasal dari dapur, Penyihir YuYuSa langsung berlari menuju sumber suara, jungkook mengikutinya dengan sigap sedang Jimin berjalan tepat dibelakang Jungkook sambil memegang eratnya. V masuk ke dunia itu dari saat ia membuka kulkas di dormnya dan saat V menutup kulkas itu ia sudah berada di dunia Jingga dengan memegang daun pintu lemari dan hancurlah pintu itu, begitulah suara keras yang V timbulkan. Karna rumah ini sangat luas, besar dan sepi maka suara yang dihasilkan akan menggema, V yang kebingungan dengan apa yang terjadi malah tertarik untuk bermain dengan kelinci mungil yang ada di salah satu kursi di dapur.

“KYO MIIIIII. Apa yang kau lakukan dengan –AAAAaaaaaark VICTOOOR???” YYS terperanjat kaget melihat adegan mereka pegang-pegangan pipi seperti di drama-drama korea.

V yang juga tak kalah terkejut tak mampu berkata apa-apa lagi. Kelinci putih yang menggemaskan tadi berubah menjadi seorang gadis muda nan menggemaskan dengan tinggi kira-kira 168 dan berat badan 48, berkulit putih berwajah sangat imut seimut kelinci yang duduk di hadapan V tadi.

“Nuna YuYuSa. Tidak, perkenalkan dia V. Dia bukan Victor musuh kita yang telah membunuh orang tua kita. Lihat, dia tidak memiliki sayap hitam itu?!” Jelas Kyomi.

“Siapa Virgo??” Tanya mereka serempak.

Magnae line hanya terkejut dengan mulut menganga melihat kehadiran dan perbedaan antara keduanya. Penyihir YuYuSa menarik Kyomi yang terpesona akan kehadiran V dan menjauh dari mereka bertiga.

“Hyung, aku akan mengalihkan perhatian mereka. Dan dalam hitungan ketiga kita harus pergi dari tempat aneh ini.” Bisik maknae pada kedua telinga hyung-hyungnya.

“okay” jawab 95line kompak.

“HAI Virgo datang!!” seru Jungkook kearah luar jendela yang terkunci rapat berteralis besi sangat mustahil untuk ditembus oleh manusia biasa. YYS dan Kyomi pun teralihkan perhatiannya. Dengan langkah seribu mereka keluar bersama-sama.

“Hahaha…. Akhirnya kita bisa berhasil.” Ucap Jungkook puas karna rencana kaburnya berhasil. Mereka terus berlari hingga menemukan sebuah ruang makan. Mereka yang masih cekikikan pun berhenti tertawa saat mereka melihat apa yang ada di depan mereka.

***Matahari pagi telah terbit tetap dengan warna kutukannya yaitu Jingga***

“HYUUUUUUNNNGGG” Teriak ketiganya. Mereka berlari menuju sang Hyung tertua Jin yang kondisinya sangat memprihatinkan, tangannya terpotong. Maknae line mengguncang tubuh Jin berusaha menyadarkannya, saat itu juga Jin bangun dari tidurnya dan tangan Jin kembali pulih seperti semula. Maknae hanya menganga melihat apa yang terjadi. “Apa yang barusan terjadi??” ucap mereka bersamaan.

“Ayo, ikut hyung.” Tanpa memberi izin pada mereka untuk bertanya Jin dan para maknae pergi ke ruangan Rapper line di sekap. Mereka pun bertemu dengan bahagia.

Jingga, YuYuSa serta Kyomi datang ke tempat mereka berkumpul saat ini.

“Satu,dua,tiga,empat,lima,enam,tujuh. Lengkap Nuna, ayo kita kalahkan Victor.” Ucap YuYuSa.

DUARRR… seperti suara langit terpecah. Semua orang di ruang itu menutup telinga mereka akibat suara yang menakutkan itu.

“Hai cantik!!” Sapa Victor pada Jingga. Semua member BTS ternganga saat tahu bahwa wajah Victor sangat lah mirip dengan V namun terlihat lebih bringas dari V yang innocent.

“inikah penyelamat kalian??? Hahahaha… aku tidak akan kalah dari mereka. Karna aku tak memiliki kelemahan.”

“Salah, kau punya kelemahan. Aku tahu kelemahanmu.” Kyomi melawan Victor pertama kali.

“HEY!! Rasakan ini Kelinci!!” saat Victor akan menyerang Kyomi, tiba-tiba Jungkook menutupi badan Kyomi dari depan. Kyomi selamat, namun Jungkook terperangkap di sebuah ayunan yang tiba-tiba muncul di ruangan itu, ayunan itu membawa tubuh Jungkook sangat tinggi.

Tiga bersaudara itu menghilang, entah kemana. Sedangkan Victor sibuk mengucapkan mantra untuk membunuh para member BTS yang lain secara perlahan. Member BTS pun terhipnotis oleh Victor untuk menyayat leher mereka sendiri, kecuali Jungkook yang masih menggelantung. Melihat hal itu ia menangis melihat para hyungnya yang akan menjemput ajal mereka dengan sebilah pisau di tangan mereka masing-masing.

