[Drabble-Mix] Alphas

Alphas.jpg

By aresanov

.

All of BTS members

General | AU, slight!Fantasy | Ficlet-Mix

… bahkan yang paling terang pun tak selalu menerangi seluruh malam.

.

***

[1]

Tempat Seokjin tinggal luas. Ia bisa berkeliling tanpa harus terlihat. Seokjin suka diam-diam menatap satu bintang kala tengah malam turun pada bulan Maret. Satu pulau kecil di tengah danau menjadi tempat favoritnya untuk menghabiskan malam.

Seraya mengalunkan nyanyian, Seokjin menyandarkan kepala di rerumputan. Suara air berkecipak terdengar dari bawah kakinya. “Halo, Alph. Kau terlalu cepat datang belakangan—”

Telinga Seokjin terusik. Refleks ia loncat ke air, sembunyi dan mengawasi siapa yang datang. Ternyata hanya desau angin di pepohonan. Bukan masalah besar.

Seharusnya begitu. Sepi mengeriapinya, menyelimuti malam selagi Seokjin berenang ke kegelapan. Kilauan ekornya lamat-lamat berkurang.

Ia, Seokjin, begitu kesepian.

.

Alphard [α Hya]: Sepi; hening

.

.

[2]

Yoongi suka api, juga senang bermain api. Ia merasa memiliki keterikatan tertentu dengan api.

“Hei, kau, kan, bisa memunculkan api dari tangan. Coba kau masuk ke api, barangkali kau tahan panasnya.”

Mendengus keras, Yoongi melempar ranting ke sembarang arah. Ide konyol, sangat tolol. “Boleh juga. Kita lihat siapa yang bakal beli Ferrari-nya malam ini.” Ia berlalu, namun pemikiran itu terus mengganggunya.

Dan begitulah. Lelatu menjilat udara tinggi-tinggi. Merahnya menari-nari di pelupuk mata Yoongi. Tidak, pikirnya. Sirius adalah nama belakangnya, anugerahnya, dan Yoongi yakin dia selalu menyertai api miliknya.

Jantungnya berpacu cepat. Api berkobar biru sementara ia melempar diri ke dalamnya.

.

Sirius [α CMa]: Menyala-nyala, panas

.

.

[3]

Sayap Hoseok adalah yang terindah dari sekian banyak sayap-sayap lain. Warnanya emas, seperti emas 10 karat. Tidak terlalu besar, tidak juga kecil; pas untuk dirinya. Ia percaya pada sayapnya. Mampu terbang cepat, menuju titik tertinggi, bahkan menciptakan angin kencang jika mau.

Maka, tatkala satu sayapnya patah, Hoseok merasa dirinya ikut hancur. Selagi gravitasi merengkuh tubuhnya, ia menemukan satu titik terang di langit senja. Namanya Vega—Veganya yang telah pergi jauh ke langit.

Hoseok memilih tak melawan. Jika ia mati, itulah takdirnya; jika ia masih hidup, setidaknya ia diberi satu kesempatan lagi untuk memperbaiki beberapa hal.

Lalu, ia menghantam air dingin.

.

Vega [α Lyr]: Jatuh

.

.

[4]

Ketujuh Pleiades tengah tertawa-tawa pada suatu fajar. Bulan purnama dan Taurus bahkan belum lagi terbenam, tetapi mereka sudah ada di lembah, memetik bunga sementara menunggu hari berganti terang.

Dari tempatnya berdiri, Namjoon mengamati mereka sebagai siluet hitam. Terpaku, ia mendengarkan tawa Pleiades yang laiknya melodi. Udara membawa serta harum bebungaan ke cuping hidung Namjoon.

Tidak, ia tidak di sana untuk itu. Tugasnya adalah mengawasi mereka, penjaga pohon apel emas yang juga dijaga oleh Ladon. Sebagai pengikut, sudah semestinya Namjoon memastikan Pleiades tidak jauh-jauh dari pohon.

Tunggu sebentar!

Bagai tersambar petir, Namjoon menghitung sekali lagi. Gawat, di mana si bungsu Pleiades?!

.

Aldebaran [α Tau]: Pengikut

.

.

[5]

“Kau sudah dengar? Yang Mulia Regulus sedang mencari pasangan.”

“Yang Mulia Raja akan turun takhta. Sepertinya Yang Mulia Regulus mencari perempuan yang akan dijadikannya permaisuri.”

Jimin mendengarkan konversasi tersebut dalam diam. Ia menipiskan bibirnya. Mungkin sebaiknya ia tidak memilih salah satu gadis dari gerombolan itu.