“menangislah. Hyung mu akan tahu bahwa kau mencintai mereka. Dan mereka akan tersadar dengan sendirinya. Begitulah cara menghancurkan Victor. Airmata cinta sejati. Ia hanyalah pangeran yang rindu kasih sayang, ia menjadi pangeran kegelapan karna ia adalah orang yang jahat tak memiliki belas kasih. Percaya padaku Jungkook. Cepat menangislah. Sapu terbang ini tidak kuat menahan bebanku dan YYS nuna.” Jelas Kyomi panjang lebar dari belakang Jungkook, mereka berdua terbang mendekati jungkook menggunakan sapu terbang yang layak untuk di musiumkan, sangat membahayakan mereka berdua.

“Arasseo..” ucap Jungkook segera agar mereka bisa cepat turun dari sapu terbang itu.

Tetes demi tetes air mata Jungkook jatuh membasahi para hyungnya, secara ajaib air mata jungkook menyadarkan mereka dari hipnotis Victor. Dan ayunan itu turun dengan perlahan menghantarkan Jungkook ke pelukan hyung-hyung tercintanya. Benar itulah kelemahan Victor, Jungkook akan melakukan apapun demi para member yang telah menemani dan membimbingnya sejak lima tahun yang lalu, kehilangan member BTS bagaikan kehilangan keluarganya bagi Jungkook.

Cahaya di dunia Jingga perlahan-lahan berubah menjadi cahaya matahari pagi yang biru dan cerah. Menandakan sihir yang telah lama menguasai dunia itu telah sirna. Kyomi, Jingga, serta YuYuSa melambaikan tangan kepada member BTS dan berterima kasih atas kerja keras mereka tanpa bantuan mereka, kerajaan Jingga akan terus menderita dalam buku dongeng. Namun dongeng itu telah sirna dan berubah menjadi sejarah, karna mereka hanyalah jiwa yang tak bisa kembali ke alam baka. Mereka lahir 2000 tahun lalu dan tersihir oleh Victor saat mereka masih muda sebaya Member BTS.

“teruslah saling menyayangi, melindungi dan bekerja keraslah!” Ucap Kyo Mi menyemangati Rapmonster, Jin, Suga, Jhope, Jimin, V, serta Jungkook.

“kembalilah lewat lift warna merah itu sebelum kami pergi meninggalkan kalian dan rumah ini akan hancur. Pastikan berat dari masing-masing kalian tidak lebih dari 70 kg. karna lift itu sudah tua.” Ucap YuYuSa memperingatkan.

“pakailah masker itu agar kalian tidak pingsan, Karna perjalanan kalian nanti akan sangat berharga, indah sekali di luar sana,” lanjutnya, dan dibalas senyum kegirangan oleh member BTS, tak percaya.

“dia bohong. Sebenarnya, karna kami juga menempelkan serbuk pembius di buku itu, aku yakin kalian pasti memegang-megang anggota badan kalian setelah memegang buku itu kan?? serbuk bius itu sangat lah kuat efeknya tidak akan hilang. Tujuan pembiusan itu agar jiwa kalian mudah kami bawa ke dunia jingga.” Jelas Jingga panjang lebar membuat mereka tertegun kebingungan.

“Itu semua adalah rencana YuYuSa. Maka dari itu, kalian harus memakai masker penutup ini, jika sampai serbuk itu berterbangan dan kalian menghirupnya, maka jiwa kalian tetap disini dan hancur seperti rumah kami ini. Kami tidak ingin hal itu terjadi pada kalian, terutama padamu V” ucap Kyomi sambil menatap V dalam-dalam.

“ikut lah bersama kami.” ajak suga

“tak bisa karna kami bukanlah manusia lagi. Silahkan pergi. Lihatlah bangunan rumah kami telah ambruk sebagian, CEPAT pergilah” ucap YuYuSa setelah itu sosok ketiga gadis itu perlahan-lahan menghilang mulai dari kaki menuju ke atas kepala.

“Selamat Tinggaaalll, kami bebas sekarang terima kasih…. Pergilah.” Jingga melambaikan tangan di ikuti oleh kedua adiknya. Dan mereka menghilang selamanya.

BRRUUUAAAKK…

Suara dari rumah yang ambruk kian mendekati keberadaan mereka. Seluruh member berlari kearah lift merah itu dan mereka mengikuti petunjuk dengan baik. Hancurlah sudah rumah mewah dan dunia jingga itu selamanya, dan BTS kembali ke kehidupan semula.

Mereka semua terbangun dan membuka mata secara bersama-sama, di kamar hyung tertua mereka saling melempar senyum, dan mereka tertawa bersama, ada yang menahan air mata, dan berpelukan sangat emosional sekali malam itu. Mereka senang akhirnya mereka bisa kembali dengan selamat.

Malam itu kamar yang tidak terlalu luas itu menjadi sangat panas dan gerah. Lalu V berinisiatif untuk membuka jendela, ia melepas baju bagian atasnya agar tidak meresa gerah lagi ia membelakangi member yang lain. Mereka melihat luka di punggung V,

“ V kenapa punggung mu itu??” Tanya Jhope.

“kau punya dua buah luka mirip luka patahan sayap….” Suga melanjutkan,

“Bukankah itu Victor??” ucap Jimin bergidik ketakutan. Barulah mereka menyadari bahwa V lah yang kembali secara tidak sempurna dari alam fantasi itu.

V menoleh kearah member dengan senyum ambigu. Dan mereka kabur meninggalkan V seorang diri.

{{{Sekian}}}

 

Advertisements

3 thoughts on “[Boys Meet What?] BOYS MEET JINGGA – Oneshot)

Leave your review, ARMY!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s