Lantas Jimin melanjutkan langkah. Namanya tengah menjadi topik hangat dalam pembicaraan orang-orang. Kendati ayahnya menghendakinya segera mencari permaisuri, Jimin sedikit cuai terhadap masalah itu. Rakyatnya saja masih tidak mengenalinya meski tatapannya bertemu mereka.

Haruskah ia memilih gadis yang langsung mengenali siapa dirinya?

Seorang gadis tertabrak olehnya. Jimin mendongak dan terperanjat ketika mendengar, “Yang Mulia Regulus?”

.

Regulus [α Leo]: Pangeran

.

.

[6]

Taehyung pernah menyelamatkan beruang kecil yang nyaris mati. Kakinya terjepit jebakan berduri. Saat itu ia lekas-lekas melepasnya sebelum si pembuat jebakan datang. Sangat kontradiktif dengan Taehyung memang, yang tak lain seorang pemburu.

Beruang itu ia rawat dengan baik. Dan beruang itu berterima kasih dengan tidak melahap Taehyung pada saat-saat kelaparan. Taehyung cukup percaya diri untuk menyebut dirinya Arcturus.

Suatu waktu terjadi kekeringan panjang. Makanan sulit didapatkan. Taehyung mulai khawatir jika beruangnya memutuskan untuk kembali ke hukum alam. Dan mungkin sudah saatnya ia kembali pada jiwa pemburunya; memburu atau diburu.

Jadi, selagi beruang itu mondar-mandir dalam rumah, Taehyung melepaskan anak panahnya.

.

Arcturus [α Boo]: Penjaga beruang

.

.

[7]

Jungkook memiliki kemampuan berubah wujud. Salah satu wujud favoritnya adalah Altair; elang. Ia bisa terbang tinggi di antara awan-awan. Biasanya ia melihat pemandangan indah dari sana, tetapi kali ini tidak.

Senja itu Jungkook terbang dengan sayap elangnya. Betapa terkejutnya ia saat melihat seseorang jatuh dari langit. Dia memiliki sayap, namun hanya satu. Bagaimana dia bisa menyelamatkan diri? Jungkook melesat ke bawah, berusaha menangkapnya. Belum sempat ia melakukannya, orang itu menabrak permukaan air.

Oh, astaga. Jungkook dilanda panik sampai-sampai tak tahu harus berubah jadi apa. Sebelum ia sempat memutuskan, Jungkook melihat kilauan ekor pada permukaan danau, berenang menuju si makhluk bersayap.

.

Altair [α Aql]: Elang

.

.

Fin.


a/n:
Halo, aku Novi, writer baru di sini. Terima kasih untuk keluarga besar BTSFF yang telah menerimaku bergabung 😀
In case ada yang kepo, Aresanov nama penaku yang baru, sebelumnya aku pakai Noviara Park XD

Advertisements

9 thoughts on “[Drabble-Mix] Alphas

  1. smileleery

    Huuuaaa.. awalnya sedikit gak ngerti ini cerita tentang apa.. tapi cara penulisanya keren.. aku sukaaa.. apalagi kisah Jimin sama Jungkook.. 👍👍👍

    Like

  2. alphastee

    Ya ampun author baru hmm. Belum sempet kenalan karena aku hiatus (bentar lagi balik sih HAHA)

    ((Btw judulnya mirip nama penaku hmm. Ku merasa terpanggil))

    Anywaaaayy, alurmu keren banget. Dan karena hampir semua bintang alpha disini favoritku (and oh my gosh REGULUS!), caramu nyampaiin karakter per”alpha” bikin terhanyut (terutama si pangeran mungil a.k. akang enchim)

    Keep writing yups~

    Love ya,
    Alpha s-tee

    Like

  3. ryuuuuu

    Nice Fanfict. Aku suka bahasanya astagaaaa💕 Anw, aku suka fanfict bintang-bintang, dan ini keren menurutku.
    Dan btw, kita sama2 00liner. Tapi fanfict ku gak sebagus kamu wkwkwkwk😂
    Wait for next ff Thor💕💕💕💕

    Like

    1. Hai hai!! Hehe, bintang2 emang asik idenya, cuman nulisnya yg butuh perjuangan 😅😅
      Wah, kita se-line/tos. Aku jarang ketemu yg se-line, biasanya 99 ke atas atau 01 ke bawah. Fanfictku ga seberapa sama para senpai, wkwk 😅😅
      Makasih sudah baca 😀

      Like

Leave a Nice Review

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s